Digitalisasi Parkir Medan! Rico Waas Sambut Kerja Sama Bank Sumut, Siap Berantas Kebocoran PAD

DETEKSI.co-Medan, Digitalisasi parkir Medan menjadi fokus baru Pemerintah Kota Medan dalam meningkatkan transparansi dan pendapatan daerah. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut positif tawaran kerja sama dari Bank Sumut untuk menerapkan sistem parkir digital berbasis teknologi QR Code dinamis.

Digitalisasi parkir Medan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperbaiki tata kelola parkir sekaligus menutup potensi kebocoran pendapatan asli daerah (PAD). Sistem tersebut memungkinkan seluruh transaksi parkir tercatat secara digital dan dapat dipantau secara langsung oleh pemerintah daerah.

Hal tersebut disampaikan saat Wali Kota Medan Rico Waas menerima kunjungan silaturahmi Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Bank Sumut, Sandhy Sofyan, bersama jajaran di Balai Kota Medan, Selasa (10/3/2026).

Dalam pertemuan itu, Bank Sumut memaparkan konsep pengembangan sistem parkir digital menggunakan QR Code dinamis. Teknologi ini memungkinkan pembayaran parkir dilakukan secara non-tunai dan tercatat otomatis dalam sistem digital.

Melalui sistem ini, pemerintah daerah dapat memantau secara real-time berbagai aspek pengelolaan parkir, mulai dari titik lokasi parkir, besaran tarif yang diterapkan, hingga identitas juru parkir yang bertugas di lapangan.

Wali Kota Medan Rico Waas yang didampingi Asisten Umum Laksamana Putra Siregar, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) M Agha Novrian, Pelaksana Tugas Kepala BKAD M Ashari Lubis, serta Kepala Bagian Perekonomian Muhammad Reza Hanafi menegaskan bahwa Pemerintah Kota Medan terbuka terhadap berbagai inovasi berbasis teknologi.

“Digitalisasi parkir Medan merupakan langkah yang baik untuk meningkatkan transparansi pengelolaan parkir sekaligus meminimalisir kebocoran pendapatan daerah,” kata Rico Waas.

Menurutnya, Pemko Medan terus mendorong transformasi digital di berbagai sektor, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan publik dan pengelolaan keuangan daerah yang lebih akuntabel.

Ia menilai kerja sama dengan Bank Sumut dapat memperkuat sistem pengawasan serta meningkatkan efektivitas pengelolaan parkir di Kota Medan.

Sementara itu, Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Bank Sumut, Sandhy Sofyan, menjelaskan bahwa pihaknya menargetkan Kota Medan sebagai lokasi awal penerapan proyek percontohan digitalisasi parkir.

Program pilot project tersebut direncanakan mulai dijalankan setelah Idulfitri 2026. Jika berjalan lancar, Kota Medan akan menjadi kota pertama di Sumatera Utara yang menerapkan sistem parkir digital berbasis QR Code secara bertahap.

Selain digitalisasi parkir, Bank Sumut juga tengah mendorong transformasi menjadi bank transaksional melalui program pengembangan satu juta merchant. Program ini bertujuan memperluas ekosistem pembayaran digital di berbagai daerah.

Bank Sumut juga membuka peluang pembiayaan bagi para juru parkir untuk mendukung operasional mereka dalam sistem parkir digital. Dukungan tersebut diharapkan membantu juru parkir beradaptasi dengan sistem pembayaran non-tunai.

Melalui kolaborasi antara Pemko Medan dan Bank Sumut ini, pengelolaan parkir di Kota Medan diharapkan menjadi lebih tertata, transparan, serta mampu memberikan kontribusi yang lebih optimal terhadap pendapatan asli daerah.(Red/d)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER

[wpp post_type='post' limit=5 range='daily' order_by='views']