Beranda blog Halaman 1916

Bupati Asahan Terima Audiensi UPT BP2MI Wilayah Sumut

0

DETEKSI.co – Asahan, Meningkatkan penguatan skema penempatan Pekerja Migran terampil dan profesional, Unit Pelayanan Teknis (UPT) Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Wilayah Sumatera Utara (Sumut) gelar audiensi dengan Bupati Asahan, bertempat di Ruang Kerja Rumah Dinas Bupati Asahan, Senin (05/07/2021).

Dalam Audiensi Kepala UPT BP2MI Wilayah Sumut beserta rombongan, turut hadir mendampingi Bupati Asahan, Kadis Kominfo Kabupaten Asahan, Kabag Protokol Setdakab Asahan, Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan dan Kepala Bidang Pembinaan dan Penempatan Kerja Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan.

Dikesempatan ini Kepala UPT BP2MI Wilayah Sumut Syahrum mengatakan, BP2MI ini merupakan sebuah lembaga Pemerintah Non Departemen di Indonesia yang mempunyai fungsi pelaksanaan kebijakan di bidang penempatan dan perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri secara terkoordinasi dan terintegrasi.

“UPT BP2MI Wilayah Sumut saat ini akan melakukan kerjasama (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sumut, tetapi untuk tahap awal MoU ini hanya dilakukan di tiga Kabupaten/Kota yang ada di Sumut yakni Kabupaten Asahan, Deli Serdang dan Simalungun. Dalam MoU ini salah satu pointnya adalah memberikan pelatihan bagi Pra dan Purna Pekerja Migran Indonesia (PMI), dan memprioritaskan segala kegiatannya di Kabupaten Asahan,” jelas Syahrum.

Menanggapi hal tersebut Bupati Asahan H. Surya, BSc, menyampaikan dukungannya atas kegiatan BP2MI selama kegiatan tersebut memberikan manfaat untuk masyarakat Kabupaten Asahan.(Dek)

Cipayung Plus Minta Bupati Dairi Copot Camat Silima Punggapungga

0

Deteksi.co-Dairi, Paripurna DPRD Kabupaten Dairi dengan agenda  Penyampaian Nota Pengantar  Bupati atas Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2020 mendadak ricuh, Senin (5/7/2021).

Sejumlah aktivis mahasiswa yang menamakan diri kelompok ‘Cipayung Plus Dairi’ secara tiba-tiba berdiri di deretan belakang ruang paripurna di lantai dua gedung DPRD, berorasi dan membetangkan spanduk  meminta Bupati Eddy Keleng Ate Berutu mencopot Camat Silima Punggapungga Horas Pardede dari jabatan.

Saat itu, baru saja Ketua DPRD, Sabam Sibarani membuka persidangan, dan tiba-tiba aktivis yang sebelumnya telah duduk di deretan kursi pengunjung, berdiri dan menyampaikan interupsi.

Mereka protes atas sikap Camat Silima Pungga-Pungga yang dinilai arogan kepada masyarakat khususnya yang kontra terhadap kehadiran dan operasional  PT. Dairi Prima Mineral (DPM).

Dalam orasinya, Ketua DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Firman Lingga menyebut Camat Silima Punggapungga arogan dan tidk tegak lurus dengan selogan ‘Dairi Unggul’ yang  selalu didengung-dengungkan Bupati.

Namun aksi tersebut tidak berlangsung lama, Ketua DPRD, Sabam Sibarani tak memberi kesempatan dan langsung memerintahkan Satpol PP untuk menghalau aktivis itu dari ruang sidang.

“Pak Bupati, reformasi birokrasi tak berjalan, inikah Dairi Unggul?” teriak Firman sambil berusaha menolak pengusiran.

“ Ini rumah rakyat, kami konstituen”, ujarnya kepada petugas Satpol PP yang menghalaunya keluar ruangan Firman.

“Pak Bupati, 2024 rakyat berhak menghukum bapak, Tidak memberi dua periode” teriak Firman lagi.

Di luar gedung DPRD, kepada wartawan Firman menjelaskan, kelompok ‘Cipayung Plus Dairi’, terdiri dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).

Mereka prihatin dengan arogansi pejabat Dairi membentak – bentak masyarakat yang bersikap kontra terhadap kehadiran dan operasional  PT. DPM.

Camat Silima Punggapunga  memposisikan diri seolah-olah menjadi perwakilan dan delegasi PT DPM dalam permasalahan antara perusahaan tambang dimaksud dengan warga yang menyatakan penolakan.

“Seharusnya, camat menjadi mediator dan mengajak para pihak untuk duduk bersama, namun yang terjadi justru  dengan arogannya camat nyata-nyata menunjukkan keberpihakan kepada DPM”, sebut Firman.

“Bupati Dairi berjanji  untuk menjadikan Dairi unggul, namun yang terjadi dalam proses birokrasi, pejabat di kecamatan Silima Punggapungga bukan melayani rakyat, tetapi justru  menjadi delegasi DPM”, tambah Suryadi Sidabutar.

Dalam aksinya, mereka juga menyuarakan penolakan terhadap kehadiran dan operasional DPM.

Sementara itu, usai  Paripurna, Bupati Dairi Eddy Keleng Ate yang hendak dimintai tanggapan seputar aksi mashasiswa, tidak menjawab substansi.

“Ini kan ruang dewan. Saya diundang. Saya mesti ikuti tata cara dan kebijakan dewan” sebut  Eddy, sambil berlalu.

Terpisah, Camat Silima Pungga-Pungga, Horas Pardede kepada wartawan membantah bersikap arogan kepada warga di Desa Longkotan belum lama ini.

Dijelaskan, ada warga melakukan penutupan jalan di kompleks pertambangan PT Dairi Prima Mineral (DPM). Selaku unsur pemerintah, dirinya menyatakan, jalan umum tidak boleh ditutup. (NGL|/ULAK)

Rosi dan Cindy ingin Sekolah Akhirnya Malaikat Penolong Menjawab

0

DETEKSI.co – Batu bara, Dua anak pemulung Viral di Facebook saat memposting dirinya ingin Sekolah Pesantren namun tak memiliki biaya.

Hal ini terkuak saat Informasi di sebar oleh salah seorang pelajar yang bernama Intan ( 15 ) yang memposting 2 anak Pemulung dan hidupnya pun sangat memprihatinkan karena hidup di garis kemiskinan.

Kedua Bocah yang keseharian membantu Ibu nya dengan mencari barang bekas dan Botol air minum mineral ini adalah Antoni Rosi ( 13 ) dan Cindy ( 11 ) anak dari Sri Wahyuni ( 37 ) warga Pajak Kerang Kec. Tanjung Tiram Kab. Batu bara.

Semenjak Ditinggal ayah nya 2 tahun lalu yang sampai saat ini tidak tahu keberadaanya, Ibu Sri Wahyuni dan ke 5 anaknya harus berjuang bahu membahu mencari nafkah dengan mencari Botot untuk bertahan Hidup.

Penghasilan 15 ribu perhari dan sisa sayuran di pasar  membuat Ibu Sri Wahyuni harus Pasrah dengan kehidupannya.

Mirisnya ditambah lagi Rumah yang kecil dan Hampir Rubuh karena bencana Kebakaran 4 hari yang lalu membuat Ibu dari Lima anak ini nyaris putus asah.

Kisah menyedihkan ini di ketahui oleh seorang sosok Pejuang Dhuafa yang tak lain adalah Kapolres Batu bara AKBP Ikhwan SH.MH dengan melihat di Media Sosial pagi tadi Senin ( 5/7/2021 ) dan langsung bergegas  melakukan kunjungan ke rumah Ibu Sri Wahyuni dan ke 5 anak nya, Kapolres Batu bara langsung melakukan ajakan kepada ke 2 anak Sri Wahyuni yang sangat ingin melanjutkan sekolah ke pesantren dengan membelikan Baju sekolah Buku dan peralatan sekolah serta mendaftarkan ke pesantren Guntur di Kec. Lima puluh Pesisir Kab. Batu bara.

Kapolres mengatakan ”  Kedua anak yang ingin sekolah ini adalah anak anak yang pintar dan akan berniat merubah kehidupan yang dari jeratan kemiskinan kelak mendapat hidup yang lebih layak, Mereka sangat yakin dan berani di masukan ke pesantren manapun dan akan taat belajar.

Disamping menyekolahkan kedua Abang beradik ini, Kami juga akan membangun Rumah nya membelikan atap yang sudah tidak ada lagi karena kebakaran 4 hari yang lalu, Dan saat hujan mereka mengungsi ke teras warga dan setiap malam mereka harus Kedinginan dengan beratapkan Langit.

Hal ini sangat memilukan dan baru saya ketahui tadi pagi, karena rumah  nya yang berada di lorong sempit maka jarang orang yang melihat keadannya, namun warga berkata mereka kalau keluar dari gang membawa anak anak nya untuk mencari Botot, ungkap Kapolres.

Sementara Dengan kesedihan mendalam Ibu Sri Wahyuni  mengatakan rasa terharunya karena kedatangan Malaikat  penolong, Katanya ”  Saya Sangat terkejut dan sedikit Takut, Banyak bapak polisi datang, Bagi saya Sosok Kapolres Ini adalah malaikat Penolong Ungkapnya.

Disaat saya hampir putus asah karena Keterpurukan Musibah dan kehidupan ini, ada malaikat datang dan menolong saya, Saya tak kuasa menahan rasa sedih karena bahagia ini, ternyata  Allah mengabulkan doa saya dengan perantara Viral nya postingan anak saya, Saya sudah tidak tau harus bagai mana, jangankan mendaftarkan anak masuk sekolah untuk makan sehari hari kami harus makan sekali saja setiap hari.

Demi Allah saya akan berjuang agar anak anak saya dapat hidup dan belajar tentang kebaikan dan saya akan tetap ingat kedatangan pak polisi ini. Walau saya tak bisa membalasnya namun Doa selalu saya panjatkan untuk semua bapak polisi semua, ungkap Ibu Sri dengan menangis dan bersujud terharu. ( Boim )

Bupati Pimpin Apel Gabungan di jajaran ASN Pemkab Langkat

0

DETEKSI.co-Langkat, Bupati Langkat Terbit Rencana PA memimpin apel gabungan di jajaran ASN Pemkab Langkat, di Halaman Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (5/7/2021).

Bupati pada arahannya, mengatakan, Pemkab Langkat terus melaksanakan tindak lanjut dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi, terkait pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), termasuk pelaksanaan hajatan serta kegiatan lain yang berpotensi menghimpun massa.

Harapannya, kata Bupati, kedisiplinan mematuhi aturan ini, dapat segera memutus penyebaran COVID-19, sehingga dapat kembali beraktivitas sebagaimana biasa.

Bupati juga minta kepada ASN Pemkab Langkat, untuk terus menjadi motivator di lingkungan tempat tinggal masing masing, pentingnya vaksinasi bagi keselamatan diri dan orang lain. Serta memotivasi untuk terus hidup dengan protokol kesehatan.

“Segala kerja dan upaya pemerintah jangan sampai menjadi sia sia, sebagai akibat ketidak pedulian kita, terlebih sebagai ASN,” sebut Bupati.

Kepada kepala perangkat daerah, Bupati juga berpesan, agar benar benar memperhatikan kondisi jajarannya, dan memberikan izin untuk tidak masuk kerja selama beberapa hari, terhadap yang terpapar COVID-19.

Terakhir, Bupati mengintruksikan, melalui surat Bupati Langkat No.800-1217/BKD/2021, tanggal 23 juni 2021 perihal himbauan pelaksanaan apel pagi pada hari senin, lalu dihari selasa dan kamis pukul 10.00 wib memperdengarkan lagu kebangsaan Indonesia raya, serta dihari rabu dan jumat pukul 10.00 wib membacakan naskah pancasila, di kantor masing masing.

Pelaksanaan apel ini, tindak lanjut surat Menpan RB No.B/36 M.KT.00/2021, tanggal 14 Juni 2021 perihal himbauan pelaksanaan apel pagi.

Pelaksanaan apel, dengan ketentuan tetap mentaati protokol kesehatan, dengan memperhatikan jumlah peserta dan jarak aman, juga penggunaan masker menjadi hal yang wajib.

Turut mengikuti apel, Wabup Langkat H.Syah Afandin, Sekdakab Langkat dr. H. Indra Salahuddin, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, para pimpinan perangkat daerah dan ASN Pemkab Langkat.(AR.Lim)

Polri Awasi Aktivitas Penjualan Online Obat Antibiotik Pandemi Covid-19

0

DETEKSI.co – Jakarta, Polri menyatakan melakukan pengawasan aktivitas penjualan online obat-obatan jenis antibiotik yang biasa digunakan selama Pandemi Covid-19 atau virus corona.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menjelaskan, pemantauan penjualan di situs online tersebut untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan dan permainan harga dari jenis obat tersebut.

“Polri lakukan pemantauan terhadap aktivitas jual-beli obat antibiotik di penjual online,” kata Argo kepada awak media, Jakarta, Senin (5/7/2021).

Selain secara online, Polri juga melakukan pengawasan langsung ke pabrik pembuatan obat serta jalur distribusi penyalurannya. Hal itu untuk mencegah adanya penimbunan dan harga jual yang ditawarkan dari eceran tertinggi yang sudah ditetapkan pemerintah.

“Hari ini sedang berjalan pula pemantauan di pabrik-pabrik obat termasuk jalur distribusinya,” ujar Argo.

Dalam hal ini, Argo menekankan, pihak kepolisian tidak akan ragu ataupun segan melakukan tindakan tegas kepada distributor dan oknum penjual nakal lainnya, apabila melakukan penimbunan dan menaikan harga yang tidak wajar.

“Siapa saya yang melanggar akan segera ditindak,” ucap Argo.

Terkait obat-obatan dan alat kesehatan, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melalui Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menerbitkan Surat Telegram terkait penegakan hukum di masa PPKM Darurat Jawa – Bali.

Surat Telegram bernomor ST/1373/VII/H.U.K/7.1./2021 ini terkait harga eceran tertinggi (HET) obat-obatan dan Alkes di masa Pandemi Covid-19.

Surat Telegram yang ditujukan kepada para Kapolda dan bersifat perintah ini berisi 5 poin penting diantaranya:

1. Melakukan pengawasan terkait kepatuhan semua pihak dalam menjalankan PPKM Darurat dan pengendalian HET obat dalam masa pandemi Covid-19.

2. Melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap pelaku usaha yang melakukan penimbunan serta penjualan obat diatas HET sehingga masyarakat sulit mendapatkan obat dan alkes.

3. Melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap tindakan yang menghambat segala upaya Pemerintah dalam melakukan penanggulangan wabah Covid-19 termasuk terhadap penyebaran berita bohong/hoaks.

4. Mempelajari, memahami serta melakukan koordinasi dengan pihak Kejaksaan terkait penerapan pasal-pasal yang dapat dikenakan terhadap pelaku tindak pidana dimasa pandemi Covid-19.

5. Melaporkan hasil kegiatan kepada Kapolri up Kabareskrim.(hum/didik).

Pencuri Mesin Kompresor Milik Pondok Pesantren Darul Ihksan Meringkuk Di Sel Polsek H. Perak

0

Deteksi.co – Hamparan Perak, Polsek H. Perak menangkap tersangka kasus Pencurian Mesin Kompresor Milik Pondok Pesantren Darul Ihksan Selemak.

Sesuai LP :LP/B/128/VII/2021/Po1lsek Hamparan Perak, 2 Juli 2021 dalam  kasus Pencurian dengan Pemberatan (363 KUHP) Senin 05 Juli 2021 sekira pukul 06.00 Wib Di dusun I Desa Kota Rantang Kecamatan Hamparan Perak.

Korban Pondok Pesantren Modern Darul Ikhsan Selemak, Berdasarkan Pelapor IBNU HAJAR, (49 ),Kepala Security Pesantren, Modern Darul Ikhsan Selemak dengan saksi ADE SETIAWAN, (29 ), Karyawan Pabrik, Daun I Kota Rantang Luar Kecamatan Hamparan Perak.

Dengan tersangka IRWANSYAH (41 ), Buruh Bangunan, warga Dusun I Desa Kota Rantang Kecamatan Hamparan Perak, Barang bukti 1 Unit Mesin Kompresor Merk HYPER 1 HP.

Adapun kronologis kejadian bahwasanya pada Senin 05 Juli 2021 sekira pukul 03.00 wib, Team Unit Reskrim Polsek Hamparan Perak memperoleh informasi tentang keberadaan Pelaku yang diduga sebagai Pencuri Mesin kompresor Milik Pondok Pesantren Darul Ikhsan Selemak.

Berdasarkan informasi tersebut Team yang di pimpin Kanit Reskrim IPTU HD. SIMANJUNTAK, S.H didampingi Panit 2 dan anggota melakukan pengintaian dan setelah dipastikan keberadaan Tersangka Team melakukan Penangkapan.

Setelah di Intograsi tersangka mengakui telah melakukan Pencurian Mesin Kompresor dan kemudian dilakukan pengembangan terhadap Penadah dan di temukan barang bukti 1 Unit Kompres namun penadah tidak berada di rumah hanya istri yang ada kemudian Team memboyong Pelaku dan barang bukti ke Mako Polsek Hamparan Perak. (usman)

Babinsa bersama Satgas PPKM Mikro Laksanakan Penyemprotan Disinfectan

0

DETEKSI.co – Simeulue, Babinsa Koramil 08/Alafan Praka Samsul bahri bersama Satgas Posko PPKM Mikro Desa Serafon melaksanakan penyemprotan disinfektan Dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Desa Serafon Kecamatan Alafan, Senin (05/07/2021).

Kegiatan yang dilaksanakan kali ini menyasar ke fasilitas umum dan sarana tempat ibadah di Desa Serafon Kecamatan Alafan bertujuan sebagai upaya memutus rantai penyebaran virus covid-19 diwilayah binaan.

Ditempat terpisah Batituud Koramil 08/Alafan, Pelda Sahruddin mengatakan kegiatan penyemprotan yang dilaksanakan Babinsa bersama Satgas Posko PPKM Mikro Desa  merupakan upaya bersama dalam mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah binaan Babinsa.

Di harapkan dengan kegiatan penyemprotan cairan disinfectan yang dilaksanakan dapat menekan angka penularan covid-19 serta memaksimalkan peran posko PPKM berbasis Mikro khususnya di wilayah kecamatan Alafan. (agus)

Serah Terima, Kuliah Potensi dan Lokakarya I Mahasiswa KKN-T IPB University di Desa Mude Nosar

0

DETEKSI.co – Aceh Tengah, Pada hari Jumat tanggal 2 Juli 2021 telah berlangsung serah terima, kuliah potensi, dan lokakarya I KKN-T di kantor Kecamatan Bintang.

Dr. Syafitri Hidayati, S. Hut, M. Si selaku koordinator wilayah Aceh Tengah menyerahkan 10 orang mahasiwa/i KKN-T IPB University yang terdiri dari 2 orang mahasiswa dan 8 orang mahasiswi untuk melakukan kegiatan KKN-T di Desa Mude Nosar, Kec. Bintang, Kab. Aceh Tengah.

Pada acara penyerahan tersebut, Dr. Syafitri Hidayati, S. Hut, M. Si turut menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesediaan Kecamatan Bintang khususnya Desa Mude Nosar dan jajarannya karena menerima mahasiswa KKN-T IPB University.

Harapannya, mahasiwa KKN-T IPB dapat belajar dan mengaplikasikan ilmu di lokasi dan pihak desa dapat membimbing serta menjaga mahasiwa KKN-T IPB. Semoga mahasiwa KKN-T IPB dapat menjalankan program-programnya dengan baik.

Acara ini diharidi oleh Erfan Julianto, SE, M.A.P selaku Camat Bintang, Drs. Amir Hamzah, MM, selaku Kepala Bappeda,  Sirwan Yoga selaku Kepala Desa Mude Nosar, M. Asmaul Husna selaku Sekretaris Desa Mude Nosar, M. Khazani selaku Kaur Pembangunan dan Ekonomi Desa Mude Nosar,  Dr. Syafitri Hidayati, S.Hut, M.Si selaku dosen pembimbing lapang dan koordinator wilayah Aceh Tengah serta mewakili pimpinan IPB, dan mahasiswa/i KKN-T IPB University.

Erfan Julianto, SE, M.A.P turut memberikan sambutan dan menyampaikan bahwa seluruh jajaran menerima kedatangan mahasiswa KKN-T IPB dan berharap mahasiswa IPB dapat memberikan sumbangsih pemikiran dan berkontribusi untuk mengatasi permasalahan desa, serta mampu memberikan upaya lebih terhadap pembangunan desa yang berkelanjutan.

Erfan Junianto, SE, M.A.P minta mahasiswa agar tidak segan-segan berdiskusi dan meminta bantuan selama menjalankan program KKN-T IPB di Desa Mude Nosar.

Sirwan Yoga selaku Kepala Desa Mude Nosar atau kerap dipanggil sebagai Reje juga memberikan ucapan selamat datang dan selamat menjalankan program-program kegiatan KKN-T IPB di Desa Mude Nosar. “Warga Mude Nosar sangat antusian dan mengharapkan perubahan yang nyata dan berkelanjutan melalui kegiatan KKN-T IPB ini” ujar Reje.

Selajutnya, Drs. Amir Hamzah, MM, selaku Kepala Bappeda turut memberikan kuliah potensi wilayah kampung Mude Nosar, yang menyebutkan bahwa komoditas unggul Desa Mude Nosar adalah kopi, bawang merah, serta potensi ekowisata yang perlu dikembangkan.

Mengakhiri pemaparannya,  Drs. Amir Hamzah, MM mengharapkan kegiatan KKN-T Mahasiswa IPB University mampu memberikan manfaat serta meninggalkan kesan mendalam di hari masyarakat.

Untuk mengakhiri acara tersebut, mahasiswa KKN-T IPB juga memaparkan program kegiatan yang akan dijalankan di Desa Mude Nosar.

Program yang akan dijalankan diantaranya adalah Sulap limbah ampas kopi menjadi produk sabun dengan harapan dapat meningkatkan kreativitas warga, menciptakan produk melalui pemanfaatan limbah yang dapat meningkatkan nilai tambah dan pemasukan tambahan bagi warga Mude Nosar melalui sosialisasi dan pelatihan.

Program berikutnya adalah Searah: Selangkah lebih dekat raih harapan yang dijalankan dengan memberikan bimbingan pelajaran sekolah dan edukasi pengetahuan umum kepada anak-anak di Desa Mude Nosar jenjang pendidikan dasar dan sekolah menengah untuk membantu memahami pelajaran sekolah dan memberikan motivasi belajar di masa pandemi ini. (L. Hutagalung/Pahmi)

Taman Kota Ber-Air Mancur di Tarutung

0

DETEKSI.co – Taput, Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan , MSi bersama Ketua DPRD Taput Ir Poltak Pakpahan, Wakil Ketua DPRD Taput Reguel Simanjuntak dan beberapa anggota DPRD Taput tinjau rencana pembangunan dan tata kota taman kota untuk bisa dinikmati masyarakat Tarutung sekitarnya dan pengunjung lainnya, di depan Sopo Partungkoan, Tarutung, Senin (5/7).

“Kita akan buat taman kota di sini. Semua pagar ini dibuka sehingga terbuka untuk masyarakat. Akan dilengkapi dengan air mancur dan lampu warna-warni dan nanti hal – hal yang menarik untuk membuat betah pengunjung menikmati taman kota ini,” ujar Bupati.

Selanjutnya Bupati menyampaikan bahwa pembangunan ini dimulai tahun depan dan akan tetap dibenahi secara multiyears. Tolong dibuat lebih menarik dan tertata dan juga indah,”

Pada kesempatan itu, hadir Strategic Project Fluidra Indonesia memberikan gambaran seperti apa tatanan yang direncanakan. (en)

Tiga Hari Pelaksanan PPKM Darurat, Polres Blitar Tutup Kafe dan Grebek Judi Sambung Ayam

0

DETEKSI.co – Blitar, Sejak diberlakukan PPKM Darurat di wilayah Kab Blitar Sabtu 3 juli 2021 lalu Polres Blitar langsung gerak cepat melakukan penegakan PPKM Darurat, Kapolres Blitar AKBP Leonard M. Sinambela memimpin langsung penegakan dalam 3 hari terakhir dengan terus melakukan pemantaun langsung Penyekatan titik jalan raya yang menjadi tempat keramaian di Kabupaten Blitar.

Titik jalan tersebut adalah, Jalan Kusuma Bangsa Kecamatan Kanigoro (Depan Alon Alon Pemkab Blitar, Jalan Urip Sumoharjo Kecamatan Wlingi (Depan RTH Wlingi) dan Jalan Raya Barat Kecamatan Sutojayan (Depan Alon-Alon Lodoyo). Polisi melakukan penyekatan maupun penutupan arus lalu lintas mulai pukul 20.00 WIB di tiga titik tersebut.

Selain melakukan pembatasan mobilitas Polres Blitar juga melakukan penindakan terhadap pelanggaran prokes maupun jam operasional saat massa PPKM Darurat tercatat ada 3 Kafe di wilayah Kanigoro yang diberikan teguran dan dipaksa tutup karena sdh lewat jam 20.00 masih beroperasi.

Pada Sabtu (03/07) sore berawal dari laporan masyarakat Polres Blitar juga melakukan penindakan dan penggerebekan judi sabung ayam di Kecamatan Wlingi.
Ada 26 orang pemain judi yang diamankan. Selain itu, polisi juga mengamankan puluhan ekor ayam jago, dan ratusan kendaraan roda 2 milik pelaku dan penonton judi sabung ayam.

“Selain melanggar hukum, judi juga menimbulkan kerumunan di saat pemerintah tengah melaksanakan PPKM darurat untuk  memutus rantai Covid-19,” Ungkap AKBPLeonard.

Masih menurut AKBP Leonard Kegiatan lain yang dilakukan Polres Blitar dalam mendukung terlaksananya PPKM Darurat di wilayah Kab Blitar adalah dengan mendirikan pos penyekatan di Wilayah Selorejo dan satu Pos Darurat di Wilayah Kanigoro, tujuannya yaitu untuk membatasi masuknya kendaraan dari luar daerah karena berbatasan langsung dengan wilayah kabupaten malang.

Operasional pos penyekatan dimulai pukul 08.00 – 14.00 WIB secara selektif petugas dilapangan yang terdiri dari TNI Polri Satpol PP dan Puskesmas setempat secara selektif memeriksa kendaraan dari luar daerah, melakukan tes PCR secara acak dan jika tidak ada keperluan yang jelas dan tanpa SIKM (Surat Ijin Masuk Kerja) Kendaraan dari luar daerah akan diputar balik.

“Kami berharap dengan adanya pos penyekatan yang ada di Selorejo dapat mengurangi mobilitas masyarakat sehingga PPKM Darurat dalam rangka pengendalian Covid-19 dapat terlaksana dengan baik,” tegasnya.

Data terakhir hari minggu saja Polres Blitar memeriksa kendaran 144 unit. Dengan rincian, sepeda motor sebanyak 60, mobil pribadi sebanyak 48, mobil penumpang 30 dan bus antar kota sebanyak 6 unit, dan dari jumblah tersebut 80 kendaran dipaksa putar balik petugas karena tidak bisa menunjukan SIKM dan alasan yang bisa dijadikan pertimbangan petugas.(humas/didik).