Buka FGD Laboratorium Inovasi, Bupati Asahan Berharap OPD Melahirkan Inovasi Setiap Tahun

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram

DETEKSI.co – Asahan, Bupati Asahan H. Surya, BSc membuka Forum Group Discussion (FGD) Laboratorium Inovasi dalam rangka mensukseskan Program Prioritas Pemerintah Kabupaten Asahan yang bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia (RI), diikuti OPD, Kepala Bagian Setdakab Asahan, Camat dan Tim Koordinasi Penguatan Sistem Inovasi Daerah Asahan (SIDA), di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Senin (27/06/2022)

Dikesempatan ini Sekretaris Bappeda Kabupaten Asahan H. Muhammad Syafiq, STP, MMP melaporkan bahwa kegiatan ini berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah, Pada BAB IV Pasal 16 ayat (2), adapun tujuannya untuk menumbuhkan dan mengembangkan budaya kerja inovasi di Lingkungan Perangkat Daerah Kabupaten Asahan, serta untuk fasilitas, asistensi dan pendampingan OPD dalam penyelenggaraan inovasi.

“Kegiatan ini dilaksanakan selama 4 hari yang dimulai pada hari ini Senin sampai dengan Kamis tanggal 27-30 Juni 2022 dan diharapkan hasil dari FGD ini akan ditindaklanjuti oleh masing-masing OPD untuk melahirkan dan mengembangkan inovasi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing,” harap Syafiq menutup laporannya.

Bupati Asahan H. Surya, BSc pada bimbingan dan arahannya mengatakan, berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Asahan Nomor 3 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Asahan, Peningkatan Inovasi tercantum dalam misi ke-1 yaitu meningkatkan tata kelola Pemerintahan yang efektif, inovatif, profesional, dan akuntabel. Salah satu indikator sasaran yang ditetapkan dalam misi tersebut adalah Indeks Inovasi Daerah yang ditargetkan sebesar 70 poin pada akhir tahun 2026.

“Oleh karenanya, kegiatan Laboratorium Inovasi ini agar dijadikan salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Asahan dalam rangka peningkatkan Indeks Inovasi Daerah tersebut,” ucap Bupati Asahan.

Lanjut dikatakannya, pelaksanaan FGD Laboratorium Inovasi Daerah ini sangat strategis untuk menggali ide-ide inovasi dari OPD serta Kecamatan se-Kabupaten Asahan. Harapannya melalui upaya-upaya yang dilakukan beberapa tahun ke depan Kabupaten Asahan dapat menjadi salah satu kabupaten sangat inovatif di Indonesia.

“Kepada seluruh peserta untuk mengikuti FGD dengan sungguh-sungguh, dan saya akan terus memantau perkembangan inovasi dari OPD dan Kecamatan masing-masing. Kalau saudara-saudara tidak mampu berinovasi, maka saudara-saudara tidak bisa berpartisipasi mendukung visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan. Saya harap setelah FGD ini, masing-masing OPD dan Kecamatan dapat melahirkan minimal satu inovasi setiap tahun,” akhir Bupati Asahan.

Dikesempatan ini para peserta FGD diberikan materi oleh narasumber yakni Kepala Pusat Inovasi Administrasi Negara LAN RI Hartoto, SIP, M. Si materi membangun komitmen bersama dalam berinovasi di Kabupaten Asahan dan Pejabat Analisis Kebijakan LAN RI Tyas Wahyu Fadhila, S. Sos, MPA materi menuju kabupaten Asahan sangat inovatif.(Dek)