Beranda blog Halaman 339

Perkuat Kerja Sama Pertahanan, Kasad Sambut Hangat Kunjungan Kehormatan Kasad Singapura

0

DETEKSI.co-Jakarta, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menyambut hangat kunjungan kehormatan Chief of Singapore Army, Major General Cai Dexian di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Senin (7/7/2025). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat kerja sama pertahanan antara Angkatan Darat kedua negara.

Kunjungan diawali dengan upacara penyambutan tamu kehormatan, dilanjutkan dengan _Courtesy Call_ antara Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Major General Cai Dexian. Dalam pertemuan tersebut, kedua pimpinan Angkatan Darat itu membahas berbagai program kerja sama militer yang telah berjalan serta merancang penguatan kerja sama ke depan.

Beberapa agenda yang dibahas meliputi pelaksanaan Latihan Bersama (Latma) rutin antara TNI AD dan Angkatan Darat Singapura, yaitu Latma Chandrapura dan Safkar Indopura yang dijadwalkan berlangsung pada bulan September dan Oktober 2025 mendatang.

Selain latihan bersama, kerja sama pendidikan dan pertukaran personel juga menjadi salah satu fokus pembahasan. Untuk personel TNI AD, program yang diikuti antara lain The Goh Keng Swee Command and Staff College (GKS CSC), Battalion Tactics Course, serta Distinguished Graduate Visit (DGV). Sementara dari pihak Singapura, personel Angkatan Daratnya akan mengikuti Pendidikan Reguler Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Dikreg Sesko AD).

Pertemuan ini diharapkan semakin mempererat hubungan bilateral kedua negara di bidang pertahanan melalui kerja sama militer yang dilandasi semangat persahabatan, saling percaya, keterbukaan, dan penghormatan.

Di akhir rangkaian acara, kedua Kepala Staf Angkatan Darat tersebut saling bertukar cenderamata, sebagai simbol apresiasi dan komitmen untuk terus memperkuat hubungan yang telah terjalin baik di antara kedua Angkatan Darat. (Dispenad)

Wujudkan Ekonomi Syariah, Pemko Medan Siap Jalin Koordinasi Dengan MES

0

DETEKSI.coMedan, Pemko Medan menyatakan siap menjalin koordinasi dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) untuk mewujudkan dan meningkatkan ekonomi syariah. Salah satunya mendorong pelaku UMKM untuk memiliki sertifikat halal.

Hal ini disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas ketika menerima audiensi Pimpinan Wilayah Masyarakat Ekonomi Syariah (PW MES) Sumut yang diketuai Musa Rajecksah di rumah dinas Wali Kota Medan, Senin (7/7/26). Selain bersilaturahmi kehadiran PW MES Sumut ini juga untuk melaporkan kepada Rico Waas bahwa Medan menjadi tuan rumah perayaan Milad atau ulang tahun MES.

“Pemko Medan siap berkoordinasi dengan MES untuk mendorong pelaku usaha memiliki sertifikat halal. Selain itu terkait juga labelisasi Kawasan Halal Aman dan Sehat (Khas)”, kata Rico Waas didampingi Kadis UKM Koperindag Benny Iskandar dan Kabag Kesra Abu Kosim.

Dijelaskan Rico Waas UMKM saat ini menjadi sektor penting dalam meningkatkan perekonomian, namun hal lain yang tidak kalah pentingnya juga adalah labelisasi halal terhadap produk UMKM. Sebab labelisasi halal saat ini bukan hanya sekedar berbicara terkait agama namun menjadi kebutuhan untuk menjaga produk UMKM tersebut.

“Seperti kemarin saya menghadiri acara yang diinisiasi Dubes Korea Selatan yang bertajuk K- Halal. Ini menunjukkan bahwa labelisasi halal dari suatu produk menjadi kebutuhan. Sebab banyak produk dari Korea yang memiliki label halal sehingga membuat konsumen menjadi aman dan terjaga”, jelas Rico Waas.

Menurut Rico Waas, saat ini Pemko Medan terus mendorong pelaku UMKM untuk mengurus dan memiliki sertifikat halal agar produknya aman dan terjaga sehingga akan berdampak dengan meningkatnya perekonomian.

“Selain UMKM, sektor lainnya yang bisa untuk meningkatkan perekonomian syariah adalah di bidang Fashion. Seperti produk hijab yang diyakini Kota Medan bisa merajai pasar dan dapat bersaing dengan kota lainnya. Kami berharap MES dapat menjadi salah satu bagian untuk mewujudkannya”, ucap Rico Waas.

Terkait Milad MES, Rico Waas menyampaikan Pemko Medan menyambut baik dan mendukung kegiatan ini digelar di Kota Medan. Tentunya dijadikannya Medan sebagai tempat digelarnya perayaan Milad MES akan semakin membuat ekonomi syariah di kota Medan lebih berkembang dan meningkat.

Sebelumnya Ketua PW MES Sumut, Musa Rajecksah menjelaskan bahwa Kota Medan akan menjadi tuan rumah pelaksanaan perayaan Milad atau ulang tahun MES. Direncanakan kegiatan ini akan dilakukan pada tanggal 25 juli 2025 di istana Maimun.

“MES selama ini berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan ekonomi syariah. Di milad tahun ini Kota Medan menjadi tuan rumah perayaannya, kami berharap bapak Wali Kota dapat mendukung dan hadir pada acara milad tersebut”, jelas Musa Rajecksah.

Terkait dengan koordinasi, Musa Rajecksah menyatakan akan bergandengan tangan dengan Pemko Medan untuk meningkatkan ekonomi syariah. Karena MES selama ini telah aktif dalam kegiatan ekonomi syariah, seperti menjadi narasumber dalam sosialisasi ekonomi syariah, memberikan pendampingan sertifikat halal pelaku usaha dan pembentukan zona Khas ( Kawasan Halal Aman dan Sehat). (Red/d)

Bupati Sergai Lepas 1.117 Mahasiswa Unimed KKN di 56 Desa

0

Deteksi.co – Sergai, Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya secara resmi menerima dan melepas 1.117 mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Sergai. Acara digelar di halaman Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Senin (7/7/2025).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Unimed yang kembali menempatkan mahasiswanya di Tanah Bertuah Negeri Beradat.

“Terima kasih kepada Rektor Unimed atas kepercayaannya. KKN ini bukan hanya program akademik, tetapi juga bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mencerdaskan dan mensejahterakan masyarakat,” ujar Darma Wijaya.

Ia berharap, para mahasiswa mampu mengidentifikasi permasalahan desa dan memberikan solusi yang relevan. Hasil temuan di lapangan diharapkan dapat menjadi masukan berharga bagi kebijakan pemerintah daerah.

“Mahasiswa adalah agen perubahan. Kembangkan ilmu dan teknologi dalam bentuk motivasi serta inovasi yang bisa diterapkan di desa. Jadilah inovator yang mampu membuka peluang usaha dan memberdayakan potensi lokal,” pesannya.

Bupati yang akrab disapa Bang Wiwik ini juga mengajak mahasiswa menjadikan KKN sebagai momentum membangun empati sosial serta mendukung program pemulihan ekonomi daerah. Ia menekankan pentingnya sinergi antara program KKN dan pembangunan daerah.

“Dengan semangat bersama, mari kita wujudkan Sergai yang Mantab: Maju, Tangguh, dan Berkelanjutan,” tutupnya.

Mahasiswa KKN Unimed akan ditempatkan di 56 desa yang tersebar di 17 kecamatan di Sergai. Kegiatan berlangsung selama 40 hari, mulai 7 Juli hingga 17 Agustus 2025.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Staf Ahli Bupati Drs. Zulfikar, Kepala Bappeda Rusmiani Purba, SP, M.Si, Kepala Kesbangpol Drs. Nasrul Azis Siregar, para camat, Sekretaris LPPM Unimed Ricky Andi Syahputra, S.Pd, M.Sc, serta tim dosen pendamping.(Budi)

Audit Dana Desa Masundung Dilakukan Setelah Laporan Dugaan Penyelewengan

0

Kepala Inspektorat Tapteng, Mulyadi Malau. (DETEKSI.co/Job Purba)

DETEKSI.co – Tapteng, Inspektorat Inspektorat Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) membentuk tim audit untuk menyelidiki dugaan penyalahgunaan Dana Desa Masundung tahun anggaran 2022-2024.

Langkah ini diambil menyusul laporan masyarakat yang diterima melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dan Kejaksaan Negeri Sibolga.

Kepala Inspektorat Tapteng, Mulyadi Malau, menyatakan bahwa laporan tersebut menyebutkan dugaan penyelewengan dana desa oleh oknum Kepala Desa Masundung.

Laporan tersebut juga menuding kurangnya transparansi dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes), sehingga masyarakat tidak dilibatkan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban dana tersebut.

Lebih lanjut, laporan tersebut juga menyebutkan adanya penyalahgunaan wewenang dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan desa, dan pemberdayaan masyarakat desa yang dinilai tidak adil dan melanggar aturan.

Mulyadi menjelaskan bahwa penyelidikan sempat tertunda karena laporan serupa juga ditangani Kejaksaan Negeri Sibolga berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Kepala Kejaksaan Negeri Sibolga Nomor: PRIN-05/L.2.13.4/Fd.1/03/2025 tanggal 19 Maret 2025.

Setelah Kejaksaan Negeri Sibolga melimpahkan laporan tersebut, Inspektorat Tapteng dapat memulai audit.

Kejaksaan Negeri Sibolga telah memeriksa Kepala Desa Masundung, Hotmartogi Batubara, terkait hal ini.

“Semua laporan masyarakat akan ditindaklanjuti tanpa intervensi pihak manapun,” tegas Mulyadi.

“Proses ini memang membutuhkan waktu, namun kasus Desa Masundung menjadi prioritas kami. Kami meminta kesabaran masyarakat, dan memastikan semua laporan akan diproses sesuai aturan dan hukum yang berlaku, ujarnya di Pandan Senin (7/7/2025). (Job Purba)

Kapolresta Barelang Pimpin Sertijab Tujuh Pejabat, Tegaskan Komitmen Pelayanan Kepolisian

0

DETEKSI.co-Batam, Sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan rotasi kepemimpinan di lingkungan Kepolisian Daerah Kepulauan Riau, Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin, memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat penting di jajaran Polresta Barelang. Kegiatan berlangsung khidmat di Lapangan Apel Mapolresta Barelang, Senin (7/7/2025).

Upacara Sertijab ini merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Kapolda Kepri Nomor STR/237/VI/KEP./2025 tertanggal 19 Juni 2025, yang mengatur pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Kepri. Acara diawali pengambilan sumpah jabatan, dilanjutkan penandatanganan berita acara serah terima serta pakta integritas sebagai wujud komitmen terhadap integritas dan profesionalitas kerja.

Serah terima jabatan meliputi posisi Kabaglog Polresta Barelang serta enam Kapolsek di wilayah hukum Polresta Barelang, yaitu Nongsa, Sekupang, Kawasan Pelabuhan Batam (KKP), Bengkong, Sagulung, dan Belakang Padang. Turut hadir dalam kegiatan ini Wakapolresta Barelang AKBP Fadli Agus; Ketua Bhayangkari Cabang Kota Barelang Ny Utie Zaenal; Wakil Ketua Bhayangkari Ny Lya Fadli Agus; para pejabat utama (PJU), seluruh Kapolsek jajaran, personel Polresta Barelang, serta anggota Bhayangkari Cabang Kota Barelang.

Adapun pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan sebagai berikut:

1. Kabaglog Polresta Barelang: dari Kompol Hippal Tua Sirait kepada AKP Paisol Hadi Susila
2. Kapolsek Nongsa: dari Kompol Efendri Ali kepada Kompol Dr Arsyad Riyandi.
3. Kapolsek Sekupang: dari Kompol Benhur Gultom kepada Kompol Hippal Tua Sirait.
4. Kapolsek Kawasan Pelabuhan Batam (KKP): dari AKP Yuhendri Januar kepada AKP Zharfan Edmond.
5. Kapolsek Bengkong: dari IPTU Doddy Basyir kepada IPTU Yuli Endra.
6. Kapolsek Sagulung: dari IPTU Rohandi Parlindungan Tambunan kepada IPTU Husnul Afkar.
7. Kapolsek Belakang Padang: dari IPTU Sonny Fajri kepada AKP Asril.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Zaenal Arifin mengapresiasi pengabdian dan kerja keras para pejabat lama yang telah bertugas di wilayah hukum Polresta Barelang. Ia juga menyampaikan harapan agar pejabat baru dapat segera beradaptasi dan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Selalu berbuat baik kepada masyarakat adalah salah satu amanah yang harus kita emban. Semoga setiap tindakan kita menjadi ibadah bagi kita semua,” tutur Kombes Pol Zaenal Arifin dalam sambutannya.

Rotasi jabatan ini diharapkan membawa penyegaran organisasi sekaligus memperkuat kinerja Polresta Barelang dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat di wilayah Kepulauan Riau. (Hendra S)

Meski AHU Sudah Diblokir Tapi HNK Tetap Gembok Beberapa Ruangan UDA

0

DETEKSI.co-Medan, Meski surat Administrasi Hukum Umum (AHU) Yayasan Perguruan Darma Agung (YPDA) yang dipimpinnya sudah diblokir Dirjen AHU Kementerian Hukum RI, namun Hana Nelsri Kaban tetap melakukan penggembokan terhadap beberapa ruangan di Universitas Darma Agung (UDA). Tindakan tidak terpuji itu dilakukan Hana agar para dosen dan pegawai YPDA dibawah pimpinan Partahi Siregar tidak dapat melakukan aktifitasnya.

Hal itu terbukti Senin pagi (7/7/2025), ketika puluhan dosen dan pegawai akan memasuki ruangan di fakultas masing-masing, ruangan dosen terkunci khususnya ruang Dekan digembok. Bukan itu saja, ruang kerja Rektor UDA dan ruangan para wakil rektor juga terlihat digembok,

Kondisi ini membuat para dosen dan pegawai yang hadir tidak dapat memasuki ruangan, pada hal puluhan dosen dan pegawai datang untuk mengajar dan bekerja.

“Itu tindakan tidak terpuji, fungsionaris (dekan ) dan pegawai mau bekerja dihalangi mereka dengan menggembok pintu ruangan,” kata Rektor UDA Dr. Lilis S Gultom. Lilis yang dikukuhkan sebagai Rektor oleh Ketua YPAD Partahi Siregar atas usulan senat itu menambahkan, YPDA pimpinan Hana Nelsri Kaban (HNK) seharusnya tidak boleh melakukan tindakan apa pun di UDA mengingat AHU mereka sudah diblokir oleh Dirjen AHU kementerian Hukum.

Lagi pula sebutnya, kebijakan yang dilakukan oleh Hana sama sekali tidak membangun UDA agar lebih baik bahkan menurutnya malah memperburuk kualitas pendidikan di UDA karena banyak dosen dan pegawai tidak bisa melaksanakan tugasnya setelah Hana memproklamirkan dirinya sebagai ketua YPDA.

Kita berharap L2Dikti segera mengeluarkan surat perlindungan untuk UDA dan kita harapkan juga Irjen pendidikan tinggi untuk segera menuntaskan dualisme di UDA.

“Setelah AHU versi mereka diblokir maka kita kembali ke akta 12 thn 2022, bahwa Ketua YPDA adalah Bapak Partahi Siregar hingga tahun 2027,” katanya.

Sementara itu salah seorang ahli waris DR. TD. Pardede yakni Dr. Gomgom Siregar mempertanyakan kenapa dirinya dilarang masuk ke kampus UDA. “Saya ahli waris, tapi saya pun dilarang masuk ke kampus ini. Tanah ini, tanah ompung saya,” kata Gomgom yang juga adalah Direktur Pasca Sarjana di UDA itu.

Tampak dalam rombongan Wakil Rektor 1 Besti Rohana Simbolon, Wakil Rektor 2 Jonner Lumbangaol, Wakil Rektor 3 Zulkarnaen Nasution, Dekan Fakultas Hukum Muhammad Taufiqurahman, Dekan FKIP Rosma Nababan, Dekan Fakultas Pertanian Nelly Sinaga, Dekan Fakultas FIK Hetty Pakpahan, Dekan Fakultas Ekonomi Sabar Simatupang dan sejumlah dosen dan pegawai. (moe)

Ketua AJH Medan Kecam Pesta Gay di Puncak, Minta Penyelenggara Diproses Hukum

0
Ketua DPD AJH Kota Medan, M. Rais soroti aksi tawuran.
Ketua DPD AJH Kota Medan, M. Rais soroti aksi tawuran.
DETEKSI.co-Medan, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Aliansi Jurnalis Hukum (DPD AJH) Kota Medan, Muhammad Rais, menyampaikan kecaman keras atas kegiatan pesta gay yang digerebek polisi di kawasan Megamendung, Puncak, Bogor, Jawa Barat. Ia meminta agar pihak kepolisian tidak hanya berhenti pada penangkapan peserta, tetapi juga memeriksa dan memproses hukum penyelenggara kegiatan tersebut.

“Polisi harus menindak tegas penyelenggara acara. Kegiatan seperti ini tidak hanya mencederai norma sosial dan agama, tetapi juga melanggar hukum yang berlaku,” ujar Rais kepada wartawan DETEKSI.co, Minggu (6/7/2025).

Rais menilai, tindakan pesta sesama jenis tidak hanya menyimpang secara moral, tetapi juga membawa potensi risiko kesehatan dan sosial yang besar. Ia berharap para pelaku bisa menyadari kesalahan mereka.

“Kami berharap mereka sadar dan memahami bahwa perbuatan seperti ini bertentangan dengan nilai-nilai moral dan berpotensi merusak tatanan sosial masyarakat,” tambahnya.

Perspektif Agama dan Hukum
Menurut Rais, dalam pandangan Islam, perilaku homoseksual sudah dikenal sejak zaman Nabi Luth AS. Dalam Al-Qur’an diceritakan bahwa umat Nabi Luth yang melakukan penyimpangan seksual dihukum dengan azab berat oleh Allah SWT sebagai bentuk balasan atas perbuatan mereka.

Secara hukum, Rais mengutip Pasal 292 KUHP yang mengatur larangan perbuatan cabul sesama jenis terhadap anak atau remaja. Namun ia juga mengakui bahwa pasal tersebut memiliki kelemahan karena tidak mengatur secara eksplisit mengenai hubungan homoseksual antar orang dewasa.

Larangan yang lebih tegas, menurutnya, tercantum dalam Pasal 414 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Baru, yang secara jelas mengatur larangan mengenai perbuatan homoseksual.

Sebelumnya diberitakan, pihak kepolisian menggerebek pesta gay berkedok “family gathering” yang digelar di sebuah vila di kawasan Puncak. Dalam penggerebekan yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Bogor, sebanyak 75 orang diamankan, terdiri dari pria dewasa berusia antara 21 hingga 50 tahun.

Menurut Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Teguh Kumara, dari hasil pemeriksaan medis yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, ditemukan bahwa 30 peserta dinyatakan reaktif HIV dan sifilis.

Sebagian besar peserta telah dipulangkan, namun pihak kepolisian masih mendalami peran penyelenggara dan kemungkinan pelanggaran hukum lainnya.(Dofu Gaho)

Colorful Medan Night Carnival 2025 Berlangsung Meriah, Rico Waas: Tunjukkan Kota Medan Ke Dunia Melalui Kebudayaan

0

DETEKSI.co-Medan, Parade Budaya Colorful Medan Night Carnival 2025 yang digelar Pemko Medan dalam rangka merayakan Hari Jadi Ke- 435 tahun Kota Medan berlangsung meriah dan semarak, Sabtu (5/7/25). Ribuan masyarakat yang hadir dan meramaikan event tersebut pun terpukau melihat berbagai penampilan kebudayaan dan pertunjukan kesenian multietnis.

Sejak sore pukul 18:00 Wib masyarakat sudah memadati jalan Ahmad Yani (Kesawan) sampai jalan Balai Kota yang menjadi tempat diselenggarakannya Parade Budaya Colorful Medan Night Carnival 2025. Kehadiran Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas didampingi Ketua TP PKK Kota Medan Ny Airin Rico Waas dengan mengenakan pakaian Melayu berwarna krem menambah kemeriahan dan kesemarakan perhelatan tersebut.

Pertunjukan kesenian multietnis menjadi tanda dimulainya Parade Budaya Colorful Medan Night Carnival 2025. Pada kegiatan ini hadir juga Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap bersama Istri Wakil Wali Kota Medan Ny Martinijal Zakiyuddin dengan mengenakan pakaian adat Mandailing.

Selanjutnya diawali dengan marching band, penampilan parade budaya dengan mengenakan kostum karnaval disambut tepuk tangan dan antusias masyarakat. Beragam jenis kostum karnaval yang unik dan penuh kreatifitas ditampilkan dalam event yang termasuk bagian dari Colorful Medan Carnival 2025.

Setelah kostum karnaval, kendaraan hias dengan desain bertema HUT Kota Medan ke- 435 tahun dan ornamen melayu juga tampil mengisi Parade Budaya ini. Kemudian turut memeriahkan Parade Budaya Colorful Medan Night Carnaval 2025 kontingen dari Kabupaten/ Kota dengan menampilkan kebudayaan masing-masing dari mereka.

Keikutsertaan Kabupaten/Kota ini sebagai bentuk dukungan dan ucapan selamat atas hari jadi kota Medan ke- 435. Kabupaten/Kota tersebut diantaranya Kabupaten Langkat, Kabupaten Labuhan Batu, Kabupaten Bireuen, Kabupaten Deliserdang dan Kabupaten Toba.

Usai parade budaya dari Kabupaten/Kota, penampilan kontingen dari sejumlah komunitas kesenian seperti Reog Ponorogo, tarian Tor-tor Sigale-gale dan atraksi barongsai serta komunitas hobi membuat suasana bertambah semarak dan pandangan masyarakat tertuju kepada penampilan mereka.

Selain itu, 21 Kecamatan se- Kota Medan juga ikut andil memeriahkan Parade Budaya Colorful Medan Night Carnaval 2025 dengan tampil mengenakan berbagai pakaian adat dan etnis yang ada di Kota Medan. Penampilan 21 Kecamatan ini menandai bahwa Kota Medan adalah Kota Multikultural dengan beragam kebudayaan, suku dan etnis yang hidup saling berdampingan.

Setelah menyaksikan parade Budaya Colorful Medan Night Carnaval 2025, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan rasa syukur dan bangganya terhadap beragam kebudayaan yang ada di Kota Medan.

“Alhamdulillah kita bisa lihat bagaimana luar biasanya budaya yang ada di Kota Medan, begitu banyak kebudayaan dengan keunikan dan mewahnya”, kata Rico Waas didampingi Ny Airin Rico Waas.

Menurut Rico Waas, melalui Parade Budaya ini, kita bisa menunjukan berbagai macam kebudayaan yang ada di Kota Medan. Bahkan, tadi ada kebudayaan dari Simalungun, Dairi, Aceh, Minang, Melayu, Jawa dan Maluku. Selain itu ada juga kebudayaan dari India, Tionghoa dan Arab.

“Itulah Kota Medan, luar biasanya. Ragam kebudayaan ini yang ingin kami tunjukkan kepada dunia luar dan masyarakat Indonesia, bahwa kota Medan ini lengkap sekali budayanya”, Jelas Rico Waas .

Orang nomor satu di kota Medan ini juga mengapresiasi Parade Budaya Colorful Medan Night Carnaval, mudah-mudahan perhelatan ini dapat terus berlanjut guna melestarikan kebudayaan melalui kegiatan seperti ini.

“Pesan saya untuk masyarakat Kota Medan di HUT Kota Medan ke- 435 tahun, tetap bersatu karena Medan untuk semua, semua untuk Medan. Mari berbuat bersama-sama. Saya juga sampaikan pesan kepada rekan-rekan Pemko Medan ayo bergandeng tangan, saya gak bisa sendirian. Ayo kita berjabat tangan bersama, siap jalan kedepan”, pungkasnya.

Turut hadir, Ketua DPRD Kota, Medan Wong Cun Sen, Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnain, Sekda, Wiriya Alrahman, Ketua Dharmawanita Kota Medan Ny Ismiralda Wiriya Alrahman, Para Konjen Negara Sahabat, Unsur Forkopimda dan segenap Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Medan.(Red/d)

Santri Rentan Terpapar Radikalisme, Ustadz Eks Napiter Ingatkan Bahaya Intoleransi

0

DETEKSI.co-Medan, Para santri dinilai menjadi salah satu kelompok yang rentan terpapar paham radikalisme dan intoleransi. Hal ini disebabkan karena sebagian besar dari mereka masih berusia remaja dan sedang berada dalam fase pencarian jati diri.

“Adik-adik kita para santri ini masih dalam fase mencari identitas. Mereka masih polos dan kosong. Ini menjadikan mereka sasaran empuk bagi penyebar paham radikal dan terorisme,” ujar Ustadz Rony Syamsuri Lubis, mantan narapidana terorisme (Napiter), saat memberikan paparan dalam kegiatan bertema “Mengimplementasikan Nilai-Nilai Pancasila Guna Mencegah Penyebaran Paham Radikal dan Intoleransi” di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan, Sabtu (5/7).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan pimpinan pondok pesantren, Ustadz Rudiansyah, serta para santri sebagai peserta utama.

Dalam paparannya, Ustadz Rony yang kini menjabat sebagai Ketua X-TERNAL (Ex-Terrorist Intern Alliance) wilayah Sumatera Utara, menjelaskan bahwa terdapat beberapa faktor yang menjadi celah masuknya paham radikal di tengah masyarakat, khususnya kalangan muda. Faktor-faktor tersebut antara lain: ketimpangan sosial ekonomi, rendahnya pendidikan kebangsaan, eksklusivisme beragama, kekecewaan terhadap pemerintah, serta ketidakadilan sosial.

“Narasi keadilan sering digunakan oleh kelompok tertentu sebagai dalih untuk berbuat anarkis. Ketidakadilan sosial membuka jalan bagi tumbuh suburnya paham radikal,” ungkapnya.

Ustaz Rony juga membagikan kisah pribadinya saat dirinya ditangkap sebagai pelaku terorisme. Ia mengaku penangkapan itu menjadi titik balik dalam hidupnya.

“Saat saya ditangkap, saya mulai sadar bahwa ada kekuatan asing yang berusaha mengacaukan Indonesia dengan memanfaatkan ideologi teror, radikalisme, dan intoleransi. Ini adalah bentuk proxy war untuk menjatuhkan Indonesia tanpa peperangan terbuka,” terangnya.

Pancasila, Solusi Menangkal Radikalisme
Menurut Rony, Pancasila adalah solusi ideologis yang kuat untuk menangkal radikalisme dan intoleransi. Nilai-nilai yang terkandung dalam setiap sila mencerminkan keseimbangan antara spiritualitas, toleransi, keadaban, nasionalisme, demokrasi, hingga keadilan sosial.

  • Sila pertama, mengajarkan nilai spiritualitas dan toleransi antar umat beragama.
  • Sila kedua, menanamkan adab, kesantunan, dan anti kekerasan.
  • Sila ketiga, menumbuhkan nasionalisme inklusif.
  • Sila keempat, menjunjung tinggi demokrasi dan musyawarah.
  • Sila kelima, menekankan pemerataan keadilan dan kesejahteraan sosial.

“Pancasila mencakup semua aspek untuk mencegah ideologi ekstrem masuk ke dalam pemikiran generasi muda kita,” tegasnya.

Rony juga menjelaskan bahwa intoleransi adalah akar dari radikalisme, ekstremisme, hingga terorisme. Intoleransi muncul dari sikap menolak keberadaan perbedaan, yang kemudian berkembang menjadi kebencian, diskriminasi, bahkan tindakan kekerasan.

“Intoleransi adalah ketidakpedulian terhadap eksistensi orang lain. Ia muncul dalam bentuk sikap yang tidak manusiawi, yang memicu konflik atas dasar perbedaan,” jelasnya.

Sebaliknya, toleransi adalah kunci keharmonisan dalam masyarakat majemuk. Toleransi berarti menghargai perbedaan, baik dari sisi agama, budaya, maupun pandangan sosial. Hal ini menjadi landasan untuk membangun kehidupan bersama yang inklusif, damai, dan saling menghormati.

“Toleransi bukan hanya sikap, tapi juga tindakan nyata yang harus dijaga oleh semua pihak agar kita bisa menciptakan masyarakat yang damai dan sejahtera,” pungkas Ustadz Rony.(Zul)

Supianto Romo, Apresiasi Dan Dukung GPS Sidomulyo

0

DETEKSI.co-Langkat, Apresiasi dan dukungan Supianto Romo sebagai ketua Taruna merah Putih Kabupaten Langkat terhadap Gerakan Peduli Sesama (GPS) desa Sidomulyo kecamatan Binjai.

“Apa yang telah dilakukan Gerakan Peduli Sesama (GPS) desa Sidomulyo sangat bagus, sudah banyak yang di buat GPS dalam membantu sesama, seperti yang dilakukan hari ini.” Terang Supianto.

” Semoga apa yang telah di lakukan GPS dapat terus berlanjut dan lebih baik lagi. Terima kasih atas undangannya dan selamat atas usia 4 tahun masa bekerja dan berdirinya GPS ” tambahnya.

Hal tersebut disampaikan Supianto Romo saat menghadiri hari jadi GPS yang ke -4 tahun bertempat di sekretariat GPS Jalan Bhakti Desa Sidomulyo kecamatan Binjai, Minggu (05/07/2025)

Peringatan tersebut di warnai pemotongan tumpeng, penyantunan sebanyak 127 anak yatim, piatu sedesa Sidomulyo, pemberian sembako kepada para dhuafa yang ada didesa tersebut dan penyampaian tausiah terkait sedekah oleh Al ustadz yang sengaja di undang oleh panitia.

Samin, Ketua Gerakan Peduli Sesama (GPS) Desa Sidomulyo dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada Supianto Romo, kepala desa Sidomulyo dan para donatur yang telah banyak membantu mereka dalam membantu masyarakat desa Sidomulyo.

“Kini GPS tidak hanya ada di desa Sidomulyo tetapi juga telah berdiri di beberapa desa di Langkat dan Deli Serdang, mari kita sisihkan sedikit rezeki kita yang mana dengan Rp 20 ribu setiap bulan tersebut menjadi amal yang terus mengalir ” ajak Samin kepada masyarakat yang hadir.

Hadir juga saat itu Camat kecamatan Binjai, Ketua PKN Langkat, Kades Sidomulyo dan Babinsa desa Sidomulyo. (AR Lim).