Waozaro Gea Akhirnya di Laporkan di Polres Nias ini Kasusnya

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram

Deteksi.co – Nias Utara, Akhirnya Waozato Gea Alias Ama Destin dilaporkan di Polres Nias oleh Eirwanus Harefa Alias Ama Nea  dengan nomor STPLP/230/IX/2021/NS, kasus ini dugaan telah melakukan Pencemaran nama baik melalui media Sosial Facebook.

Kepada sejumlah Wartawan di Polres Nias Kamis (02/09/2021) Eirwanus alias Ama Nea mengatakan bahwa dasar melaporkan Waozaro Gea als ama Destin karena  pada tanggal 14 Agustus 2021 lalu sekitar pukul 12.00 WIB dia lagi duduk di teras rumahnya sambil membuka laman Fb nya saat itu dia melihat ada Akun Fb, An. Wage Enamsembilan memposting sejumlah status yang menjelek-jelekkan Namanya dengan kata kata Hinaan dan menuliskan yang tidak pantas disebut karena tulisannya menyerang pribadi saya ( Ama Nea) di Akun Facebook Wage Enamsembilan tersebut.

Salah satu postingan Akun Fb Wage Enamsembilan yang di tunjukkan Ama Nea kepada sejumlah wartawan dihalaman Polres Nias adalah ” Berdasarkan Penelusuran Wage 69, melalui mimpi ada 5 orang Zawuyu ( Budak)  Politikus Nisut yang selalu mengirim Pulsa 200 RB setiap bulan nya, kepada Saya (Ama Nea Red) nah ini  salah satu Postingan yang saya rasa melakuakan fitnah / Pencemaran nama baik terhadap diri saya,  karena merasa terganggu akhirnya  pada hari ini Kamis (02/09/2021) resmi saya melaporkan kasus ini ke Polres Nias.

Lebih lanjut Eirwanus Harefa Als Ama Nea melaporkan Waozaro Gea Als Ama Destin dengan Alamat Desa Hilidunda kec. Lotu kabupaten Nias Utara karena dia telah mengaku bahwa  Akun Fb An. Wage Enamsembilan itu adalah Akun resmi pribadinya hal ini berdasarkan pemberitaan beberapa Media Online yang terbit beberapa waktu lalu sambil menunjukkan hasil Prin Out dari salah satu media online tersebut.

Akhir kata Eirwanus Harefa Als Ama Nea berharap kepada pihak penyidik Polres Nias Laporan yang telah di buat nya terkait Pencemaran nama baik nya segera di proses sesuai dengan Hukum yang berlaku. (Y. Harefa)