DETEKSI.co-Medan, Turnamen Catur Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Sumut-STOK Bina Guna Medan menjadi ajang pembinaan sekaligus panggung bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan dan prestasi mereka di atas papan catur.
Turnamen catur yang mempertemukan peserta dari sejumlah sekolah di Sumatera Utara tersebut resmi ditutup Ketua PWI Sumut H Farianda Putra Sinik di Aula STOK Bina Guna Medan, Sabtu (5/9).
Penutupan turnamen ditandai dengan penyerahan medali, piagam penghargaan dan uang pembinaan kepada para juara dari masing-masing kategori.
Sejumlah pelajar terlihat antusias mengikuti rangkaian pertandingan hingga babak terakhir. Bagi mereka, turnamen tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengejar kemenangan, tetapi juga menguji hasil latihan dan mendapatkan pengalaman menghadapi lawan dengan kemampuan berbeda.
Ketua PWI Sumut H Farianda Putra Sinik mengatakan, pembinaan atlet catur membutuhkan proses yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.
“Harus ada pembinaan berjenjang, tidak ada yang instan. Hari ini kita melihat banyak muncul bibit atlet luar biasa,” kata Farianda.
Ia juga menyampaikan selamat kepada para juara serta memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti turnamen.
Menurut Farianda, khusus kategori wartawan, turnamen tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan tim PWI Sumut menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 di Lampung.
Farianda berharap turnamen catur tersebut dapat kembali digelar dengan jumlah peserta dan cakupan yang lebih besar.
“Tahun depan kita buat lagi. Semua harus ikut lagi. Kepada anak-anak, berlatih terus agar bisa juara,” ujarnya.
Salah satu pelajar yang berhasil meraih juara adalah Ahmad Rony Nasution dari MAN 2 Model Medan. Ia keluar sebagai juara pertama kategori SMA putra dengan torehan 6 poin.
Bagi Ahmad Rony, kemenangan tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi kompetisi dengan tingkat persaingan yang lebih tinggi.
Ia memiliki impian dapat bertanding dalam kompetisi catur hingga ke luar negeri. Prestasi di bidang catur juga diharapkannya dapat membuka peluang memperoleh beasiswa.
Gelar juara di Turnamen Catur SIWO PWI Sumut-STOK Bina Guna Medan sekaligus menambah catatan prestasinya.
Ahmad Rony sebelumnya pernah meraih medali emas pada Kejurprov 2025. Pada Kejurprov 2026 di Samosir, ia meraih medali perak.
Namun, ia juga menyampaikan bahwa hadiah yang sebelumnya dijanjikan dalam salah satu ajang tersebut hingga kini belum diterimanya.
“Ya, tapi sampai sekarang hadiah yang dijanjikan belum dapat,” katanya.
Antusiasme juga terlihat dari Alma Fatiha Ghassani dari SMP Nakamura School Medan. Ia berhasil menjadi juara pertama kategori putri dengan mengumpulkan 5 poin.
Bagi Alma, hasil akhir bukan satu-satunya hal yang penting dalam sebuah turnamen.
Ia menilai pengalaman menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda menjadi bagian penting untuk mengevaluasi kemampuan dan hasil latihan yang selama ini dijalaninya.
Salah satu pertandingan yang cukup menantang bagi Alma adalah ketika menghadapi Jedidiah Saputra.
Alma mengakui Jedidiah merupakan lawan yang memiliki kemampuan bermain cukup baik. Dalam pertandingan tersebut, Alma bahkan sempat mengalami masalah waktu karena terlalu lama berpikir dalam menentukan langkah.
“Lawan Jedidiah, dia bagus mainnya. Saya sempat kehabisan waktu. Saya main lama, enggak bisa main cepat. Kemudian menang pion dan dia buat blunder,” ujar Alma.
Pengalaman tersebut menjadi pelajaran bagi Alma untuk memperbaiki permainan, terutama dalam mengatur waktu ketika menghadapi pertandingan yang berlangsung ketat.

Daftar Juara Turnamen Catur SIWO PWI Sumut-STOK Bina Guna
Kategori Putri:
Alma Fatiha Ghassani — 5 poin — SMP Nakamura School Medan
Jedidiah Saputra — 4 poin — Homeschooler
Elyka Herna Mentieva Sibarani — 4 poin — SMPN 1 Sei Suka, Batubara
Casela Hartanto — 3 poin — SMA WR Supratman 1
Varisha Arbas — 3 poin — SD Edu Global School Medan
Azzuhra Nur Afifah — 3 poin — SLB Mutiara Hati
Kategori SMA Putra:
Ahmad Rony Nasution — 6 poin — MAN 2 Model Medan
Richie Bhassara — 5 poin — SMA Sekolah Cinta Budaya/Chong Wen
Jordan Angelo Tarman — 5 poin — SMA Sutomo 1 Medan
Hadi Farhan Ramadan — 5 poin — MAN 2 Model Medan
Jayden — 4,5 poin — SMA Sekolah Cinta Budaya/Chong Wen
Gavriel Deo A Pandia — 4,5 poin — SMA Cahaya Medan
Kategori SMP Putra:
David — 5,5 poin — SMP Hang Kesturi
Javier Alexander Sinaga — 5,5 poin — SMP F. Tandean, Tebing Tinggi
Septa Permana Keliat — 5 poin — SMPN 3 Kutalimbaru
Rio Maggha Siringoringo — 4,5 poin — SD Negeri 28 Indrapura, Batubara
Josteinner Alvaro — 4,5 poin — SMP Sutomo 1
Harvey Austin Simon — 4,5 poin — SD Sutomo 1 Medan
Kategori Wartawan:
David Swayana — 5 poin — Waspada
Hamdani Nst — 4 poin — Sumut Cyber
Monang Gabe — 4 poin — Analisa
Maju Manalu — 3,5 poin — Medan Pos
Turut hadir dalam penutupan tersebut Ketua Percasi Medan Immanuel Marudut Simatupang, Ketua STOK Bina Guna Medan Dr dr Hj Liliana Puspa Sari, SPd, MKes yang diwakili bagian humas Dr Ramadan Ginting, Sekretaris PWI Sumut SR Hamonangan Panggabean, Ketua SIWO PWI Sumut Johny R Silalahi, Ketua Panitia Pujianto, serta para wali dan orang tua peserta.
Turnamen tersebut diharapkan menjadi bagian dari proses pembinaan catur yang dapat mendorong para pelajar untuk terus berlatih, mengikuti kompetisi, dan mengembangkan prestasi mereka ke tingkat yang lebih tinggi. (Ril)


