Kunjungan Wisman Singapura ke Batam Diundur hingga 25 Februari Mendatang

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram

DETEKSI.co – Batam, Kunjungan wisatawan asal Singapura ke Batam dengan skema Travel Bubble pada Jumat (18/2/2022), diundur hingga beberapa hari ke depan.

Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardi Winata. Di mana, kata dia, kunjungan sekitar 120 orang Wisman asal Singapura itu diundur beberapa hari ke depan.

“Bukan Travel Bubble yang diundur ya, tetapi kunjungan Wismannya,” ungkap Ardi Wisana, Kamis (17/2/2022).

Ardi mengatakan, alasan pasti diundurnya kunjungan Wisman itu, belum diketahui. Namun, dia memperkirakan karena kesiapan warga Singapura terkait Vaccinated travel lane (VTL) yang belum semuanya dimiliki warga Singapura.

“Karena ini bukan lagi kunjungan khusus bisnis (B to B) atau G to G. Namun ini kunjungan lebih luas dengan skema Travel Bubble, maka perlu persiapan yang betul-betul matang dari kedua negara. Diperkirakan pada 25 Februari nanti, VTL di Singapura sudah rampung,” jelas Ardi Winata.

Seperti diketahui VTL merupakan jalur khusus wisata yang disediakan suatu negara kepada negara lainnya. Turis yang berhak masuk ke negara tujuan tersebut pun mesti memenuhi kriteria tertentu, salah satunya telah menerima vaksinasi Covid-19 dosis penuh.

Sementara itu, Ketua Nongsa Sensation, Andi Fong mengatakan, kedatangan Wisman dari Singapura dengan skema Travel Bubble di undur hingga 25 Februari 2022. “Pemerintah Singapura sudah menentukan pada 25 Februari bahwa warga Singapura yang berkunjung ke Batam dan sebaliknya, sudah tidak melakukan karantina lagi,” ungkap Andi Fong.

Ia melanjutkan, pada 25 Februari mendatang diharapkan tidak ada kendala lagi, dan pihaknya sudah bekerjasama dengan operator kapal feri yang akan mengangkut wisman dari Singapura ke Batam dan sebaliknya.

“Ini berita baik, 25 Februari 2022 nanti sudah disiapkan semua, termasuk kapal feri kita sudah atur,” ujar Andi Fong. (Hendra S)