Beranda blog Halaman 1866

Pangdam I/BB: Butuh Keberanian Memulai dan Butuh Jiwa yang Kuat Untuk Menyelesaikannya

0

DETEKSI.co – Medan, Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin, SIP, MM, memimpin Sidang penerimaan calon Bintara PK TNI AD reguler Wanita TA 2021 Panda Kodam I/Bukit Barisan, acara di gelar di Gedung Balai Prajurit Makodam I/BB, Rabu (4/8/2021)

Pangdam I/BB menyampaikan   pembangunan kekuatan dibidang personel merupakan upaya yang dilaksanakan oleh TNI AD guna menjawab berbagai perubahan dan tuntutan tugas TNI AD yang semakin hari semakin dinamis. Pembangunan tersebut dimulai sejak proses rekrutmen prajurit termasuk sidang parade penerimaan Bintara PK TNI AD reguler wanita TA 2021 yang kita laksanakan saat ini.

“Saya berharap kepada seluruh panitia agar sidang pemilihan  ini dilaksanakan secara sungguh-sungguh, profesional dan berlandaskan kejujuran untuk memperoleh prajurit wanita TNI AD yang dibutuhkan organisasi TNI AD sesuai dengan ketentuan serta  peraturan yang berlaku dalam penerimaan calon Bintara PK TNI AD reguler wanita TA. 2021”, ucap Pangdam.

Laksanakan sidang pemilihan ini secara objektif dan transparan, hilangkan prasangka negatif yang selama ini berkembang ditengah masyarakat terkait proses penerimaan prajurit TNI AD.

“Panitia sidang harus konsisten dan tegas dalam menyeleksi serta memutuskan hasil sidang. Tanamkan dalam diri masing-masing untuk selalu mengutamakan kepentingan organisasi dan tugas yang kita laksanakan ini merupakan bentuk pengabdian kita untuk kebaikan TNI AD, bangsa serta negara yang kita cintai”, pungkas Pangdam I/BB.

Kegiatan dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. (Rel)

Penanganan Wabah Covid-19 Memburuk, SMSI Ingatkan Kemenkominfo

0

DETEKSI.co – Jakarta, Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat Firdaus optimistis tingkat kepercaayaan publik terhadap hasil kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan kembali pulih khususnya dalam kerangka penanganan wabah COVID-19 yang bermuara pada pemulihan ekonomi.

Tentu ini dengan sejumlah catatan yang melandasinya. Kerangka pertama, adalah dengan memfokuskan komunikasi pada satu pintu. Tidak lagi menggunakan banyak pintu, sehingga pesan dan kebijakan yang ditetapkan Presiden Jokowi sampai dan tidak menimbulkan kegamangan dan berpotensi memunculkan polemik di masyarakat.

Sebenarnya, sambung Firdaus, pintu komunikasi paling strategis melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). ”Sayangnya hingga hari ini, Kominfo tidak memaikan peran itu. Tidak ada capaian maksimal yang diraskan masyarakat dengan hadirnya Kemenkominfo. Direct message dari Istana tidak sampai ke publik,” terang Firdaus, Rabu (4/8/2021).

Urusan data sebaran wabah COVID-19 di daerah hingga jumlah pasien yang terkontaminasi misalnya, semua bertumpu pada BNPB. Padahal, beban dan tugas BNPB bukan pada urusan menyebarkan data apalagi informasi. BNPB lebih pada proses penanganan kebencanan. Meski pun, kini COVID-19 juga masuk dalam urgensi kerja BNPB. Hingga saat ini, dari seribu lebih media yang tergabung di  SMSI, satupun belum ada yang tersentuh. Ini mungkin karena beratnya tugas BNPB.

Setelah BNPB, tugas yang berat dari sisi komunikasi kini ada di pundak Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Fakta ini begitu kasat mata, jika dilihat dari pola kerja yang dilakukan Menkes Budi Gunadi Sadikin.

Hampir setiap hari, turun ke lapangan melakukan cross check information di daerah, baik yang berkaitan dengan program vaksinasi, hingga pengendalian wabah.

”Lihat saja urusan penanganan dan informasi sebaran vaksin sampai obat. Semua informasi tertuju di Kemenkes dan BNPB. Artinya, Kemenkominfo tidak akan mampu menjawab semua yang dibutuhan publik khususnya soal informasi data,” tandasnya.

Lalu apa tugas Kemenkominfo? Mantan Ketua PWI Banten dua periode ini menilai, fungsi komunikasinya Kemenkominfo di bawah kendali Menteri Johnny G. Plate tidak berjalan. Sangat jauh dari harapan.

”Jangankan soal data sebaran wabah dan urusan informasi vaksin dan kebijakan yang dikeluarkan Presiden, untuk urusan bagaimana menyampaikan manfaat dari kebijakan PPKM saja, nyaris semua media terfokus pada informasi yang disajikan BNPB atau Kemenkes, bukan Kemenkominfo yang seharusnya bisa menyampaikan pesan ini,” terang Firdaus.

Wajar, sambung dia, jika hasil survei yang dirilis Lembaga Survei Indonesia (LSI) 20-25 Juni 2021 lalu, menunjukan angka-angka demikian. Kepercayaan terhadap Presiden Jokowi terkoyak lantaran komando komunikasi tidak berjalan.

Data LSI jelas terpampang. Maka wajar pula, jika Presiden segera mengganti Johnny G. Plate dari kursi menteri. Cari sosok yang ideal yang mampu bekerja sesuai dengan fungsi dan kedudukannya. Karena jelas-jelas pola kerja Kemenkominfo tidak dirasakan.

”Silahkan tanya rekan-rekan media atau pemerhati komunikasi, apa manfaat dari Kemenkominfo di saat seperti ini. Lalu mengapa demikian? SMSI yakin Presiden punya catatan sendiri,” jelas Firdaus.

Jika fakta-fakta ini dibiarkan, tentu akan berdampak pada kinerja Presiden Jokowi. Kegamangan di masyarakat terhadap lankah kinerja Presiden tidak terlihat dan dirasakan. Sementara akar persoalan nasional terkait naiknya angka pengangguran, kemiskinan dan buruknya sisi kesehatan terus menjadi ’hantu’ di republik ini.

”Ya, bukannya membaik tapi semakin buruk. Jika ini dibiarkan berlarut-larut maka dampaknya terus meluas. Komunikasi dalam penanganan wabah akan terus memburuk. Publik resah hingga akhirnya, berita-berita negatif begitu deras berselancar di ponsel masyarakat. Karena pola komunikasi dan informasi tidak searah. Kemenkominfo tidak bisa memainkan peran strategisnya,” terangnya.

Faktor kedua, Kemenkominfo harus mampu memainkan perannya sebagai jembatan penghubung dengan menggandeng lembaga atau asosiasi media, tokoh publik, tokoh agama baik nasional dan daerah dalam menyampaikan pesan-pesan Pemerintah Pusat yang diharapkan berimplikasi positif di masyarakat.

”Pola kerja dalam menggandeng media dan tokoh publik saja tidak terlihat yang dilakukan Kemenkominfo. Johnny G. Plate lebih asik bermain sendiri dengan konsep kerjanya. Jujur saja kami kecewa, Kemenkominfo tidak bisa berbuat banyak terhadap kondisi saat ini,” tegas Firdaus.

Sebagai serikat media, sambung Firdaus, SMSI hanya mengingatkan, memberikan warning kepada Kemenkominfo untuk lebih lunak dan fleksibel dalam membuat terobosan dalam sisi komunikasi sebagai upaya membantu pemulihan kondisi bangsa.

”Kami berharap Johnny G. Plate sadar dengan kondisi dan fakta-fakta ini. Sadar pula bahwa Kementerian di bawah komandonya belum bisa berbuat banyak, lantaran sisi komunikasi tidak berjalan dengan baik. Mudah-mudahan Presien Jokowi juga bisa memaknai kritik ini sebagai landasan. Satu harapan kami, Indonesia lekas sembuh,” tutup Firdaus.

Senada disampaikan Pengamat Kebijakan Publik dan kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakar Universitas Prof.Dr. Moestopo (beragama) Taufiqurokhman.

Dalam penegasannya Taufiqurokhman melihat munculnya hasil Survei LSI terkait trend Presiden Jokowi menurun, sampai di bawah 50 persen karena ternyata pemerintah pusat tidak bisa mengendalikan penyebaran Pandemi Covid-19 di Pulau Jawa Bali dan seluruh Indonesia.

”Hanya beberapa negara secara sistemstis dan masif penyelesaianya. Baik dari testing, tracing treatment. Soal pelaksanaan PPKM Darurat yang dianggap gagal malah dilanjutkan oleh pemerintah pusat yang lagi-lagi aturanya sangat tidak siap dilaksanakan. Jadi wajar kalau lampu kuning masyarakat menyala kepada pemerintahan Presiden Jokowi,” terangnya.

Bahkan sambung Taufiqurokhman, kini muncul bendera putih setengah tiang berkibar lantaran publik menyerah dengan kondisi saat ini. ”Lalu apa yang harus dilakukan? Presiden Jokowi sudah benar menggenjot agar bansos segera dibagikan ke masyarakat. Karena selama PPKM darurat hampir tidak ada bansos untuk  masyarakat yang terdampak,” jelasnya.

Terkait adanya permintaan dari masyarakat agar Rapid Test, PCR atau Swab digratiskan bagi masyarakat hal ini sangat relevan. ”Jangan seperti PPKM Darurat jumlah testing menurun lantas diklaim sebagai keberhasilan. Sungguh sangat bahaya mengambil kesimpulan dengan permasalahan yang kurang tepat treatmentnya,” jelasnya.

Taufiqurokhman juga menilai Kemenkominfo harus mengampil peran-peran strategis dalam pemberitaan dan memberikan siaran beredukasi. ”Banyak televisi yang menyiarkan menakut-nakuti masyarakat. Lalu apa peran Kemenkominfo. Maka berikan informasi seperti yang diharapkan Presiden Jokowi yakni informasi positif yang menyebar optimisime,” imbuhnya.
Selanjutnya, Kemenkominfo juga harus menggandeng perguruan tinggi yang masih mendapatkan kepercayaan tinggi dari masyarakat. Perguruan Tinggi swasta dan negeri harus digandeng dalam vaksinasi gratis buat mahasiswa fan dosen serta masyarakat sekitarnya.

”Perguruan tinggi porsinya diberikan lebih untuk tampil menyebarkn berita positif atau memberikan penyebar optimisme. Jangan terlampu banyak para politisi yang jelas berkepentingan utk menaikan citra partai atau hanya cari popularitas. Berikan kegiatan-kegiatan posotif pada perguruan tinggi agar mendukung menyebarkan nerita postif atau optimisme,” paparnya.

Menanggapi kondisi saat ini, Praktisi media sekaligis pengamat sosial Dhiman Abror juga angkat bicara. Dikatakannya, dalam perspektif survei dan polling, tingkat kepercayaan terhadap seorang pemimpin yang naik turun adalah fenomena biasa.

”Para pemimpin dunia pun mengalami fenomena yang sama, ketika dia membuat kebijakan populer dan membuat senang masyarakat pasti popularitas dan kepercayaan publik naik. Sebaliknya kalau dia membuat kebijakan yang tidak populer maka kepercayaan publik akan turun,” jelas mantan Pemimpin Redaksi Jawa Pos ini.

Dikatakan Dhiman, kebijakan PPKM yang diambil Presiden Jokowi kali ini tidak populer di mata masyarakat, selain itu, penanganan pandemi secara umum oleh pemerintah dianggap kurang efektif, karena itu kepercayaan masyarakat pun turun.

”Otomatis kredibilitas pemimpin itu turun di mata masyarakat, dia juga akan dianggap sebagai pemimpin yang kurang efektif. Kalau dikaitkan dengan perhelatan pilpres para ahli survei akan melihat angka di bawah 50 persen bagi petahana ini sudah masuk kategori lampu kuning yang harus diwaspadai,” urai Dhiman.

Dirinya pun mengkrituisi sikap posisi Kemenkominfo. ”Ya Kemenkominfo tentu tidak bisa bekerja sendirian karena persoalannya kompleks. Tetapi kominfo seharusnya bisa memainkan fungsi yang lebih efektif dalam mendesain dan mengeksekusi komunikasi politik pemerintah. Dalam hal ini masih sangat banyak kelemahan yang ada di kominfo,” ungkapnya.

Lalu apa yang harus dilakukan Kemenkominfo sebagai salah satu Kementerian yang memiliki tupoksi kamunikasi lintas sektoral, untuk meningkatkan kepercayaan publik ini?

Dhiman berharap Kemenkominfo harus lebih bisa merangkul semua elemen masyarakat supaya komunikasi politik pemerintah lebih efektif. Kominfo bisa lebih mengintensifkan kerjasama dengan “opinion leader” dan “opinion maker” dari kalangan masyarakat.

”Kemenkominfo harus melakukan pendekatan lebih intensif dengan para pemimpin informal di kalangan masyarakat. Selain itu Kominfo harus lebih intensif bekerjasama dengan media yang bisa menjadi ujung tombak komunikasi massa dengan masyarakat,” jelasnya.

Akademisi Untirta Boyke Pribadi juga menguraikan beberapa hal yang menjadi faktor menurunya tren kepercayaan publik terhadap Jokowi. Salah satunya disebabkan karena komunikasi yang tidak terarah.

Kesimpangsiuran informasi dan adanya ketidak konsistenan informasi dari atas sampai bawah ditambah dengan kepanikan masyarakat di era pandemi yang cenderung menyimpulkan informasi dengan cepat sesuai selera pribadi ditambah dengan pesatnya teknologi informasi yang mempercepat tersebarnya.

Kabar hoaks atau informasi bohong menyebar begitu deras. Padahal ini terkait kepercayaan kepada kepemimpinan Fulltrust society adalah kondisinya sangat sempurna bagi kepemimpinan, dan kondisi rawan ada pada tingkat low trust atau bahkan zero trust society.

”Kemenkominfo harus berperan optimal dalam menjembatani komunikasi antara atas dan bawah hanya saja kominfo disibukkan dengan mengatasi persoalan hoaks,” tandasnya.

Johnny G. Plate harus meniru gaya Harmoko untuk menjembatani komunikasi antara Presiden dengan masyarakat. ”Pada masa Harmoko sangat dikenal komunikasi efektif Dengan memanfaatkan media. Dalam kondisi sulit seperti ini, agar seluruh informasi tidak bias, jika kementerian tidak dapat berdiri di tengah, mungkin agar komunikasi dapat efektif dapat mengoptimalkan komunikasi milik pemerintah Seperti TVRI dan RRI,” urainya.

Boyke Pribadi yang juga Ketua ICMI orwil Banten, meminta Kemenkominfo untuk membangkitkan modal sosial bangsa menuju fulltrust society, dengan mengurangi blunder-blunder berkomunikasi yang terjadi dan mampu memanfaatkan media media milik pemerintah agar menjadi media yang sangat terpercaya.

”Berikan masyarakat bukti bukan hanya janji. Janji-janji manis sangat tidak diperlukan pada masyarakat dengan kondisilow trust atau bahkan zero trust dengan demikian kita bisa keluar dari kondisi pandemi dengan baik,” timpal Boyke Pribadi.

Dugaan ketidak-adilan Kemkominfo dalam penyaluran bantuan melalui program Diseminasi Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), mengundang reaksi keras dari para pengusaha media siber di berbagai daerah.

Para pengusaha media siber yang tergabung dalam Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menolak penyaluran KPCPEN yang disebut ”Berkah Presiden Jokowi”, karena mereka nilai pelaksanaannya tidak adil, diskriminatif, dan merendahkan martabat media siber. Protes ketidakpercayaan tersebut, terungkap dari berbagai media di daerah untuk Peninjauan ulang  Pegiatan Desiminasi KPCPEN di Kemenkominfo.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan atas surat dari SMSI dan konfirmasi dari kementerian (rel)

Wakil Ketua DPRD Langkat akan Gelar RDP Terkait Hilangnya Portal di Tanjung Pura

0

DETEKSI.co-Langkat, Wakil Ketua DPRD Langkat DR Donny Setha, ST, SH, MH akan segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) kembali terkait dibukanya atau hilangnya Portal tepatnya di Desa Kampung Lalang di Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, yang di pasang dinas Perhubungan Kabupaten Langkat tersebut,hal ini di sampaikan

DR Donny Setha, ST, SH, MH kepada wartawan diruang kerjanya,Kantor DPRD Langkat, Rabu (04/8/2021).

“Kita akan gelar RDP terkait masalah hukumnya. Sebab, portal itu dibuat memakai uang negara, yakni APBD Kabupaten Langkat,” terangnya
Lebih lanjut Donny menyampaikan, Portal itu dipasang untuk merawat jalan, agar mobil yang melebihi muatan atau melampaui kafasitas jalan yang dapat merusak jalan dapat di cegah dengan adanya Portal tersebut.

” Jika kondisi jalan yang bagus dapat bertahan selama 5 tahun tentu anggaran untuk jalan tersebut dapat dialihkan ke tempat yang belum pernah di Hotmix disini kita bisa menghemat APBD Langkat dan adanya pemerataan bagi jalan yang belum di hotmix untuk dibangun,” tambahnya.(AR.Lim)

Sambut HUT RI ke 76, Kapolres Batu bara ajak Warga Kibarkan Bendera Merah Putih

0

DETEKSI.co – Batu bara, Kisah perjuangan rakyat Indonesia sebelum dan pascakemerdekaan, hanya bendera merah putih mengobarkan semangat persatuan dan perjuangan masyarakat Indonesia.

Moment HUT Kemerdekaan RI ke 76, Kapolres Batu bara terus mengajak warga masyarakat untuk senantiasa dan dengan kesadaran mengibarkan Bendera Merah Putih, serta menjauhkan diri dari bahaya Narkoba.

Terlihat, di Desa Bogak , kecamatan Tanjung tiram Kabupaten Batu bara adalah salah satu dari beberapa desa  yang ikut mengikrarkan Kampung tangguh anti narkoba.

Daerah yang sangat terkenal Rawan dengan Peredaran Narkoba ini ternyata di sadari oleh masyarakatnya tentang  Bahaya yang akan mempengaruhi kehidupan generasi penerus karna pengaruh negatif nya kepada manusia.

Hingga seluruh masyarakat yang ada di kampung Bogak tersebut sepakat memerangi dan memberantas peredaran dan penggunaan Narkoba , dan menjadikan nya kampung tangguh anti Narkoba yang di Bina Kapolres Batu bara AKBP Ikhwan Lubis SH.MH .

Dalam menyambut HUT kemerdekaan RI, Kapolres Batu bara AKBP Ikhwan SH.MH bersama Komunitas Sedekah Jum’at ( KSJ ) mengajak seluruh masyarakat Kab. Batu bara termasuk Kampung Anti Narkoba untuk mengibarkan Bendera Merah putih dan memberikan semangat  kepada warga untuk terus berjuang memberantas Narkoba di wilayah masing masing.

Kegiatan kunjungan Di Kampung Tangguh anti narkoba yang berada di Desa Bogak kec. Tanjung tiram pada Rabu ( 4/8/2021 )  tersebu sekaligus menyantuni anak yatim dan membagikan sembako kepada Kaum Dhuafa  yang di lakukan Ksj di pimpin Kapolres Batu bara .

Kapolres Batu bara AKBP Ikhwan SH.MH .Menjelaskan  Dalam semangat HUT RI di mana perjuangan melawan Penjajah harus la kita hargai, Nah kali ini kita bersama Kampung Tangguh anti narkoba akan terus berjuang memberantas Peredaran dan penggunaan Narkoba , Saya harapkan warga juga harus semangat menuju kemerdekaan Bebas dari Pengaruh Narkoba, semoga kita juga bisa merdeka seperti merebut ibu Pertiwi yang Kali ini kita akan merayakannya yang ke 76 tahun, tandas Kapolres. ( Boim )

Sambut Kemri ke 76, Dandim 0209/LB Gelar Tournamen Sepakbola U-13

0

DETEKSI.co – Labuhanbatu, Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-76 Tahun 2021, Kodim 0209/LB mengadakan Tournamen Sepakbola U-13 sekaligus mencari bibit-bibit muda terbaik Labuhanbatu, kerjasama KONI dan Askab PSSI Labuhanbatu.

Pertandingannya pun secara resmi dibuka langsung oleh Dandim 0209/LB Letkol Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr (Han) di Lapangan Sepakbola Kodim 0209/LB jalan Abdul Aziz kelurahan Padang Matinggi kecamatan Rantau Utara kabupaten Labuhanbatu, Rabu sore (04/08/2021)

Dalam sambutannya Dandim Letkol Inf Asrul mengatakan, “selamat bertanding kepada anak-anak semua dalam Tournamen Sepakbola U-13, saya berharap untuk dapat menjunjung tinggi sportifitas dalam pertandingan nanti, jangan sampe ada yang berantam, ini adalah kesempatan yang baik untuk anak-anak semua menunjukkan kemampuan masing-masing,” katanya

Olahraga dapat membentuk hobi dan karakter yang baik bagi anak-anak, bahkan dari sejak dini agar saat dewasa nanti mereka menjadi anak-anak yang berkompeten dibidangnya dan pembekalan ini menjadi salah satu penghindar dari bahaya narkoba serta meningkatkan imun tubuh dimasa Pandemi saat ini, tambah Dandim

Terpisah Ketua KONI Saudara Alung mengatakan, “Terima kasih saya ucapkan kepada bapak Dandim karena telah menyelenggarakan Tournamen Sepakbola U-13, mudah-mudahan kedepannya langkah pak Dandim 0209/LB dalam melaksanakan tournamen ini akan diikuti oleh pejabat-pejabat lainnya sehingga mengolahragakan pemuda kita terlaksana dengan baik,” ujar Alung

Kepada adik-adik kami yang akan bertanding junjunglah sportifitas, jauhi main dengan kekerasan, tegasnya

Kami berharap hasil dari Tournamen ini dapat menemukan Bibit-bibit unggul pesepakbola Labuhanbatu, sehingga kita dapat mengulangi masa jaya Poslab dimasa tahun tujuh puluhan dan saya berharap nanti akan ada Atlet-atlet Labuhanbatu yang akan tampil di PON Aceh tahun 2024 mewakili Provinsi Sumut, tutupnya

Tournamen Sepakbola U-13 yang diselenggarakan Kodim 0209/LB di ikuti oleh 12 kesebelasan dengan sistem setengah kompetisi (sistem jumpa), adapun kesebelasannya antara lain, Bintang Formula, FK GOR & Bintara Muda B tergabung di Group A, Anak Kolong (AKL FC), Garuda FC & Aek Matio City tergabung di Group B.

Sedangkan PTPN III Janji, PS Nur Ibrahimi & Perseda tergabung di Group C lalu yang tergabung dalam Group C adalah Bintara Muda A, Perisai Junior & Buana Putra

Setelah dibuka Dandim secara resmi, laga pembuka Tournamen U-13 mempertemukan antara FK GOR vs Bintang Formula ditandai dengan tendangan pertama oleh Letkol Asrul disaksikan Ketua KONI dan Ketua Askab PSSI Labuhanbatu saudara Mhd Ikhsan Nasution, S.Pd

Dalam laga pembuka tersebut berhasil dimenangkan oleh Tim FKGOR dengan Skor 2-1 melawan Bintang Formula Aek Paing.

Tampak hadir dalam pembukaan Tournamen Sepakbola U-13 Kodim 0209/LB antara lain, Dandim 0209/LB Letkol Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr (Han), Plh Kasdim Mayor Inf Martin Tarigan, Kadispora Labuhanbatu H. Sahrijal Hasibuan. SE, Ketua KONI Ferry Wijaya (Alung), Para Perwira Staf Kodim 0209/LB, Panitia Tournamen U-13, para Pelatih dan anak-anak peserta Tournamen.

“BERSAMA KITA BISA BERBUAT YANG TERBAIK”

Pendim 0209/Labuhanbatu

Bupati & Wabup Nias Barat Serahkan 7 Unit Moda Transportasi Darat

0

DETEKSI.co – Nias Barat, Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu membagikan 7 Unit Kendaraan Moda Transportasi Darat kepada kelompok penerima manfaat, yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Nias Barat, Rabu (04/08/2021).

Bupati Nias Barat, didampingi Wakil Bupati Nias Barat Dr. Era Era Hia, MM, M.Si, Sekda Nias Barat Prof. Fakhili Gulo dan Kadishub, membagikan moda transportasi darat kepada kelompok penerima manfaat yaitu Bumdes dan Koperasi.

Bupati Nias Barat, berharap agar moda transportasi darat yakni mobil Pick Up yang diserahkan, dimanfaatkan dengan baik, dirawat dan dijaga.

“Semoga Moda Transportasi darat yang dibagikan hari ini, dapat dimanfaatkan dengan baik, dirawat, dijaga layaknya milik sendiri dan jangan dibiarkan rusak,” harapnya.

Bupati menjelaskan bahwa Moda Transportasi darat yang dibagikan hari ini merupakan usulan tahun lalu dan jumlahnya sangat terbatas, tidak dapat memenuhi semua permohonan yang disampaikan, Tutur Bupati.

Pada kesempatan itu, Bupati dan Wakil Bupati Nias Barat, melakukan test Drive sambil mengecek kendaraan sebelum dibawa pulang oleh kelompok penerima manfaat. (Utema Gulo)

Bupati Sergai Instruksikan Desa/Kelurahan Perketat PPKM Level III

0

Deteksi.co – Sergai, Bupati Darma Wijaya, menginstruksikan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 semakin diperketat ditingkat desa/kelurahan seluruh Kabupaten Serdang Bedagai.

Instruksi tersebut disampaikan Bupati Darma Wijaya kepada seluruh camat, kepala desa dan lurah se Kabupaten Sergai, dalam kegiatan sosialisasi Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No 29 Tahun 2021 dan optimalisasi pelaksanaan PPKM Level 3 tingkat desa kelurahan di wilayah hukum Polres Sergai, di Mapolres Sergai, Rabu (4/8/2021).

Dalam Inmendagri No 29 Tahun 2021 yang menjadi pedoman untuk wilayah yang masuk ke dalam kriteria level 3, level 2, dan level 1. Selain itu, arahan agar kepala daerah untuk lebih mengoptimalkan Pos Komando Penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.

Bupati Darma Wijaya dalam instruksinya menyampaikan pandemi Covid-19 semakin meningkat di Indonesia khususnya di Kabupaten Sergai yang saat ini masuk dalam zona orange. Maka dari itu, pemerintah pusat membuat tindakan tegas dengan meminta desa/lurah mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Menindaklanjuti instruksi ini, saya mengimbau kepada camat, kepala desa dan lurah di seluruh Kabupaten Sergai untuk melaksanakan PPKM Mikro secara ketat di wilayahnya masing-masing. Kita mengingatkan angka Covid-19 ini masih tinggi sehingga pemerintah serius membuat peraturan ini,” ujarnya.

Diakui bupati, di Kabupaten Sergai saat ini yang paling sulit dihindari adanya kegiatan pesta yang dilakukan tanpa menerapkan protokol kesehatan. Padahal, dalam peraturan PPKM Mikro memperbolehkan pesta dengan kapasitas 25 persen pengunjung dan menerapkan protokol kesehatan.

“Kesadaran masyarakat Sergai ini masih kurang akan pencegahan penyebaran virus corona ini. Sebab masih ada yang buat pesta. Boleh saja pesta, tapi bisa dikendalikan dengan cara bukan yang sifatnya berkerumun lagi. Makanan tidak dihidang tetapi dikotakkan di bawa pulang,” sebutnya.

Meskipun, dengan pesta salah satu alternatif pemulihan ekonomi di tengah masyarakat, tetapi penerapan protokol kesehatan dan mengikuti imbauan pemerintah tidak salah. Maka dari itu, lanjut bupati, kepala desa dan lurah untuk memberikan imbauan ke warganya tentang penanganan Covid-19.

Bupati Darma Wijaya pun mengingatkan kepala desa dan lurah untuk menggunakan dana desa untuk rakyat dalam penanganan Covid-19, sehingga dengan benar memberlakukakan PPKM Level 3.

“Arahan dari pemerintah dana desa untuk keperluan BLT dana desa, 8 persen untuk penggunaan Covid-19, dapat ditambah dengan tidak mengurangi pelayanan publik, agar penyaluran bantuan sosial merata ke warga,” ungkapnya.

Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang, menambahkan sebaran kasus Covid-19 terkonfirmasi di wilayah hukum Kabupaten Sergai, tertinggi di Kecamatan Sei Rampah berjumlah 38 orang, Sei Bambang 28 orang dan Perbaungan 23 orang.

Selain itu, berdasarkan klaster umur rentan usia 31-40 tahun tertinggi di Sergai, kemudian usia 41-50 tahun, 21-30 tahun. “Artinya sesuai data terkonfirmasi umur tersebut yang mobilitas nya tinggi dan tidak patuh prokes,” sebutnya.

Polres Serdang Bedagai pun mengambil langkah-langkah, dengan cara meningkatkan kegiatan sosialisasi dengan melibatkan seluruh satgas sampai tingkat Desa/lurah, memperbanyak brosur sebagai alat edukasi.

“Meningkatkan kegiatan 3 T (tracing, testing dan treatment), ops yustisi ke cafe, warung makan, kedai agar tidak berkerumun, melakukan pembatasan jam operasional guna mengurangi mobilitas masyarakat serta mengoptimalkan posko PPKM dan Satgas Desa,” ungkap Kapolres. (Budi)

Pengurus Posko PPKM Tingkat RT dan RW di Batam Terima Insentif dari Pemerintah

0

DETEKSI.co – Batam, Wali Kota Muhammad Rudi dan Wakil Wali Kota Amsakar Achmad bersama Wagub Kepri Marlin Agustina, menyerahkan insentif bagi pengurus Posko PPKM tingkat RT dan RW. Insentif tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah bagi petugas penanganan Covid-19 di Batam, Selasa (3/8/2021).

Penyerahan insentif secara simbolis untuk pengurus PPKM di Kecamatan Batuaji dan Batuampar. Adapun insentif tersebut diberikan bagi ketua posko PPKM sebesar Rp 650 ribu dan anggota Rp 500 ribu.

“Jangan dilihat nilainya, tetapi ini bentuk perhatian dari pemerintah. Tugas ini juga sebagai panggilan dari negara dan ini juga adalah ibadah,” kata Rudi di depan pengurus Posko PPKM di Batuaji.

Rudi juga meminta semua pengurus PPKM untuk terus mengingatkan warga di lingkungan masing-masing dalam menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Hal itu sebagai langkah mencegah penularan Covid-19.

“Semua tergantung kita kapan Covid-19 ini akan berakhir. Virus ini adalah virus yang menular dan penularan inilah menjadi tugas pengurus PPKM untuk mencegahnya. Kalau semua kita disiplin menerapkan protokol kesehatan, maka akan selesai,” katanya.

Ia juga mengajak pengurus PPKM tingkat RT dan RW ikut menyosialisasikan penerapan PPKM Level 4 yang diperpanjang hingga 9 Agustus mendatang. Maski begitu, beberapa kelonggaran diberikan Rudi agar warga tetap bisa mencari nafkah.

“Saya mengizinkan untuk kuliner buka sampai pukul 22.00 WIB dan makan di tempat diberi waktu 30 menit. Untuk pasar kaget, saya minta Prokes diperketat, silakan berjualan asalkan jarak diatur dua meter,” tegas Rudi.

Sementara itu, Wagub Kepri menambahkan, aturan yang dibuat pemerintah semata-mata untuk melindungi warganya dari Covid-19. “Kita wajib mengikuti aturan yang ditetapkan pemerintah. Ini langkah mengendalikan penyebaran Covid-19, kita sudah menjalani mudah-mudahan penyebaran covid-19 cepat menurun,” katanya.

Di kesempatan itu, Rudi dan rombongan juga menyalurkan bantuan beras seberat 10 kilogram bagi warganya yang sedang menjalankan isolasi mandiri di wilayah tersebut. (Hendra S)

Riadil Sempat Dirawat di RS Royal Prima, Gubernur Edy Rahmayadi Sampaikan Ucapan Dukacita

0

DETEKSI.co – Medan, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyampaikan rasa dukacita atas meninggalnya Riadil Akhir Lubis, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumut, Rabu (4/8) di Rumah Sakit (RS) Royal Prima Medan. Segenap jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) turut berbelasungkawa atas kehilangan tersebut.

“Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji’un kita kehilangan salah satu sosok terbaik di Sumatera Utara,” kata Gubernur Edy Rahmayadi dalam salah satu kegiatan di Asrama Haji, Kabupaten Labuhanbatu, Rabu (4/8).

Dirinya bersama jajaran pun menyampaikan belasungkawa usai mendengar kabar tersebut. “Saya bersama Wakil Gubernur Sumut beserta jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyampaikan dukacita yang mendalam dan merasa kehilangan. Semoga amal baik almarhum (Riadil Akhir Lubis) diterima di sisi Allah SWT, dengan sebaik-baik tempat. Kepada keluarga dan sanak saudara yang ditinggalkan, semoga bersabar dan tabah menghadapi musibah ini,” ujar Gubernur.

Sebelumnya Riadil Akhir Lubis (Alm) sempat dirawat di RS Royal Prima dan menjalani perawatan intensif beberapa hari. Mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut ini tutup usia 54 tahun.

Sebelum menjabat Kepala Disperindag Sumut, Riadil Akhir Lubis (Alm) juga pernah menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumut. Alumni S-3 Perencanaan Wilayah Universitas Sumatera Utara (USU) kelahiran 17 Juli 1967, Kota Medan ini juga pernah dipercaya mengemban berbagai jabatan lainnya di Pemprov Sumut, antara lain Penjabat (Pj) Walikota Binjai, dan Staf Ahli Gubernur Sumut Bidang Ekonomi, SDA dan Keuangan.

Usai pelaksanaan salat jenazah, Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah yang didampingi Pj Sekdaprov Sumut Afifi Lubis memimpin pelepasan jenazah di RS Royal Prima Medan, untuk selanjutnya dimakamkan di pemakaman yang ada di wilayah Perumnas Mandala. “Beliau adalah orang baik, semoga amal ibadah Beliau diterima di sisi Allah SWT. Aamiin,” ucap Wagub. (Irwan Ginting)

Korda IPK Labuhanbatu Raya Serahkan SK IPK Labuhanbatu

0

DETEKSI.co – Labuhanbatu, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Pemuda Karya Provinsi Sumatera Utara, Melalui Kordinator IPK labuhanbatu Raya Meyerahkan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan DPD IPK kabupaten Labuhanbatu, Rabu (04/08/2021) sore.

Acara serah terima Surat keputusan yang berlangsung di kantor sekretariat DPD IPK labuhanbatu di jalan By pass Rantauprapat tampak berjalan hikmat dengan mematuhi protokol kesehatan.

Di Dampingi Ketua DPD IPK Labuhanbatu Utara Bung Her Simalango dan Ketua DPD IPK Labuhanbatu Selatan Bung Abdulah Situmorang , Korda IPK Labuhanbatu Raya Bung Jansen Nainggolan berharap kedepan nya IPK Labuhanbatu dapat lebih maju di bawah kepemimpinan Ketua Josman Sinaga , yang juga sebagai wakil rakyat dari Partai Nasdem.

” Mari para seluruh Kader, gerak kan roda organisasi agar dapat berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat ” ujarnya.

Jansen menegaskan , agar ipk labuhanbatu beserta Sayap dan Lembaganya mengembangkan dan membesarkan nama IPK di tengah-tengah masyarakat sampai tingkat basis.

Sementara, Pada Sambutan nya Ketua DPD IPK Labuhanbatu Josman Sinaga di dampingi Sekertaris DPD IPK Labuhanbatu Viki Abdilah ST dan Ketua Harian DPD IPK labuhanbatu Dian Susetya mengatakan pihak nya akan berupaya semaksimal mungkin mengembangkan dan membesarkan IPK sehingga dapat di terima dan di cintai masyarakat kabupaten labuhanbatu.

“Kita akan melakukan segala upaya  untuk membesarkan IPK di labuhanbatu” cetus nya.

Pantauan wartawan di lokasi, usai serah terima Surat keputusan dari DPD IPK Prov Sumut, Keseketariatan DPD IPK labuhanbatu Tampak Menyerahkan Mandataris Kepengurusan Kepada  Pimpinan Anak Cabang Kecamatan Bilah Hilir Dan Pimpinan Anak Cabang Kecamatan Panai Tengah. (Dian)