Beranda blog Halaman 430

Kejati Sumut Diminta Lidik Dugaan Korupsi Pengadaan Photo Presiden Di Langkat

0

DETEKSI.co-Langkat, Pengadaan photo presiden, wakil presiden dan Pancasila di sekolah – sekolah yang ada di kabupaten Langkat dari tingkat SD sampai SMP yang dianggap sejumlah elemen masyarakat Langkat dinilai terlalu mahal.

Menurut berbagai elemen masyarakat yang ada dilangkat tersebut Ada dua jenis photo, Satu jenis untuk kantor sampul kaca dan untuk ruang kelas sampul plastik dengan rangka kayu di hargai Rp 300.000 s/d Rp 350.000 satu set nya.

Seperti yang disampaikan salah seorang tokoh masyarakat kabupaten Langkat Anis Safrin. Menurut beliau pengadaan barang tersebut dilakukan oleh pihak ketiga sebagai penyuplai barang ke sekolah – sekolah yang ada di kabupaten Langkat tingkat SD dan SMP.

“Barang – barang yang di bayar mengunakan dana Operasional Sekolah (BOS) tahun 2025 tersebut dinilai terlalu mahal, dan adanya indikasi korupsi berjamaah” terang Anis Safrin.

“Untuk itu kita berharap kepada penegak hukum dalam hal ini Kejatisu untuk melakukan lidik terhadap pengadaan barang tersebut” harapnya, Stabat, Selasa (18/03/2925).

Saat dikonfirmasi salah seorang ketua K3S kecamatan terkait harga barang tersebut tidak mau menjawab. Begitu juga dengan beberapa kepala sekolah saat di konfirmasi egan menjawab, ada yang menjawab hanya mengatakan sudah lupa berapa di harganya dan mengatakan barang tersebut masuk pada tahun 2024 dan di bayar mengunakan dana BOS triwulan pertama tahun 2025. (AR Lim)

Jalur Dilalui Pemudik Aman, Gubsu Bobby Nasution Tinjau Perbaikan Ruas Jalan Nasional Batu Jomba

0

DETEKSI.co-Tapsel, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meminta ruas jalan nasional Batu Jomba aman dilalui pemudik pada Lebaran tahun ini. Sehingga masyarakat yang mudik Idulfitri 1446 H dapat melintasi jalur Batu Jomba dengan aman dan nyaman hingga sampai tujuan.

Menurut keterangan Bobby Nasution, ruas jalan nasional Batu Jomba sementara akan dihentikan pengerjaannya. Pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumut fokus mempersiapkan ruas jalan ini agar aman dilintasi kendaraan roda dua dan empat.

“Jalan ini nanti untuk mempersiapkan arus mudik tanggal 24, dan dilanjutkan H+10 nanti. Dipastikan agar jalan ini nanti bisa dilalui pemudik, dipastikan aman,” kata Bobby Nasution saat meninjau ruas jalan nasional Batu Jomba, Tapanuli Selatan, Senin (17/3).

Menurut Bobby Nasution, kondisi ruas jalan Batu Jomba yang sedang diperbaiki belum mampu menahan bobot kendaraan berat. Selain itu, luas jalan yang bisa digunakan juga hanya untuk ukuran mobil roda 4.

“Roda 6 belum, untuk mengantisipasi terjadinya longsor dan memberatkan tanah, jadi roda enam lebih belum bisa melintas,” kata Bobby Nasution didampingi Kepala BBJPN Sumut Stanley CH Tuahpattinaja.

Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan berharap perbaikan ruas jalan nasional Batu Jomba cepat terselesaikan. Sehingga distribusi barang dan transportasi orang bisa lancar untuk menunjang perekonomian daerah.

“Kita berharap ini cepat selesai dan bisa digunakan untuk jangka waktu yang panjang, sehingga masalah yang sudah lama kita hadapi ini benar-benar selesai,” kata Gus Irawan. (RZ/SN)

Bukan Tanggung Jawab Pemerintah Semata, Rico Waas Ajak Semua Peduli Penanganan Sampah

0

DETEKSI.co-Medan, Penanganan sampah bukanlah tanggung jawab Pemerintah semata. Butuh partisipasi aktif dari semua lapisan masyarakat untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan asri. Minimnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah menjadi salah satu kendala yang selama ini terjadi.

Hal ini disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menghadiri Podcast Ramadhan terkait Selamatkan Lingkungan Hidup Tugas Kita Bersama di Galeri Edukasi Ikatan Pemulung Indonesia (IPI) Sumut Jalan Karya Tani, Kecamatan Medan Johor, Senin (17/3/2025).

Terkait itu, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh jajaran di lingkungan Pemko Medan dan masyarakat untuk berperan aktif dalam penanganan sampah di Kota Medan.

“Saya mengajak semua lapisan masyarakat dan seluruh jajaran di lingkungan Pemko Medan untuk bersama-sama peduli terhadap sampah. Kita punya 21 kecamatan dan 151 kelurahan, tinggal bagaimana kita memahami konsep kebersihan itu apa,” kata Rico Waas.

Diungkapkan Rico Waas, dirinya pernah menemui masyarakat membuang tilam ke sungai. Hal itu, bilangnya, menandakan kurangnya kesadaran dari masyarakat itu sendiri.

“Kenapa masyarakatnya bisa seperti itu. Terkadang mereka berfikir, dia bisa buang sampah sembarangan kenapa saya tidak. Hal-hal seperti itu yang harus bisa kita ubah. Maka dari itu, mindset kita harus diubah, dimulai dari kita sendiri,” ungkapnya.(Red/d)

Safari Ramadan ke Masjid Al Muslimin Medan Marelan, Rico Waas Berharap Masjid Jadi Pusat Peradaban Islam

0

DETEKSI.co-Medan, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengharapkan masjid dapat menjadi pusat peradaban Islam, Harapan ini disampaikannya dalam Safari Ramadan di Masjid Al Muslimin, Jalan Mesjid Kecamatan Medan Marelan, Senin (17/3) petang.

“Mari kita berdayakan masjid agar masyarakat sekitar masjid juga terberdayakan,” ungkapnya pada kegiatan yang dihadiri unsur Forkopimda, pengurus BKM Al Muslimin, ustaz Damri Tambunan, pimpinan perangkat daerah, anggota DPRD Medan, Plt. Camat dan Lurah se-Medan Marelan, masyarakat dan anak yatim piatu itu.

Pada bagian lain Rico Waas mengungkapkan, Medan bagian Utara menjadi salah satu fokus dalam pembangunan di Medan, antara lain bidang pendidikan dan
kesehatan. Tentunya, lanjut Rico, bidang keagamaan tidak boleh diabaikan untuk mewujudkan pembangunan seutuhnya.

Menanggapi permintaan BKM Al Muslimin, Gerianto, agar Pemko Medan memperhatikan Gang Mandor dan Arjuna – jalan alternatif jamaah menuju masjid – yang selalu banjir saat hujan, Wali Kota meminta agar Dinas Perkimcitaru menindaklanjuti. Dia meminta agar segera diperiksa penyebabnya dan diatasi.

Usai Salat Magrib berjamaah, Rico Waas pun makan malam bersama dengan jamaah dan masyarakat. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan meliputi kegiatan tahunan Pemko Medan ini.

Sebelum berbuka, Rico Waas juga menyerahkan bantuan Pemko Medan dana rehabilitasi masjid kepada BKM Al Muslimin Rp50 juta dan bantuan sosial sebesar Rp10 juta.

Selain itu, Rico Waas juga menyerahkan bingkisan kepada anak yatim piatu, paket Ramadan berupa gula, susu, bubuk teh, tenis meja, rak buka dan barcode ebook, 100 polibek bibit cabai dan budidaya ikan.

Dalam kegiatan ini Pemko Medan membuka layanan pengurusan administrasi kependudukan, izin usaha, dan pemeriksaan kesehatan gratis. Warga pun antusias memanfaatkan layanan gratis ini.

Sebelumnya Ketua BKM Al Muslimin Gerianto mengungkapkan rasa gembira atas pelaksanaan Safari Ramadan di masjid ini. Selain itu, dia juga mengungkapkan terima kasih atas berbagai bantuan yang diberikan.(Red/d)

Komisi 4 DPRD Kota Medan gelar RDP terkait Pengaduan Masyarakat Lamanya Pengurusan PBG

0

DETEKSI.co-Medan, Komisi 4 DPRD Kota Medan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait pengaduan masyarakat mengenai lamanya pengurusan PBG (Persetujuan Bangunan Gedung) di Kota Medan, Senin (17/03/2025).

RDP ini membahas permasalahan-permasalahan PBG, diantaranya terkait pengaduan masyarakat melalui media mengenai lama dan mahalnya pengurusan dokumen PBG di Kota Medan.

Selain itu, Komisi 4 DPRD Kota Medan juga membahas terkait permasalahan pendirian tower alat komunikasi seluler dan tata letak tiang dan instalasi kabel Telkom yang ada di Kota Medan.

RDP ini merupakan salah satu tugas dan fungsi pengawasan Komisi 4 DPRD Kota Medan di bidang infrastruktur, pembangunan, dan lingkungan hidup. Oleh karenanya, Komisi 4 DPRD Kota Medan menyoroti masih banyak permasalahan terkait PBG yang harus menjadi perhatian Pemerintah Kota Medan, khususnya permasalahan ketidaksinkronan antara dokumen administrasi dengan kondisi bangunan di lapangan.

Oleh sebab itu, Komisi 4 DPRD Kota Medan mengimbau Pemerintah Kota Medan melalui OPD terkait untuk bertindak tegas dan tidak mempersulit dan mempercepat pengurusan PBG, agar masyarakat Kota Medan dapat dengan nyaman mendirikan rumah dan bangunan, mengingat PBG dan PBB sangat berpengaruh terhadap peningkatan PAD Kota Medan. Komisi 4 DPRD Kota Medan juga mengimbau kepada warga/pemilik bangunan untuk taat terhadap peraturan yang berlaku, dan segera mengurus PBG sesuai dengan kondisi bangunannya.

Selain itu, Komisi 4 DPRD Kota Medan juga mengimbau kepada perusahaan seluler untuk memperhatikan letak pemasangan tiang dan instalasi kabel, jangan sampai mengganggu aktivitas masyarakat, mengingat banyak sekali kabel yang tidak beraturan yang bisa membahayakan dan mengurangi nilai estetika Kota Medan.

RDP ini dipimpin langsung Paul Mei Anton Simanjuntak, S.H., selaku Ketua Komisi 4 DPRD Kota Medan, bersama Wakil Ketua Komisi 4, Muhammad Afri Rizki Lubis, S.M., M.I.P., dan dihadiri Anggota Komisi 4 DPRD Kota Medan, serta OPD terkait yakni, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpatu Satu Pintu Kota Medan, Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kota Medan, Badan Pendapatan Daerah Kota Medan, PT. Telkom Medan, PT. Telkomsel Medan, PT. Indosat Or Tbk, PT. XL Axiata Tbk, dan PT. Mitratel Medan.(Red/d)

Jalankan Tupoksi Pengawasan, Komisi 3 DPRD Kota Medan Kunjungan Lapangan

0

DETEKSI.co-Medan, Dalam rangka menjalankan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) pengawasan khususnya di bidang keuangan, perekonomian, dan pendapatan daerah, Komisi 3 DPRD Kota Medan melaksanakan kunjungan lapangan ke beberapa lokasi kunjungan, Senin (17/03/2025).

Kunjungan lapangan ini terkait pajak dan retribusi daerah dalam hal menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan dibeberapa lokasi supermarket, seperti Maju Bersama Marendal, Suzuya Superstore Kampung Baru, Sun Supermarket Kampung Baru, dan Irian Supermarket Setia Budi.

Selain itu, kunjungan lapangan ini juga bermaksud peninjauan langsung terkait izin reklame, izin usaha dan izin operasional, termasuk pengawasan masa kadaluarsa produk makanan dan minuman, serta label Halal MUI, mengingat masih ada beberapa supermarket yang izinnya masih bermasalah atau belum memperbarui izinnya, dan masih ada pemberitaan supermarket yang menjual produk dengan masa kadaluarsa yang telah habis.

Sebagi wakil rakyat, Komisi 3 DPRD Kota Medan yang membidangi keuangan, perekonomian dan pendapatan daerah mengimbau kepada para pelaku usaha untuk taat dan rutin dalam membayar pajak, baik itu pajak bumi dan bangunan, pajak reklame, dan pajak rutin lainnya, serta mengimbau OPD terkait untuk tegas dalam menegakkan peraturan terkait pajak dan pendapatan daerah sesuai Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Selain untuk menghindari denda dan pelanggaran izin operasional, hal ini juga dapat menambah PAD Kota Medan dari sektor ritel.

Kunjungan lapangan ini dipimpin Ketua Komisi 3 DPRD Kota Medan, Salomo Tabah Ronal Pardede, S.E., M.M., bersama Sekretaris Komisi 3, David Roni Ganda Sinaga, S.E., serta Anggota-Anggota Komisi 3 DPRD Kota Medan lainnya, yakni dr. Faisal Arbie, M.Biomed., dan Drs. Godfried Effendi Lubis, M.M.

Turut hadir dalam kunjungan lapangan ini OPD terkait, yakni Badan Pendapatan Daerah Kota Medan, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Medan, serta Satuan Polisi Pamong Praja Kota Medan.(Red/d)

Hasyim SE: Darma Agung Sudah Mencetak Banyak Sarjana Berkualitas

0

DETEKSI.co-Medan, Anggota DPRD Sumut Hasyim, SE mengatakan Universitas Darma Agung (UDA) merupakan universitas kebanggan masyarakat Sumut. Kampus ini dulu adalah kampus favorit dan sudah banyak mencetak sarjana yang berkualitas.

“Saya kuliah disana tahun 1986 di fakultas ekonomi. Saking banyaknya mahasiswa per kelasnya bisa sampai 50 bahkan ada yang 100 orang,” kisah Hasyim kepada wartawan, Selasa (18/2/2025).

Saat itu kata mantan Ketua DPRD Medan 2 periode itu, UDA adalah pilihan pertama para mahasiswa yang belajar di perguruan tinggi swasta.

“Di masa itu kita memang fokus kuliah tidak ikut-ikutan melakukan aksi-aksi yang bisa merugikan diri sendiri dan kampus,” kenangnya.

Kader PDIP itu berharap Darma Agung bisa kembali meraih kejayaannya seperti tahun-tahun di masa perkuliahannya dulu.

UDA sudah menghasilkan banyak sarjana berkualitas yang menduduki posisi-posisi strategis di negara ini. Dia mencontohkan beberapa anggota DPR baik di tingkat kota, propinsi maupun pusat.

“Di DPRD kota Medan saat ini ada Henry John Hutagalung, di DPRD Sumut ada saya bersama Sutarto dan di DPR RI ada Maruli Siahaan,” katanya.

Kepada para mahasiswa yang saat ini tengah menimba ilmu di UDA, Hasyim berharap untuk tetap fokus belajar dan tidak ikut-ikutan mencampuri yang bukan urusannya.

“Selama proses belajar mengajar tidak terganggu dan pihak rektorat tidak merugikan mahasiswa tetap lah laksanakan kewajiban sebagai mahasiswa. Pikirkan jerih payah orang tua menyekolahkan mu, raih lah cita-cita mu karena kalian lah yang akan melanjutkan estafet pembangunan negeri ini,” pesannya. (moe)

TNI dan Polri bersama Masyarakat Pulihkan Wilayah Terdampak Banjir Kota Parapat

0

DETEKSI.co-Simalungun, Polres Simalungun bersama jajaran TNI, Pemerintah Kabupaten Simalungun, dan masyarakat melaksanakan apel kesiapan penanggulangan bencana banjir di Pantai Bebas, Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Senin (17/3/2025).

Apel yang dipimpin Bupati Simalungun, Dr. Anton Saragih, ini dihadiri sejumlah pejabat termasuk Kabag Ops Polres Simalungun, Kompol Martua Manik, S.H., M.H., Dandim 0207/Simalungun Letkol INF Selamet Fauzan, M.Han, serta Anggota DPRD dari Partai Golkar Simalungun Eva Sinaga.

Apel kesiapan ini bertujuan untuk memastikan seluruh pihak siap dalam melakukan pembersihan dan pemulihan wilayah terdampak banjir di Kota Parapat. Bupati Simalungun menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam menangani dampak bencana.

Kegiatan ini dilakukan bersama seluruh elemen masyarakat untuk membersihkan segala puing-puing yang disebabkan oleh banjir.

Polres Simalungun yang diwakili Kabag Ops Kompol Martua Manik, S.H., M.H., mengerahkan personel untuk membantu pembersihan di beberapa titik utama seperti RSU Parapat, Jalan SM Raja, dan Jalan Angga Rajin. Kompol Martua Manik memastikan seluruh anggotanya siap mendukung upaya pemulihan dan menjaga keamanan selama proses pembersihan berlangsung.

Sementara itu, Sat Lantas Polres Simalungun di bawah pimpinan Kasat Lantas AKP Jonni F.H. Sinaga, S.H., melakukan pengamanan jalur lalu lintas yang terganggu akibat banjir bandang dan longsor di Desa Sualan, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon.

Pengalihan arus dilakukan dari arah Siantar menuju Toba melalui Simpang Palang – Sitahoan, sementara arus dari Toba menuju Siantar tetap melalui jalan utama.

“Hingga saat ini, proses pembersihan sisa-sisa material longsoran masih berlangsung. Namun, arus lalu lintas sudah dapat digunakan satu jalur. Kami terus memberikan informasi kepada masyarakat terkait situasi terkini agar perjalanan dapat berjalan lancar dan aman,” ujar AKP Jonni F.H. Sinaga, S.H.

Kapolres Simalungun, AKBP Choky Sentosa S. Meliala, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi serta melakukan pengawasan dan pengamanan di lokasi-lokasi terdampak.

“Polres Simalungun berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dalam penanganan bencana ini. Semoga dengan kerja sama seluruh pihak, situasi dapat segera pulih dan aktivitas masyarakat kembali normal,” ujarnya. (Wd)

Hujan Deras Penyebab Banjir Bandang Terjang Kawasan Parapat, Polisi Bergerak Cepat 

0

DETEKSI.co-Simalungun, Hujan deras yang mengguyur kawasan Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, sejak Minggu (16/3/2025) sore menyebabkan banjir bandang yang melanda sejumlah titik di wilayah tersebut.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, merendam kawasan vital di Parapat serta mengakibatkan terhambatnya arus lalu lintas dari Pematang Siantar menuju Kabupaten Toba.

Beberapa lokasi terdampak paling parah antara lain Jalan Sisingamangaraja (mulai dari Pantai Bebas hingga SPBU Purba), Jalan Anggarajim, serta Jalan Kol TPR Sinaga (dari pintu gerbang masuk Kota Wisata Parapat hingga Jembatan Hotel Wisma Bahari).

Banjir bandang dan material longsor yang terbawa arus menyebabkan jalan umum tergenang, menghambat pergerakan kendaraan dan mengancam keselamatan pengguna jalan.

Kapolsek Parapat, AKP Manguni Wiria D. Sinulingga, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat mengamankan lokasi serta memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menjauhi kawasan terdampak.

“Kami terus melakukan patroli dan pemantauan di area-area rawan serta mengingatkan masyarakat agar tetap waspada. Hingga saat ini, tidak ditemukan korban jiwa, namun kerugian material cukup signifikan,” ungkap AKP Manguni.

Dalam upaya memastikan keselamatan dan keamanan masyarakat, jajaran Polsek Parapat juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk meminimalisir dampak banjir. Pengamanan jalur utama menjadi prioritas agar masyarakat yang melintas tetap dapat merasa aman.

Selain itu, jajaran Satlantas Polres Simalungun juga sigap melakukan pengalihan arus lalu lintas untuk mengurai kemacetan dan mencegah terjadinya kecelakaan. Pengalihan arus dilakukan di Simpang Palang, Pondok Bulu, Kecamatan Dolok Panribuan, mulai pukul 18.30 WIB.

Kasat Lantas Polres Simalungun, AKP Jonni FH Sinaga, S.H., memimpin lima personel Satlantas dalam mengarahkan arus lalu lintas dari Pematang Siantar menuju Parapat melalui Simpang Palang ke Simpang Sitahuan, dan sebaliknya dari Parapat ke Pematang Siantar melalui jalur yang sama. Berkat penanganan cepat ini, situasi lalu lintas dilaporkan tetap aman dan lancar meski cuaca di lokasi masih hujan gerimis.

Kapolres Simalungun, AKBP Choky Sentosa S. Meliala, S.I.K., S.H., M.H., turut mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh seluruh personel di lapangan. “Polres Simalungun akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mengatasi dampak banjir ini. Prioritas utama kami adalah keselamatan dan keamanan masyarakat, serta memastikan arus lalu lintas dapat kembali normal secepat mungkin,” tegas AKBP Choky.

Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan dari Polres Simalungun bersama instansi terkait masih bersiaga di lapangan untuk memastikan kondisi tetap aman dan membantu warga yang membutuhkan. Patroli rutin dan pengawasan terus dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.(Ril)

Komisi 3 DPRD Kota Medan gelar RDP PUD Pasar dan P3KL 

0

DETEKSI.co-Medan, Dalam rangka melaksanakan fungsi pengawasan di bidang keuangan, perekonomian, dan pendapatan daerah, Komisi 3 DPRD Kota Medan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Persatuan Pedagang Pasar Kampung Lalang (P3KL) Kota Medan, Selasa (11/03/2025).

RDP yang berlangsung di Ruang Rapat Badan Musyawarah ini dipimpin oleh Salomo Tabah Ronal Pardede, S.E., M.M., selaku Ketua Komisi 3 DPRD Kota Medan, bersama Sekretaris Komisi 3, David Roni Ganda Sinaga, S.E., dan dihadiri Anggota Komisi 3 DPRD Kota Medan.

Dalam pembahasannya, Ketua P3KL Erwina Pinem menjelaskan bahwa banyak pedagang yang menutup kiosnya karena turunnya daya beli masyarakat ke pasar imbas dari penjualan online.

“Berdasarkan pemetaan pasar seharusnya lantai satu diisi dengan pedagang kain, tapi sekarang mereka disuruh berjualan aksesoris. Kemudian berdasarkan penzoniangan pasar, pedagang sepatu seharusnya berada di lantai dua, namun sekarang sudah banyak pedagang sepatu di lantai satu. Kami hanya minta untuk diberikan izin dapat berjualan kembali di lantai satu dan pemutihan kontribusi selama tidak berjualan”, kata Erwina Pinem.

Menyikapi permasalahan ini, Komisi 3 DPRD Kota Medan mengimbau kepada PUD Pasar Kota Medan untuk melakukan musyawarah dalam penzoningan, dan harus benar-benar dikoordinasikan dengan baik dengan pedagang, yang tujuannya untuk menghidupkan kembali kondisi pasar. Penzoningan yang telah ditetapkan masih dapat diubah/dievaluasi sesuai dengan kondisi pasar, karena tiap pasar pasti berbeda kondisinya dan beda pula rasio dagangannya.

Sementara itu, untuk pemutihan kontribusi pedagang, Komisi 3 DPRD Kota Medan menilai selagi kontribusi pedagang disetorkan ke Pemerintah Kota Medan, pemutihan layak dilakukan. Komisi 3 DPRD Kota Medan juga mengimbau kepada PUD Pasar untuk melakukan koordinasi dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan dan Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Medan terkait penyerahan bangunan Pasar Kampung Lalang ke PUD Pasar.

Selain itu, Komisi 3 DPRD Kota Medan juga mendengarkan keluhan dari Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia Kota Medan yang meminta disediakan pos pemadam kebakaran di Pusat Pasar, mengingat Pusat Pasar rentan terhadap kebakaran, dan meminta untuk dilakukan penertiban pedagang kaki lima yang berjualan di luar Pasar, karena sangat mengganggu jalan keluar masuk ke dalam area Pusat Pasar.

Melihat permasalahan ini, Komisi 3 DPRD Kota Medan mengeluarkan rekomendasi untuk menerima pedagang Pasar Kampung Lalang agar dapat berjualan kembali di lantai satu, melakukan pemutihan kontribusi pedagang saat tidak berjualan, mendirikan pos pemadam kebakaran di Pusat Pasar, penertiban pedagang kaki lima, dan membentuk tim audit menyeluruh yang terdiri dari Komisi 3 DPRD Kota Medan, PUD Pasar Kota Medan dan perwakilan pedagang, merekomendasi seluruh pengelolaan di PUD Pasar Kota Medan tidak dibenarkan lagi memakai pihak ketiga, dan merekomendasi Kejaksaan Negeri Medan untuk memeriksa PUD Pasar Kota Medan.

Turut hadir dalam RDP ini PUD Pasar Kota Medan, dan perwakilan pedagang Pasar Kampung Lalang dan Pusat Pasar.(Red/d)