Antisipasi Karhutla, Pemkab Dairi Bersama Forkopimda Gelar Rakor dan Simulasi di Silahisabungan

DETEKSI.co -Dairi, Untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Pemkab Dairi bersama Forkopimda menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Simulasi Kesiapan Personel dan Gelar Peralatan di Kecamatan Silahisabungan, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan itu diselenggarakan untuk menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia terkait penanganan Karhutla secara nasional.

Berdasarkan pemetaan, wilayah kecamatan Silahisabungan dinilai memiliki potensi dan tingkat kerawanan Karhutla khususnya saat memasuki musim kemarau.

Kegiatan diawali dengan koordinasi di Kantor Desa Silalahi II dan dilanjutkan dengan simulasi yang digelar di Dermaga Wisata Silalahi. Agenda dibuka Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala.

Wakil Bupati Dairi dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi lintas sektor serta kesiapsiagaan sarana dan prasarana penanggulangan bencana.

“Penanganan Karhutla di Silahisabungan memerlukan kerja sama yang solid antara pemerintah, TNI, Polri, dan partisipasi aktif masyarakat. Seluruh peralatan pemadaman, baik jalur darat maupun perairan melalui dermaga apung, harus dipastikan berfungsi 100 persen dan siap digerakkan kapan saja,” sebut Wahyu.

Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya langkah preventif melalui edukasi kepada masyarakat dan wisatawan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun membuang puntung rokok sembarangan.

Dukungan penuh turut disampaikan jajaran Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kepala Kejaksaan Negeri Dairi, Bima Yudha Asmara menyatakan apresiasi terhadap langkah pencegahan ini guna melindungi sumber kehidupan masyarakat, terutama ketersediaan air bersih.

“Cegah apinya, selamatkan lahannya, lindungi masyarakatnya, dan tegakkan hukumnya,” ujar Kajari Dairi.

Dukungan juga disampaikan Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan. Disebutkan, kawasan Silalahi dan Paropo merupakan bagian dari Geopark UNESCO yang memiliki nilai strategis nasional maupun internasional.

Ia meminta perangkat desa hingga kepala dusun untuk aktif memberikan himbauan dan sosialisasi kepada warga tentang larangan membakar lahan. Kapolres juga mengapresiasi pembentukan posko siaga Karhutla, sebagai langkah antisipasi dan upaya memangkas kendala jarak dan waktu tempuh dari Sidikalang, bila sewaktu-waktu diperlukan penanganan.

Dukungan serupa juga ditegaskan Dandim 0206/Dairi, Letkol Arm Denni Andika Wardana. Dandim menyatakan kesiapan penuh jajaran TNI untuk bersinergi mewujudkan Kabupaten Dairi yang tangguh dan bebas dari bencana Karhutla.

Forkopimda selanjutnya melakukan pengecekan kesiapan personel dan peralatan melalui simulasi operasional lapangan.

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Agel Siregar, Asisten Administrasi Umum Dapot Tamba, Plt. Kepala BPBD Dairi Erwin Sitorus, Kasatpol PP Horas Pardede, Kepala UPT Damkar Dairi Amudi Situmeang, Camat Silahisabungan Iwan Saut Simarmata.

Hadir juga Kepala Desa Silalahi II Belman Silalahi, perwakilan Yonif TP 908/Gajah Dompak T. Aritonang, perwakilan Manggala Agni Daops Sumatra I/Sibolangit Zulham Mubrianto, tokoh masyarakat, serta gabungan personel TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dan relawan pencegahan bencana. (NGL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER

[wpp post_type='post' limit=5 range='daily' order_by='views']