Beranda blog Halaman 313

Tabligh Akbar Ustadz Solmed Bersama Polres Langkat Dan Pemberian Alquran 

0

DETEKSI.co-Langkat, Ustadz Solmed atau Sholeh Mahmoed Nasution kembali meramaikan dakwah kelilingnya di Sumatera Utara, kali ini di Gedung Kolaborasi Polres Langkat, Senin (04/08/2025).

Selain syiar dan silaturahmi, ustadz Solmed yang datang bersama istrinya April Jasmine, Ustadz Dr. H. Agus Idwar, Mencanangkan gerakan Sadaqah 1 Juta Al Quran untuk Indonesia, Donasi Shadaqah 1 Juta Al – Qur’an Untuk Indonesia dari Personil Polres Langkat berjumlah 511 Mushaf.

“Dalam sambutan Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, SH, SIK, MSi, Hari ini kita kedatangan tamu yang mulia Ustadz Saleh Mahmoed Nasution atau Solmed dan rombongan, Saat ini kita terlalu dijejali dengan opini² yang dibangun oleh siapapun, kami berharap Ustadz bisa memberikan kami ilmu untuk menghadapi era saat ini supaya kami bisa menjadi bhayangkara yang tetap istiqomah dalam menjalankan tugas sebagai pelindung pengayom dan pelayan Masyarakat, Saat ini saya kesulitan dalam memotivasi anggota saya, khusunya secara spiritual, karena saat ini disaat mereka sudah bekerja luar biasa, membanting tulang, dengan meninggalkan keluarga, ternyata penerimaan di publik kurang pas, Untuk itu saya berharap Ustadz bisa membantu dalam memotivasi kami secara spiritual “Ucap AKBP David.

Dalam tausiahnya, ustadz Solmed Menjalani kehidupan kita harus selalu bersyukur dan jangan pernah putus asa, Allah Swt mempunyai cara dalam membentuk karakter kita sebagai hamba-Nya, Kita harus menanamkan rasa peduli dan hidup saling membantu dengan sesama dalam kehidupan ini, Seorang Pemimpin harus bisa merasakan kesusahan anggotanya, Polri adalah lembaga yang mampu menjaga keamanan dan kenyamanan Masyarakat, Tindakan tegas bisa diambil kepolisian demi menciptakan rasa aman dan nyaman di Masyarakat, Polisi sudah bekerja, berbuat untuk keamanan dan kenyamanan Masyarakat namun masih dicaci dan dihina, Polri harus bisa terima dengan lapang dada. Karena Polri sudah mendapatkan amanah sebagai pelindung, pengayom dan pelayanan Masyarakat, Tidak akan pernah terjadi semua orang suka dan cinta kepada kita, sebaik apapun kita dalam bekerja, Kita tidak boleh lemah dan tidak boleh dendam kepada orang yang sudah kasar ataupun menghina kita, Tetap lakukan pelayanan dengan iklas, Polri harus tetap sangat dalam menumbuhkan rasa empati kepada Masyarakat, tetap semangat dalam melindungi, mengayomi serta melayani Masyarakat “Ucap ustadz Solmed.

Syukur Alhamdulillah, kita sukses menggelar Tabligh Akbar bersama Ustadz Solmed ini, semoga ilmu yang kita peroleh dicatat Allah juga sebagai amal ibadah, serta mengukuhkan persaudaraan khususnya Keluarga besar Polres Langkat,” ujar AKBP David.

Turut dihadiri Wakil Bupati Langkat TioRita Br. Surbakti, SH, Kajari Langkat diwakili Yoyok Adi Syahputra, SH, MH selaku Kasi Pidum, Ka PN Stabat diwakili Suhendra, SH selaku Pengelola APBN PN Stabat, Dandim 0203 Langkat diwakili Danramil IX Hinai Kapten Inf. Ridwan, Kepala BNN Kabupaten Langkat diwakili AIPTU Samsul, Kabag Kesra Muhammad Suhaimi, S.STP. M.SP ,Kabag Perekonomian Dan SDM Indri Nugraheni, SE, MM, Akt, Wakapolres Langkat Kompol Husnil Mubarak Daulay, SH, SIK, MIK, Ketua PC. Bhayangkari Langkat Ny. Ayu David beserta pengurus, Kabag Ops Kompol Abdul Rahman, SH, MH, Kabag Ren Kompol Mardianto, Kabag Sumda Kompol Muhammad Hasan, SH, MH, Kasatfung Polres Langkat,Kapolsek Sejajaran,Pama Polres Langkat, Ketua PC. NU Kabupaten. Langkat diwakili Kh. Supriyanto, Ketua FKUB Kabupaten. Langkat diwakili T. Syahril Azman, Personil Polres Langkat dan Personil Polsek Sejajaran. (Tim)

Anak Buah HNK Kembali Ganggu Mahasiswa UDA Yang Akan Seminar Hasil

0

DETEKSI.co – Medan, Anak buah Hana Nelsri Kaban (HNK), Ketua YPDA versi akta 02/2025 kembali membuat ulah. Jika minggu lalu gangguan dialami oleh mahasiswa F. Ekonomi yang dilakukan oleh dosen bernama RB. Napitupulu, kali ini dosen bernama Iwan Susanto Simarmata. Dosen FKIP ini mencoba untuk menggagalkan seminar hasil (Semhas) atas 8 mahasiswa FKIP UDA, Senin (4/8/2025) dengan alasan civitas akademik yang melakukannya ilegal. Alasannya, mereka tidak punya surat keputusan (SK) dari Ketua YPDA versi Hana Nelsri Kaban.

Mendengar hal itu Dekan FKIP Rosma Nababan menjawab jika dirinya juga punya SK yang ditandatangani Rektor UDA DR. Lilis Gultom seraya menunjukkan SK-nya.

“Bapak keluar dari ruangan ini, mahasiswa mau seminar, jangan bapak ganggu,” kata Rosma didampingi dosen lain yakni, Jelita Panjaitan , S.Pd., M.Pd (Wakil Dekan 1), Rameyanti Tampubolon l, S.Pd. M.Pd (Wakil Dekan 3) dan Dr. Pardamean Malau.

Selain Rosma, Rektor UDA DR. Lilis Gultom juga turun tangan menghalau Iwan Susanto agar tidak mengganggu jalannya seminar.

“Silahkan keluar dari ruangan, kita bicara di luar, jangan mengganggu mahasiswa,” kata Lilis.

Selain Rektor, Dekan dan para Wakil Dekan F. KIP kedelapan mahasiswa yang akan menghadapi seminar juga merasa terganggu dan meminta Iwan Susanto untuk keluar ruangan.

Merasa tidak dikehendaki keberadaannya di dalam ruangan akhirnya Iwan keluar ruangan dan mahasiswa bisa melakukan seminar dengan para dosen pembimbing dan dosen pengujinya.

Menanggapi gerakan-gerakan yang menghambat proses belajar mengajar di UDA yang dilakukan anak buah Hana Nelsri Kaban, Rektor UDA DR. Lilis Gultom sangat menyayangkannya. “Kita merasa aneh, masa seorang dosen sampai hati menghambat proses belajar mengajar. Seminar hasil ini adalah salah satu prosesnya, kok malah dihalang-halangi dengan bermacam-macam dalih,” ucapnya kepada wartawan.

“Saya berharap semua dosen di UDA bersikap profesional. Bekerjalah sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Mari kita hantarkan mahasiswa kita ke pintu gerbang kesuksesan. Kita jadikan mereka menjadi wisudawan yang siap pakai,” tutupnya. (moe)

Ikut Jalan Santai Bersama Seribuan Relawan, Rico Waas Ingin KBR Jadi Mitra Pemerintah Dalam Menyerap Aspirasi Masyarakat

0

DETEKSI.co-Medan, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, mengawali hari minggu pagi dengan mengikuti kegiatan jalan santai bersama relawan Kawan Bang Rico (KBR), Minggu (3/8/2025).

Jalan santai yang diikuti sekitar seribuan peserta ini dimulai sejak pukul 7.30 wib dengan melalui rute dari jalan Mistar lalu menuju ke jalan Gatot Subroto, selanjutnya ke jalan Ayahanda dan finish kembali di jalan Mistar.

Turut hadir dalam kegiatan jalan santai tersebut Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumut Ricky Anthony, Ketua KBR Samsir Pohan, Kadispora Kota Medan Tengku Chairuniza dan Camat Medan Petisah Arafat Syam.

Rico Waas memberikan apresiasi dengan digelarnya kegiatan jalan santai ini. Rico Waas ingin kegiatan seperti ini dapat digelar secara rutin.

“Saya mengapresiasi KBR yang melaksanakan kegiatan ini dengan baik, karena mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, semoga kegiatan ini rutin dilakukan,”kata Rico Waas.

Selain itu, Rico Waas juga menginginkan agar KBR dapat menjadi relawan yang terus bergerak secara positif dan menjadi mitra bagi Pemko Medan.

“KBR dapat menjadi mitra Pemerintah yang menyerap berbagai aspirasi masyarakat. Sehingga menjadi masukan bagi kami apa yang perlu segera dibangun di Kota Medan, baik dari segi infrastruktur, kesehatan, pendidikan maupun keamanan,”bilang Rico Waas.

Terakhir, Rico Waas secara khusus menitipkan pesan kepada relawan KBR agar membangun Poskamling di lingkungan tersebut. Ini sejalan dengan program Pemko Medan dalam mendukung peningkatan keamanan di lingkungan.

“Bangun Poskamling yang cantik, sebagai tempat berkumpul masyarakat dan juga mendukung keamanan di jalan Mistar ini,”pesan Rico Waas.(Red/d)

4 Pelaku Curanmor di Menggala Ditangkap, Barbut Sepeda Motor Diamankan

0

DETEKSI.co – LAMPUNG, Empat tersangka pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil ditangkap oleh tim gabungan dari Polsek Menggala dan Tekab 308 Presisi Polres Tulang Bawang pada Minggu (3/8/2025).

Kapolsek Menggala, AKP Eman Supriatna, SH, MM, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Yuliansyah, SIK, MH, menjelaskan bahwa keempat pelaku melakukan aksinya di belakang rumah Kepala Kampung (Kakam) Kahuripan Dalem, Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang, pada Sabtu (19/07/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.

Penangkapan terhadap para pelaku dilakukan pada Rabu (30/07/2025), di lokasi dan waktu yang berbeda.

Para tersangka berinisial: RA (26), warga Kelurahan Menggala Kota, MI alias BN (32), warga Kelurahan Ujung Gunung, RT (21), warga Kelurahan Menggala Selatan, Kecamatan Menggala, SR (19), warga Kampung Kahuripan Dalem, Kecamatan Menggala Timur.

“Keempat pelaku diketahui berprofesi sebagai wiraswasta,” ungkap AKP Eman Supriatna.

Rincian penangkapan sebagai berikut: RA ditangkap sekitar pukul 15.00 WIB di Rumah Makan Cirebon, Jalintim Senayan, MI alias BN ditangkap pukul 15.30 WIB di belakang Indomaret Terminal Menggala, RT diamankan sekitar pukul 16.00 WIB di Gang Didu, Lingkungan Gunung Sakti dan SR ditangkap pukul 17.00 WIB di Tiyuh Pagar Jaya, Kecamatan Lambu Kibang, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba).

Dari tangan pelaku, petugas menyita barang bukti (Barbut) berupa satu unit sepeda motor Honda Beat warna biru putih dengan nomor polisi BE 4931 TS.

Kronologis Kejadian

Menurut keterangan korban bernama Heri (45), warga Kampung Kahuripan Dalem, kejadian bermula saat dirinya bersama Kakam dan sejumlah warga berangkat jalan-jalan ke pantai di wilayah Lampung Selatan, Sabtu (19/07/2025) pukul 05.00 WIB.

Sebelum berangkat, sebanyak 13 unit sepeda motor, termasuk milik korban, dititipkan di halaman belakang rumah Kakam Kahuripan Dalem. Sekitar pukul 23.00 WIB saat rombongan kembali, korban terkejut mendapati sepeda motornya telah hilang. Satu unit motor lain juga dilaporkan hilang di lokasi yang sama.

Total ada dua unit sepeda motor yang hilang: Honda Beat warna biru putih dan Honda Beat warna hitam.

Kedua motor tersebut dalam keadaan terkunci stang dan menggunakan kunci pengaman tambahan. Lokasi parkir berada di halaman yang berpagar, beratap, dan dalam kondisi terkunci.

Setelah kejadian, korban segera melaporkannya ke Mapolsek Menggala.

Saat ini, keempat tersangka telah ditahan di Mapolsek Menggala dan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. (Yusri)

Kongres Persatuan PWI Segera Dilaksanakan, Hendry dan Zul Sepakati SC dan Peserta

0
Logo PWI
Logo PWI

DETEKSI.co-Jakarta, Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) hasil Kongres Bandung, Hendry Ch Bangun, dan Ketua Umum PWI hasil KLB, Zulmansyah Sekedang, akhirnya menyepakati dua soal paling krusial menjelang pelaksanaan Kongres Persatuan PWI, 29-30 Agustus 2025.

Dua soal krusial itu adalah, pertama, masalah pengganti anggota Steering Committee (SC), Wina Armada Sukardi, yang meninggal dunia, dan Atal Depari yang mengundurkan diri. Kedua, peserta Kongres Persatuan.

Kesepakatan tersebut dicapai hari Sabtu (2/8/2025). Ini merupakan hasil serangkaian negosiasi yang dimediasi Dahlan Dahi, anggota Dewan Pers. Dengan kesepakatan tersebut, SC dan Organizing Committee (OC) Kongres Persatuan bisa dengan mulus mempersiapkan dan menyelanggarakan kongres.

“Alhamdulillah. SC sudah lengkap dan peserta Kongres PWI pun sudah disepakati semuanya mengikuti aturan PDPRT PWI. Semoga semua draf tata tertib yang akan disusun SC nantinya juga mengacu kepada PDPRT dan apa pun hasil Kongres PWI Persatuan tidak boleh ada satu pihak pun melakukan gugatan hukum,” kata Zulmansyah.

“Saat ini soal kelengkapan pengganti SC sudah selesai dan soal peserta sudah selesai secara prinsip untuk 39 provinsi dan cabang khusus Solo, tinggal masalah teknis yang perlu dirapikan. Dengan demikian hari Selasa (5/8/2025) semua peserta dapat diundang secara resmi oleh panitia kongres,” kata Hendry.

Kedua pihak sepakat, Marah Sakti Siregar dan Sebatang Kayu Harahap akan menggantikan Wina Armada dan Atal Depari. Marah Sakti dan Diapari Sibatangkayu akan bergabung dengan lima anggota SC lainnya.

SC, antara lain, bertugas menetapkan syarat-syarat calon Ketua Umum PWI. Sejauh ini sudah ada tujuh calon yang disebut-sebut menjadi calon ketua umum.

Dengan demikian, SC sudah bisa mengundang 38 pengurus PWI provinsi dan cabang khusus Surakarta.

SC juga mempersilakan bakal calon Ketua Umum PWI mempersiapkan diri, termasuk mempersiapkan dokumen dan persyaratan yang dibutuhkan.

SC dan OC sudah memutuskan Kongres Persatuan akan diselenggarakan di Cikarang, Jawa Barat. Kongres berlangsung dua hari, 29 Agustus sampai 30 Agustus 2025.

Pada hari pertama, agenda kongres adalah konsolidasi organisasi, mempersiapkan segala sesuatunya agar kongres bisa berjalan dengan lancar.

Hari kedua, agenda utama kongres adalah pemilihan Ketua Umum dan Ketua Dewan Kehormatan PWI. Kongres Persatuan diharapkan mengakhiri kemelut di tubuh organisasi wartawan tertua di Indonesia.(Ril)

Dr.Harli Siregar Berikan Pembekalan Pada Siswa Pendidikan Pembentukan Jaksa di Badan Diklat Kejasaan RI

0

DETEKSI.co – Jakarta, Kajati Sumatera Utara Dr.Harli Siregar, SH, M.Hum hadir sebagai widyaswara (dosen pengajar) untuk memberikan pembekalan kepada siswa peserta pendidikan pembentukan jaksa (PPPJ) pada Badan Pendidikan Dan Pelatihan Kejaksaan Republik Indonesia di Jakarta Selatan, Sabtu (2/8/2025).

Kepada siswa pendidikan pembentukan jaksa, Dr Harli Siregar menyampaikan materi tentang Public Speaking atau Komunikasi Publik.

Dalam penyampaian materinya, Mantan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Republik Indonesia itu kepada para siswa bahwa sebagai generasi muda korps adhyaksa nantinya harus memiliki pengetahuan tentang ilmu komunikasi publik yang baik, kemampuan dan managerial pengelolaan komunikasi kelembagaan sebagai suatu saluran resmi penyampaian informasi publik dengan cara belajar ilmu komunikasi dan memiliki atitude yang santun namun tetap tegas.

Dr Harli Siregar menjelaskan siswa pendidikan pembentukan jaksa merupakan aset sumber daya manusia Kejaksaan Republik Indonesia yang diharapkan mampu menjadi jaksa yang memiliki pengetahuan komunikasi menciptakan kondisi informasi yang baik secara kelembagaan dengan pengetahuan yang telah diajarkan selama menjalani pendidikan, kemudian dapat menjaga dan mengawal citra positif Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang dipercaya dan dicintai masyarakat.

Sebagai penutup, Kajati Sumatera Utara ini mengingatkan pentingnya memanfaatkan sarana media sosial institusi secara cepat, akurat dan komunikatif serta bertanggungjawab agar informasi yang disampaikan dapat dipahami dan dimengerti oleh masyarakat sebagai suatu informasi resmi kelembagaan.

Kajati Sumatera Utara melalui Pelaksana Harian (PLH) Kasi Penerangan Hukum M Husairi mengatakan Kajati Sumut hadir sebagai dosen pengajar atau widyaswara pada badan pendidikan dan pelatihan di jakarta.

Kepada wartawan, Husairi menyebutkan Harli Siregar sebagai mantan Kapuspenkum menerapkan dan melaksanakan implementasi ilmu komunikasi kelembagaan dianggap telah berhasil menjaga citra positif kejaksaan melalui publikasi dan komunikasi publik yang baik.

“Jadi hal ini menjadi suatu kebutuhan mutlak dalam keilmuan komunikasi kepada para siswa pendidikan pembentukan jaksa,” ujar Husairi. (Pea)

Polres Way Kanan Tangkap Dua Pelaku Penipuan Modus Agen BRILink, Kerugian Capai Rp52 Juta

0

DETEKSI.co – LAMPUNG, Tim Tekab 308 PRESISI Polres Way Kanan berhasil meringkus dua pelaku yang diduga melakukan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan terhadap agen BRILink di Kampung Way Tuba, Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan.

Kedua pelaku berinisial JY (37), warga Kampung Kaliasin, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, dan BS (38), warga Kelurahan Karang Maritim, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung.

Hal ini disampaikan Kapolres Way Kanan AKBP Adhisulthoni Mangopang, S.I.K., melalui Kasatreskrim AKP Sigit Barazili, S.H., saat dikonfirmasi pada Minggu (3/8/2025).

Modus Ganti Nomor dan Perdaya Petugas BRILink
AKP Sigit menjelaskan, kejadian berlangsung pada Jumat (18/7/2025) sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, seorang saksi sedang menjaga toko BRILink milik Marlinda di Kampung Way Tuba. Kedua pelaku datang dan menanyakan keberadaan pemilik toko dengan nada mencurigakan.

“Saat saksi hendak menghubungi pemilik melalui ponselnya, pelaku merampas handphone tersebut dan langsung menghapus chat WhatsApp milik Marlinda,” ungkap AKP Sigit.

Tidak berhenti di situ, pelaku kemudian mengganti nomor WhatsApp Marlinda dengan nomor milik JY, lalu berpura-pura sebagai pemilik BRILink. Dengan identitas palsu tersebut, pelaku meminta uang tunai sejumlah Rp11.740.000 yang ada di toko.

Beberapa saat kemudian, pelaku kembali meminta agar dana yang tersisa ditransfer ke berbagai akun e-wallet dan satu rekening BRI atas nama EW, dengan total tambahan senilai Rp4,5 juta.

“Total kerugian korban akibat aksi kejahatan ini mencapai Rp52.240.000,” ujar Kasatreskrim.

Usai menyadari bahwa dirinya telah menjadi korban penipuan, Marlinda segera melapor ke Polres Way Kanan. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Tekab 308 PRESISI bergerak cepat dan berhasil mengamankan kedua pelaku beserta sejumlah barang bukti.

“Barang bukti yang diamankan antara lain satu unit handphone, kaos warna hitam, celana jeans biru laut, serta rekaman CCTV yang merekam aksi para pelaku,” jelas AKP Sigit.

Kedua tersangka saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Polres Way Kanan.

Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan, dengan ancaman hukuman penjara maksimal empat tahun.(Yusri)

Ratusan Warga Pribumi Mesuji Gelar Aksi Damai Tuntut Hak Bertani di Register 45

0

DETEKSI.co – LAMPUNG, Ratusan warga yang tergabung dalam Masyarakat Pribumi Mesuji dari sembilan desa menggelar aksi damai di kawasan Register 45, Kabupaten Mesuji, Lampung, pada Minggu (3/8/2025).

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas lambannya respons pemerintah dalam menyelesaikan konflik agraria yang telah berlangsung selama puluhan tahun. Warga menuntut hak untuk bercocok tanam di lahan Register 45, yang mereka klaim sebagai tanah adat milik leluhur masyarakat Mesuji.

Salah satu tokoh masyarakat yang ikut dalam aksi—namun enggan disebutkan namanya—mengungkapkan bahwa kawasan Register 45 dulunya merupakan tanah adat milik masyarakat Mesuji. “Pada masa kolonial Hindia Belanda, lahan ini dihibahkan kepada pemerintah. Setelah kemerdekaan, statusnya berubah menjadi kawasan hutan produksi terbatas di bawah kewenangan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK),” jelasnya.

Seiring waktu, sebagian besar kawasan tersebut kemudian dikelola melalui skema Hak Guna Usaha (HGU) dan dikuasai oleh PT Silva Inhutani Lampung, anak perusahaan BUMN Perhutani Group.

“Kami hanya ingin keadilan. Register 45 sudah lama dikelola oleh warga pendatang, sementara kami, anak negeri Mesuji, justru dilarang menanam di tanah leluhur kami sendiri,” ujarnya.

Warga mengaku telah bersabar bertahun-tahun menunggu penyelesaian dari Pemerintah Kabupaten Mesuji. Meski beberapa kali digelar pertemuan antara masyarakat dan pemerintah daerah, namun hasilnya dinilai tidak memuaskan dan tidak ada keputusan konkret.

“Jika hal ini terus berlarut, kami akan mengadukan langsung ke Kementerian Kehutanan,” tegasnya.

Dalam aksi damai tersebut, warga juga menyuarakan kemungkinan meminta pembagian lahan yang dikelola warga pendatang apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi. Mereka menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk aspirasi damai, bukan provokasi.

Konflik agraria di kawasan Register 45 diketahui telah terjadi sejak awal tahun 2000-an. Perselisihan ini tak jarang memicu ketegangan, baik secara horizontal antara masyarakat lokal dengan pendatang, maupun secara vertikal antara warga dengan aparat negara.

Masyarakat berharap, kehadiran negara di tengah konflik agraria tidak hanya sebatas menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga membawa solusi nyata dalam bentuk keadilan agraria.

Pantauan di lokasi menunjukkan, aksi berlangsung damai dan tertib, di bawah pengamanan ketat aparat gabungan dari TNI, Polri, Polisi Kehutanan, serta Satpol PP. (Yusri)

Bhabinkamtibmas Simpang Pematang Sosialisasikan Pencegahan Karhutla di Mesuji

0

DETEKSI.co – LAMPUNG , Bhabinkamtibmas Polsek Simpang Pematang, Brigpol Agus Sudirman, S.H., menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Simpang Pematang, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, Lampung.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla dan pentingnya upaya pencegahan sejak dini.

Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Simpang Pematang, AKP Dedi Yohanes, S.H., M.H., mengatakan bahwa sinergi antara aparat dan masyarakat sangat penting dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Kita harus bersama-sama menjaga lingkungan, terutama dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan yang bisa menimbulkan kerugian besar serta merusak ekosistem,” ujar AKP Dedi Yohanes pada Minggu (3/8/2025).

Melalui kegiatan ini, lanjutnya, masyarakat diberikan pemahaman tentang bahaya karhutla, cara pelaporan bila terjadi kebakaran, serta langkah-langkah pencegahan.

“Brigpol Agus Sudirman bersama anggota Polsek memberikan edukasi langsung agar masyarakat tahu cara menghindari tindakan yang bisa memicu kebakaran, termasuk membakar lahan sembarangan,” tambahnya.

Tak hanya itu, warga juga diajak untuk aktif mengawasi lingkungan sekitar dan segera melaporkan jika ada tanda-tanda kebakaran hutan atau lahan.

Kapolsek juga menekankan pentingnya keterlibatan tokoh masyarakat (Tomas), perangkat desa, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan yang aman dan lestari.

“Sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk melindungi alam dan kehidupan masyarakat dari ancaman karhutla. Kami mengajak semua pihak untuk peduli dan bekerja sama menjaga keberlanjutan lingkungan,” tutup AKP Dedi Yohanes. (Yusri)

Penghargaan untuk Prajurit Berprestasi “Dedikasi dan Pengabdian yang Diakui”

0

DETEKSI.co-NTT, Dalam momen bersejarah di Markas Korem 161/Wira Sakti, Danrem Kolonel Inf Hendro Cahyono memberikan penghargaan kepada para prajurit berprestasi dalam acara serah terima jabatan yang penuh makna. Penghargaan ini diberikan kepada Dansatgas Sektor Barat Yonarhanud 15/DBY, Letkol Arh. Reindi Trisetyo, beserta empat belas anggota personel Satgas yang telah menunjukkan dedikasi dan kontribusi luar biasa.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Dansatgas Sektor Timur Yonif 741/GN, Letkol Inf. Gafur Thalib beserta dua puluh satu anggota personil, dan juga media yang aktif mendukung publikasi kegiatan Korem.

Acara ini menjadi momen penting untuk mengapresiasi para prajurit yang tidak hanya menjalankan tugasnya dengan baik, tetapi juga berperan aktif dalam menyebarluaskan informasi tentang kegiatan TNI di wilayah Korem 161/Wira Sakti. Penghargaan ini mencerminkan komitmen TNI untuk menghargai setiap usaha dan kontribusi yang dilakukan oleh anggotanya serta mitra media.

Dalam sambutannya, Danrem Hendro Cahyono mengingatkan agar para prajurit tidak cepat puas dengan pencapaian yang telah diraih.

“Teruslah meningkatkan pengabdian dan dedikasi, karena tugas kita adalah melayani dan melindungi bangsa,” ujarnya. Pesan ini menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus berupaya memberikan yang terbaik bagi negara dan masyarakat.

Dengan penghargaan ini, diharapkan akan semakin banyak prajurit yang terinspirasi untuk berprestasi dan berinovasi dalam setiap tugas yang diemban. Semangat pengabdian dan komitmen untuk melayani bangsa harus senantiasa membara dalam diri setiap anggota TNI, demi Indonesia yang lebih baik. (Pen Yonarhanud 15/DBY)