DETEKSI.co-Dairi, Akses transportasi menuju Desa Kuta Gamber dan Kempawa Kecamatan Tanah Pinem Kabupaten Dairi dan juga akses ke SMA Negeri 1 Tanah Pinem yang sempat terputus akibat guyuran hujan dengan intensitas inggi, sekarang kembali normal.
Kondisi tersebut dilaporkan Camat Tanah Pinem, Jonathan Ginting sebagaimana dikutip dari Portal Pemkab Dairi.
Disebutkan, sejumlah titik pada ruas jalan kabupaten menuju Desa Kuta Gamber dan Kempawa sempat tertutup material longsor berupa batu, tanah, lumpur, serta pohon tumbang dampak tingginya curah hujan pada Jumat (30/10/2026) lalu, menyebabkan jalan sulit dilalui kendaraan.
Mengatasi kondisi itu, masyarakat melakukan gotong royong. Normalisasi dan penyingkiran material longsor dari badan jalan juga dilakukan menggunakan alat berat yang merupakan partisipasi dan dukungan PT Inpola, sehingga sejak Rabu (4/11/2026) akses jalan dapat ilintasi kembali.
Hal serupa juga dilakukan pada ruas jalan menuju SMA Negeri 1 Tanah Pinem. Akses tersebut dilaporkan terputus pada Sabtu (31/10/2026) lalu. Pada titik itu, perbaikan dilakukan menggunakan alat berat dari PT Inpola dan didukung gorong-gorong dari BPBD Kabupaten Dairi
Material tanah timbun, kayu dan bambu difasilitasi secara swadaya oleh masyarakat. Normalisasi rampung pada Kamis (5/11/2026).
Bupati Dairi melalui Camat Tanah Pinem mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca yang belum sepenuhnya normal dan curah hujan masih relatif tinggi.
Potensi bencana hidrometeorologi, khususnya tanah longsor, masih dapat terjadi.
Bupati juga meminta seluruh pihak terkait untuk terus memperkuat komunikasi dan koordinasi serta meningkatkan langkah-langkah mitigasi guna mengantisipasi bencana dan mencegah dampak yang lebih besar.
Pemkab juga mengapresiasi dukungan PT Inpola dan semangat gotong royong masyarakat yang turut mempercepat pemulihan akses. (NGL)


