Gelar Pembekalan, Dinkes Tapteng Buka Peluang TKS yang Dirumahkan Jadi Pegawai BLUD

DETEKSI.co-Tapteng, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) menggelar Sosialisasi dan Pembekalan Administrasi bagi calon Pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas di Aula Dinkes Tapteng, Rabu (10/6).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tapteng, Binsar TH Sitanggang dan diikuti 160 peserta.

Kepala Dinkes Tapteng Lisnawati Panjaitan mengatakan giat ini memberikan peluang kembali kepada para Tenaga Kesehatan Sukarela (TKS) yang telah dirumahkan dan memiliki pengalaman bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan.

Pembekalan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah dalam memperkuat sumber daya manusia kesehatan yang profesional, berintegritas, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Ini bagian dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati. Kepedulian Pemda untuk memberdayakan kembali para TKS yang sebelumnya dirumahkan serta memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat,” ujarnya dalam rilis yang diterima, Kamis (11/6).

Kadinkes menjelaskan, sosialisasi dan pembekalan tersebut merupakan tahapan penting sebelum proses pengangkatan pegawai BLUD Puskesmas.

“Para peserta diberikan pemahaman mengenai visi dan misi pelayanan kesehatan daerah, tata kelola BLUD, budaya kerja organisasi, serta tanggung jawab yang akan diemban,” jelasnya.

Lisnawati menegaskan bahwa keberhasilan pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis tenaga kesehatan, tetapi juga sikap, etika, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap masyarakat.

“Kami berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh untuk menambah wawasan, memperkuat kompetensi, serta membangun komitmen menunjukkan kesiapan, dedikasi dalam mengabdi di bidang kesehatan,” imbuhnya.

Selain pembekalan administrasi, peserta juga menerima materi terkait aktivasi dan penggunaan aplikasi Satu Sehat, orientasi peralatan kesehatan dasar, serta penguatan Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

“Langkah ini dilakukan untuk memastikan data tersimpan secara akurat, terintegrasi, dan mudah diakses sebagai bagian dari transformasi digital sektor kesehatan,” ungkapnya.

Para peserta yang nantinya dinyatakan lulus akan diberdayakan sebagai Pegawai BLUD Puskesmas dengan sistem penggajian yang bersumber dari masing-masing BLUD sesuai ketentuan yang berlaku.

Kadinkes juga menginformasikan, saat ini, Kabupaten Tapteng memiliki 25 Puskesmas yang terdiri dari enam Puskesmas rawat inap dan 19 Puskesmas rawat jalan.

Pada tahun 2026, Pemkab Tapteng juga berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dalam pengembangan dua Puskesmas menjadi Puskesmas Plus Spesialistik, yakni Puskesmas Sorkam dan Puskesmas Barus.

“Ini merupakan tindak lanjut dalam mendukung program Bupati dan Wakil Bupati untuk meningkatkan pelayanan kesehatan secara maksimal di seluruh fasilitas layanan kesehatan di Tapanuli Tengah,” tutup Lisna. (RH)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER

[wpp post_type='post' limit=5 range='daily' order_by='views']