DETEKSI.co-Bekasi, Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Gandamekar, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Minggu (31/5). Kobaran api yang muncul sejak sore hari membuat sejumlah rumah warga hangus terbakar dan memicu kepanikan di lingkungan sekitar.
Kebakaran Cikarang Barat terjadi di Jalan H Mad Boich Idris, Gandamekar. Hingga malam hari sekitar pukul 20.56 WIB, api masih terlihat berkobar di beberapa titik dan petugas pemadam kebakaran terus berupaya melakukan pemadaman.
Sejumlah bangunan di sekitar lokasi mengalami kerusakan cukup parah. Beberapa rumah dilaporkan terbakar hingga menyisakan puing-puing, sementara sebagian atap bangunan roboh akibat terjangan api. Aroma hangus menyengat tercium di area kejadian dan dinding rumah yang terdampak tampak menghitam akibat paparan panas.
Kebakaran Cikarang Barat juga sempat membuat suasana di sekitar lokasi menjadi gelap. Warga berbondong-bondong mendatangi area terdampak untuk melihat kondisi rumah dan lingkungan mereka setelah api mulai berhasil dikendalikan di beberapa bagian.
Di sisi lain, petugas pemadam kebakaran terus berjibaku melakukan pemadaman. Mobil damkar datang silih berganti membawa personel dan peralatan tambahan guna mempercepat penanganan kebakaran.
Kerumunan warga terlihat memadati sekitar lokasi kejadian. Sebagian masyarakat mendokumentasikan peristiwa tersebut menggunakan telepon seluler, sementara petugas keamanan dan warga lainnya berusaha mengatur lalu lintas agar kendaraan tidak mendekati area berbahaya.
Petugas Call Center Damkar Kabupaten Bekasi, Said, membenarkan bahwa proses pemadaman masih berlangsung saat malam hari. Untuk menangani kebakaran tersebut, enam unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi.
Menurut informasi dari Binmaspol Gandamekar, Aiptu Giri, sumber api diduga berasal dari sebuah gudang penyimpanan limbah lawon atau sisa tekstil. Lawon merupakan limbah berupa potongan atau sisa kain yang umumnya berasal dari industri garmen maupun kebutuhan rumah tangga.
Meski demikian, penyebab pasti munculnya api masih belum dapat dipastikan. Petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui faktor yang memicu kebakaran tersebut.
Aiptu Giri menjelaskan bahwa api pertama kali diketahui muncul sekitar pukul 16.30 WIB. Setelah menerima laporan dari warga, petugas pemadam kebakaran segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Hingga berita ini ditulis, proses penyelidikan masih berlangsung. Belum ada informasi resmi mengenai penyebab kebakaran maupun kemungkinan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan seluruh titik api benar-benar padam agar tidak kembali menyala dan merambat ke bangunan lain di kawasan permukiman. (Net)


