Sentuh dengan Sedekah, Kapolres Berbagi ke Pedagang Sayur Terdampak Covid-19

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram

DETEKSI.co – Batu bara, Menjalankan tugas sebagai Kapolres Batu bara, AKBP Ikhwan Lubis SH.MH mengajak seluruh jajaran dan personilnya untuk selalu memperhatikan ke kondusifan wilayah hukumnya, Serta-merta harus selalu mengayomi masyarakatnya dengan Baik.

Trik sentuhan kepada masyarakat menjadi kebiasaan dan sangat di taati masyarakat khususnya kalangan menengah kebawah, Seperti para pedagang yang ada di wilayah kota Tanjung tiram, yang sempat melakukan aksi berdagang di tengah jalan dan tidak peduli dengan aturan Disperindag Kab. Batu bara.

Dengan sentuhan lembut dan kebiasaan berbagi kepada masyarakat, Kapolres Batu bara dan Disprindag berhasil  membuat masyarakat pedagang menaati peraturan dan tertib berdagang di tempat yang di sediakan di pajak Inpres Kota Tanjung Tiram Kab. Batu bara pada subuh berkah yang dilakukan Kapolres Batu bara untuk para pedagang sayur Jum’at (9/7/2021) pagi.

Kapolres Batu bara, AKBP Ikhwan SH.MH yang didampingi Waka Polres Kompol Rudy Chandra SH. Kasat Binmas AKP M.Syafii SH. Sekertaris KSJ Suheri S.E dan para personil Kepolisian serta Tokoh Masyarakat  di Kegiatannya menjelaskan saat seperti sekarang ini, masyarakat sangat sulit, karena terdampak dari Covid-19. Makanya kita sebagai yang menjadi amanah dari mereka harus lebih memperhatikan masyarakat dengan baik.

Mereka yang berdagang tidak harus dengan kekerasan mengatur mereka dalam ketertiban berdagang, namun dengan sentuhan dan rasa mereka juga akan bisa tertib juga mengikuti arahan kita, kata Kapolres Batu bara kepada deteksi.co Jum’at (9/6/2021).

Dampak Covid-19 kita ketahui sangat membuat mereka rugi dalam segala hal, jadi jangan kita tambah lagi dengan membuat mereka lebih marah. Berikan arahan dan sentuhan kepada mereka yang baik pasti mereka juga akan mengikutinya, ungkap Kapolres.

Hal ini juga disambut dengan bahasa seorang pedagang Hasna ( 35 ) yang berdagang selama 20 tahun di pajak pagi kota Tanjung tiram tersebut mengatakan ” Kalau pemerintah nya baik pasti la masyarakatnya ikut baik. Namun kalau pemerintah nya tak peduli kepada kami masyarakatnya ngak patuh. Untuk apa kami pedulikan mereka yang kerjanya ongkang ongkang kaki, korupsi hingga kami yang harus di korbankan, Kan pemerintah gajinya dari rakyat betul tidak, sambil serentak para pedagang mengatakan betul. ( Boim )