Beranda blog Halaman 428

RM. Margono Djojohadikusumo Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Bupati Banyumas: “Kami Sangat Mendukung”

0

DETEKSI.co-Purwokerto, Pengusulan gelar Pahlawan Nasional untuk RM. Margono Djojohadikusumo semakin mendapat dukungan luas. Dalam Seminar Kabupaten yang digelar di Aula Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto pada Selasa (18/3/2025), berbagai tokoh, akademisi, dan masyarakat Banyumas hadir untuk mendiskusikan kontribusi besar pendiri Bank Negara Indonesia (BNI) pertama tersebut terhadap bangsa.

Acara ini dihadiri oleh 150 peserta dan dibuka langsung oleh Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono. Selain itu, seminar ini juga mendapat dukungan dari BNI 46, yang diwakili oleh Ariyanto Soewondo Geni, Pimpinan Wilayah BNI Region Office 17.

Ketua Panitia Pengusul Calon Pahlawan Nasional, Prof. Dr. dr. Fachmi Idris, M.Kes, menegaskan bahwa RM. Margono layak dianugerahi gelar Pahlawan Nasional atas jasanya dalam membangun perekonomian Indonesia.

“Alhamdulillah, hari ini seminar berjalan dengan baik. Kami percaya bahwa kontribusi almarhum RM. Margono Djojohadikusumo bagi bangsa Indonesia sangat besar. Oleh karena itu, kami yakin beliau layak mendapatkan anugerah gelar Pahlawan Nasional pada tahun 2025 ini,” ujarnya.

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono. Menurutnya, RM. Margono tidak hanya berperan dalam ekonomi, tetapi juga dalam sejarah kemerdekaan Indonesia.

“Kiprah RM. Margono untuk bangsa sangat banyak, selain turut andil membangun struktur ekonomi negara, ia juga sebagai anggota BPUPKI,” katanya.

“Kami sebagai Pemda Banyumas sangat mendukung penyematan gelar Pahlawan Nasional untuk RM. Margono. Selain itu, kami juga akan mengabadikan nama besar beliau sebagai nama jalan, entah di Banyumas sendiri atau di kota Purwokerto,” tambahnya.

Dari sisi akademik, Prof. Dr. Taufiqurokhman, SH, M.Si, yang bertanggung jawab atas naskah akademik dalam pengusulan ini, menekankan pentingnya riset mendalam.

“Untuk mewujudkan RM. Margono Djojohadikusumo sebagai Pahlawan Nasional harus didukung dengan riset akademis. Tidak sedikit data mengenai perjalanan hidup RM. Margono ada dalam catatan BNI, dan itu tersimpan di negara luar,” jelas Sekretaris Panitia Pengusul ini.

Samsul, selaku ketua SMSI Jawa tengah mengatakan “SMSI Sebagai Panitia Pengusul bapak RM. Margono Djojohadikusumo Sebagai Calon Pahlawan Nasional, ketika kita terhambat keterbatasa, ada saudara kami dari Seruling Emas menawarkan diri untuk kolaborasi sebagai penyelengara seminar, ahirnya kami sepakat untuk mengandeng Seruling Mas, Adakan Seminar Kabupaten di Banyumas” Ujar penulis muda ini.

Sementara itu, perwakilan BNI 46, Ariyanto Soewondo Geni, menegaskan bahwa RM. Margono tidak hanya membangun perekonomian, tetapi juga meletakkan dasar sistem ekonomi yang mandiri bagi bangsa Indonesia.

“Kontribusi RM. Margono untuk bangsa ini tidak hanya mengembangkan ekonomi negara, namun ia juga mampu menciptakan sistem ekonomi bangsa secara mandiri,” ucapnya.

“Kami sangat mendukung inisiatif ini untuk penganugerahan Pahlawan Nasional kepada RM. Margono. Mengingat, jasa-jasa beliau sangat berpengaruh besar bagi bangsa hingga kita bisa merasakannya sampai hari ini,” tambahnya.

Sebagai penutup, Ariyanto Soewondo Geni mengutip pernyataan Bung Karno yang relevan dengan perjuangan RM. Margono:

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa orang dahulu.”pungkasnya.

Dengan adanya seminar ini, diharapkan pengusulan RM. Margono Djojohadikusumo sebagai Pahlawan Nasional semakin kuat dan mendapat dukungan dari berbagai pihak.[red]

Polres Labuhanbatu Tangkap Pengedar Sabu di Padang Bulan, Barang Bukti 4,07 Gram Diamankan

0

DETEKSI.co-Labuhanbatu, Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Pada Sabtu, 15 Maret 2025. Seorang pria berinisial MIH alias Diris (30), berhasil diamankan di Jalan Padang Bulan, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu.

Dalam operasi tersebut, petugas menemukan barang bukti berupa tiga bungkus plastik klip sedang berisi narkotika jenis sabu seberat 3,85 gram bruto, dua bungkus plastik klip kecil berisi sabu seberat 0,26 gram bruto, serta satu buah sekop terbuat dari pipet. Selain itu, polisi juga menyita uang tunai sebesar Rp140.000 yang diduga hasil transaksi narkoba.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Dr. Bernhard L. Malau, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Kompol Syafrudin, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan upaya pemberantasan narkoba secara maksimal. “Kami tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkotika di Labuhanbatu. Penangkapan ini merupakan hasil kerja keras tim dalam menindaklanjuti informasi dari masyarakat,” ujarnya.

Kapolres Labuhanbatu menghimbau masyarakat agar terus berperan aktif dalam pemberantasan narkoba dengan melaporkan segala aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memberantas narkotika. Informasi sekecil apa pun dari masyarakat sangat berarti dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Labuhanbatu,” tegasnya.

Dengan terus digencarkan pemberantasan narkoba, diharapkan peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Labuhanbatu dapat ditekan secara signifikan, demi terciptanya lingkungan yang aman dan bersih dari penyalahgunaan narkotika. (Dn).

Warga Mengeluh Dugaan Limbah SS Fried Chicken Cemari Lingkungan 10

0

DETEKSI.co-Medan, Sejumlah warga Gang Mangga Lingkungan 10, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan yang melintasi jalan tidak jauh dari Kantor Lurah Kelurahan Titi Kuning mengeluh akibat pencemaran air parit yang mengenangi jalan dan sampai memasuki jalan, dan juga pekarangan halaman rumah warga, air berwarna hitam yang berbau tak sedap itu diduga berasal dari limbah usaha rumah makan SS Fried Chicken yang beroperasi di kawasan Lingkungan 11 Kelurahan Titi kuning, Kecamatan Medan Johor, tepatnya dilintasan Jalan raya tidak jauh dari Kantor Lurah Kelurahan Titi kuning, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.

Beberapa warga yang mendiami kawasan itu menuturkan, sebelumnya warga sekitar merasa sudah pernah mengalami luapan air comberan di badan jalan hingga memasuki jalan juga pemukiman warga, semenjak adanya usaha itu tak jarang pencemaran di lingkungan sekitar kerab terjadi, diduga akibat meluapnya air parit hasil pembuangan limbah ayam dari usaha itu.

“Sebelumnya sudah pernah terjadi, semenjak adanya usaha SS Fried Chicken itu parit disini sering meluap,” kata salah satu warga di lingkungan 10 Gg mangga, Selasa (7/3) tidak mau namanya di muat dalam pemberitaan.

Warga lainnya bernama Zul dan Amri yang tinggal di seputaran kawasan Lingkungan 10 itu juga mengeluh kan akibat luapan air parit yang berbau tajam itu mengenangi pemukiman. Hal senada juga disampaikan oleh pelintas jalan yang menggunakan sepeda motor, menurutnya air parit itu bukan tidak mungkin mengandung najis, bila saat pengendara percikannya bisa terkena pakaian.

“Selain itu warga Mengeluh kan karena Pak Akbar A.R.Pohan selaku Lurah Kelurahan Titi kuning sangat susah di jumpai oleh warga, lalu pihak media mencoba menghubungi melalui Wa,ijin pak Lurah mau konfirmasi tentang SS Fried Chicken berulah lagi,air paretnya mengalir lagi masuk ke Gg mangga Lingkungan sepuluh Sudah lebih dari seminggu dan dalam tiga hari,sudah d tegur warga, apakah mesti kita naik kan ke media lagi pak Lurah Karena kejadian ini sudah berulang ulang tanpa efek jera dari almarhum Iwan Rangkuti Kepala lingkungan 12 ( yang di duga pengawas SS Fried Chiken) sampai saat ini belum ada titik terang,dan saat masih terulang lagi,Pak Lurah menjawab ” jangan sombong bg,itu sudah kami tegur itu bang,” ( Pungkas nya) ,

Begitu juga hal nya Kepala lingkungan 10 Bapak Mdh Sarjan Hafis B , hanya mengatakan menegur pihak SS Fried Chiken tutur nya pada warga, pihak media mencoba menghubungi melalui Wa tapi balasan Kepala lingkungan sekolah olah kurang suka ketika awak media bertanya, Assalamualaikum pak kep,Itu SS chiken berulah lagi
,Sudah 3 hari,sudah d tegur warga, apakah mesti kita naik kan ke media lagi pak kep? saya lihat pak kep sering ngopi di sebelah SSFried Chicken Apakah pak kep purak purak nggak tau atau nggak mau tau, Atau mesti nunggu warga bergerak baru pak kep open dengan warga ,tapi di balas dengan bahasa “Maksud nya apa, bahasa nya gak enak x di dengarnya.

Sementara itu pengusaha SS Fried Chicken sangat susah di jumpai, warga bertanya kepada salah satu warga , alasannya bos lagi tidak ada d tempat,pihak media mencoba jumpai juga mendapatkan jawaban yang sama.
Sementara dari pihak Lingkungan 11 yg di sapa pak Ari, warga lingkungan 10 bertanya gi mana itu pak kep, itukan wilayah pak kep,jawaban juga sudah di tegur bolak balik nanti saya tegur lagi ya pak, katanya.

Warga mulai kesal dan memanggil media yang kebetulan juga berdomisili di daerah tersebut, pihak media “kesal melihat ulah dari pada Kelurahan yang mengabaikan dan pembiaran, tanpa ada musyawarah juga mufakat mempertemukan ke dua belah pihak,antara Warga Gg mangga Lingkungan 10 dan pihak SS Fried Chicken,
Apakah sudah hilang UUD 1945 dan Pancasila.

Kejadian ini sudah pernah terjadi dari tahun 2021 sampai saat ini pihak SS Fried Chicken tidak pernah mengatakan kata maaf kepada warga Lingkungan 10 karena sudah mengotori pemukiman warga dengan limbah parit jualan nya,pernah juga ada warga meninggal dunia masih sempat mereka membuang air limbah parit mereka pada pagi dini hari pukul 01:00 Wib,sampai saat ini apabila hujan deras mereka sengaja membuang air limbah sampai air parit melimpah,bahkan pada hari pertama Puasa Ramadhan tetap buka tanpa tertutup sehelai benang,inikah Aparatur Negara yang di gaji dari hasil pajak warga,kenapa dan ada apa sampai warga marah baru bergerak ,,Punya Lurah dan Kepling yang tidak pernah bersosialisasi dengan warga dan tidak berpihak dengan warga yang menjadi korban aroma dan genangan air comberan SS Fried Chicken” (pungkas nya).

Pihak warga akan meneruskan ini dengan mengambil Semple air parit SS Fried Chicken untuk di lapor Kan ke pihak DLHK,Wali Kota Medan dengan memberikan Semple limbah parit SS Fried Chicken ( Air Limbah ,Photo, Video di TKP ).

Warga Gg mangga Lingkungan sepuluh berharap keluhan dan inspirasi Warga warga ini di dengar oleh Pak Wali Kota Medan yang baru saja di lantik, Warga memohon dengarkan pak.( Ir. Lubis )

Pengembangan Kota Deli Megapolitan, Deli Serdang Bakal menjadi Pusat Bisnis Terbesar

0

DETEKSI.co-Deli Serdang, Kota Deli Megapolitan (KDM) sebagai kawasan terkenal merupakan mega proyek perumahan, industri dan komersial serta bisnis dengan perencanaan ruang hijau yang cukup baik.

Indah Novita Sari selaku Marketing Manager CitraLand Sampali, dalam keterangannya kepada media Selasa 18 Maret 2025 mengatakan: “Melalui proses yang baik, Kota Deli Megapolitan akhirnya dapat meluncurkan proyek perumahan CitraLand Helvetia, CitraLand Tanjung Morawa, CitraLand City Sampali, dan kedepannya masih ada proyek lainnya.”

Program Kota Deli Megapolitan sejatinya akan membawa kemajuan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat Deli Serdang dan Sumatera Utara. Dalam konsep pengembangan Kota Deli Megapolitan, Deli Serdang akan menjadi pusat BISNIS TERBESAR di Sumatera dan akan menjadi tujuan wisata dan bisnis serta pintu gerbang barat pulau Sumatera bagi para investor yang ingin berinvestasi, dan tentunya didukung dengan infrastruktur jalan tol yang sedang dibangun pemerintah.

Sudah saatnya Kabupaten Deli Serdang dikembangkan menjadi kabupaten pusat perekonomian, perdagangan dan pendidikan yang akan memberikan dampak positif yang lebih besar bagi masyarakat Sumatera Utara, karena daerah yang dikelola dengan baik akan membawa pertumbuhan ekonomi yang LUAR BIASA bagi masyarakat.

Kota Deli Megapolitan yang terletak di Kabupaten Deli Serdang akan menjadi wujud pembangunan daerah yang progresif dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat, suatu pembangunan yang akan menciptakan kesejahteraan dan lapangan kerja yang besar bagi masyarakat Sumatera Utara. Karena banyaknya lapangan kerja dan peluang usaha yang akan tercipta dalam proses pembangunan daerah di masa depan, hal ini tentunya akan menjadi masukan PAJAK yang penting bagi pemerintah, dan pajak tersebut akan digunakan untuk pembangunan masyarakat dan kota semaksimal mungkin.

Misalnya saja pembangunan proyek CitraLand Helvetia, CitraLand Tanjung Morawa dan CitraLand Sampali yang banyak menyerap tenaga kerja warga sekitar selama proses pembangunannya. Selain itu, kebutuhan bahan bangunan untuk 3 proyek DELI MEGAPOLITAN CITY ini tentunya menjadi kebutuhan mutlak yang harus dipenuhi oleh para supplier bahan bangunan Sumut, mulai dari kebutuhan pasir, kerikil, batu bata, pintu, kaca, alumunium, ubin semen dan lain-lain. Tentu saja kebutuhan fisik yang harus dipenuhi dengan sendirinya, untuk memenuhi kebutuhan bahan bangunan tentunya diperlukan tenaga kerja yang terampil dan profesional, hal ini tentunya menjadi faktor pendorong kebangkitan perekonomian Kabupaten Deli Serdang.

Untuk menopang pertumbuhan ekonomi yang dihasilkan oleh industri real estate, pemerintah memberikan insentif PPN kepada industri real estate karena industri real estate dapat mengalihkan roda perekonomian dari hulu (produsen bahan bangunan) ke hilir (pekerja bangunan dan pekerja profesional) dalam rencana bisnis.

Selain itu, proyek-proyek real estate siap huni di masa depan (bangunan tempat tinggal, perkantoran, restoran dan pusat komersial lainnya) tentunya akan sangat membutuhkan tenaga kerja yang ahli di bidangnya masing-masing, dan tentunya seiring dengan berkembangnya proyek Kota Deli Megapolitan, akan terdapat banyak sekali kebutuhan akan tenaga kerja.

Dengan pembukaan kawasan baru, Kota Deli Megapolitan akan memprioritaskan penduduk setempat sebagai tenaga kerja di wilayah pembangunan tersebut. Ke depannya, Kabupaten Deli Serdang diharapkan berkembang menjadi kota besar yang terstruktur dan asri.

Melihat berbagai manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat dan pemerintah dari pengembangan Kota Deli Megapolitan, sangat disayangkan apabila ada pihak-pihak tertentu yang berusaha menghambat proses pembangunan ini demi kepentingan pribadi.

Demi kemajuan bersama, Kota Deli Megapolitan telah menjalin kerja sama yang didasarkan pada kebijakan pemerintah melalui Kementerian BUMN dan pihak terkait lainnya. Kami memohon doa dan dukungan dari masyarakat agar pembangunan Kota Deli Megapolitan dapat berjalan lancar, memberikan dampak positif bagi warga Deli Serdang dan Provinsi Sumatera Utara.( Boim )

Judi dan Narkoba Marak di Pancurbatu, Riki Irawan SH : Ada yang Tidak Benar dalam Pelaksanaan Program Perang Terhadap Pekat

0

Pengacara Riki Irawan, SH. (DETEKSI.co/Ist)

DETEKSI.co – Pancurbatu, Dugaan keterlibatan oknum aparat penegak hukum dalam praktik perjudian dan peredaran narkoba di Pancurbatu, Deli Serdang, semakin menguat.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setiawan, dan Kapolsek Pancurbatu, Kompol Djanuarsah, hingga saat ini belum memberikan tanggapan resmi terkait maraknya judi tembak ikan dan peredaran narkoba di wilayah hukum mereka.

Upaya konfirmasi berulang kali melalui pesan WhatsApp kepada kedua perwira menengah kepolisian tersebut tidak membuahkan hasil, meskipun pesan-pesan tersebut telah dibaca.

Kebungkaman ini menimbulkan kecurigaan publik, yang menduga adanya aliran dana dari bandar judi dan narkoba kepada oknum aparat.

Dugaan ini diperkuat oleh pernyataan warga yang selama bertahun-tahun menyaksikan praktik ilegal tersebut berlangsung tanpa tindakan tegas dari pihak kepolisian.

Seorang warga Kecamatan Sibolangit mengungkapkan kekecewaannya atas ketidakmampuan aparat penegak hukum memberantas judi tembak ikan dan narkoba di wilayah Pancurbatu.

Pergantian Kapolsek dan Kanit Reskrim yang berulang kali tidak menghasilkan perubahan berarti, membuat warga semakin pesimis. Mereka menilai bahwa bandar judi dan narkoba memiliki pengaruh yang lebih kuat daripada aparat penegak hukum setempat.

“Siapa pun Kapolsek dan Kanit Reskrim di sini, tetap saja sama. Mereka tidak sanggup membersihkan perjudian dan narkoba. Padahal, maraknya praktik ini meningkatkan angka kriminalitas,” ujar warga tersebut. Ia menambahkan bahwa hanya dengan intervensi langsung dari Kapolda Sumut dan Pangdam I/BB, pemberantasan praktik ini dapat efektif dilakukan.

Warga juga menuturkan bahwa lokasi perjudian, seperti di Gang Lembah, Desa Sembahe dan Villa Lotus Desa Suka Makmur, beroperasi secara terang-terangan.

Meskipun sering dirazia oleh petugas gabungan Polri-TNI, dan lapak-lapaknya bahkan dibakar, praktik perjudian dan narkoba tersebut kembali beroperasi keesokan harinya, bahkan menggunakan tenda sebagai pengganti bangunan yang dihancurkan.

Lokasi-lokasi lain yang disebut sebagai tempat beroperasi judi tembak ikan antara lain Desa Rumah Pilpil, Bandar Baru, Sibolangit, perbatasan Deli Serdang dengan Tanah Karo, Desa Durin Simbelang, dan desa-desa lainnya.

Sementara itu, Pengacara Riki Irawan SH yang dimintai statementnya melalui pesan WhatsApp, Selasa (18/3/2025) mengatakan Kapolsek dan Kapolrestabes Medan harusnya memberikan jawaban yang benar atas pertanyaan media dan keresahan masyarakat.

Sebab, menurut pengacara terkenal asal Kota Medan ini bahwa sikap bungkam dan praktek judi yang terus berlangsung mengindikasikan ada yang tidak benar dalam pelaksanaan program perang terhadap penyakit masyarakat (Pekat) maupun judi yang dijalankan oleh Polrestabes Medan dan Polsek Pancurbatu.

“Sebab, sebagaimana kita ketahui bahwa perputaran uang dalam kejahatan dan penyakit masyarakat ini cukup besar. Uang yang besar ini bisa berdampak ke mana-mana diantaranya dugaan suap ke aparatur penegak hukum dan lain-lain. Jadi sebaiknya Polrestabes Medan dan Polsek Pancurbatu seger lah memberi jawaban dan tanggapan,” tegas Riki.

Selain itu, sambung Riki, harus diingat bahwa kita sebagai manusia yang beragama dan beriman. Agama jelas melarang kegiatan judi karena berdampak ke kehidupan sosial yang lain diantaranya kejahatan pencurian, narkoba dan perselisihan di tengah-tengah masyarakat sebagaimana dinyatakan dalam Surah Al-Maidah ayat 90 dan 91 yang berbunyi ; “Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya minuman keras, berjudi, berkurban untuk berhala, dan mengadu nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah semua perbuatan itu agar kamu beruntung. Dengan minuman keras dan judi itu, setan hanyalah bermaksud menimbulkan permusuhan dan kebencian diantara kamu dan menghalang-halangi kamu dari mengingat Allah dan melaksanakan sholat, maka tidakkah kamu mau berhenti?” (QS Al-Maidah : 90-91).

“Kapolrestabes Medan dan Kapolsek Pancurbatu bisa malu kalau sempat pertanyaan awak media yang tidak dijawab ini kemudian dibawa awak media ke Komisi Informasi untuk diuji, Kapolres dan Kapolsek bisa dipidana loh berdasarkan UU Keterbukaan Informasi, walau hanya tindak pidana ringan dengan ancaman hukuman yang hanya hitungan bulan penjara,” tandas Riki Irawan, SH. (Pea)

Pemko Medan ikuti Rapat Lintas Sektoral Mendukung Pengamanan Idul Fitri 1446 H

0

DETEKSI.co-Medan, Pemko Medan mengikuti rapat lintas sektoral kesiapan pengamanan Idul Fitri 1446 H yang digelar Polrestabes Medan di Gedung Patriatama Mako Polrestabes Jalan HM Said Medan, Selasa (18/3/2025).

Rapat yang dihadiri Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas diwakili Kasat Pol PP Rakhmat Adi Syahputra Harahap ini dipimpin oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan. Hadir perwakilan Pemkab Deliserdang, perwakilan Kodim 0201/BS, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Benny Sinomba, Plt Kadis Perhubungan Kota Medan, Suriyono dan jajaran Polrestabes Medan.

Dikatakan Kasat Pol PP Rakhmat Adi Syahputra Harahap, dalam rangka kesiapan pengamanan Idul Fitri 1445 H dibutuhkan kolaborasi kita semua. Untuk itu Pemko Medan siap mendukung pengamanan tersebut.

“Kami (Pemko Medan) siap mendukung pengamanan Idul Fitri dengan melibatkan menurunkan seluruh jajaran termasuk Camat, Lurah dan Kepala Lingkungan”, kata Kasat Pol PP.

Menurut Rakhmat, Bapak Wali Kota Medan Rico Waas juga telah menginstruksikan kepada jajaran dilingkungan Kota Medan untuk melakukan pendataan warga – warga yang melakukan mudik ke kampung halaman.

“Ini juga salah satu program utama Pemko Medan dalam pengamanan Idul Fitri sesuai instruksi pak Rico Waas. Artinya jangan sampai warga yang melakukan mudik dan balik ke Medan terjadi hal yang tidak diinginkan seperti kehilangan barang-barang dirumahnya”, ujarnya.

Rakhmat juga mengungkapkan, kita semua juga harus mengantisipasi fenomena alam, dimana diketahui saat ini banyak terjadi bencana di daerah-daerah. Tentunya kita berharap bencana alam tidak terjadi di kota Medan, namun tetap kita antisipasi.

“Terkait hal tersebut jajaran Pemko Medan seperti BNPB, Damkarmat, Dinas kesehatan juga akan menyiapkan tim terpadunya. Karena setiap tahun jalur untuk menuju area rekreasi dari kota Medan selalu dipadati masyarakat. Nantinya jika terjadi hal yang tidak diinginkan maka tim akan cepat merespon”, ucapnya.

Rakhmat menambahkan, disamping pengamanan Idul Fitri yang telah ditetapkan ini, pihaknya bersama Polrestabes Medan dan Kodim 0201/ Medan tetap melaksanakan cipta kondisi ,posko apel satgas anti tawuran, kejahatan jalanan dan begal di wilayah kota Medan. Ini adalah salah satu wujud yang dilakukan rutin, sehingga kenyamanan masyarakat dapat terjaga.(Red/d)

Buka Puasa Bersama dengan Sahabat MBZ, Wali Kota Medan: Insya Allah Kami Buat Medan Jauh Lebih Baik

0

DETEKSI.co-Medan, Ucapan terimakasih disampaikan Wali kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas kepada sahabat MBZ yang telah mendukung pasangan Rico-Zaki untuk memimpin kota Medan, maka dari itu Rico Waas berjanji akan berbuat yang terbaik untuk kota Medan kedepanya.

“Terimakasih karena telah mendukung visi misi Rico-Zaki. Insya allah kita buat Medan jauh lebih lagi kedepanya,”kata Rico Waas saat menghadiri buka puasa bersama dengan sahabat MBZ yang diadakan di Kediaman Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap dijalan Gurillah Kel. Sei Kera Hilir, Kec. Medan Perjuangan, Selasa (18/3/2025).

Dihadapan ratusan orang yang hadir dalam buka puasa bersama itu, Rico Waas mengungkapkan tidak akan melupakan perjuangan para pendukungnya, oleh karena itu Rico Waas mengajak seluruhnya untuk membangun kota Medan secara bersama-sama.

“yang terpenting saat ini ialah bagaimana kita berbuat untuk kepentingan masyarakat,”ungkapnya.

Ucapan terimakasih juga disampaikan Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap atas dukungan relawan dan masyarakat sehingga Rico-Zaki di amanahkan untuk memimpin kota Medan.

“Hari ini kita menikmati suasana ramadan bersama dengan relawan dan masyarakat, saya ucapkan terimakasi atas dukunganya selama ini, semoga di ramadan ini kita dapat saling berbagi dan saling memaafkan,”ujarnya.

Acara buka puasa bersama yang juga dihadiri unsur Forkopimda Kota Medan, anggota DPRD Medan, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Ketua TP PKK Kota Medan Ny. Airin Rico Waas beserta istri dari Wakil Wali Kota Medan Ny. Martinjal Zakiyuddin Harahap, pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Medan, para alim ulama, tokoh masyarakat serta tokoh agama itu, dirangkaikan pula dengan pemberian bantuan kepada masyarakat secara simbolis.(Red/d)

Viralnya Pemberitaaan di Medsos pelaksanaan MTQ Tahun 2025 Membuat Gaduh, Komisi 1 DPRD Kota Medan RDP dengan Camat Medan Kota

0

DETEKSI.co-Medan, Dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan di bidang pemerintahan dan hukum, Komisi 1 DPRD Kota Medan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Camat Medan Kota, Senin (17/03/2025).

RDP yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi 1 DPRD Kota Medan ini dipimpin oleh Reza Pahlevi Lubis, S.Kom., selaku Ketua Komisi 1 DPRD Kota Medan, dan dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Hadi Suhendra dan Anggota Komisi 1 DPRD Kota Medan.

RDP ini berdasarkan atas viralnya pemberitaaan di media sosial terkait pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Al-Qur’an (MTQ) Tahun 2025 Tingkat Kecamatan Medan Kota, dimana pemberitaan tersebut membuat kegaduhan di masyarakat.

Dalam pembahasannya, Camat Medan Kota, Dr. Raja Ian Andos Lubis, S.S.T.P., M.A.P., mengkonfirmasi bahwa lokasi kegiatan Pawai Ta’aruf terpisah dengan lokasi kegiatan MTQ, tidak ada unsur kesengajaan dalam hal ini. Diketahui bahwa Pawai Ta’aruf yang diselenggarakan menampilkan kebudayaan dan kesenian dari masing-masing kelurahan se-Kecamatan Medan Kota.

Camat Medan Kota juga menjelaskan terkait video modern dance dengan lagu MTQ yang viral di media sosial mengaku adanya miskomunikasi dari tim publikasi kecamatan dalam mempublikasikan kegiatan MTQ. Modern dance yang aslinya menggunakan lagu Lunar New Years merupakan bagian dari kegiatan pawai ta’aruf/pawai budaya dari Kelurahan Pandau Hulu I Kecamatan Medan Kota yang masyarakatnya didominasi suku Tionghoa. Camat Medan Kota mengaku tidak mengkoreksi secara detail terhadap apa saja yang akan ditampilkan dari masing-masing kelurahannya.

Dengan viralnya pemberitaan di media sosial, Camat Medan Kota langsung mengadakan pertemuan dengan MUI dan aliansi organisasi islam lainnya untuk melakukan tabayyun/musyawarah terkait viralnya video yang dinilai masyarakat kurang etis di dalam pelaksanaan MTQ. Hasil tabayyun/musyawarah tersebut, mulai Tanggal 19 Februari 2025 Ketua MUI Kota Medan memutuskan untuk sudah memaafkan dan tidak lagi mempermasalahkan hal-hal yang viral dalam MTQ Tahun 2025 Tingkat Kecamatan Medan Kota.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Hadi Suhendra menyayangkan pelaksanaan MTQ yang seharusnya berjalan dengan khidmat harus dinodai kesakralannya dengan hal-hal yang tidak etis dan menimbulkan kegaduhan dan kemarahan di masyarakat, khususnya masyarakat yang beragama Islam.

“Pawai Ta’aruf ini selalu disandingkan dengan MTQ dan tidak dapat dipisahkan. MTQ yang selama ini sudah baik dan benar, tahun ini malah menjadi keributan di masyarakat. Dan kami belum ada melihat surat atau video konfirmasi dari Ketua MUI yang menyatakan bahwa permasalahan ini sudah dimaafkan dan dianggap selesai”, tegas Hadi Suhendra.

Selain itu, Ketua Komisi 1 DPRD Kota Medan, Reza Pahlevi Lubis, S.Kom., juga menekankan bahwa kejadian seperti ini jangan sampai terulang lagi, dan mengimbau kepada Camat Medan Kota untuk berani bertanggung jawab, jangan lempar bola kepada anggota.

Turut hadir dalam RDP ini Sekretaris Camat Medan Kota dan Lurah se-Kecamatan Medan Kota.(Red/d)

IKD DPRD Kota Medan gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Ade Irma Suryani Nasution

0

DETEKSI.co-Medan, Ikatan Keluarga Dewan (IKD) DPRD Kota Medan melaksanakan bakti sosial di Panti Asuhan Ade Irma Suryani Nasution Jalan T. Cik Ditiro Nomor 110, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia, Kamis (13/03/2025).(Red/d)

Komisi 2 DPRD Kota Medan Kunjungan Lapangan ke Dinas Sosial dan Dinas Ketenagakerjaan

0

DETEKSI.co-Medan, Dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan, Komisi 2 DPRD Kota Medan melaksanakan Kunjungan Lapangan ke Dinas Sosial Kota Medan dan Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Senin (17/03/2025).

Kunjungan Lapangan ini dipimpin oleh H. Kasman Bin Marasakti Lubis, Lc., M.A., bersama Sekretaris Komisi 2, H. Iswanda Ramli, S.E., dan Anggota Komisi 2 DPRD Kota Medan.

Sebagai wakil rakyat, Komisi 2 DPRD Kota Medan berhak menjalankan fungsi pengawasan terhadap kinerja OPD yang menjadi counterpart/mitra kerja komisi, dengan tujuan agar pengelolaan keuangan daerah berjalan dengan baik, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Dalam kunjungan lapangan ini, Komisi 2 DPRD Kota Medan mengawasi sejauh mana capaian kinerja, baik yang bersifat pengadaan maupun pelayanan di Dinas Sosial Kota Medan dan Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan yang diserap dalam APBD Tahun Anggaran 2025.(Red/d)