Bunda PAUD Sumut Tekankan Pentingnya Profesionalitas GTK PAUD

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram

DETEKSI.co – Medan, Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis menekankan pentingnya profesionalitas para Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) PAUD. Karena keberhasilan PAUD tidak terlepas dari peran GTK PAUD dalam membimbing, mengasuh dan merawat anak usia dini, sehingga anak mampu meraih kesuksesan dimasa depan.

Hal ini disampaikan Bunda PAUD Nawal Lubis pada pembukaan Diklat Berjenjang Tingkat Dasar Moda Daring Kombinasi Angkatan 2 di Ruang Oval Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, Kamis (2/12).  “PAUD perlu ditingkatkan, karena masa-masa keemasan tumbuh kembang anak (golden age) saat mereka berusia 0-5 tahun,” ujarnya.

Pengembangan PAUD Holistik Intergatif (HI) yang berkualitas, menurut Nawal, merupakan investasi penting untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM). Di sini peran guru PAUD sangat penting untuk menjadikan PAUD yang berkualitas.

Peran guru PAUD mengasah potensi yang dimiliki peserta didik sejak usia dini sangat penting untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menghadapi tantangan global saat ini,” jelas Nawal.

Untuk itu, Nawal berharap, pelatihan tersebut dapat membantu meningkatkan kompetensi guru PAUD untuk memahami metode pembelajaran yang tepat guna diterapkan pada anak usia dini, termasuk memahami gizi, kesehatan dan tahap perkembangan anak.

Kepada seluruh peserta Diklat, Nawal juga berharap agar mengikuti Diklat tersebut secara serius dan sungguh-sungguh. Juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pendidikan dan Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI)  atas kepedulian dan perhatian yang diberikan kepada dunia pendidikan Indonesia, khusunya Sumut untuk mempersiapkan generasi masa depan yang lebih baik.

Sementara Ketua Lembaga Penyelenggara Diklat (LPD)  IGTKI Sumut Erna Puspita dalam laporannya mengatakan peserta yang mengikuti Diklat tersebut sebanyak 138 orang, di antaranya dari  Kota Medan 40 peserta, Kota Binjai 31 peserta, Kota Tebingtinggi 26 peserta, Kabupaten Karo 21 peserta dan  Langkat 20 peserta.

Erna juga mengucapkan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi  (Kemdikbudristek) yang telah memfasilitasi kegiatan ini dengan Learning Management System (LMS) mulai awal hingga kelulusan dan berharap Sumut masih diberi kepercayaan untuk melaksanakan Diklat Berjenjang Tingkat Dasar Moda Daring Kombinasi Angkatan ke-3.

Wakil Ketua Pokja Bunda PAUD Sumut Aminah Yunus mengatakan Diklat ini dilaksankan untuk meningkatkan profesionalitas para guru PAUD. Karena tidak semua guru PAUD memiliki sertifikat sebagai tenaga pengajar. “ Guru PAUD ada yang hanya tamat  SMA dan sarjana non PAUD sehingga perlu mengikuti Diklat berjenjang,” sebutnya.(Irwan Ginting)