DETEKSI.co-MESUJI, Jagat media sosial di Kabupaten Mesuji mendadak gempar menyusul beredarnya pemberitaan terkait aksi massa melakukan pembakaran pada Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Jadid, Desa Tanjung Mas Jaya, Kecamatan Mesuji Timur.
Informasi ini mulai viral setelah akun Facebook resmi milik Ariyandi Whang Mesoeji mengunggah tangkapan layar atau Screenshot berita dari salah satu media online pada hari ini.
Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa ratusan massa melakukan aksi pembakaran pada Jumat malam karena dipicu kekecewaan warga terhadap pemilik Ponpes berinisial FJR, yang diduga melakukan tindakan tidak terpuji kepada santriwatinya beberapa tahun silam.
Meskipun sempat dibaca oleh 204 netizen atau pembaca dalam waktu singkat, tautan berita asli tersebut terpantau sudah tidak dapat diakses atau dinonaktifkan oleh admin media yang bersangkutan.
Menanggapi simpang siur informasi tersebut, Camat Mesuji Timur, Yudian Murbantaka, S.K.M., memberikan konfirmasi resmi. Ia membenarkan adanya insiden pembakaran pada Jumat malam kemarin, namun meluruskan objek yang dibakar oleh massa.
“Bukan Pondok Pesantrennya yang dibakar, melainkan tempat tinggal kiai atau pemilik ponpesnya saja,” ujar Yudian saat dikonfirmasi, Sabtu (9/5/2026).
Yudian menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi dalam kondisi gelap pada malam hari, sehingga jumlah massa yang mendatangi lokasi dan melakukan pembakaran terhadap kediaman pemilik Ponpes Nurul Jadid tersebut sulit dipastikan.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi dilaporkan telah dalam penanganan pihak terkait untuk mencegah aksi susulan. Belum ada keterangan resmi lebih lanjut mengenai total kerugian materiil dari pemilik Ponpes berinisial FJR pasca-kejadian itu.
(Yanguji)


