Beranda blog Halaman 415

Bupati Langkat Terima Kunjungan Komisi III DPR RI, Perkuat Sinergitas Untuk Kamtibmas Daerah

0

DETEKSI.co-Langkat, Kunjungan kerja Anggota Komisi III DPR RI, DR. Hinca P. Panjaitan, S.H., M.H., A.C.C.S., ke Rumah Dinas Bupati Langkat disambut langsung oleh Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH, kunjungan tersebut sebagai bagian dari agenda pengawasan terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Langkat.

Dalam pertemuan yang berlangsung pada Jumat (11/4/2025), Bupati H. Syah Afandin menyampaikan apresiasi atas perhatian Komisi III DPR RI terhadap kondisi Kamtibmas di Langkat. Ia menjelaskan secara ringkas kondisi terkini wilayahnya serta berbagai langkah strategis yang telah dilakukan pemerintah daerah bersama Forkopimda untuk menciptakan stabilitas dan kenyamanan warga.

“Alhamdulillah, kondisi Kamtibmas di Langkat relatif aman dan kondusif. Namun kami tetap siaga terhadap potensi gangguan, baik dari sisi sosial maupun kriminal. Kami terus menjalin sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, Kejaksaan, dan masyarakat guna menjaga ketertiban di Langkat,” ujar Bupati.

Menanggapi hal tersebut, DR. Hinca P. Panjaitan, yang membidangi hukum, keamanan, dan hak asasi manusia, menyatakan bahwa Langkat memiliki posisi strategis yang membutuhkan perhatian lebih, khususnya dalam konteks penegakan hukum dan perlindungan HAM.

“Langkat adalah daerah yang penting secara geografis maupun sosial. Kami ingin memastikan bahwa pelaksanaan hukum dan pemeliharaan ketertiban di sini dilakukan secara profesional dan sesuai dengan prinsip hak asasi manusia. Dukungan pemerintah daerah sangat vital dalam menyukseskan tugas aparat di lapangan,” tegas Hinca.

Pertemuan juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan pejabat daerah lainnya, termasuk Letkol Arh Fx. Ibnu Hardiyanto, SE (Dandim 0203/LKT), H. Amril, S.Sos., M.AP (Sekretaris Daerah), dr. Juliana, MM (Kadis Kesehatan), serta Wahyudiharto, S.STP, M.Si (Kadis Kominfo). Dialog yang berlangsung berlangsung produktif dan menghasilkan sejumlah masukan strategis yang nantinya akan disampaikan ke tingkat pusat.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga situasi keamanan yang kondusif di Langkat, serta menjadi komitmen bersama dalam mewujudkan pemerintahan yang berkeadilan dan menjunjung tinggi hak-hak warga negara.

Sebelumnya diketahui DR. Hinca P. Panjaitan juga mengunjungi Polres Langkat dalam agenda yang sama. Ia bertemu dengan Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, SH, S.I.K, M.Si, untuk berdialog terkait situasi keamanan wilayah serta pelaksanaan tugas-tugas kepolisian dalam menjaga ketertiban dan penegakan hukum. Pertemuan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian kunjungan kerja Komisi III di Langkat untuk memastikan sinergi antara TNI-Polri, eksekutif dan legislatif berjalan harmonis serta optimal. (Tim).

Paul MA Simanjuntak Bantah Terlibat Campur Tangan Penetapan Kepling 9 Sidorame Timur

0

DETEKSI.co-Medan, Anggota DPRD Medan (PDI P) Paul Mei Anton Simanjuntak SH membantah terlibat campur tangan apalagi membeking salah satu calon Kepala Lingkungan (Kepling) 9 yang merupakan petahana di Kelurahan Sidorame Timur, Kecamatan Medan Perjuangan. Paul pun sangat menyayangkan adanya tudingan miring dari salah satu organisasi kemasyarakatan dan LSM menyatakan Dianya mendukung calon petahana.

“Saya tidak ada intervensi terkait penetapan Kepling 9 di Kelurahan Sidorame Timur, apalagi mendukung salah satu calon, ” tegas Paul Simanjuntak kepada wartawan di Medan, Minggu (12/4/2025).

Dijelaskan Paul, Dianya pun heran kok sampai ada tudingan campur tangan soal penetapan Kepling 9 hingga membeking Kepling petahana. “Saya sendiri tidak tahu menahu dan tidak mengenal apalagi jumpa maupun komunikasi dengan oknum Kepling petahana terkait pencalonan Kepling di Sidorame Timur,” terang Paul.

Paul mengatakan sangat menyayangkan oknum yang mengaku organisasi pemuda dan LSM dengan gampangnya menuding Dianya terlibat tanpa bukti dan klarifikasi sehingga menyebarkan ke media. “Ini termasuk pencemaran nama baik, apalagi menyebut nama partai,” ungkap Paul.

Menurut Paul, awalnya Dia menerima aspirasi warga yang diterima lewat WhatsApp Nya berikut foto spanduk penolakan penetapan Kepling 9. Lalu kata Paul, selaku wakil rakyat Dianya punya naluri dan merespon aspirasi warga dengan meneruskan foto spanduk tersebut ke Tapem Pemko Medan.

“Tentu dengan harapan agar aspirasi masyarakat disikapi dan ditelusuri kebenarannya oleh Pejabat Pemko Medan. Terkait kalimat isi spanduk bertuliskan Copot dan lainnya itu bukan wewenang saya. Saya bukan bermaksud memihak kepada salah satu Calon tetapi berpihak kebenaran sesuai Perda,” terang Paul.

Sementara itu, Kepling 9 yang merupakan petahana Sukarsih ketika dikonfirmasi wartawan melalui telephon, Sabtu (12/4/2025) menyebut tidak pernah minta tolong, mengadu ataupun komunikasi dengan anggota DPRD Medan Paul MA Simanjuntak, apalagi masalah Kepling.

Bahkan Sukarsih pun mengatakan tidak tahu menahu soal pemasangan spanduk yang isinya menolak Kepling yang telah ditetapkan oleh pihak Kelurahan atau Kecamatan. (moe)

Paul Simanjuntak Minta Pemko Medan Pastikan Warga Lansia Dapat Bansos dan Layanan Kesehatan

0

DETEKSI.co-Medan, Ketua Komisi IV DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak SH minta Pemko Medan melalui Dinas Kesehatan memastikan seluruh warga Medan yang lanjut usia (Lansia) mendapat bantuan sosial serta pelayanan kesehatan. Hal itu merupakan kewajiban dan memiliki regulasi yang tertuang dalam Perda.

“Kita harapkan penerapan Perda dengan benar. Sehingga seluruh warga Medan yang Lansia mendapat bantuan sosial dan layanan kesehatan yang memadai,” ujar Paul.

Hal itu disampaikan ketika menggelar sosialisasi Perda (Sosper) ke IV Tahun 2025 produk hukum Pemko Medan Perda No 2 Tahun 2024 tentang Perlindungan Penyandang Disabilitas dan Lanjut Usia di Jl Suasa Tengah Gg Lestari lingkungan V Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, Sabtu (12/4/2025) siang.

Dikatakan Paul, masih banyak warga lansia di Medan yang belum tersentuh bantuan sosial. Dianya berharap ke depan agar Dinas Kesehatan berkordinasi dengan Kepling melakukan pendataan warga lansia. Lalu kemudian memastikan seluruh Lansia mendapat bantuan.

Seperti keluhan yang disampaikan Nani Siregar salah satu warga Lansia di Gg Lestari Mabar Hilir. Ketika mengikuti acara sosper menyampaikan Dianya tidak pernah mendapat bantuan sosial apalagi yang disebut peserta PKH. Nani berharap agar ke depan seluruh Lansia mendapat bansos.
“Apalagi ada Perda yang mengatur. Kami lansia di sini banyak dan belum pernah ada bantuan. Tolong lah kami didata di lingkungan ini, ” pinta Nani yang diamini banyak warga peserta sosper.

Menurut Nani, pemerintah sepatutnya tetap memperhatikan kebutuhan warga lansia. Begitu juga soal program pemerintah saat ini yakni makan gratis dinilai mubajir. Kiranya pendidikan gratis hingga SLTA lebih prioritas ketimbang makan gratis.

Kemudian Paul Simanjuntak melanjutkan sosper yang sama gelombang ke dua di Jl Kawat I Gg Turi, lingkungan 19, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Sabtu (12/4/2025) sore.

Hadir saat sosper di dua lokasi, perwakilan OPD Pemko Medan, tokoh agama, tokoh masyarakat dan ratusan warga peserta sosper.

Seperti diketahui, Perda No 2 Tahun 2024 tentang Perlindungan Penyandang Disabilitas dan Lanjut Usia ini terdiri VI BAB dan 147 Pasal. Ditetapkan di Medan 11 Januari Tahun 2024 oleh Walikota Medan M Bobby Afif Nasution dan diundangkan oleh Sekretaris Kota Medan Wirya Alrahman.

Dalam BAB II Pasal 2 disebutkan adapun tujuan Perda adalah untuk memberikan penghormatan, pemudahan hak, dan perlindungan bagi penyandang Disabilitas dan lansia. Ragam disabilitas itu seperti fisik, intelektual, mental dan sensorik.

Dan di Pasal 4 disebutkan juga beberapa hak penyandang disabilitas yakni hidup, bebas dari stigma, keadilan dan perlindungan hukum, privasi, pendidikan, pekerjaan, kewirausahaan, koperasi dan kesehatan.

Begitu juga soal bantuan, di Pasal 120 diatur soal bantuan sosial yaitu Pemerintah daerah memfasilitasi penyelenggaraan bantuan sosial kepada Lansia potensial tidak mampu untuk meningkatkan taraf kesejahteraannya. (moe)

PT. Bank Sumut Turut Berperan Dalam LDK KPMD DPP CAS – Mendes PDT RI

0

DETEKSI.co-Langkat, PT. Bank Sumut berperan strategis dalam pembangunan desa dan daerah di Sumatera Utara, hal tersebut disampaikan Adosan Nasution divisi strategis dan transformasi PT Bank Sumut dalam kegiatan sarasehan Nasional latihan dasar kepemimpinan kader pemberdayaan masyarakat desa (LDK KPMD) dalam rangka, “Penguatan Ekonomi Sektor Perdesaan Terhadap Pembangunan Desa Inovasi untuk Indonesia Maju dan Sejahtera” dilaksanakan secara offline dan online (zoom meeting) yang dilaksanakan Dewan pimpinan pusat (DPP) Central analisa strategis (CAS), Bekerjasama Dengan kementerian Desa PDT RI yang dipusatkan diKantor Desa Batu Melenggang Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara, Sabtu 12 April 2025.

Dalam kesempatan itu Adosan Nasution divisi strategis dan transformasi PT Bank Sumut yang didampingi Zul Ginting mengatakan bahwa PT. Bank Sumut berperan strategis dalam pembangunan desa dan daerah di Sumatera Utara. “Bank Sumut hadir mewujudkan komitmen mendukung pembangunan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat dan desa, mendukung segmen UMKM, khususnya Kredit Usaha Rakyat (KUR), Berperan aktif dalam pelestarian lingkungan dan membangun ekosistem bisnis yang inklusif” terang Adosan Nasution.

Ia juga mengatakan Bahwa Bank Sumut saat ini memiliki program pengembangan tanaman pisang kepok Nias di pulau Nias dan pengembangan budidaya pohon aren yang rencananya ribuan pohon aren tersebut akan di sebar di wilayah Sumatra Utara. (AR Lim)

DPP CAS Bekerjasama Dengan Kementerian Desa PDT RI, Laksanakan LDK KPMD Tingkat Nasional

0

DETEKSI.co-Langkat, Dewan pimpinan pusat (DPP) Central analisa strategis (CAS), Bekerjasama Dengan kementerian Desa PDT RI melaksanakan sarasehan Nasional latihan dasar kepemimpinan kader pemberdayaan masyarakat desa (LDK KPMD) dalam rangka, “Penguatan Ekonomi Sektor Perdesaan Terhadap Pembangunan Desa Inovasi untuk Indonesia Maju dan Sejahtera” dilaksanakan secara offline dan online (zoom meeting) diKantor Desa Batu Melenggang Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara, Sabtu 12 April 2025.

Menteri Desa PDT RI Yandri Susanto yang diwakili oleh Drs FX Nugroho Setijo Nagoro, M.Si selaku Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Kementrian Desa PDT RI dalam sambutanya, LDK KPMD adalah pelatihan untuk menjadi Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD). KPMD berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa yang bertujuan Menerapkan prinsip-prinsip partisipatif, transparansi, dan akuntabilitas dalam pembangunan desa, Membantu masyarakat mengidentifikasi masalah dan kebutuhannya, Membantu masyarakat mengembangkan kapasitasnya dalam mengatasi masalah, Membantu masyarakat mendapatkan akses terhadap pelayanan yang dibutuhkan Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang hak-hak mereka dan potensi yang dimiliki dan Memfasilitasi proses penyelesaian masalah perselisihan di desa.

Setalah menyampaikan sambutan Drs FX Nugroho Setijo Nagoro, M.Si Selanjutnya membuka secara resmi kegiatan sarasehan Nasional LDK KPMD DPP CAS Ke – 7 tersebut.

Sebagai narasumber saat itu Drs FX Nugroho Setijo Nagoro, M.Si Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Kementrian Desa PDT RI dan
Adosan Nasution divisi startegis dan transformasi PT Bank Sumut yang didampingi Zul Ginting.

Bertindak sebagai moderator M. Rusli Zamzammi Said Sekretaris Jenderal DPP CAS. Ketua umum DPP CAS Maulana Maududi dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa Penguatan Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD) dapat dilakukan melalui pelatihan dan pendidikan.

“Pelatihan dan pendidikan ini diharapkan
dapat membantu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang
Memadai sehingga mereka dapat melaksanakan tugas – tugas dengan baik nantinya” terang Maulana Maududi. (AR Lim)

Gegara Terdakwa Nurmat Cabuli Anak Tiri Terpaksa Divonis 17 Tahun Penjara di PN. Sei Rampah

0

DETEKSI.co-Sergai, Dipimpin Majelis Hakim sebagai Ketua Maria Christine Natalia Barus dan Hakim Anggota Betari Karlina dan Novita br Sembiring, Pengadilan Negeri (PN) Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menjatuhkan vonis atau putusan 17 Tahun penjara kepada Terdakwa Nurmat (46) pelaku persetubuhan terhadap anak tirinya hingga 100 kali, Kamis 10 April 2025, kemarin.

Vonis tersebut lebih berat dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Sergai,Khordy Moses Hamonangan Nainggolan dan Ayu Lestari Hutasuhut yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan hukuman penjara 15 tahun.

Dalam putusan atau vonis terdakwa Nurmat, Hakim Ketua Maria Christine Natalia Barus, selain dijatuhi hukuman pidana penjara 17 tahun potong tahanan, juga menjatuhkan  denda Rp 100 juta, subsider kurungan 3 bulan kepada terdakwa.

Seperti disebutkan dalam persidangan sebelumnya, terdakwa Nurmat merupakan ayah tiri korban dan terbukti telah menyetubuhi korban lebih dari 100 kali sejak korban berumur 11 tahun,  dimulai tahun 2018 sampai 2024.

Menyimak selama persidangan terungkap, jika korban mengalami Disabilitas Intelektual. Berdasarkan keterangan Ahli, korban yang masih dibawah umur memiliki IQ 30 poin, sehingga korban mengalami kesulitan dalam berkomunikasi.

Terdakwa dalam melakukan perbuatannya dari tahun 2018 hingga 2024, dilakukan tanpa diketahui Ibu korban. Humas PN Sei Rampah yang juga merangkap Hakim, Lutfan Darus ketika dikonfirmasi melalui saluran WhatsApp, Jum’at 11 April 2025, membenarkan hasil persidangan ini.( biet/Net)

Tim Gabungan TNI-Polri Tangkap 7 Pelaku Penyerangan Anggota Polres Pelabuhan Belawan

0

DETEKSI.co-Belawan, Aparat gabungan dari Polres Pelabuhan Belawan, Dit Narkoba Polda Sumut, Brimob Polda Sumut, Kodim 0201/BS, Yonmarhanlan I Belawan, Pomal Lantamal I Belawan, dan Subdenpom I/5 Medan. Jumat (11/4) melakukan operasi gabungan dalam rangka penangkapan terhadap para pelaku penyerangan terhadap personel Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan.

Penyerangan itu terjadi saat anggota tengah menangkap pengedar narkoba di Kelurahan Bagan Deli pada Rabu (9/4), kemarin.

Operasi gabungan ini dipimpin langsung oleh Dir Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Jean Calvin Simanjuntak, SIK., MH., dan Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan, SIK., MH.

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan di Mako Polres Pelabuhan Belawan. Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dengan pelaku kejahatan.

“Negara tidak boleh tunduk pada premanisme atau pelaku kejahatan. Kehadiran kita di sini adalah untuk memastikan masyarakat merasa aman dan terlindungi,” ujar AKBP Oloan. Sabtu (12/4).

Sementara itu, Kombes Pol Jean Calvin menegaskan pentingnya peran aparat keamanan dalam memberikan dampak positif di masyarakat.

“Kehadiran TNI dan Polri harus memberikan manfaat nyata. Jangan ada lagi yang berani menghalangi apalagi menyerang aparat saat menjalankan tugas penegakan hukum,” tegasnya.

Dalam operasi yang dilaksanakan secara sistematis ini, personel tidak berseragam terlebih dahulu masuk ke lokasi target, disusul oleh personel berseragam lengkap.

Hasilnya, tujuh terduga pelaku penyerangan berhasil diamankan masing-masing berinisial I (31), RH (39), JS (35), Ag (40), AS (28), dan DP (20).

“Ketujuh pelaku saat ini sudah diamankan di Polres Pelabuhan Belawan dan tengah menjalani pemeriksaan secara intensif untuk mengungkap peran masing-masing dalam insiden penyerangan terhadap personel kami,” pungkas Kapolres. (Hendra)

Dishub Sumut Bersama Dishub Langkat dan Polres Binjai Pasang Pembatas Jalan dan Rumbles Strip di Lokasi Rawan Kecelakaan

0

DETEKSI.co-Langkat, Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Langkat dan Polres Binjai memasang pembatas jalan (water road barrier) dan rumbles strip di titik rawan kecelakaan (blackspot) tikungan Salak, Dusun Pamah Semelir, Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Jumat (11/4/2025).

Pemasangan ini merupakan intervensi awal untuk mencegah kecelakaan berulang di lokasi tersebut, menyusul peristiwa tragis pada Senin 7 April 2025, malam, ketika satu unit mobil Toyota Kijang Super BK 1470 FJ yang membawa satu keluarga terjun ke jurang. Kecelakaan tersebut menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan tujuh lainnya luka-luka.

“Pemasangan water barrier dan rumbles strip ini adalah bentuk antisipasi dalam mencegah kecelakaan berulang di titik rawan,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumut, Dr. Agustinus Panjaitan, yang turun langsung meninjau lokasi didampingi Kadishub Langkat, Arie Ramadhany dan Kasatlantas Polres Binjai.

Sebelum memasang pembatas jalan, terlebih dahulu dilakukan pembentengan tepian jurang dengan ban-ban bekas truk yang dijalin dengan rantai baja. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat area penyangga agar water barrier tidak mudah bergeser atau lepas saat menahan benturan kendaraan.

Sementara itu, rumbles strip juga dipasang beberapa meter sebelum tikungan tajam sebagai peringatan dini kepada pengendara untuk menurunkan kecepatan, termasuk rambu peringatan turunan tajam sebelum blackspot tersebut. Kombinasi fasilitas keselamatan ini diharapkan bisa menurunkan risiko kecelakaan lalu lintas berulang di lokasi tersebut.

Dari aspek geometrik jalan, alinyemen vertikal dan horizontal pada lokasi kejadian sangat ekstrim, turunan tajam yang cukup panjang dan beberapa belokan tajam, sehingga potensi kecelakaan di ruas jalan tersebut cukup tinggi.

Untuk selanjutnya, Dishubsu akan merencanakan pemasangan Guardrail (pagar pengaman jalan) pada beberapa lokasi tikungan dan jurang pada lokasi tersebut.

Kadishub Sumut juga meminta dukungan masyarakat setempat, khususnya Kepala Dusun Pamah Semelir, untuk turut menjaga dan memantau keberadaan fasilitas keselamatan yang telah dipasang. Demikian halnya kepada pengemudi/pengguna jalan diharapkan kewaspadaan dan kehati-hatiannya, dengan menjaga kecepatan kendaraan dan tidak saling mendahului.

Pemasangan ini merupakan wujud kolaborasi lintas sektor antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan kepolisian dalam menciptakan jalan yang lebih berkeselamatan bagi masyarakat dan penggunaan jalan. (Ded)

Pengusulan RM Margono Djojohadikusumo Jadi Pahlawan Nasional Ditunda

0

DETEKSI.co-Jakarta, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat menggelar Seminar Nasional bertema “Peran RM Margono Djojohadikusumo dalam Membangun Indonesia” di Hall Dewan Pers, Jakarta, Kamis, 10 April 2025.

Seminar ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pengusulan tokoh pendiri Bank Negara Indonesia (BNI) tersebut sebagai Pahlawan Nasional.

Acara dibuka oleh Dirjen Pemberdayaan Sosial Kementerian sosial Mira Riyati Kurniati.

Hadir pada seminar Yohanes Handojo Budhisedjati, SH., CCP selaku Penasehat Panitia Pengusul dan Drs. Firdaus, M.Si, Ketua Umum SMSI Pusat yang juga bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan.

Seminar menghadirkan pembicara kunci Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. H. Dudung Abdurachman, S.E., M.M. Kehadiran Dudung untuk membacakan makalahnya diwakilkan kepada Prof. Dr. Achmad Tjachja Nugraha Asisten Penasehat Presiden.

Sementara itu, dua narasumber utama adalah Prof. Dr. Alamsyah, S.S., M.Hum, Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro, serta Prof. Dr. Agus Mulyana, M.Hum, Direktur Sejarah dan Permuseuman Kementerian Kebudayaan RI sekaligus sejarawan senior dari USU.

Tiga tokoh nasional turut memberikan tanggapan dalam seminar ini, yakni Prof. Dr. Albertus Wahyurudhanto, M.Si (Guru Besar STIK-PTIK), Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, S.H., M.H. (Guru Besar Universitas Negeri Makassar), dan Romo Chrisanctus Paschalis Saturnus Esong, seorang pastor sekaligus aktivis HAM anti perdagangan orang, Prof. Yuddi Chrisnandi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di Kabinet Kerja dari 2014 sampai 2016.

Acara yang dipandu Putri Dewi sebagai MC dan Devi Taurisa, S.H., M.H. sebagai moderator. Acara didukung sejumlah pihak, Bank BNI, Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BTN, serta Aris Production. Kehadiran lembaga-lembaga tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mengapresiasi jasa para tokoh bangsa yang telah berkontribusi besar dalam pembangunan Indonesia.

Turut hadir sejumlah tokoh dalam kegiatan ini, di antaranya: Dr. Hartono Laras, Mayjen Herwin Supardjo, Mayjen Joko Warsito, Datuk Ujang Adam Malik, Forum Pemred SMSI, Milenial Cyber Media (MCM) SMSI, Dr. Dhoni (LBH SMSI), Doni Irawan (Ketua SMSI Lampung), Renaldi Sam Jaya (Ketua SMSI Kepri), Iqbal Irsyad, Nurzaman, Indra Jaya Noer, dan KH. Makhsum Hidayatullah.

Pengusulan Resmi Ditunda

Ketua Umum SMSI Firdaus dalam sambutan pembukaan Seminar Nasional Pengusulan Calon Pahlawan Nasional RM Margono Djojohadikusumo di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Kamis (10/4/2025).

Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus mengungkapkan bahwa pengusulan Raden Mas Margono Djojohadikusumo yang merupakan kakek dari Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi pahlawan nasional ditunda.

Menurut dia, penundaan itu didasarkan permintaan dari keluarga agar pemberian gelar pahlawan nasional kepada RM Margono tak dilakukan ketika Prabowo sedang menjabat sebagai Presiden.

“SMSI menyatakan pencalonan ini kita tunda sampai waktu kita tetapkan di kemudian hari, tetapi penundaan ini bukan berarti menunda proses,” kata Firdaus

RM Margono selain pejuang kemerdekaan beliau identik dengan tokoh ekonomi dan perbankan bangsa yang menjadi salah satu pendiri Bank Negara Indonesia (BNI).

Selaku penanggung jawab pengusulan, ia mengatakan pengusulan RM Margono menjadi calon pahlawan nasional ini merupakan hak masyarakat.

Mulanya, usulan gelar pahlawan bagi RM Margono terinspirasi ketika ada seminar usulan calon pahlawan bagi Herman Fernandez beberapa tahun yang lalu.

Menurut Firdaus, proses SMSI mengusukan RM Margono menjadi pahlawan nasional dilakukan sejak Prabowo Subianto sebelum menjadi presiden. Namun, belakangan setelah Prabowo menjadi Presiden pihak keluarga tidak ingin pengusulan gelar pahlawan itu seolah-olah jadi kesempatan.

“Karena penanda tangan dari sertifikat gelar pahlawan itu adalah Presiden. Nah, nanti kita kasihan juga dengan Presiden, kalau tiba-tiba baru ditandatangani, besok digoreng-goreng. Kan gitu, wajar sertifikat kakeknya yang ditandatangani,” ujar Firdaus.

“Walaupun proses usulan pencalonan ini kita ajukan jauh sebelum Pak Prabowo jadi Presiden, tapi hari kita harus realistis bahwa presiden harus fokus pada urusan rakyat. Urusan rakyat, bangsa dan negara lebih penting dari pada nantinya disibukkan mengklarifikasi urusan penandatanganan gelar kepahlawan kakeknya” tandas firdaus.

Sementara itu, Ketua Umum Forum Masyarakat Indonesia Emas (Formas) Yohanes Handojo Budhisedjati, selaku penasihat panitia pengusul, mengatakan bahwa permintaan penundaan pengusulan gelar pahlawan nasional itu disampaikan oleh Hashim Djojohadikusumo.

Dia mengatakan bahwa permintaan penundaan itu merupakan kebesaran hati dari pihak keluarga.

Menurut dia, Prabowo dan Hashim selalu menyatakan bahwa pihaknya ingin betul-betul bekerja untuk rakyat.

“Jadi, saya melihat kebesaran hati dan adalah apa yang diungkapkan yang dilakukan sesuai dengan keinginan hati dan hati presiden tulus yang ingin bekerja untuk rakyat,” kata Yohanes.

Ketua Panitia Pengusul, Prof. Dr. dr. Fachmi Idris, M.Kes, menyampaikan, SMSI memutuskan menunda pengusulan resmi RM Margono Djojohadikusumo sebagai calon Pahlawan Nasional. Semula, pengusulan dijadwalkan pada 11 April 2025.

“Penundaan ini didasarkan atas pertimbangan situasi nasional saat ini. Kami tidak ingin pengusulan ini terkesan sebagai aji mumpung, mengingat RM Margono adalah kakek dari Presiden Prabowo. Biarkan proses kajian akademik seperti riset dan seminar terus berjalan. Untuk itu, seminar, diskusi, dan sarasehan akan terus kami gelar baik di tingkat daerah maupun nasional, guna memperkuat kajian historis dan akademis,” Tandas Fachmi.

Menunggu Waktu yang Tepat

Fachmi menegaskan, dari berbagai seminar lokal, regional, hingga nasional yang telah diselenggarakan, telah terkonfirmasi bahwa RM Margono memiliki peran besar dalam pembangunan Indonesia.

“Beliau layak mendapatkan gelar Pahlawan Nasional. Kami hanya menunggu waktu yang tepat untuk mengusulkannya secara resmi ke Presiden melalui Kementerian Sosial,” tegasnya.

Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial Mira Riyati Kurniati mengatakan bahwa RM Margono sepanjang hidupnya telah mendedikasikan diri untuk kemajuan bangsa dan negara yang kontribusinya sangat besar.

Sebagai salah satu pendiri, menurut dia, BNI salah satu pilar ekonomi bangsa yang lahir pada masa awal kemerdekaan. Selain sebagai ekonom, RM Margono juga merupakan negarawan yang sudah berkontribusi kepada negara.

“Tentunya dengan seminar – seminar seperti ini diharapkan masyarakat dan pemangku kepentingan dapat memahami lebih jasa beliau serta mendukung usulan ini secara lebih luas,” kata Mira.(Ril)

Ketimpangan Sosial Tinggi, Terutama Medan Utara, Rico Waas Dorong Realisasi Pembentukan Sekolah Rakyat

0

DETEKSI.co-Medan, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri Sosialisasi dan Koordinasi Pembentukan Sekolah Rakyat (SR) dan Dialog Pilar-pilar Sosial di Provinsi Sumatera Utara, bersama Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Jumat (11/4/2025).

Selain Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution, Wakil Gubernur Sumut Surya, acara ini juga dihadiri para Bupati dan Wali Kota se-Sumut, jajaran kementerian terkait dan pejabat tinggi Pratama serta undangan lainnya.

Di Sumut terdapat 4 titik Sekolah Rakyat (SR) yang rencananya akan dibangun tahun ini. Ada pun lokasi keempat SR itu yakni di Gedung UINSU, dua sentra milik Kementerian Sosial dan satu lagi gedung milik Pemerintah Provinsi Sumut.

Pemko Medan saat ini sudah mengajukan untuk dibentuknya sekolah gratis untuk rakyat, mengingat tingginya ketimpangan sosial, terkhusus kebutuhan di kawasan Medan bagian Utara.

“Ya mudah-mudahan berhasil dan bisa direalisasikan karena kita tahu tingkat ketimpangan sosial yang sangat tinggi di Kota Medan, terutama di Medan bagian Utara,” kata Rico Waas.

Orang nomor satu di Pemko Medan ini selanjutnya berharap, Kota Medan mendapatkan pembentukan SR dari program Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial.

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam arahannya menyampaikan, SR digagas oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, di mana negara hadir untuk memuliakan keluarga miskin dan memfasilitasi kebangkitan wong cilik dengan visi mencetak agen perubahan, pada setiap keluarga miskin melalui pendidikan berkualitas guna memutus transmisi kemiskinan di Indonesia.

“Pengentasan kemiskinan merupakan arahan dan program Asta Cita dari Bapak Presiden Prabowo Subianto, salah satunya melalui sekolah gratis untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan memajukan Indonesia,” ungkap Saifullah.(Red/d)