DETEKSI.co-Medan, Antrean BBM Medan yang masih terjadi di sejumlah SPBU mendapat perhatian serius Pemerintah Kota Medan. Atas instruksi Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, jajaran Pemko Medan mendatangi kantor Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Rabu (15/7/2026), untuk meminta penjelasan sekaligus memastikan percepatan penanganan distribusi bahan bakar minyak (BBM).
Pertemuan tersebut dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Medan, Citra Effendi Capah. Turut hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan Arrahmaan Pane, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Arafat Syam, serta Kepala Bagian Sumber Daya Alam Soeflie Putra.
Antrean BBM Medan menjadi fokus pembahasan karena kondisi di lapangan dinilai belum menunjukkan perbaikan. Padahal, dalam rapat koordinasi sebelumnya pada 8 Juli 2026, Pertamina telah menyampaikan bahwa gangguan distribusi diperkirakan dapat diatasi dan kembali normal pada Jumat, 10 Juli 2026.
Menurut Citra Effendi Capah, rapat sebelumnya juga melibatkan Hiswana Migas, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi secara virtual, serta Polda Sumatera Utara. Saat itu Pertamina menjelaskan bahwa hambatan distribusi terjadi akibat persoalan teknis operasional berupa pergantian sejumlah pengemudi mobil tangki yang berdampak pada proses penyaluran BBM ke SPBU.
Namun, setelah batas waktu yang disampaikan berlalu, antrean kendaraan di berbagai SPBU justru semakin panjang. Bahkan, beberapa SPBU dilaporkan sempat tidak dapat melayani masyarakat karena kehabisan pasokan BBM subsidi maupun nonsubsidi.
“Kami datang untuk meminta kepastian mengenai kondisi sebenarnya. Apakah kendala yang dihadapi masih sama seperti penjelasan sebelumnya atau ada persoalan lain yang menyebabkan distribusi BBM belum kembali normal,” ujar Citra.
Ia menegaskan, kehadiran Pemko Medan bukan hanya untuk meminta penjelasan, tetapi juga menawarkan dukungan agar proses normalisasi dapat berlangsung lebih cepat.
Menurutnya, Wali Kota Medan terus menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk mengawal persoalan distribusi BBM hingga pelayanan kepada masyarakat kembali normal.
“Kami juga menawarkan kepada Pertamina, apabila ada hal-hal yang perlu dibantu, Pemko Medan siap memberikan dukungan,” katanya.
Sebagai bentuk langkah nyata di lapangan, Pemko Medan telah menurunkan personel Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja ke sejumlah SPBU. Petugas ditugaskan membantu mengatur arus lalu lintas serta antrean kendaraan agar tetap tertib dan tidak menimbulkan kemacetan.
Dalam pertemuan tersebut, Pertamina kembali memastikan bahwa stok BBM untuk wilayah Kota Medan berada dalam kondisi aman. Persoalan yang terjadi disebut bukan akibat kekurangan pasokan, melainkan kendala teknis pada proses distribusi.
Pemko Medan berharap langkah percepatan yang dilakukan Pertamina dapat segera membuahkan hasil sehingga seluruh SPBU kembali melayani masyarakat secara normal tanpa antrean panjang.
Sementara itu, Sales Area Manager Retail Medan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Tito Rivanto, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Medan yang datang langsung melakukan koordinasi terkait kondisi distribusi BBM.
Tito menegaskan bahwa ketersediaan BBM di Medan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Saat ini Pertamina tengah melakukan pembenahan internal, khususnya pada sistem penyaluran BBM menggunakan armada mobil tangki.
Meski proses pembenahan berlangsung, Pertamina tetap menjalankan distribusi secara paralel agar pasokan ke seluruh SPBU tetap berjalan.
Sebagai upaya mempercepat pemulihan layanan, Pertamina telah menambah armada mobil tangki, mendatangkan pengemudi dari pihak eksternal, serta meningkatkan jumlah SPBU yang beroperasi selama 24 jam di Kota Medan.
“Kami berharap langkah-langkah tersebut secara bertahap dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sehingga tidak terjadi lagi antrean panjang yang mengganggu kondusivitas di Kota Medan,” ujar Tito.
Terkait target penyelesaian, Tito menyatakan Pertamina terus mengupayakan agar proses normalisasi distribusi BBM dapat berlangsung secepat mungkin sehingga pelayanan di seluruh SPBU kembali berjalan optimal. (Red/d)


