Wagub Lampung Meresmikan Bantuan Infrastruktur H2M Untuk KWT di Lampung Selatan

DETEKSI.co-LAMSEL, Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela telah meresmikan sekaligus menyerahkan bantuan Infrastruktur Pendukung Hunian Hijau Masyarakat (H2M) kepada sejumlah Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Marga Agung, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).

Peresmian H2M tersebut menjadi bagian dari program Pemerintah Provinsi Lampung yang bertujuan memperkuat kualitas permukiman berbasis lingkungan, ekonomi rumah tangga, dan ramah anak. Lampung Selatan bahkan menjadi daerah dengan penerima bantuan terbanyak di provinsi, yakni sebanyak enam titik lokasi H2M.

“Lampung Selatan termasuk yang paling banyak menerima bantuan, ada enam titik. Program ini bertujuan untuk pendekatan lingkungan, pendekatan ekonomi masyarakat, dan juga ramah terhadap anak-anak,” ungkap Wagub dalam sambutannya.

Menurut Jihan, bantuan H2M ini diusulkan langsung oleh kelompok masyarakat, khususnya KWT, yang aktif berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Ia mengapresiasi peran ibu-ibu KWT yang dinilai kooperatif dan memiliki inisiatif kuat dalam perencanaan pembangunan di tingkat desa.

Wagub juga menekankan potensi besar Provinsi Lampung pada kawasan permukiman, terutama pekarangan rumah yang masih luas berbeda dengan kondisi di Pulau Jawa yang semakin padat. Potensi tersebut, katanya, dapat dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan dan ekonomi keluarga.

“Pekarangan bisa dimanfaatkan untuk tanaman palawija, greenhouse, dan usaha produktif lainnya. Ini diharapkan menjadi sumber ekonomi di tingkat rumah tangga dan desa,” jelasnya.

Kunci keberhasilan program H2M, menegaskan Jihan, terletak pada kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan desa. Program tersebut dirancang tidak hanya berupa bantuan fisik, tetapi juga disertai pemberdayaan dan pembinaan agar berkelanjutan.

Ia juga menyinggung tantangan fiskal dan lingkungan yang dihadapi pemerintah saat ini, sehingga diperlukan kekompakan lintas pemerintahan. Tanpa kolaborasi, menurutnya, program pembangunan tidak akan berjalan optimal.

(Dinaskominfotiklampung/Yusri)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER

[wpp post_type='post' limit=5 range='daily' order_by='views']