Beranda blog Halaman 1864

Personil Satpol Air Polres Sergai Binluh dan Beri Himbauan Kepada Nelayan Tradisional

0

Deteksi.co – Sergai, Personil Sat Pol Airud Res Sergai melaksanakan kegiatan Binluh dan beri himbauan kepada masyarakat dusun I Desa Lubuk Saban, Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Sergai, Jumat (06/8/2021).

Kegiatan Binluh ini melibatkan 3 personel Satpol Airud yakni, Aipda Zulhamsyah, Bripka L Simatupang, Bripka B Manik dan bersama dua anggota TNI, Serma AL Suryadi dan Koptu AL Suparto.

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang melalui Kasat Pol-Air AKP Candra T Situmorang ST, mengatakan, Personel Satpol-Airud bersama anggota TNI berbincang dengan tokoh masyarakat Lubuk Saban yakni Pak Juri di Desa Lubuk Saban dan berkoordinasi tentang permasalahan nelayan tradisional dengan nelayan pukat tarik, katanya.

“Serta menyambangi dan memberi arahan kepada masyarakat khususnya nelayan tradisional Lubuk Saban agar tetap mematuhi protokol kesehatan dimasa pandemi Covid-19, dan tidak bertindak anarkis tetap selalu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait jika ada permasalahan nelayan tradisional dengan nelayan pukat tarik (pukat trawl) di tengah laut,” pungkasnya.(Budi).

Sumber: Kasi Humas Polres Sergai.

Jalankan Misi Kemanusiaan, Kapolres Didampingi Isteri terus Memberi Tali Asih dan Bantuan Dapur Umum KSJ

0

DETEKSI.co – Batu bara, Bukan omong belaka kalau kifrahnya dalam melakukan Bhakti sosial dilakukannya tanpa henti, Sosok sang pejuang Dhuafa yang saat ini menggandeng Istrinya yang juga sebagai Dosen di sebuah Universitas yang ada di Sumatra Utara.

Suami istri yang saat ini mendirikan sekaligus menjadi pembina sebuah wadah sosial bernama Komunitas sedekah Jum’at ( KSJ ) adalah Kapolres Batu bara AKBP lkhwan Lubis SH.MH dan istrinya dr. Henny Ikhwan S.Pd .M.Pd.

Sejak dua tahun lalu, berdirinya Wadah sosial ini dan diketuai bang Saharuddin S.E tak sekali pun pernah berhenti dan kekurangan ide untuk melakukan Bhakti sosial kepada seluruh masyarakat miskin dan terutama Yatim dan Piatu.

Di masa yang sangat sulit sekali pun seperti Pandemi Covid 19 KSJ tetap berdiri tegar melakukan bantuan kepada masyarakat baik Jumat Barokah maupun yang dilakukannya seperti Dapur umum KSJ untuk para korban Pasien Covid 19 di seluruh wilayah yang ada di Sumatera Utara.

Seperti Kota medan dan  Kabupaten Batu bara, saat ini Dapur umum yang di pimpin walikota Medan juga Kapolres Batu bara dan langsung di Kordinatori Ketua Umum KSJ mendistribusikan  sebanyak hampir 20.000 Bantuan Nasi bungkus juga tali asih kepada Para pasien Covid juga masyarakat terdampak melemah nya ekonomi akibat PPKM. darurat.

Kapolres Batu bara AKBP Ikhwan SH MH yang didampingi sosok istri tercinta Dr. Henny Ikhwan S.Pd M.P.d juga ketua umum Saharudin S E. Dalam kegiatannya menjelaskan Ini misi kemanusiaan yang bekerja dalam wadah KSJ ini adalah orang orang yang memiliki jiwa perasa.

Di kegiatan amal sosial ini  kita tidak mendapatkan upah materi apa pun, hanya keberkahan yang membuat kita bisa menjadi lebih baik dalam segala hal, baik itu Dunia dan Akhirat kelak.

Cita cita mulia ini akan terus kami perjuangkan dan akan di lakukan kepada Relawan KSJ di seluruh Nusantara, jangan tanya kami darimana mendapatkan apapun yang kami berikan, Kalau anda melakukanya bersama kami ( KSJ ) maka apa yang kamu dapatkan akan ketahuan.

Hari ini Sebanyak 200 paket Nasi Kotak juga tali asih, serta Vitamin kami Distribusikan kepada para Pasien Covid 19 yang ada di seluruh Kab. Batu bara, Di rumah sakit umum Batu bara dan klinik klinik yang ada di pelosok Desa dengan menurunkan Personil Bhabinkamtibmas Polres Batu bara dan Jajarannya.

Di awali pada Jum’at Pagi di Polsek Indra pura ( 6/8/2021 ) yang kita bagikan melalui Sepeda motor pengangkut Logistik  ke daerah daerah terpencil, dan kepada Rumah sakit umum kita serahkan Paket bantuan yang ada untuk di bagikan kepada klinik yang sedang merawat Pasien Isolasi mandiri, ungkap Kapolres.

Sementara di sela sela kegiatan Sosial ini warga  menyampaikan Trimakasih ya  atas kepedulian KSJ dan Polres Atas kepedulian kepada masyarakat. ( Boim ).

Bobby Nasution Tenangkan Keluarga Korban Covid-19 yang Menangis di Areal Pemakaman

0

DETEKSI.co – Medan, Tatkala Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau areal pemakaman warga korban Covid-19 di Jalan Bunga Rampai IV Simalingkar B, Kamis (5/8/2021), tiba-tiba ada warga yang menangis di hadapannya.

Ternyata warga asal Martubung bernama Basariah itu baru saja melihat pemakaman Besannya yang meninggal karena terpapar Covid-19 dan dimakamkan malam tadi.

“Kenapa kami ini malah dikucilkan di masyarakat pak wali. Padahal kami sakit. Tolonglah pak wali agar bisa cepat kita lewati wabah ini,” kata Basariah sambil menangis. “Keluarga saya ini yang dimakamkan di sini,” lanjutnya terisak-isak.

Melihat peristiwa itu, Bobby pun menanggapi dengan lemah lembut dan penuh kesabaran. Kata Bobby, harus warga mendapat edukasi bahwa terpapar Covid-19 bukan suatu aib.

“Saya sampaikan kembali, agar seluruh masyarakat tidak malah menjauhi tetangganya yang terpapar Covid-19. Tapi marilah kita saling membantu dan peduli. Banyak contoh lingkungan yang sudah saling berkolaborasi bergotong-royong saling membantu untuk pulih dari Covid-19. Lebih baik melaksanakan isolasi lingkungan bila ada beberapa yang terpapar,” kata Bobby.

Lantas Bobby memaklumi kesedihan yang dirasakan Basariah dan mungkin seluruh masyarakat yang keluarganya menjadi korban virus yang mulanya tersebar dari Kota Wuhan itu.

“Kami tidak bisa obati rasa kehilangan yang ibu rasakan. Tapi kami terus berusaha agar menyelesaikan masalah Covid-19 ini. Saya juga harap warga yang sehat terus disiplin menerapkan Prokes. Lebih mudah mencegah daripada sudah kena. Covid bukan aib, apabila warga ada yang kena ditolong jangan malah dijauhi. Karena itu bisa jadi konflik sosial,” lanjut Bobby.

Di areal Pemakaman Covid-19 di Simalingkar B saat ini telah dimakamkan sekitar 1.581 jenazah. Dalam satu pekan terakhir terjadi pemakaman sebanyak 107 jenazah. Dan dari jumlah itu ada juga warga di luar Kota Medan yang dimakamkan di areal seluas 14 hektar tersebut.

Kata Bobby, meskipun areal pemakaman itu bisa menampung sekitar 5.000 makam namun bukan berarti masih ada sisa lahan. “Jangan anggap masih ada kuota. Kita harus pastikan angka korban meninggal menurun. Kalau bisa jangan sampai di atas 2.000. Jadi kita kembali ingatkan agar masyarakat tegas taat prokes, Covid itu ada,” terang Menantu Presiden Jokowi itu.

Maka itu sebelum jadi korban, lebih baik laksanakan Prokes dengan ketat. “Prokes itu bukan untuk menyusahkan masyarakat. Sekali lagi saya sampaikan kita ini mau hukum virusnya bukan orangnya,” pungkas Bobby. (Red/Van)

Diduga Sakit Lambung, Kison Tewas Dikamar Sendiri

0

DETEKSI.co – Medan, Warga Jalan Pelita I lorong Saudara No. 56, Kec. Medan Perjuangan digegerkan dengan penemuan mayat seorang laki- laki dalam kondisi mulai membengkak di dalam kamarnya, pada Kamis, 5 Agustus 2021, sekira pukul 12.00 WIB.

Kison Manurung (41), Jalan Pelita I Lorong Saudara, Kec Medan Perjuangan diduga tewas di dalam kamarnya akibat menderita sakit lambung.

Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa penemuan mayat itu terjadi pada, Kamis, 5 Agustus 2021 sekira pukul 12.00 WIB. Siang itu petugas piket Reskrim Polsek Medan Timur mendapat info dari masyarakat bahwa ada mayat, lalu petugas menuju ke lokasi kejadian, sesampai dilokasi kejadian petugas melihat mayat tergeletak didalam kamar kos yang terkunci dari dalam, kemudian petugas meminta keterangan para saksi.

Saksi Erni selaku merupakan kerabat dekat dari korban mengatakan dua hari yang lalu tepatnya pada Selasa, 3 Agustus 2021, sekira pukul 16.00 WIB, saksi berjumpa dengan korban dan korban meminja minyak angin Freshcare.

Kemudian pada, Rabu, 4 agustus 2021, sekira pukul 23.00 WIB, saksi mendatangi korban kembali untuk menanyakan kabar korban. Namun pintu kamar kos tidak dibuka oleh korban.

Merasa tidak enak perasaan saksi kembali ke rumahnya. Pada Kamis, 4 Agustus 2021, sekira pukul 11.00 WIB, saksi kembali ke kost korban lagi-lagi kamar korban masih dalam keadaan terkunci. Merasa ada yang tidak beres serta ada mencium bau busuk yang berasal dari dalam kamar korban.

Selanjutnya, saksi langsung memanggil Kepling Hardiansah Lubis, kemudian Kepling bersama beberapa warga langsung mendatangi kamar korban dan melakukan pengecekan.

Setelah itu, menghubungi petugas Polsek Medan Timur setibanya di lokasi, petugas langsung menghubunggi petugas Inafis Polrestabes Medan dan keluarga korban.

“Berdasarkan dari keterangan saksi menjelaskan bahwa korban telah lama sakit lambung dan sedang dalam keadaan kurang sehat dan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada korban selanjutnya jenazah diserahkan ke pihak kelurga,” Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin melalui Kanit Reskrim Iptu Jefri Simamora. (Red/Pea)

Cegah Penyebaran Covid-19, Polsek Medan Area Bagikan Masker

0

DETEKSI.co – Medan, Bersama 3 Pilar, Polsek Medan Area melaksanakan sosialisasi PPKM Level 4 dengan cara menghimbau warga agar mematuhi protokol kesehatan untuk mencengah penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polsek Medan Area, Kamis (5/8/2021) sekira pukul 10.00 WIB

Kapolsek Medan Area Kompol Faidir, SH, MH, beserta Waka Polsek, AKP Tri Eko, Kanit Intelkam AKP Syafrizal, Kanit Binmas Ipda Sartono, SH, Kasi Humas, Aiptu Hery, Panit 1 Binmas, Aiptu Junaedi, Tiga Pilar Kelurahan Tegal Sari menggelar PPPKM sambil membagi-bagikan masker kepada masyarakat yang melintas di Jalan Bromo, Kel. Tegal Sari III, Kec. Medan Area.

Petugas juga menghimbau kepada pelaku usaha warung, kedai kopi agar mematuhi prokes.

Kapolsek Medan Area Kompol Faidir, SH mengatakan dalam melaksanakan PPKM mereka memberi teguran lisan sebanyak 5 kali, tidak memakai masker 9 orang, tidak menjaga jarak 6 kali.

“Kita juga menempel brosur himbauan dan pembagian Surat Edaran dari Walikota Medan, himbauan dan sosialisasi 5 kali kepada sejumlah pelaku usaha yang melanggar,” kata Faidir. (Red/Pea)

Peran Aktif Mahasiswa dalam Gerakan Vaksinasi Nasional

0

DETEKSI.co – Medan, Mahasiswa yang tergabung dalam 7 Aliansi BEM se-Nusantara bekerjasama dengan Polda Sumut menggelar vaksinasi untuk pelajar dan mahasiswa di kampus UMN Al Washliyah Medan, Sumatera Utara, Jumat (6/8/2021).

Kegiatan Vaksinasi ini menargetkan 2000 Mahasiswa dari berbagai kampus dan perguruan tinggi di kota Medan dan sekitarnya.

Koordinator Pusat Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), Onky Fachrur Rozie mengatakan kegiatan vaksinasi ini sebagai bentuk ikhtiar dan pengabdian kemanusiaan kita sebagai Mahasiswa serta mendukung pemerintah dalam mencapai target vaksin secara nasional untuk membentuk Herd immunity, guna menjadikan indonesia sehat dan bangkit dari pandemi covid-19.

Senada dengan Onky, Nur Eko Suhardana selaku Koorpresnas BEM PTMI menyampaikan bahwa kegiatan vaksinasi ini adalah wujud kolaborasi mahasiswa dengan stakeholder terkait dalam hal ini Polri, serta sebagai upaya bersama membantu pemerintah untuk mewujudkan Herd Imunity.

Selain itu, Vaksinasi masal yang di gelar Mahasiswa bersama Polda Sumut ini diharapkan bisa menjadi role model atau percontohan di seluruh kampus yang ada di tanah air khususnya di Sumatera Utara.

Sementara Kapolda Sumut Irjen. Pol. Drs. R.Z. Panca Putra Simanjuntak, M.Si. mengapresiasi kegiatan vaksinasi massal ini yang di prakarsai oleh mahasiswa dan aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa. Menurutnya, pemberian vaksin covid 19 ini untuk membentuk kekebalan tubuh bagi mahasiswa agar terhindar dari penularan covid 19.

Tak hanya itu, kapolda juga mendukung dan berharap jika vaksinasi di sumut sudah mencapai target, proses belajar mengajar secara tatap muka bisa di buka kembali.

Untuk vaksinasi yang di gelar dalam kegiatan hari ini, jumlah peserta sudah mencapai 2000 peserta. Sebanyak 2000 mahasiswa ini dari berbagai kampus dan aliansi mahasiswa.

Koordinator Pusat Bem nusantara dimas prayoga, mengatakan Ini adalah titik ke 5 dari roadmap kegiatan vaksinasi nasional yang kita lakukan, selanjutnya masih banyak titik lain yang kita akan laksanakan.

Kegiatan vaksinasi yang kita lakukan sejauh adalah wujud dari komitmen kita sebagai anak bangsa untuk turut berkontribusi mewujudkan Herd Immunity di kalangan masyarakat agar kondisi sulit ini lekas bisa kita lewati. ((Red/Pea)

Vidio Hoax Dugaan 4 PSK di Rumdis Rutan Humbahas, Kemenkumham: Masalahnya Udah Selesai

0

DETEKSI.co – Medan, Beredarnya Vidio Hoax RS di media sosial beberapa waktu lalu terkait dugaan adanya 4 PSK di Rumah dinas Rutan Humbang Hasundutan (Humbahas), ” masalahnya uda selesai”.

Hal itu dikatakan oleh kepala Biro Perencanaan dan Hubungan Masyarakat (BPHM) Ganang kepada wartawan di kantor kementerian Hukum dan Ham wilayah Sumatera Utara, Kamis,(5/8) Jalan Putri hijau, No. 4, Kelurahan Kasawan Kota Medan.

Agung mengatakan jika masalah ini sudah selesai dikarenakan yang bersangkutan atau pelapor atas nama saudara RS sudah mencabut laporannya dan beliau pun sudah membuat Vidio klarifikasi atas tuduhan ke 4 PSK di rumah dinas rutan Humbahas.” Masalahnya sudah selesai,” ucap Agung.

Kemudian Agung menjelaskan jika beberapa hari ini ada muncul kembali berita dan Vidio Hoax tersebut, kita juga tidak tau ini motif nya apa dan maunya saudara RS apa, karena dalam Vidio dan pernyataan RS sudah jelas kalo semua yang dia bilang itu tidak benar.

Agung yang saat itu didampingi oleh anggotanya Bambang juga menceritakan bahwa semua pejabat yang ada di Kemenkumham wilayah Sumut selalu dikirimi video dan berita tentang dirinya, sampai- sampai kami bosan dan tidak menghiraukannya lagi.

Tetapi karena sudah menjadi tugas kami dan telah menjadi konsumsi publik, dalam waktu dekat kami akan panggil orang orang yang bersangkutan untuk dimintai keterangan dan klarifikasi tentang masalah ini, apalagi kami telah membentuk tim untuk masalah ini.

Di tempat yang berbeda, Revanda Bangun Karutan Humbang Hasundutan (Humbahas) melalui handphone selulernya kepada wartawan, Kamis, (5/8), mengatakan jika kasus ini sengaja dibuat- buat oleh saudara Rahmadsyah untuk menjatuhkan saya dan beberapa orang yang ada dalam Vidio Hoax nya, untuk itu saya dan beberapa orang telah melaporkan saudara Rahmadsyah ke Poltabes dalam kasus pencemaran nama baik, penyebaran berita hoax dan UU ITE dan saat ini kasusnya telah di proses.

Kemudian, Revanda mengatakan jika otak dibalik Demo mahasiswa di Kemenkumham kemarin juga di dalangi oleh saudara Rahmadsyah hal itu langsung di katakan mahasiswa yang di tangkap oleh kawan-kawan di Polrestabes dengan di iming-imingi sejumlah uang oleh saudara inisial RS.

Revanda dalam kesempatan ini juga menyampaikan terima kasih kepada Kemenkumhan RI baik di Jakarta maupun di Sumut, yang telah membuka seterang-terangnya kasus ini sehingga publik tahu yang sebenarnya dimana kasus ini juga akan dibuktikan secara hukum yang berlaku.(Red/Ril)

Dimasa Covid-19, Kepling Butuh Asupan Vitamin Perkuat Imun Tubuh, Ini Kata Wong Chun Sen

0

DETEKSI.co – Medan, Kepala Lingkungan (Kepling) selaku salah satu bagian terdepan dari pemko Medan yang turun langsung ke tengah masyarakat ketika mengetahui ada warganya yang terpapar Virus Corona (Covid-19), saat ini sangat membutuhkan asupan vitamin seperti vitamin C, dan suplemen untuk peningkatan daya tahan tubuh dan imun. Apalagi disaat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan Level 4,3,2 dan 1 dampak pandemi Covid-19 saat ini.

Diakui, para kepala lingkungan saat ini harus benar-benar memiliki daya tahan tubuh dan imun yang kuat ketika bertugas, sebab, tugas Kepling semakin bertambah berbagai kegiatan yang menyangkut pelaksanaan program penuntasan Covid-19 sesuai arahan dari pemerintah.

Tentunya, para Kepling akan rentan terpapar Virus Corona apalagi ketika harus berkunjung kerumah warganya yang diketahui terpapar positip Covid-19.

Salah satu Kepling di daerah Kecamatan Medan Helvetia contohnya, mereka berharap pemko Medan ada perhatian dengan memberikan bantuan vitamin ataupun suplemen kepada mereka yang dapat digunakan untuk menambah daya tahan tubuh dan menjaga imun agar tetap sehat.

“Saat ini banyak warga di kecamatan Helvetia yang terpapar Covid-19, dan selaku Kepling sudah menjadi tugas kami untuk tetap memantau warga kami dan bila perlu turun kerumah warga terpapar tersebut ditemani pihak puskesmas untuk mengetahui kondisi warga dan keluarganya ketika diketahui ada positip dan terpapar Covid-19,” kata Husein Nasution salah satu Kepling di daerah Kecamatan Medan Helvetia, Kamis (5/8).

Diakui Husein memang mereka sudah digaji dalam bertugas, namun mereka juga butuh diberi perhatian agar bagaimana kondisi kesehatan mereka tetap sehat dan kuat.

“Kami tidak ingin ada diantara kami para Kepling menjadi terpapar Covid-19 akibat aktivitas kami yang selalu datang kerumah-rumah warga yang diketahui terpapar Covid-19,” katanya sambil berharap Pemko Medan dapat mendengarkan harapan mereka.

Diakui Husein dan beberapa Kepling lainnya, pernah mereka mendapatkan bantuan 1 papan vitamin C dan Handsanitizer dari Kecamatan, namun itu adalah bantuan dari pihak ketiga atau pihak swasta, dan hanya sekali. ” Habis itu ya tidak pernah ada lagi bg,” katanya lagi.

Menanggapi itu, anggota DPRD Kota Medan, Drs Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B saat diminta tanggapannya terkait kondisi yang dialami para Kepling mengatakan saat ini akibat dampak dari pandemi Covid-19 yang berkepanjangan dan kebijakan PPKM Darurat membuat banyak para pengusaha dan masyarakat pelaku UMKM turut menjerit. Selain itu dampak yang dirasakan juga mengena sampai kelapisan masyarakat. Termasuk juga para kepala lingkungan.

“Akibat banyak warga yang terpapar Covid-19, membuat perangkat kelurahan seperti Kepling pun harus bekerja maksimal mendata warganya yang positif menderita Virus Corona (Covid-19). Dan selaku bagian terdepan perpanjangan tangan dari Lurah, Camat dan Walikota Medan, Kepling perlu juga diperhatikan kesehatannya,” kata Wong

Anggota komisi II DPRD Kota Medan ini pun berharap agar pemko Medan membantu memberikan suplemen ataupun vitamin sebagai penambah daya tahan tubuh dan juga meningkatkan imun tubuh para Kepling, sehingga ketika dalam bertugas para Kepling ini selalu dalam kondisi sehat dan Fit.

“Kita bayangkan ketika para Kepling banyak terpapar Covid-19, dan tidak mampu lagi bekerja melayani warganya karena harus isolasi mandiri dirumah, ini yang harus menjadi perhatian bagi kita semua,” pungkas politisi dari partai PDI Perjuangan kota Medan yang juga ketua Taruna Merah Putih Kota Medan ini. (Red/Van)

Pimpinan DPRD Medan Rekomendasikan RS Bunda Thamrin Jadi Provider BPJS Kesehatan

0

DETEKSI.co – Medan, Pimpinan DPRD Kota Medan, Merekomendasikan Rumah Sakit (RS) Bunda Thamrin yang beralamat di jalan Sei Batanghari Kota Medan, Kembali menjadi Provider Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kota Medan, ini setelah Perjanjian Kerjasama antara BPJS Kesehatan dan Rumah Sakit Bunda Thamrin berakhir pada tanggal 31 Maret 2020 lalu.

Rekomendasi tersebut disampaikan 3 pimpinan DPRD Kota Medan, yakni, Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim, S.E, Wakil Ketua I DPRD Kota Medan H.Ihwan Ritonga, S.E. M.M dan Wakil Ketua II DPRD Kota Medan H.Rajuddin Sagala, S.Pd.I, saat memanggil BPJS Kesehatan Kota Medan, RS Bunda Thamrin dan Dinas Kesehatan Kota Medan Kamis (5/8 ) diruang rapat Pimpinan DPRD Kota Medan.

Dalam pertemuan yang dihadiri langsung Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kota Medan, Sari Quratul Ainy tersebut, Terungkap Perjanjian Kerjasama antara BPJS Kesehatan dan Rumah Sakit Bunda Thamrin terputus karena adanya Pelanggaran administrasi yang dilakukan Rumah Sakit Bunda Thamrin, tetapi sayang nya pihak BPJS Kesehatan Kota Medan langsung melakukan pemutusan kerjasama, tanpa memberi peringatan pertama dan kedua kepada pihak RS Bunda Thamrin.

Tiga pimpinan DPRD Kota Medan menyesalkan tindakan yang dilakukan BPJS Kesehatan cabang Kota Medan itu, Ketua DPRD Kota Medan Hasyim, SE meminta BPJS Kesehatan Medan dapat mempertimbangkan kembali kerjasama dengan RS Bunda Thamrin yang sebelumnya sempat terputus selama 1 tahun 4 bulan, mengingat di masa pandemi covid-19 ini masyarakat butuh pelayanan kesehatan, apalagi RS Bunda Thamrin menjadi salah satu Rumah Sakit rujukan covid-19 diKota Medan.

Sementara Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H.Ihwan Ritonga, S.E. M.M mengatakan, banyak desakan dan masukan dari masyarakat Kota Medan yang mereka terima, terutama dari kawan-kawan di daerah, supaya RS Bunda Thamrin dapat kembali memberi pelayanan terhadap peserta JKN-KIS atau menerima pasien BPJS. Mereka pimpinan dewan sangat mendukung hal ini, Sebab fasilitas dan pelayanan yang diberikan Rumah Sakit ini cukup baik, sayangnya untuk berobat umum harganya sangat mahal, sehingga dengan menjadi provider BPJS nantinya sangat meringankan bagi masyarakat Kota Medan dan lainnya untuk berobat di rumah Sakit ini.

Dan menurut Ihwan yang juga Ketua DPC Parta Gerindra Kota Medan tersebut, Walaupun RS Bunda Thamrin berstatus Rumah Sakit Tipe C, namun nama besar RS Bunda Thamrin tidak hanya dikenal di Kota Medan, Tetapi juga sudah sangat di kenal luas di tengah masyarakat Provinsi Sumatera Utara, Banyak warga dari berbagai daerah di Sumatera Utara seperti dari Kabupaten Labuhan Batu, Asahan dan Kabupaten kota lainnya, memilih berobat ke RS Bunda Thamrin ketimbang Rumah Sakit lainnya diKota Medan. Karena itu mereka merekomendasikan, agar rumah sakit ini kembali menjadi Provider BPJS Kesehatan, sebab 70 persen ini aspirasi dari masyarakat.

Terkait rekomendasi dari Pimpinan DPRD Kota Medan, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kota Medan, Sari Quratul Ainy mengatakan akan menyampaikan permintaan dari DPRD Kota Medan ini ke BPJS Kesehatan Pusat, menurut sari, kerjasama dengan pihak Rumah Sakit yang sudah diputus diatas satu tahun bisa dilanjutkan kembali, tentunya dengan dilakukan proses analisa terlebih dahulu.

Sebelumnya pihak RS Bunda Thamrin menyatakan, mereka kini sedang melakukan penambahan gedung baru, jika mereka di izinkan kembali melakukan kerjasama dengan BPJS Kesehatan, jumlah tempat tidur yang dialokasikan untuk peserta BPJS Kesehatan tentunya cukup tersedia. (Red/Van)

Wartawan Diteror, Ketua PWI Sumut Minta Tingkatkan Profesional dalam Bertugas

0

DETEKSI.co – AEKKANOPAN, Ketua PWI Sumut H. Hermansjah, SE mengingatkan aparat keamanan agar semakin meningkatkan perlindungan terhadap profesi wartawan di tengah makin gencarnya ancaman dan teror terhadap wartawan yang bertugas menjalankan profesinya. “Wartawan dalam bertugas mencari berita dilindungi UU No. 40 Tahun 1999 tentang pers dan mendapat perlindungan hukum dan dijamin profesinya oleh negara,” ujar Hermansjah menanggapi laporan adanya Oknum pelaku illegal logging inisial ED warga Desa Kuala Beringin, Kecamatan Kualuhhulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) yang menteror Wartawan Harian Waspada, Kamis (5/8/2021) via seluler.

ED salah satu oknum pelaku illegal logging merasa risih atas pemberitaan terbitan harian Waspada edisi, Rabu (4/8) berjudul “Perambahan Hutan Di Kuala Beringin Berpotensi Bencana”.

“Mantap ku tengok berita itu bah, bukan pala ada masalah, kau seorang sarjana kok begitu berita kau itu. Tak pala aku keberatan, nanti ada saatnya jumpa kita, terserah kau apa mau kau, kalau oji kau sekarang pun jadi kita main, dimana mau mu”, kata ED pada Waspada via seluler sembari menutup pembicaraan.

Namun hal tersebut dilaporkan ke Kanit Reskrim Polsek Kualuhhulu Ipda Eko Sanjaya yang berjanji akan menindaklanjuti teror tersebut. “Ok bang, segera kita tindaklanjuti bang”, kata Eko Sanjaya via WhatsApp.

Menanggapi teror tersebut, Ketua PWI Sumut H. Hermansjah, SE dihubungi via seluler mengatakan dalam UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, tugas wartawan secara tegas dalam Undang-undang itu dilindungi sebagai-mana dalam pasal 8 ayat 1, pasal 4 ayat 3. Intinya menjamin kemerdekaan pers serta memberikan perlindungan yang mendasar, menyeluruh dan profesional terhadap profesi wartawan”, katanya.

Hermansjah menyebutkan, dalam melaksanakan tugas sebagai wartawan senantiasa penuh risiko karena selalu berhadapan dengan para mafia yang tidak menyenangi tugas wartawan. Sehubungan hal itu pula, Hermansjah mengingatkan kalangan wartawan agar senantiasa meningkatkan profesionalnya dalam bertugas serta tetap memedomani Kode Etik Jurnalistik (KEJ) sebagai tuntunan menjalankan tugas sehari sehari di lapangan. “Jangan takut diteror, itu memang resiko jadi wartawan, paling penting bekerja profesional saat meliput berita,” ujar Ketua PWI Sumut mengingatkan.

Apalagi tambahnya mengungkap berbagai pelaku tindak kriminal dan tindak kejahatan melawan hukum sebagaimana teror pemberitaan perambahan hutan dan pelaku illegal logging di Desa Kuala Beringin Kabupaten Labura pasti akan mendapat ancaman dari pihak yang merasa kegiatannya diberitakan wartawan.

“Kita harapkan polisi setempat secara profesional mengusut teror terhadap wartawan yang dilakukan oknum pelaku illegal logging. Wartawan juga harus selalu waspada dalam melaksanakan tugas dan mematuhi kode etik jurnalistik”, imbuhnya. (Rel)