DETEKSI.co-Tapteng, Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Kominfo Tapteng Budi Joniar H. Siahaan didampingi Kepala BPS Tapteng Akhirul Miswar ME Nasution membuka resmi Pendampingan Penerapan dan Penyusunan Dokumen Pemerintahan Digital 2026 di Ruang Rapat Bappeda, Kamis (16/7/2026).
Selama dua minggu ke depan tim akan menyusun dokumen dan penilaian mandiri, sebelum diajukan ke KemenPAN-RB.
Budi mengatakan kegiatan ini strategis mempercepat transformasi digital. Evaluasi KemenPAN-RB bukan sekadar peringkat, melainkan menjamin digitalisasi bermanfaat bagi masyarakat, meningkatkan pelayanan publik, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
Diharapkan kegiatan ini melahirkan tata kelola Pemerintah Digital (Pemdi) yang terintegrasi dan pelayanan publik lebih optimal.
“Berdasarkan Keputusan Bupati No. 466/2026, Pemdi menjadi tanggung jawab bersama seluruh OPD, menuntut perubahan pola pikir dan sinergi data, aplikasi, keamanan informasi, serta SDM guna memenuhi 20 indikator Indeks Pemerintah Digital,” katanya dalam rilis yang diterima, Sabtu (18/7/2026).
Sementara itu, Kepala BPS Tapteng Akhirul Miswar menjelaskan pentingnya statistik sektoral berkualitas, penerapan Satu Data Indonesia, serta manfaat Sensus Ekonomi sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah.
Tidak hanya itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai Sensus Ekonomi, mulai dari pengertian, tujuan, hingga manfaatnya sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi daerah.
“Ada juga pemetaan potensi usaha, penyediaan data bagi dunia usaha, serta sebagai bahan perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran,” tutup Akhirul.
Hadir dalam acara ini unsur Inspektorat, pejabat Kominfo, serta perwakilan OPD terkait. (Rosianna Hutabarat)


