Beranda blog Halaman 421

PMPHI Sindir Kejagung Segera “Menghapus Kaesang Menerima Uang Kejahatan Tom Lembong”

0
Drs. Gandi Parapat
Drs. Gandi Parapat

DETEKSI.co-Medan, Pengamat dari Korwil PMPHI Sumut dalam kasus Tom Lembong, menurut pemeriksaan Kejagung tidak ada uang korupsi ke rekening Tom Lembong akan tetapi ke Rekening Kaesang anak Presiden Jokowi.

Koordinator Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) Sumatera Utara, Drs Gandi Parapat merasa sangat lucu dalam menyimak kasus ini, hal itu menurutnya seperti penghinaan Kejagung ke Jokowi yang selalu dilindungi Presiden Prabowo “hidup Jokowi”.

Hal yang tak mungkin menurut Gandi Parapat, dalam kasus ini terkesan Jokowi menyuruh Menteri Tom Lembong memasukkan uang haram ke rekening anaknya.

Kendati demikian kata Gandi Rabu (2/4/2025), kami sangat yakin Jokowi tidak pernah melakukan kejahatan buktinya dia selama presiden banyak kali pembangunan walaupun tidak masuk akal, yang penting membangunlah.

Berarti dalam hal ini, Kejagung sangat keterlaluan kalau sempat memeriksa Kaesang, Gandi berharap Kejagung memakai jurus cantik segera hapus nama Kaesang rekeningnya penerima uang kejahatan tersebut, karena apabila berani memeriksa Kaesang pasti punya resiko ke Kejagung sendiri, disadari bahwa tugas Kejagung masih banyak.

Hindarkanlah tugas-tugas yang berbahaya itu, seperti menyelesaikan Rp 300 T dan Rp 1000 T yang hanya memeriksa suruhan saja akan tetapi secara menyeluruh masih penuh tanya.

Jadi langkah yang pas menurut kami, sebelum Tom Lembong dipidana, kasusnya harus ditutup. Jangan sampai seperti kasus Gubernur Maluku Utara yang menderita dan mati belum habis hukuman. Sebab masalah Blok Medan yang dituntut masyarakat Sumut dan Maluku Utara di diamkan KPK.(Red/d)

Hadiri Open House Hari Raya Idulfitri di Kediaman Wakil Wali Kota Medan, Rico Wass Dendangkan Dua Buah Lagu

0

DETEKSI.co-Medan, Tidak hanya piawai dalam memimpin kota Medan, ternyata Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas juga memiliki suara emas nan merdu dalam bernyanyi.

Saat menghadiri acara Open House Hari Raya Idulfitri 1446H yang diadakan di kediaman Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, di jalan Gurilla, Kec. Medan Perjuangan, Selasa (1/4/2025), Rico Waas mendendangkan dua buah lagu diantaranya lagu Melayu berjudul “Lemak Manis” dan lagu berjudul “Pergi Pagi Pulang Pagi” yang dibawakan group band Armada.

Sontak saja, suara merdunya membuat suasana “pecah” hingga para tamu undangan yang hadir bergoyang bersama larut dalam kegembiraan.

Di acara Open House itu, Rico Waas hadir bersama Ketua TP PKK Kota Medan Ny.Airin Rico Waas sekitar pukul 10.22 wib dan disambut hangat oleh Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap dan Istri Ny. Martinjal.

Selain itu terlihat pula hadir Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan beserta jajaran, sejumlah anggota DPRD Medan, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, tokoh agama maupun tokoh masyarakat, para Pimpinan Perangkat Daerah di Lingkungan Pemko Medan, Camat serta Lurah.

Open house yang berlangsung dari pagi hingga siang itu tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi dan ukhuwah antara unsur forkopimda kota Medan dan jajaran Pemko Medan saja, namun juga silaturahmi dengan masyarakat sekitar, dimana masyarakat yang hadir diberikan bingkisan dari Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap.(Red/d)

Pesan Tersirat di Balik Open House Prabowo dengan Warga di Istana Saat Lebaran

0
OPEN HOUSE PRABOWO - Warga mengantre untuk menghadiri halalbihalal dengan Presiden Prabowo Subianto di pintu masuk Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Senin (31/3/2025). Presiden Prabowo Subianto menggelar open house di Istana Kepresidenan saat Idul Fitri 1446 Hijriah yang dihadiri oleh pejabat dan masyarakat umum. TRIBUNNEWS/HERUDIN (TRIBUNNEWS/HERUDIN)
OPEN HOUSE PRABOWO - Warga mengantre untuk menghadiri halalbihalal dengan Presiden Prabowo Subianto di pintu masuk Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Senin (31/3/2025). Presiden Prabowo Subianto menggelar open house di Istana Kepresidenan saat Idul Fitri 1446 Hijriah yang dihadiri oleh pejabat dan masyarakat umum. TRIBUNNEWS/HERUDIN (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

DETEKSI.co-Jakarta, Pengamat politik, Iwan Setiawan, mengungkap pesan tersirat di balik Open House Prabowo Subianto dengan warga di Istana Negara saat Lebaran.

Presiden Prabowo Subianto menggelar Open House di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (31/3/2025).

“Presiden Prabowo Subianto masih dicintai rakyat,” ujarnya pada Selasa (1/4/2025).

Menurut dia, Prabowo Subianto ingin membawa pesan bahwa RI 1 mempunyai kedekatan hubungan dengan rakyat.

Hal ini tidak seperti yang dibayangkan dan digambarkan di media sosial X.

“Membuktikan bahwa narasi di media sosial hanya realitas semu,” kata dia.

Momen kedekatan Prabowo dengan warga ini, kata dia, menjadi tambahan semangat untuk bekerja membangun Indonesia lebih baik lagi ke depan.

“Energi demi terwujudnya kesejahteraan,” ujarnya.

Bagi Prabowo ini merupakan pertama kali menggelar Open House sebagai Presiden Republik Indonesia.

Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming terpilih sebagai pasangan Presiden-Wakil Presiden Indonesia Terpilih 2024-2029.

Makna Open House dalam Tradisi Indonesia
Open house, secara harfiah, berarti “rumah terbuka” dan merupakan tradisi yang sangat dihargai dalam budaya Indonesia.

Terutama selama perayaan hari besar seperti Lebaran, open house menjadi momen penting untuk mempererat tali silaturahmi antar keluarga, teman, dan bahkan masyarakat sekitar.

Makna utama dari open house adalah silaturahmi.

Saat rumah dibuka untuk siapa saja yang ingin berkunjung, tanpa memandang status atau hubungan formal, ini menjadi cara untuk menjaga kedekatan antar individu dalam sebuah komunitas.
Open house mengajarkan pentingnya berbagi kebahagiaan dan menghargai kehadiran orang lain.

Selain itu, open house juga mengandung nilai kebersamaan dan kerukunan. Selama acara ini, semua orang dapat berkumpul, saling berbincang, dan menikmati hidangan bersama.

Hal ini memperkuat ikatan sosial dan menciptakan suasana harmonis di tengah masyarakat.

Bagi banyak orang, open house juga menjadi momen untuk memperbaiki hubungan yang renggang dengan memaafkan satu sama lain, terutama dalam konteks perayaan Lebaran.

Secara lebih luas, open house mencerminkan nilai-nilai keikhlasan, saling memberi, dan toleransi yang menjadi dasar kehidupan sosial di Indonesia.

Meskipun semakin banyaknya kemajuan teknologi, makna dari open house tetap relevan dan dihargai sebagai cara untuk menjaga hubungan antar sesama, merayakan kebersamaan, dan memperkuat rasa saling peduli.

Iwan berharap dengan kepercayaan rakyat kepada pemerintahan Prabowo ini menjadi energi untuk bekerja lebih keras lagi. Sumber, TRIBUNNEWS.COM

Sejumlah Tokoh Kunjungi Presiden ke 7 Jokowi di Solo saat Lebaran

0

DETEKSI.co-Jakarta – Sejumlah tokoh nasional mengunjungi Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi pada momen lebaran di Solo Jawa Tengah, pada Senin 31 Maret 2025.

Sebelum bertemu dengan sejumlah pejabat, Jokowi melaksanakan salat Idul Fitri 1446 Hijriah di halaman gedung Graha Saba Buana, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah.

Didit Prabowo

Putra Presiden Prabowo Subianto, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo atau Didit Prabowo, mengunjungi kediaman Jokowi pada hari pertama lebaran. Sebelum memasuki kediaman Prabowo, Didit terlihat menyapa wartawan. “Sore, selamat Idul Fitri,” kata dia, seperti dikutip dari Antara.

Pertemuan tersebut dilakukan secara tertutup dengan Jokowi sekitar 40 menit. Usai pertemuan Didit keluar dari kediaman Jokowi. Namun ia enggan menjawab sejumlah pertanyaan dari wartawan.

Luhut Pandjaitan

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Pandjaitan mengunjungi rumah Jokowi di Solo. Ia datang bersama istrinya Devi Simatupang, sekitar pukul 11.40. Keduanya bertemu Jokowi sekitar satu setengah jam. Usai pertemuan, Luhut mengaku sengaja datang untuk bersilaturahmi dengan Jokowi di Solo setelah menghadiri open house di Istana Merdeka Jakarta.

“Tadi tadi saya dan istri sudah Lebaran bertemu Bapak Presiden Prabowo di Istana Merdeka. Kami sudah merancang setelah dari Presiden Prabowo mau ke tempatnya Pak Jokowi,” ujar Luhut pada Senin, 31 Maret 2025.

Luhut mengaku tak menerima titipan pesan dari Prabowo untuk Jokowi. “Tidak, tidak nitip salam,” katanya. Ia mengaku berkunjung ke Solo karena pernah menjadi anak buah Jokowi selama sepuluh tahun.

Pratikno

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno juga menemui Jokowi di kediamannya. Ditemui seusai bertemu dengan Jokowi, Pratikno mengaku dalam pertemuannya dengan Jokowi hari ini hanya saling bercerita tentang keluarga.

“Cerita tentang cucu-cucu. Kan Pak Presiden Jokowi jadi saksi nikah tiga putri saya. Cerita tentang ‘Oh yang putri nomor satu itu sudah punya anak berapa? Putri yang kedua? Yang ketiga? Cerita itu saja, yang berkepanjangan,” ujar Pratikno kepada wartawan, Senin 31 Maret 2025.

Ia menepis ada pembicaraan soal kondisi pemerintah saat ini. Sebab menurutnya nuansa saat ini merupakan momentum Hari Raya Idul Fitri.

Jokowi Lebaran di Solo

Jokowi salat bersama Iriana Jokowi di halaman gedung Graha Saba Buana, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah. Mereka tiba di lokasi salat pada pukul 06.00 WIB. Ditemui wartawan seusai salat, Jokowi mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah. “Mohon maaf lahir dan batin kepada semuanya,” kata Jokowi.

Jokowi mengaku akan menghabiskan masa Lebaran di Kota Solo. “Ya (Lebaran) di sini aja, di Solo,” kata Jokowi.

Meski tak menggelar open house, sejumlah warga datang dan meminta foto. Jokowi tetap mempersilakan masyarakat yang datang ke rumahnya. Dan,yang terbaru, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi menemui Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) di kediaman Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, pada hari kedua Lebaran, Selasa, 1 April 2025.

Sumber, tempo.co

PAC PPN Medan Helvetia Rayakan HUT ke III

0

DETEKSI.co-Medan, Pimpinan Anak Cabang Pemuda Peduli Nias (PAC PPN) Kecamatan Medan Helvetia memeriahkan HUT ke 3, di kantor Sekretariat Jalan Dahlia Raya No.138 Kel. Helvetia Tengah Kec. Medan Helvetia, Kota Medan, Senin (31/3/2025) sekira pukul 16.00 WIB.

Mantan orang nomor satu Kabupaten Nias Utara dan yang juga sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Edward Zega memuji kekompakan dan kepedulian Pemuda Peduli Nias (PPN) terhadap Ono Niha khususnya di Helvetia.

“Tak terasa PPN Helvetia sudah berumur 3 tahun, HUT kemarin dirumah saya dirayakan, jujur saya melihat PPN ini berbeda dengan yang lain khususnya PAC PPN Helvetia, anggota nya solid dan kompak, dan memiliki keterpanggilan jiwa dalam melakukan aktivitas sosial,”kata Edward Zega selaku tokoh masyakara kepulauan Nias.

Kata sambutan Ketua DPC PPN Kota Medan Fozuwolo’o Tafonao, S.E di HUT ke 3 PAC PPN Kecamatan Medan Helvetia menyampaikan bahwa dibawah kepemimpinannya PPN sudah terbentuk 18 PAC di Kota Medan.

Semua pihak harus mengetahui bahwa, PPN bukan ormas yang suka merebut lahan (Lapak) sana sini, kami bukan saingan ormas lain, karena PPN dibentuk sebagai wadah bagi pemuda/I Nias secara khususnya dalam konteks kegiatan suka dan duka.

“Organisasi PPN tidak ikut berpolitik, sesuai Visi nya membentuk dan menciptakan pemuda-pemudi yang kompak dan bertanggung.”kata Ketua DPC PPN Kota Medan dalam sambutannya.

Sementara Dewan Penasehat DPW ama Asril Telaumbanua dengan tegas menuturkan Pemuda Peduli Nias jangan alergi terhadap politik, karena segala hajat hidup orang banyak itu adalah produk dari proses politik,”tegasnya.

“Pengambilan keputusan (decisions making) itu melalui politik, jadi jangan alergi dengan Politik, dan jangan takut bicara politik, yang kita tentang Politik Pragmatis dan hal ini tidak boleh ada di PPN,” tegas ama Asril.

Masih kata ama Asril, Apabila Pemuda Peduli Nias bersikap apatis atau acuh tak acuh dengan politik, maka dikhawatirkan tidak akan ada kontrol yang kuat dari masyarakat. Apalagi dengan maraknya upaya untuk memecah belah persatuan bangsa saat ini, oleh karena PPN harus berdiri tegak membela bangsa dan negara.

Ketua Pimpinan Anak Cabang Pemuda Peduli Nias (PAC PPN) Kecamatan Medan Helvetia, Yanasati Telaumbanua dalam kata sambutannya meminta dukungan dari Gubsu Bobby Nasution melalui April Gulo, SH.,MH agar kiranya ada tanah wakaf khususnya kami warga suku Nias di perantauan ini, juga kamimmohonkan ada sanggar budaya suku Nias sebagai pengakuan bahwa kami ada di Kota yang kita cintai ini, harapnya.

Pria yang akrab dengan sebutan ama Jean itu menjelaskan PPN Helvetia terus bergerak dalam bidang sosial, baik didalam duka dan suka, kami tetap ada untuk warga nias secara khusus.

Hal senada juga disampaikan Ketua Panitia HUT ke 3 Pimpinan Anak Cabang Pemuda Peduli Nias (PAC PPN) Kecamatan Medan Helvetia menyampaikan ucapan syukur kepada tuhan yang maha kuasa, atas terlaksana kegiatan ini dengan baik.

“Tak lupa juga kami mengucapkan terimakasih kepada donator dan kepada seluruh pengurus rekan juang PPN atas sumbangsihnya sehingga terlaksana kegiatan ini dengan baik, dan juga kita diberi kesempatan untuk berbagi kasih kepada orang yang kurang beruntung,” kata Dana Tobat Waruwu (ama Kezia) didampingi Sekretaris Samazatulo Hia (ama Dika) dan Bendahara Seti Eli Lase (ama Vena).

Dalam acara HUT ke III PPN Helvetia turut dihadiri, Camat Helvetia diwakili oleh Ibu Lurah br Marbun, Kapolsek Medan Helvetia diwakili Babinkabtbmas, Tokoh Masyarakat Nias Edwar Zega, April Waruwu, SH., MH, Timsus AJH, Pengurus DPW PPN Sumut, Ketua DPC PPN Kota Medan Fozuwolo’o Tafona’o, SE dan Pengurus PAC se Kecamatan Kota Medan.(Red/d)

8 Ton Mangga Tanpa Dokumen Resmi Dimusnahkan, Polda Sumut : Negara Hadir Melindungi Masyarakat

0

DETEKSI.co – Medan, Tim gabungan Unit IV Subdit I/Indag Ditreskrimsus Polda Sumut bersama Kanwil Bea Cukai dan Badan Karantina Provinsi Sumut menggagalkan distribusi 8 ton buah mangga yang diduga hasil penyelundupan asal Thailand dan tidak memiliki dokumen resmi.

Dua unit mobil Colt Diesel berwarna kuning diamankan di Jalan Sisingamangaraja Km 6 dan Km 7, Medan, Sabtu (29/3/2025) pukul 07.15 WIB dan 07.30 WIB.

Dari hasil pemeriksaan para saksi, buah mangga tersebut diangkut dari Kabupaten Batu Bara menuju Medan tanpa izin impor maupun dokumen karantina.

Disisi lain, para pengemudi truk, MS (30) dan S (47), serta kernet DAL (28), mengaku bahwa pihaknya hanya berperan sebagai kurir pengantar barang dari kabupaten Batu Bara ke Kota Medan.

Sebagai tindak lanjut, pada Minggu (30/3/2025) pukul 10.00 WIB, telah dilakukan pemusnahan terhadap buah mangga impor tanpa dokumen tersebut karena tidak memenuhi standar impor, standar karantina dan keamanan pangan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sumut, Kompol Siti Rohani Tampubolon, S.E., M.H., Kanit IV Subdit I/Indag Ditreskrimsus Polda Sumut, AKP Marbintang R.E. Panjaitan, S.I.K., perwakilan Den POM TNI Kodam I Bukit Barisan, Balai Besar Karantina, Kanwil Dirjen Bea Cukai Provinsi Sumut, Disperindag Provinsi Sumut, Binda Provinsi Sumut, dan Satgas Pangan Provinsi Sumut.

Mewakili Dirreskrimsus Polda Sumut, AKP Marbintang R.E. Panjaitan, S.I.K., menegaskan bahwa tindakan ini merupakan upaya perlindungan terhadap masyarakat. Buah impor ilegal tanpa pemeriksaan karantina berisiko membawa organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK), residu pestisida berbahaya, atau bakteri yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan bila dikonsumsi Masyarakat.

“Kegiatan ini adalah hasil dari kolaborasi dan sinergitas dari berbagai unsur pemerintahan, TNI dan Polri. Negara akan selalu hadir guna melindungi masyarakatnya. Kami tidak ingin pangan yang dikonsumsi masyarakat tidak memenuhi standar kesehatan. Jika tidak ada uji kelayakan atau keamanan pangan, bagaimana kita tahu barang ini aman untuk dikonsumsi? Oleh karena itu, sesuai peraturan perundang-undangan di bidang karantina, barang ini akan dimusnahkan,” ujar AKP Marbintang.

Polda Sumut bersama instansi terkait berkomitmen terus memperketat pengawasan guna mencegah masuknya barang ilegal yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat. (Pea)

500 Peserta Mudik Gratis Pemprov Sumut, Nikmati Perjalanan Kapal Laut dari Batam ke Medan

0

DETEKSI.co-Batam, Sebanyak 500 peserta program Mudik Bareng Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) berlayar dari Batam menuju Medan menggunakan kapal KM Kelud, Jumat (28/3/2025). Mereka berangkat dari Pelabuhan Bintang 99, Batu Ampar, bersama ribuan penumpang lainnya. Kapal diperkirakan tiba di Pelabuhan Belawan, Sabtu (29/3/2025) sekitar pukul 12.00 WIB.

Program mudik gratis ini menjadi solusi bagi perantau asal Sumut yang ingin pulang kampung dengan nyaman tanpa harus mengeluarkan biaya perjalanan. Selain itu, program ini juga menjadi salah satu upaya pengendalian inflasi daerah disektor transportasi.

Para peserta mudik bareng mendapatkan fasilitas perjalanan yang nyaman dan didampingi oleh tim dari Dinas Perhubungan Sumut. Mereka memastikan kelancaran perjalanan serta membantu pemudik jika ada kendala selama perjalanan.

Mudik gratis tahun ini merupakan program yang diinisiasi Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution dan pertama kalinya dilakukan dengan 3 moda transportasi, dan menyediakan pelayanan untuk keberangkatan dan kepulangan. Total 10.833 pemudik diberangkatkan menggunakan bus, kereta api, dan kapal laut. Dari jumlah tersebut, 1.000 seat dialokasikan untuk pemudik jalur laut menggunakan KM Kelud.

Gubernur Bobby menyampaikan, program mudik gratis tiga moda ini dibuat agar masyarakat bisa mudik dengan lebih aman, nyaman dan mengesankan “Kami ingin memberikan kemudahan bagi warga sumut yang ingin pulang kampung,” katanya saat melepas keberangkatan pemudik dari Stasiun Besar Medan, Kamis (27/3/2025).

Selain perjalanan mudik, Pemprov Sumut juga menyediakan layanan arus balik gratis yang akan berlangsung pada 5-7 April 2025 untuk bus, 6-7 April 2025 untuk kereta api, dan 7 April 2025 untuk kapal laut.

Banyak pemudik merasa terbantu dengan adanya program ini. Muhammad Rido, yang mudik bersama keluarganya sebanyak lima orang, memuji inisiatif Gubernur Bobby Nasution yang memfasilitasi mudik gratis dengan kapal laut. Dengan adanya program ini, Rido dan keluarganya bisa pulang kampung tanpa perlu khawatir soal biaya perjalanan.

“Kami sekeluarga hari ini berlima, bisa mudik naik kapal laut berkat program Mudik Bareng yang digagas Gubernur Sumut, Pak Bobby Nasution. Semoga tahun depan kuotanya ditambah ya, Pak,” kata Rido.

Hal serupa dirasakan Anisa, seorang anak yang mudik bersama keluarganya. Ia mengaku senang bisa mendapatkan tiket gratis naik kapal sehingga seluruh anggota keluarganya bisa pulang bersama dari Batam ke Medan.

Begitu juga dengan Ramli (45), seorang pekerja di Batam. Ia mengaku bersyukur bisa pulang kampung tanpa harus mengeluarkan biaya besar. “Kalau naik kapal sendiri, biayanya cukup mahal. Dengan program ini, saya bisa mudik dengan tenang dan nyaman,” ungkapnya.

Dengan program mudik gratis ini, diharapkan perjalanan mudik Lebaran 2025 menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh warga Sumatera Utara yang merantau. (Ded)

Rico Waas Realisasi Janji, Jalan Sepakat Gg Pertama Selesai Diperbaiki, Warga: Mimpi Kami Terwujud

0

DETEKSI.co-Medan, Wali Kota Medan merealisasi janjinya untuk secepatnya memperbaiki Jalan Sepakat Gg Pertama, Lingkungan 7, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan yang selama ini rusak sehingga sangat mengganggu kenyamanan warga dalam beraktivitas.

Pasca seminggu melakukan peninjauan, Kamis (20/3/2025), kini jalan rusak dan langganan banjir kini sudah bagus kembali. Yang membahagiakan warga sekitar, perbaikan jalan tidak dilakukan dengan pengaspalan melainkan pembetonan sehingga kualitas jalan lebih baik dan tahan lama.

Makanya, saat Rico Waas kembali melakukan peninjauan, Sabtu (29/3/2025), warga sekitar pun tampak sangat gembira. Mereka mengucapkan terima kasih karena orang nomor satu di Pemko Medan itu sangat cepat merespon keluhan warga.

“Alhamdulillah, hari ini kami sangat bahagia sekali. Jalan yang selama ini kami impikan akhirnya terwujud. Mungkin ini berkat doa yang kami panjatkan di bulan Ramadan dan alhamdulillah karena kita memiliki Pak Wali Kota yang luar biasa dan sangat kita banggakan,“ kata seorang ibu rumah tangga yang mengenakan kemeja jeans biru muda tangan panjang serta mengenakan jilbab merah jambu tersebut.

Puluhan warga yang hadir mengerubungi Rico Waas pun sontak bertepuk tangan memberi aplaus ucapan rekan mereka tersebut. Sebab, pasca pembetonan jalan yang dilakukan melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, tidak hanya aktivitas saja yang lancar, juga mengatasi banjir yang selama ini menggenangi jalan saat hujan deras turun.

Rico Waas pun tersenyum menanggapi ucapan warga tersebut. Dikatakannya, pembetonan jalan dilakukan sebagai upaya untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat. “Mudah-mudahan masyarakat merasakan manfaat dari perbaikan jalan yang dilakukan,“ kata Rico Waas.

Diungkapkan Rico Waas, saat melakukan peninjauan Kamis pekan lalu, kondisi jalan sangat memprihatinkan. Tidak hanya kenyamanan berlalu lintas warga saja yang terganggu, bilangnya, juga saat warga hendak mau ke masjid.

“Alhamdulillah jalan sekarang sudah baik. Semoga ini bermanfaat, apalagi kita sebentar lagi berlebaran,“ ungkapnya.

Warga selanjutnya menyampaikan permintaan kepada Rico Waas untuk memperbaiki jalan rusak yang berdekatan dengan Jalan Sepakat Gg Pertama. Sebab, kondisi jalan sangat memprihatinkan dan jumlah warga di kawasan itu cukup banyak.

Permintaan warga langsung diamini, Rico Waas didampingi sejumlah warga langsung meninjau jalan rusak yang di masukkan. Setelah melihat langsung, pria humble dan murah senyum ini pun berjanji akan menindaklanjutinya.
Usai peninjauan, Rico Waas menjelaskan, sebelumnya, dirinya melakukan peninjauan 3 titik jalan rusak di Kecamatan Medan Marelan yakni Jalan Sepakat Gg Pertama, Lingkungan 7, Kelurahan Rengas Pulau. Lalu, Jalan Paluh Nibung Gg Mushalla, Lingkungan I, Kelurahan Paya Pasir dan Jalan Swadaya Gg Sidodadi, Lingkungan 22 Kelurahan Rengas Pulau.

“Alhamdulillah yang di Jalan Sepakat Gg Pertama sudah selesai kita perbaiki. Warga sangat berharap jalan ini segera diperbaiki karena dekat masjid dan sebentar lagi lebaran,“ jelas Rico Waas.
Atas perbaikan yang telah selesai dilakukan, Rico Waas pun mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Dinas SDABMBK Kota Medan. “Pengerjaan dilakukan dengan cepat dan sangat baik. Semoga bisa membantu masyarakat,“ ungkapnya.

Sedangkan dua jalan lagi, jelas Rico Waas, masih dalam proses. Untuk di Jalan Swadaya Gg Sidodadi, bilangnya, perbaikan jalan harus diikuti pembuatan drainase sehingga memerlukan waktu tambahan. Apalagi, imbuhnya, pengerjaan juga bentrok dengan lebaran sehingga butuh waktu sedikit lagi untuk penyelesaiannya.

“Sementara jalan yang satu lagi, pengerjaannya akan dilakukan selesai lebaran. Dalam pengerjaan juga harus diikuti dengan solusi untuk mengatasi banjir,“ pungkasnya seraya menegaskan Pemko Medan serius dalam penanganan jalan-jalan rusak sampai ke bagian-bagian jalan yang terdalam.(Red/d)

Rico Waas Tutup Ramadan Fair XIX, Semoga Membahagiakan Semua, Total Pendapatan Rp. 2,3 Miliar

0

DETEKSI.co-Medan, Tepuk tangan meriah dari ribuan pengunjung mengiringi langkah Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang berjalan menuju panggung utama untuk menutup Ramadan Fair XIX Tahun 2025 di Taman Sri Deli, Jalan Sisingamangaraja, Medan, Kamis (27/3/2025) malam.

Tidak hanya dikunjungi 3.000 pengunjung setiap malamnya, total pendapatan yang diperoleh selama perhelatan Ramadan Fair digelar selama 20 hari (8-27 Maret 2025) sebesar Rp.2,3 miliar dari dua lokasi yakni Taman Sri Deli (Rp.1,8 miliar) dan Lapangan Warna Warni Martubung (Rp.500 juta).

Selain kepada warga, apresiasi dan ucapan terima kasih disampaikan Rico Waas kepada seluruh pelaku UMKM yang telah berpartisipasi dan meramaikan event yang digelar Pemko Medan guna memeriahkan bulan Ramadan ini.

“Alhamdulillah, kita telah sampai di penghujung pelaksanaan Ramadan Fair XIX. Apresiasi dan terima kasih saya kepada seluruh masyarakat dan pelaku UMKM yang telah meramaikan kegiatan ini. Insyaallah, membahagiakan semuanya, karena Medan untuk semua, semua untuk Medan”, kata Rico Waas.

Di hadapan ribuan masyarakat, Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnain, Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsum, Kakankemenag Kota Medan Impun Siregar, Sekda Wiriya Alrahman dan seluruh pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan, Rico mengatakan, pelaku UMKM yang berpartisipasi di Ramadan Fair XIX ini memiliki potensi yang cukup mumpuni untuk dapat berkembang lebih baik lagi ke depannya.

Dikatakan Rico Waas, pelaku UMKM yang mengikuti Ramadan Fair XIX ini hanya sebagian kecil dari seluruh jumlah UMKM yang ada di Kota Medan. Meski demikian, imbuhnya, merupakan etalase kecil yang tentunya menjadi potensi di masa mendatang.

“Pemko Medan senantiasa mendukung pelaku UMKM. Karenanya, kita akan terus mendorongnya baik itu dari segi kualitas dan pelayanannya,“ ungkapnya.

Dengan dorongan yang diberikan, bilang Rico Waas, pelaku UMKM yang di Ramadan Fair menggunakan gerobak namun setelah berakhirnya Ramadan Fair ini diharapkannya dapat menjadi pelaku usaha yang besar lagi karena memiliki potensi dan kualitas.

“Dengan potensi dan kualitas yang dimiliki, pelaku UMKM dapat lebih berkembang. Apalagi dapat dilihat dari jumlah pendapatan di Ramadan Fair ini yang mencapai 1,8 Miliar, tentu ini potensi yang baik”, paparnya.

Selama 20 hari event ini bergulir, pria berkacamata yang terkenal humble dan komunikatif ini menilai Ramadan Fair cukup baik. Namun ia tak mau penilaiannya dinilai tidak fair, karenanya orang nomor satu di Pemko Medan ini menanyakan langsung kepada ribuan pengunjung yang hadir.

“Menurut pengunjung semua, kira-kira pelaksanaan Ramadan Fair XIX ini apakah cukup baik atau tidak?“ ujarnya.

Ribuan pengunjung yang hadir sontak serentak menjawab, “Bagus, Pak” seraya bertepuk tangan.

Atas penilaian pengunjung tersebut, Rico Waas pun menyampaikan ucapan Ramadan Fair XIX kepada semua pihak, terutama jajaran perangkat daerah terkait serta para stakeholder yang ada atas kerja keras yang telah diberikan.

Atas dasar itulah, bilang Rico Waas, berencana membuat perhelatan Ramadan Fair lebih baik lagi di tahun depan. Mungkin, bilangnya, dibuat lebih variasi, ditambah dengan konsep tematik yang lebih mendalam serta memperbanyak kegiatan Islami sehingga esensi dari Ramadan Fair semakin menguat.

Sementara itu, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Benny Sinomba Siregar dalam laporannya menyampaikan, Ramadhan Fair XIX berlangsung di dua lokasi yakni Taman Sri Deli dan Lapangan Warna Warni Martubung.

“Di Taman Sri Deli, setiap malamnya dikunjungi sekitar 3.000 pengunjung dengan total pendapatan sebesar Rp.1,8 miliar, sedangkan di Lapangan Warna Warni, pengunjung yang datang setiap malamnya sekitar 500 orang dengan total pendapatan sebesar Rp.500 juta,“ ungkap Benny Sinomba seraya menambahkan selama perhelatan berlangsung diisi dengan berbagai perlombaan bernuansa Islami.

Sebagai tanda penutup Ramadan Fair XIX, Rico Waas bersama Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnain didampingi Sekda dan unsur Forkopimda Kota Medan menabuh beduk. Setelah itu dipungkasi dengan penampilan apik penyanyi ibukota asal Makasar, Sulawesi Selatan yang dikenal dengan single bertitel “Halu” dan “Runtuh” yakni Feby Putri Nilam Cahyani. (Red/d)

Bantu Petani Panen, Wujud Kebersamaan Babinsa Bersama Warga Di Wilayah Binaan

0

DETEKSI.co-Redelong, Kodim 0119/BM, Babinsa Koramil 04/PRG Sertu Tatang S melaksanakan kegiatan pendampingan kepada petani dalam memanen cabe di Desa Perdamaian, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Jumat (28/03/2025).

Sertu Tatang S mengatakan pendampingan kepada para petani terus kita laksanakan dengan tujuan untuk memberikan motivasi para petani dalam meningkatkan perekonomian keluarga dan mewujudkan ketahanan pangan di wilayah tingkat desa.

“Peran Babinsa sebagai aparat kewilayahan sangatlah penting, melalui pendampingan pertanian ini kita wujudkan ketahanan pangan di wilayah”, ungkapnya.

Warga selaku petani cabe mengucapkan terima kasihnya kepada Babinsa yang sudah rutin hadir ditengah-tengah kami melakukan pendampingan di ladang cabe kami ini, dengan hadirnya Babinsa di lapangan secara tidak langsung memberikan motivasi kepada kami para petani.(Heni derita wati)