Beranda blog Halaman 439

Pimpin Rapat Pertama dengan 26 OPD dan 21 Camat, Ini Yang Diinginkan Rico Waas-Zakiyuddin

0

DETEKSI.co-Medan, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Wali Kota H Zakiyuddin Harahap memimpin Rapat Capaian Kinerja Pembangunan dan Perangkat Daerah dan Rencana Kerja Pelaksanaan Anggaran, Termasuk Indikasi Rencana Efisiensi Pada Perangkat Daerah Tahun Anggaran (TA) 2025 di Balai Kota Medan, Selasa (11/3/2025).

Ini merupakan rapat pertama yang dipimpin Rico Waas bersama Zakiyuddin setelah keduanya dilantik Presiden Prabowo Subianto menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Periode 2025-2030. Selain ingin menyatukan frekuensi dan pemikiran sama dalam bekerja, Rico Waas juga ingin mengenal seluruh pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan.

“Hari ini saya ingin mendapatkan laporan dari rekan-rekan OPD sekaligus sambil mengenal 29 pimpinan perangkat daerah dan 21 camat. Kami butuh saling mengenal bagaimana pikirannya, dan bagaimana konsepnya. Setelah kita ketuk anggaran tahun lalu untuk tahun 2025, apa saja yang sudah dikerjakan. Apa saja yang sudah menjadi pemikiran rekan-rekan sekalian semuanya agar nantinya kita bisa menyesuaikan setelah kami berdua masuk di lingkungan Pemko Medan,” kata Rico Waas.

Atas dasar itulah, kata Rico Waas, maka rapat ini digelar sehingga dirinya bersama Zakiyuddin dapat memahami apa yang menjadi pemikiran pimpinan OPD dan kemudian disesuaikan dengan pola kerja yang sesuai dengan visi misi Rico Waas-Zakiyuddin. Termasuk dengan rencana efisiensi yang dilakukan, alumni Bina Nusantara University jurusan Desain Komunikasi Visual ini menegaskan jangan sampai tidak ada pembangunan yang dilakukan.

Rico Waas menjelaskan, efisiensi adalah bagaimana sekiranya kinerja itu dapat dilakukan dengan membayar minim tetapi hasil yang diperoleh sama dengan membayar lebih besar. “Itulah hal-hal efisiensi yang harus kita selaraskan karena ini merupakan arahan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ungkapnya.

Apalagi, bilang Rico Waas, sebelum dirinya bersama Zakiyuddin dilantik, anggaran yang ada sudah berjalan karena tidak mungkin pimpinan perangkat daerah menghentikannya menunggu keduanya dilantik. Terkait itu, imbuhnya, makanya dalam rapat ini mereka membutuhkan laporan kinerja yang telah dilakukan masing-masing pimpinan perangkat daerah.

“Agar kami bisa memahami dan sudah sampai dimana serta bagaimana kami mendorong rekan-rekan semuanya untuk lebih mengupgrade lagi bagaimana pengalokasian anggaran menjadi lebih efektif dan efisien. Inilah maksud rapat yang dilaksanakan hari ini,” ujarnya.

Terkait itu, Rico Waas mengajak semua pimpinan perangkat daerah dan camat untuk berdiskusi agar mereka ke depannya akan mempersiapkan rapat-rapat khusus untuk menetapkan dinas-dinas tertentu yang dibutuhkan agar bergerak lebih cepat. “Yang pasti Pemko Medan harus bisa meningkatkan kualitas pelayanannya,” ujarnya.

Sedangkan Wakil Wali Kota H Zakiyuddin dalam rapat itu, berpesan kepada seluruh camat untuk menjaga wilayahnya masing-masing agar menjadi lebih baik, terutama dalam soal keamanan dan kebersihan. Kemudian, bilangnya, semua yang berhubungan dengan masyarakat harus bisa menyenangkan masyarakat.

“Saya bersama dengan Pak Wali Kota duduk di sini ingin yang baik, bukan mau mencari yang salah. Tolong jabarkan visi misi kami dalam menjalankan kinerja dan jadikan lebih baik lagi,” pesan Zakiyuddin seraya mengingatkan Dinas Perhubungan untuk segera mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di depan sejumlah sekolah di Kota Medan.(Red/d)

Dukung Program One Day No Car, Rico Waas Pergi Kerja ke Balai Kota Naik Bus Listrik

0

DETEKSI.co-Medan, Di bawah siraman hujan gerimis, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas didampingi Plt Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Kota Medan Agha Novrian menunggu datangnya bus listrik di tempat pemberhentian bus listrik Jalan Diponegoro, Medan, Selasa (11/3/2025).

Sebelumnya, Rico Waas dan Agha dari Rumah Dinas Wali Kota Jalan Sudirman berjalan kaki menuju tempat pemberhentian bus listrik tersebut. Pagi itu, orang nomor satu di Pemko Medan ini, ingin berangkat kerja menuju Balai Kota Medan menggunakan bus listrik.

Hal itu dilakukan Rico Waas sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemko Medan yakni One Day No Car. Dimana setiap Selasa, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Harian Lepas (PHL) dilarang membawa kendaraan bermotor.

Selain itu Rico Waas juga ingin mengedukasi dan mendorong penggunaan transportasi umum. Tidak hanya mengurangi kemacetan, program One Day No Car ini juga diharapkan dapat mengurangi polusi yang disebabkan emisi gas buang kendaraan bermotor.

Setelah 10 menit menunggu, bus listrik trayek Perumahan J City Jalan Karya Wisata menuju Lapangan Merdeka akhirnya tiba. Rico Waas dan Agha pun langsung menaiki bus listrik. Selain menyapa dengan ramah, pria kelahiran 5 Juli 1986 ini juga berbincang dengan sejumlah penumpang selama perjalanan menuju Balai Kota Medan.

Di sela-sela perbincangan tersebut, Rico Waas pun menjelaskan tentang program One Day No Car tersebut. “Setiap Selasa, Pemko Medan memiliki program One Day No Car. Dimana seluruh ASN dan PHL dilarang membawa kendaraan bermotor dan diwajibkan menggunakan kendaraan umum. Makanya, hari ini saya naik bus listrik,” kata Rico Waas seraya tersenyum.

Di tempat pemberhentian bus di depan Kantor Wali Kota, bus listrik pun berhenti, Rico Waas pun turun dan selanjutnya berjalan memasuki Balai Kota Medan. (Red/d)

Polda Sumut Tangkap Jaringan Narkoba, Tangki Mobil Pajero Dimodifikasi Sembunyikan 13 Kg Sabu

0

DETEKSI.co – Medan, Tim Khusus Ditresnarkoba Polda Sumut berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis sabu seberat 13 kg bruto yang diselundupkan dari Riau menuju Medan.

Seorang pelaku bernama Bagus Hariyanto alias Bento (41), warga Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, ditangkap di Jalan Khairuddin Nst, Pekanbaru, Riau, pada Rabu (5/3/2025) pukul 20.00 WIB.

Pengungkapan ini berawal dari informasi terkait mobil yang membawa narkoba dari Riau ke Medan. Tim bergerak ke Riau pada Selasa (4/3/2025) dan mengidentifikasi mobil Mitsubishi Pajero putih bernopol B 1438 JCU yang dicurigai.

Setelah penangkapan, pelaku dibawa ke Sumut untuk pemeriksaan lebih lanjut karena kondisi di lokasi penangkapan tidak memungkinkan.

Pemeriksaan kendaraan dilakukan di bengkel Jalan Lintas Sumatera, Asahan, Sumut, yang disaksikan pelaku. Dari hasil pembongkaran, ditemukan 13 bungkus sabu seberat 13 kg bruto yang disembunyikan dalam tangki mobil yang telah dimodifikasi.

Menurut pelaku, ia diperintahkan oleh seseorang bernama Cik Din (dalam penyelidikan) dengan imbalan Rp 5 juta untuk mengantar mobil tersebut kepada seseorang di Medan yang tidak ia kenal.

Dirresnarkoba Polda Sumut, Kombes Pol. Yemi Mandagi, S.I.K., M.H., menyatakan pengungkapan ini menunjukkan keseriusan pihaknya dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Sumut. “Kami terus mendalami kasus ini untuk mengungkap jaringan lain yang terlibat,” ujarnya (7/3/2025).

Sementara itu, Plt. Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Yudhi Surya Markus Pinem, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi dari Kapolda Sumut. “Pengungkapan ini membuktikan keseriusan Polri dalam memerangi peredaran narkoba demi keamanan masyarakat,” katanya (11/3/2025).

Pelaku dan barang bukti kini diamankan di Kantor Ditresnarkoba Polda Sumut untuk penyelidikan lebih lanjut. (Pea)

Gubsu Buka Rapimda LP3KD Pesparani Katolik Sumatera Utara

0

DETEKSI.co – Medan, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution membuka secara resmi Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) LP3KD (Pesparani Katolik) Sumatera Utara , yang digelar di Catolik Center Medan selama 2 hari 7 sampai 8 Maret 2025. Rapimda LP3KD dihadiri dari utusan 23 Kabupaten/Kota Se-Sumatera Utara.

Melalui sambutannya, Gubsu mengatakan, kehadiran LP3KD Sumut bukti dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Gerejani Katolik Daerah Sumatera Utara.

“Semoga dengan keberadaan Lembaga ini, umat Katolik mendapatkan pembinaan iman yang semakin baik. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga berharap agar Pesparani Sumut dapat menjadi media pembinaan serta mempersiapkan Kontingen Sumut dalam kancah Pesparani Nasional,” kata Gubsu, yang saat itu diwakili Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Sumut Desni Maharani Siregar.

Dalam kesempatan itu, Ketua LP3KD Sumut Dr (c) Drs Hendrik H Sitompul MM dalam sambutannya mengatakan Rapimda digelar untuk satu semangat kebersamaan, dalam satu tujuan besar untuk membawa LP3KD Se-Sumatera Utara semakin maju dan berdampak. Demikian keterangan resmi yang diterima Redaksi, Selasa (11/3/2025).

Rapimda ini, lanjut Hendrik Sitompul, bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan sebuah momentum penting untuk menyatukan langkah, menyelaraskan visi, dan memperkuat misi kita sebagai satu tubuh yang bergerak bersama.

Setiap nada dalam sebuah harmoni harus dimainkan dengan keselarasan. Jika ada satu nada yang sumbang, maka keseluruhan irama menjadi terganggu. “Begitu juga dengan LP3KD di Sumatera Utara, yang pada faktanya belum semuanya bergerak dalam satu irama. Masih ada kesenjangan komunikasi dan koordinasi antara LP3KD Kabupaten/Kota dengan LP3KD Provinsi. Oleh karena itu, tema kita kali ini, “Sinergi dan Harmoni: LP3KD Se-Sumut Menuju Satu Irama”, diangkat agar kita benar-benar menyadari pentingnya kesatuan langkah dalam menjalankan misi bersama, Fakta dan Realita di Lapangan,” tegas Hendrik.

Dijelaskan, dari data yang diperoleh, hingga saat ini sudah terbentuk 25 LP3KD Kabupaten/Kota di Sumatera Utara, dan dari jumlah tersebut, 23 LP3KD menyatakan hadir dalam Rapimda. Ini adalah angka yang menggembirakan, tetapi juga menjadi tantangan bagi kita untuk terus mendorong agar seluruh LP3KD aktif dan berpartisipasi dalam dinamika LP3KD Sumatera Utara.

“Namun, kita tidak bisa menutup mata terhadap kenyataan bahwa masih banyak LP3KD Kabupaten/Kota yang belum menjalankan fungsinya secara optimal. Beberapa di antaranya tidak mengkomunikasikan pelaksanaan Pesparani di tingkat Kabupaten/Kota dengan LP3KD Provinsi,” jelasnya.

Mungkin, lanjut Hendrik, hal ini terjadi karena hubungan antara LP3KD Kabupaten/Kota dengan LP3KD Provinsi bersifat koordinatif. “Tetapi kita tidak boleh melupakan bahwa keputusan Musda sudah menegaskan bahwa hubungan ini bersifat konsultatif. Artinya, setiap LP3KD Kabupaten/Kota seharusnya tetap berkoordinasi secara aktif dengan LP3KD Sumut dalam setiap langkah yang diambil,” tegas Hendrik Sitompul.

Ketua Panitia Rapimda Sumatera Utara LP3KD (Pesparani Katolik) Tahun 2025: Ir Jaruddin Simarmata, MM. Turut hadir dari perwakilan Dirjen Bimas Katolik Kementrian Agama RI, Drs. FX. Rudy Andrianto, M.Pd.

Sementara itu, kehadiran Uskup Agung Medan diwakili oleh RP. Christian Lumbangaol OFMCap. Dalam Diskusi Panel Keuskupan Agung Medan mengharapkan, eksistensi lembaga LP3KD (Pesparani Katolik), dalam membantu pewartaan misi Gereja dua Keuskupan di Sumatera Utara.(rel/*)

Bupati Sergai Darma Wijaya Ajak Masyarakat Dolok Masihul Aktif dalam Pembangunan

0

Deteksi.co – Sergai, Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya memimpin langsung Tim I Safari Ramadan 1446 H yang mengunjungi Masjid Al-Ikhlas di Dusun VII Suka Jadi, Desa Dolok Manampang, Kecamatan Dolok Masihul, Selasa (11/3/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Darma Wijaya didampingi Ketua TP PKK Sergai Ny Hj Rosmaida Darma Wijaya serta sejumlah kepala perangkat daerah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada masyarakat, khususnya warga Desa Dolok Manampang, serta seluruh masyarakat Sergai yang telah memberikan hak pilihnya dalam Pilkada lalu.

“Saya dan Pak Wakil Bupati terus melanjutkan amanah yang diberikan kepada kami. Hari ini, kami melakukan kunjungan kerja ke berbagai kecamatan untuk mensosialisasikan pentingnya peran masyarakat dalam pembangunan daerah, salah satunya dengan melaksanakan kewajibannya membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB),” ujar Bupati.

Ia menegaskan bahwa dengan pembayaran PBB yang tertib, pembangunan di Kabupaten Sergai dapat terus berjalan dan manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat.

Selain itu, Bupati juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan selama bulan suci Ramadan.

“Di bulan yang penuh berkah ini, mari kita tingkatkan ibadah dan selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT,” pesannya.

Kegiatan Safari Ramadan ini turut diisi dengan pemberian bingkisan kepada Badan Kenaziran Masjid (BKM) Masjid Al-Ikhlas, pemberian tali asih, tausiah agama, serta buka puasa bersama masyarakat setempat. (Budi).

Safari Ramadan di Sei Rampah, Wabup Sergai Sampaikan Visi Pembangunan “Dambaan Mantap”

0

Deteksi.co – Sergai, Wakil Bupati Serdang Bedagai (Wabup Sergai) H. Adlin Tambunan kembali mengikuti rangkaian Safari Ramadan 1446 Hijriah Kabupaten Sergai pada Selasa (11/3/2025) di Masjid Taqwa, Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah.

Wabup Sergai dalam sambutannya menyampaikan bahwa Safari Ramadan merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun oleh Pemkab Sergai. Pada tahun ini, kegiatan tersebut terbagi ke dalam lima tim yang masing-masing dipimpin oleh Bupati Sergai, dirinya, dan para pejabat di lingkungan Pemkab Sergai.

“Tim pertama dipimpin langsung oleh Bapak Bupati, bersama Forkopimda dan unsur terkait serta kepala OPD. Tim kedua dipimpin oleh saya sendiri, kemudian tim ketiga dipimpin oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, tim keempat oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, serta tim kelima oleh Asisten Administrasi Umum,” jelasnya.

Ia menambahkan, Safari Ramadan tujuannya adalah untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat rasa persaudaraan antarwarga serta memupuk semangat kebersamaan dalam membangun Tanah Bertuah Negeri Beradat.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati juga mengungkapkan bahwa dirinya bersama Bupati H. Darma Wijaya baru saja dilantik untuk periode kedua kepemimpinan mereka pada 20 Februari 2025 di Istana Negara Jakarta oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk kembali memimpin Sergai dalam lima tahun ke depan. Kami menyadari bahwa membangun daerah ini bukan perkara mudah, namun dengan semangat kebersamaan, saya yakin kita dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Adlin Tambunan menegaskan bahwa kepemimpinan mereka pada periode 2025-2030 akan mengusung visi “Penguatan Fondasi Transformasi Pembangunan untuk Serdang Bedagai Maju, Tangguh, dan Berkelanjutan” atau “Dambaan Mantab.” Visi ini diwujudkan dalam program prioritas “Panca Dambaan,” yang mencakup lima bidang utama, yaitu SDM berdaya saing, ekonomi produktif, birokrasi dambaan, demokratisasi dan keberbudayaan yang ramah lingkungan, serta infrastruktur terintegrasi.

Pada periode sebelumnya, sambungnya, Pemkab Sergai telah melaksanakan berbagai program pembangunan yang membawa perubahan signifikan, baik dari aspek fisik maupun ekonomi dan sosial budaya. Sejumlah penghargaan di tingkat provinsi dan nasional juga berhasil diraih sebagai bentuk pengakuan atas kinerja pemerintah daerah.

“Semua capaian ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk DPRD, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan media massa. Oleh karena itu, kami berharap kebersamaan ini terus terjalin untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Sergai,” tutur Adlin.

Mengakhiri sambutannya, Wabup Sergai mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum memperkuat iman dan meningkatkan kualitas ibadah.

“Atas nama Pemkab Sergai, kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1446 Hijriah. Semoga segala amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT,” pungkasnya.

Turut hadir dalam Safari Ramadan di Kecamatan Sei Rampah ini antara lain Ketua GOPTKI Sergai Ny. Hj. Aini Zetara Adlin Tambunan, Pj. Sekdakab Sergai Rusmiani Purba, SP, M.Si, sejumlah kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat. (Budi)

Tim II Safari Ramadhan Pemkab Sergai Kunjungi Masjid Jami Ismailiyah

0

Deteksi.co – Sergai, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) kembali menggelar kegiatan Safari Ramadhan 1446 H. Pada Senin (10/3/2025).

Tim II Safari Ramadhan yang dipimpin oleh Wakil Bupati (Wabup) Sergai, H. Adlin Umar Yusri Tambunan, mengunjungi Masjid Jami Ismailiyah di Desa Pekan Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Beringin.

Dalam arahannya, Wabup Adlin Umar Yusri Tambunan mengajak masyarakat memanfaatkan bulan suci Ramadhan untuk meningkatkan ibadah dan memperkuat silaturahmi.

“Bulan Ramadhan adalah momentum untuk mempererat hubungan dengan masyarakat. Mari kita tingkatkan ibadah dan manfaatkan bulan penuh berkah ini dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa Pemkab Sergai telah membentuk lima tim Safari Ramadhan yang disebar ke 17 kecamatan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat serta menyalurkan bantuan kepada anak yatim dan kaum dhuafa.

Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat melalui berbagai kegiatan keagamaan.

Sebelumnya tokoh masyarakat Pangeran Bedagai Ahmad Safii menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada Tim II Safari Ramadhan yang dipimpin Wabup dan rombongan. Semoga kegiatan ini membawa berkah serta mempererat tali silaturahmi antara masyarakat dan pemerintah,” ujarnya.

Dalam tausiyah singkatnya, Ustaz Budi Santoso mengingatkan pentingnya menjaga niat dan amal selama Ramadhan.

“Jangan sibuk mencari kesalahan orang lain, sementara kesalahan diri sendiri tidak kita sadari,” pesannya sebelum menutup dengan doa.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Ny. Aini Zetara Adlin Yusri Tambunan, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Sopian Suri, Kepala Dinas Sosial Arianto, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Raden Cici Setiawan, Camat Tanjung Beringin Nur Cinta, Kepala Desa Tanjung Beringin, serta masyarakat setempat dan berbagai media online dan televisi turut meliput acara tersebut.(Budi)

L2Dikti Berikan Perlindungan Dan Kepastian Hukum Akademik Kepada UDA dan ISTP

0

DETEKSI.co-Medan, Pihak Universitas Darma Agung (UDA) dan Institut Sains TD. Pardede (ISTP) mengklarifikasi soal surat yang diterbitkan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Wilayah I dengan No. 1001/LLI/KL.01.01/2025 dan surat LLDikti 1002/LLI/FKL.01.01/2025 pada 15 Februari 2025.

Surat yang ditandatangani langsung oleh Kepala LLDikti Wilayah I Prof Saiful Anwar Matondang tersebut bukan pengambilalihan kedua Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang dikelola Yayasan Perguruan Darma Agung.

Melainkan untuk memberikan perlindungan dan kepastian hukum akademik kepada seluruh tenaga pendidik dan mahasiswa yang saat ini masih milik keluarga TD Pardede.

Klarifikasi itu disampaikan oleh Wakil Rektor I UDA, Dr Ir Lilis S Gultom MM MMA didampingi Wakil Rektor II Zulkarnain Nasution SPd MKes, Wakil Rektor I ISTP Torang P Simanjuntak SE MM dan Wakil Rektor III ISTP Ramerson J Sumbayak SPMSi kepada wartawan di Medan, Selasa (11/3/2025).

“Perlu kita luruskan bahwa surat yang kami terima dari LLDikti Wilayah I adalah untuk mengawasi kegiatan akademik di Universitas Darma Agung dan ISTP,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala LLDikti Wilayah I Prof Saiful Anwar Matondang juga menegaskan tidak ada pengambilalihan oleh pemerintah terhadap kedua PTS tersebut.

“Bahwa surat yang dikeluarkan pada 15 Februari 2025 oleh LLDIKTI Wilayah I bukan untuk mengambilalih kedua PTS itu. Melainkan, untuk memberikan perlindungan kepada tenaga pendidik maupun mahasiswa di kedua kampus itu,” katanya saat ditemui di kantornya Jalan Sempurna Tanjung Sari Medan, Selasa (11/3/2025).

Dikatakan Prof Saiful Anwar Matondang , adapun perlindungan untuk mengawasi kegiatan akademik di kedua kampus itu adalah agar baik tenaga pendidik dan mahasiswa khususnya yang masih di semester akhir agar nantinya terjamin bisa memperoleh keabsahan yakni berupa ijasah.

Masih kata Prof Saipul Anwar Matondang, langkah perlindungan hukum terhadap kegiatan akademik di kedua kampus tersebut dilakukan karena LLDikti Wilayah I tidak mau kecolongan lagi seperti kasus konflik di Institut Teknologi Medan (ITM) pada 2019 lalu.

“Kita (LLDikti) tak ingin kembali kecolongan dalam menyikapi kasus konflik di PTS seperti ITM pada 2019 lalu. Maka, kami pun ambil langkah cepat untuk melindungi hak tenaga pendidik dan mahasiswa di kedua kampus itu,” tegasnya.

Sehingga, kata Prof Saiful Anwar Matondang ke depan pihaknya akan tetap melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap kedua PTS itu.

“Dan semua kegiatan akademik itu juga telah diberikan tanggung jawab kepada masing-masing Rektor kedua kampus itu,” katanya.

Dimana, Dr Moh. Ansori Lubis, SH MM diangkat sebagai Rektor UDA berdasarkan SK Yayasan Darma Agung Nomor : 130/SK/A/YPDA/X/2023 pada 6 Oktober 2023 lalu.

Sedangkan, Ir Semangat MT Debataraja MT IPU ASEAN Eng diangkat sebagai Rektor ISTP sesuai SK Yayasan Darma Agung Nomr : 013/SK/B/YPDA/II/2022 pada 6 Februari 2022.

“Dengan dasar itulah maka keduanya bertanggung jawab terhadap UDA oleh pak Anshori Lubis dan ISTP oleh pak Semangat MT Debataraja,” pungkasnya. (moe)

Modus Razia Narkoba, Polisi Gadungan Peras Warga di Karo Dibekuk

0

DETEKSI.co – Tanah Karo, Kepolisian Resor Tanah Karo berhasil mengungkap kasus pemerasan dengan modus razia narkoba yang dilakukan oleh kawanan polisi gadungan. Empat tersangka berhasil ditangkap usai memeras seorang warga di sebuah penginapan di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Kabanjahe, pada Senin (3/10/2025) dini hari.

Kapolres Tanah Karo, AKBP Eko Yulianto, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula dari salah satu tersangka, RBP (28), yang mengenal korban dan mengundangnya ke penginapan dengan dalih untuk mengonsumsi narkoba jenis sabu dan bermain judi online bersama. Namun, ketika korban berada di dalam kamar, tiga pelaku lainnya PB (39), YG (37), dan R (39) tiba-tiba masuk dan mengaku sebagai anggota polisi.

Salah satu pelaku bahkan menodongkan senjata jenis softgun ke arah korban sambil memerintahkan korban untuk tiarap. Dalam situasi terancam, korban tidak berani melawan. Para pelaku kemudian merampas barang-barang milik korban, termasuk handphone, dompet, uang tunai, dan sepeda motor.

Tak hanya itu, para pelaku juga memaksa korban menghubungi istrinya dan meminta uang tebusan sebesar Rp 15 juta agar korban dapat dibebaskan. Namun, permintaan tersebut ditolak oleh istri korban. Gagal memperoleh uang tebusan, para pelaku membawa korban ke rumahnya.

Namun, karena istri korban tidak ada di rumah, mereka pun membawa korban berkeliling sebelum akhirnya melepaskannya dengan ancaman untuk segera menyerahkan uang tebusan. Barang-barang milik korban tetap disita sebagai jaminan.

Setelah dibebaskan, korban segera melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tanah Karo. Polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus para pelaku.

“Saat dilakukan penangkapan, para pelaku sempat melawan sehingga terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di bagian kaki. Dari hasil pemeriksaan, keempat pelaku dinyatakan positif mengonsumsi narkoba,” ungkap AKBP Eko Yulianto.

Terkait kasus ini, Plt. Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Yudhi Surya Markus Pinem, S.I.K., M.H., turut memberikan pernyataan resmi. Ia mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh Polres Tanah Karo dalam menangani kasus tersebut.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap berbagai modus kejahatan yang mengatasnamakan penegak hukum. Jika mengalami kejadian serupa atau tindak kriminal lainnya, segera laporkan kepada kepolisian,” tegas Kombes Pol Yudhi Surya Markus Pinem.

Saat ini, keempat tersangka masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan atau pelaku lain yang terlibat dalam kejahatan serupa. (Pea)

Polsek Medan Tuntungan Tangkap Pria Mengaku Polisi yang Lakukan Penipuan dan Penggelapan

0

DETEKSI.co – Medan, Polsek Medan Tuntungan berhasil menangkap WA (46), pelaku penipuan dan penggelapan yang mengaku sebagai polisi, pada Sabtu, 8 Maret 2025, sekitar pukul 08.00 WIB di Gg Gembira, Kelurahan Medan Selayang, Kecamatan Medan Sunggal.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu, 29 Januari 2025, sekitar pukul 11.30 WIB di Jalan Setia Budi, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan. Korban bernama S bersama dua rekannya, F dan I, dihampiri WA dan rekannya A (DPO) saat sepeda motor mereka mogok.

Pelaku menuduh mereka maling dan mengaku sebagai polisi, lalu memaksa korban menyerahkan tiga ponsel Vivo Y22 dan Oppo A77s untuk diperiksa. Setelah menerima HP tersebut, pelaku langsung melarikan diri.

Merasa dirugikan, S melaporkan kejadian ini ke Polsek Medan Tuntungan. Berdasarkan laporan tersebut, Tim Unit Reskrim yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Syawal SH, MH, segera melakukan penyelidikan.

Pada 8 Maret 2025, polisi berhasil menangkap WA dan menginterogasinya. Pelaku mengakui perbuatannya bersama A (DPO) yang masih dalam pengejaran.

Kapolsek Medan Tuntungan, Iptu Eko Sanjaya, menyatakan bahwa pelaku menggunakan modus mengaku sebagai polisi untuk menipu korban. “Pelaku menuduh korban sebagai maling dan mengambil HP korban dengan alasan pemeriksaan, kemudian melarikan diri. Kasus ini telah kami tindaklanjuti sesuai prosedur,” ujarnya, Selasa (11/3/2025).

Plt. Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Yudhi Surya Markus Pinem, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasinya atas penanganan cepat Polsek Medan Tuntungan. “Kami akan terus mengembangkan penyelidikan dan memastikan seluruh pelaku ditangkap serta diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya. (Pea)