Beranda blog Halaman 1882

Vaksinasi Covid-19 Dosis 2 di Wilayah Hukum Polres Samosir

0

DETEKSI.co – Samosir,  Vaksinasi Covid-19 dosis 2 dalam rangka HUT Bhayangkara ke – 75 Tahun di wilayah hukum Polres Samosir dilaksanakan Sabtu (24/7) Halaman Mako Polres Samosir oleh Tim Vaksinator Puskemas Buhit dan Tim Vaksinator Poliklinik Polres Samosir.

Kemudian seperti disampaikan Humas Polres Vandu Marpaung,di  Aula Tugu Sinaga Desa Urat II Kec. Palipi oleh Tim Vaksinator Puskemas Mogang, Paud Terpadu Mual Tamba Desa Tamba Dolok dan Kantor Desa Cinta Maju Kec. Sitio-tio oleh Tim Vaksinator Puskemas Sitio-tio, Kantor Desa Tomok Parsaoran oleh Tim Vaksinator Puskemas Tuktuk Siadong, Puskesmas Ambarita dan di SDN 16.

Senin (26/7) Vaksinasi Massal dosis 2 Astra Zeneca bantuan Kapolda Sumut di wilayah Hukum Polres Samosir. Vaksinasi di Halaman Mako Polres Samosir dilaksanakan oleh Tim Vaksinator Puskemas Buhit, Pukesmas Simarmata, RSU d. Hadrianus Sinaga Pangururan dan Tim Vaksinator Poliklinik Polres Samosir di Halaman Apel Mapolres Samosir.

3.Jumlah masyarakat yang dilakukan vaksinasi dosis 2 Astra Zeneca sebanyak 372 orang dari target 432 orang di Mako Polres Samosir dengan rincian lansia 85 orang, Guru : 71 orang;  Pedagang : 10 orang, Pelayan publik : 115 orang, Toga : 3 orang; Masyrakat Umum : 12 orang, Masyarakat rentan : 67 orang dan Bhayangkari : 9 orang;

Yang menjadi alasan tidak mencapai target antara lain tidak lulus skrining, tidak berada di Kab.Samosir dan yang akan divaksin kurang sehat.

Jumlah dosis vaksin Astra Zeneca yang digunakan di Mako Polres Samosir, lanjut Vandu,  sebanyak 33 vial sehingga total sisa vaksin sebanyak 7 Vial.

Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon, SH,MH yang memonitor langsung vaksinasi dan menyapa masyarakat dan para vaksinator, tidak lupa juga menyampaikan kepada masyarakat dan tenaga vaksinator untuk mematuhi Protokol Kesehatan dan untuk tidak takut dilakukan vaksin.

Sat Binmas Polres Samosir juga memberikan bimbingan edukasi terhadap warga masyarakat yang melaksanakan vaksin terkait Surat Edaran Bupati Samosir dan Imendagri tentang PPKM dan menyampaikan perkembangan kasus terkonfirmasi Covid 19 diKab Samosir yang semakin meningkat drastis.

Vaksinasi Massal dosis 2 Astra Zeneca bantuan Kapolda Sumut ini juga dilaksanakan secara serentak di 10 Puskemas di Kab.Samosir dan masih berjalan hingga pada saat ini. (en)

Secara Simbolis, Kapolres Probolinggo Serahkan Bansos Beras kepada Ansor dan Banser

0

DETEKSI.co – Jawa Timur, Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi mendistribusikan bantuan sosial (bansos) kepada sejumlah Ormas (Organisasi Kemasyarakatan), Senin (26/7/2021).

Bantuan tersebut berupa beras dan dibagikan saat kegiatan apel pagi pada jam 07.30 WIB di lapangan apel Mapolres Probolinggo.

Pendistribusian bantuan tersebut bertujuan untuk meringankan beban masyarakat di masa PPKM Darurat mengingat PPKM Darurat mulai diperpanjang.

“Sesuai yang diumumkan Bapak Presiden Joko Widodo, bahwa PPKM level 4 diperpanjang sampai 2 Agustus 2021, Polres Probolinggo memberikan bantuan beras untuk PPKM Darurat level 3 di Kabupaten Probolinggo,” jelas Kapolres.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Probolinggo menyerahkan secara simbolis bantuan beras tersebut kepada 10 orang perwakilan dari GP Ansor dan Banser Kabupaten Probolinggo.

Selain itu, Kapolres juga berpesan kepada seluruh anggota dan Ormas yang mengikuti apel untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Protokol kesehatan dan imunitas harus dijaga serta ditingkatkan agar Personil Polres Probolinggo maupun masyarakat tidak terpapar Covid-19,” pesannya.

Ia juga mengajak seluruh personil dan ormas untuk turut mensukseskan program vaksinasi massal. Dengan mengajak keluarga maupun kerabat agar turut disuntik vaksin.

Selanjutnya Kapolres memberikan arahan terkait atensi mengenai wilayah hukum Polres Probolinggo memasuki PPKM Darurat level 3 dan atensi mengenai sarana kontak dengan masyarakat yaitu dengan cara memberikan bansos dari pemerintah yang disalurkan oleh TNI – Polri. (Didik).

Tanah HGU PTPN II Kebun Tanjung Jati di Jalan Proklamasi Stabat Statusnya Dipertanyakan

0

DETEKSI.co-Langkat, Lahan yang biasa dikelola PTPN IV Tanjung Jati sebagai lahan untuk menanam kelapa sawit yang terletak di Jalan Proklamasi Kelurahan Kwala Bingai Kecamatan Stabat kini statusnya dipertanyakan.

Diperkirakan puluhan hektar lahan tersebut kini kondisi tanaman kelapa sawitnya terlihat sudah banyak yang mati dan beralih menjadi tanaman jagung, pisang dan ubi.

Sejumlah masyarakat menayakan status tanah tersebut, apakah sudah dikeluarkan dari HGU (Hak Guna Usaha) PTPN II Kebun Tanjung Jati atau masih berstatus HGU mereka. Karena menurut salah seorang masyarakat yang enggan disebutkan namanya, Senin (26/07/2021), sempat bertanya akan status tanah tersebut karena menurutnya ada oknum yang ingin menjual tanah itu kepadanya perkapling.

” Bagaimana status tanah itu bg?. Soalnya ada teman menawarkan tanah kaplingan di lokasi tersebut,” tanya warga saat itu. (AR.Lim)

Polsek Hinai Laksanakan Sebu Vaksin Polri

0

DETEKSI.co-Langkat, Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara ke 75 Polda Sumut, Polsek Hinai melaksanakan vaksinasi yang bertemakan “Sebu Vaksin Polri” untuk dosis ke dua yang dilaksanakan Senin (26/07/2021) di Aula Polsek Hinai.

Kegiatan tersebut langsung dipimpin Kapolsek Hinai AKP Adi Alfian SH yang didampingi Waka Polsek Hinai Iptu E Hutapea, Kanit Sabhara, Kanit Binmas, Kanit Reskrim, Kasi Humas dan personil Polsek Hinai yang turut melaksanakan monitoring dan pengamanan pelaksanaan vaksin di Aula Polsek Hinai.

“Kegiatan vaksinasi ini dalam rangka menyabut hari Bhayangkara Ke 75 Polda Sumut. Disini kami bekerja sama dengan Tim Vaksinasi dari Puskesmas Tanjung Beringin denga tema Sebu Vaksin Polri Dosis Kedua,” ungkap Kapolsek disela pelaksanan vaksin. (AR.Lim)

Mulia Asri Rambe: Tawuran Kerap Terjadi di Belawan Harus Segera Diredam

0

DETEKSI.co – Medan, Tawuran yang kerap terjadi di Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) harus segera diredam. Mengingat, tawuran tersebut tidak hanya terjadi belakangan ini saja namun, telah terjadi sejak puluhan tahun lalu.

Ironisnya, tawuran yang kerap terjadi di Belawan itu hanya disebabkan oleh masalah sepele. Tapi parahnya, akibat tawuran itu menyebabkan banyak kerusakan dan pastinya merugikan masyarakat sekitar.

Hal itu diungkapkan anggota DPRD Kota Medan dari Dapil II, Mulia Asri Rambe saat dihubungi wartawan. Dapil II Kota Medan meliputi Kecamatan Medan Belawan, Medan Labuhan, Medan Deli dan Medan Marelan.

“Saya tinggal di Medan Utara sejak 1970 dan saat saya SMP di tahun 1982, tawuran kerap terjadi di Belawan. Dulu itu, Anak Simpang Jalan Bunga dengan anak Gang 7 tawuran. Masalahnya, ya cuma karena hal sepele. Anehnya, konflik antar warga itu masih terjadi hingga saat ini,” ucap Politisi Partai Golkar yang akrab disapa Bayek ini, Senin (26/7/21).

Tawuran yang kerap terjadi di Belawan itu, membuat anggota dewan yang fashionable itu miris. Bayek pun meminta kepada seluruh pihak untuk bersatu. Menurutnya tidak hanya aparat hukum yang bertanggungjawab meminimalisir tawuran tersebut. Namun, stakeholder lain seperti pemerintah daerah yang termasuk di dalamnya anggota dewan, BUMN, pengusaha lokal, tokoh masyarakat dan unsur masyarakat lainnya juga ikut bertanggungjawab.

Hal ini sesuai dengan UUD Nomor 7 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial. Di dalam UUD 7 2012 tersebut mengatur tentang serangkaian kegiatan yang dilakukan secara sistematis dan terencana dalam situasi dan peristiwa baik sebelum, pada saat, maupun sesudah terjadi Konflik yang mencakup pencegahan konflik, penghentian konflik, dan pemulihan pasca konflik.

Dalam pasal 9 UUD 7 2012 itu juga menyebutkan bahwa pemerintah dan pemerintah daerah berkewajiban meredam potensi konflik dalam masyarakat. Tak hanya itu, Bayek juga mengatakan bahwa sesuai pasal 36 UUD 7 2012 itu menyebutkan pemerintah dan pemerintah daerah berkewajiban melakukan upaya pemulihan pascakonflik secara terencana, terpadu, berkelanjutan dan terukur.

“Artinya, tak usahlah kita mencari kambing hitamnya siapa. Alangkah baiknya, bila kita bersatu. Seluruh stakeholder harus bersatu mencari solusinya agar tawuran bisa diminimalisir,” jelas anggota dewan yang suka senyum itu.

Untuk mengatasi masalah tersebut, menurut Bayek perekonomian warga lokal harus ditingkatkan. Mengingat, ekonomi yang rendah menyebabkan emosi warga gampang tersulut.

Begitu juga sebaliknya, bila perekonomian warga baik, maka tak kan ada lagi warga yang mau tawuran. Karena, masing-masing warga sudah disibukkan dengan urusan pekerjaannya masing-masing.

“Di KIM (Kawasan Industri Medan) dan di Belawan itu kan ada ratusan perusahaan. Baik perusahaan milik BUMN maupun perusahaan swasta. Alangkah baiknya bila perusahaan- perusahaan menjalankan program CSRnya dengan tepat sasaran kepada masyarakat sekitar,” paparnya.

Selain itu, Bayek menambahkan tak ada salahnya juga bila perusahaan- perusahaan itu memberdayakan masyarakat sekitar menjadi tenaga kerjanya. “Maunya, agak diuatamakan dahululah warga lokal itu, agar mereka bisa bekerja dan memiliki perekonomian setidaknya memadai untuk keluarganya,” papar politikus dari Fraksi Golkar itu.

Bila pereknomian warga lokal telah membaik, Bayek pun menyakini tawuran dan segala macam bentuk konflik antar warga akan berkurang. “Semoga, visi misi Pak Wali menjadikan Kota Medan yang berkah bisa terwujud, dengan semakin berkurangnya konflik antar warga,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bayek menambahkan  konflik antar warga di Belawan seperti sudah menjadi trend, karena kerap terjadi. Parahnya lagi, tawuran antar warga itu sudah melibatkan anak-anak sekolah.

Untuk itu, Polres Belawan telah membentuk tim khusus untuk mencari akar masalah tersebut. Tim tersebut terdiri aparat Polres Belawan, anggota DPRD Kota Medan dari Dapil Medan Utara, Dinas Pendidikan, Dinas Ketenagakerjaan dan Dinas Sosial.

“Polres Belawan pun telah berupaya keras untuk menyelesaikan konflik warga itu. Salah satunya dengan membuat acara perdamaian antar dua kelompok itu dengan menyembelih sapi dan dimakan bersama-sama yang menghadirkan para Lurah, para Keplinf, tokoh agama, tokoh masyarakat. Polres Belawan juga telah membuat posko keamanan di lorong-lorong di kawasan konflik dan mengadakan pembinaan keagamaan terhadap anak-anak yang terlibat tawuran, hingga memproses mereka secara hukum,” paparnya.

Diketahui sebelumnya, Polres Belawan telah menahan belasan warga yang terlibat tawuran di Belawan beberapa waktu lalu. Hingga saat ini, polisi masih memeriksa secara intensif sejumlah warga tersebut. (Red)

David Roni Ganda Sinaga: Minta Pemko Medan Supaya Membuka Posko Vaksinasi Covid-19 dari Tingkat Kelurahan Hingga Lingkungan

0

DETEKSI.co – Medan, Program Vaksinasi massal yang sedang marak dilakukan oleh tim Satgas Covid-19, Dinas Kesehatan bersama Pemerintah Kota Medan menargetkan dari 2,5 juta penduduk Medan, sebanyak 1,9 juta jiwa sudah harus mendapatkan suntikan vaksin.

Namun hal itu masih harus terkendala akibat banyaknya permasalahan yang harus dihadapi masyarakat saat hendak melakukan Vaksinasi seperti tidak mengetahui lokasi vaksin, masih bingung ketika hendak mendaftarkan diri untuk Vaksin Covid-19.

Disamping itu, banyak warga mengeluhkan masih sangat ribet ketika ingin melakukan pendaftaran. Ditambah lagi, masih banyak masyarakat Kota Medan yang masih gagap teknologi terutama bagi mereka yang hanya bisa menggunakan fasilitas WhatsApp (WA) ketika hendak mendaftarkan diri untuk Vaksin melalui aplikasi.

Ditengah kebingungan masyarakat tersebut, seharusnya pemerintah kota Medan dapat hadir memberikan solusi agar proses Vaksinasi dapat sampai keseluruh penjuru kota Medan. Demikian disampaikan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, David Roni Ganda Sinaga, SE saat diwawancarai wartawan, Senin (26/7/2021).

Diceritakan David Roni sesuai pengalaman yang dirasakan langsung, Politisi dari Partai PDI Perjuangan kota Medan ini mengaku banyak menerima telepon dan pengaduan dari warga konstituennya atau juga warga Medan yang mengenalnya yang mengaku tidak tahu jadwal pelaksanaan Vaksinasi dan dimana mereka harus mendaftar. Kalau di tempat seperti Lanud Suwondo, RSUD dr.Pirngadi Medan atau lokasi lainnya kebanyakan saat pendaftaran Vaksinasi Covid-19, sudah penuh.

Selain itu, disamping jauh, dampak situasi Pandemi Covid19 saat ini juga membuat warga juga takut jika hendak kerumah sakit.

”Seperti warga dari Kecamatan Medan Amplas, baru-baru ini, ada telepon saya, ingin di suntik vaksin Covid-19, lalu saya sarankan mendaftar terlebih dahulu melalui aplkasi online Halo Dokter atau melihat di web Dinas kesehatan atau Satgas Covid, namun warga tersebut mengatakan, mereka sudah melakukan tapi tidak berhasil dan kebingungan,“ katanya.

Untuk itu, Politisi dati Partai PDI Perjuangan kota Medan ini meminta supaya Pemko Medan membuka posko Vaksinasi Covid-19 dari tingkat kelurahan hingga ketingkat lingkungan.

“Ini sangat perlu agar pelaksanaan Vaksin Covid-19 dapat tersebar sampai ke segala penjuru di kota Medan. Sehingga Vaksinasi dapat terjangkau oleh masyarakat di daerah mereka masing-masing dan tentunya atas kerjasama para Lurah, Kepling dan Puskesmas setempat yang lebih mengetahui warganya yang belum Tervaksin Covid-19. Pendaftaran bisa dilakukan melalui Kepling agar lebih memudahkan warga,” sebutnya.

Menurut anggota Komisi IV DPRD Kota Medan ini lagi, bahwa akan sangat mudah bagi warga masyarakat untuk melakukan penyuntikan Vaksin Covid-19, jika ada dibuka posko-posko Vaksinasi Covid-19 di kelurahan ataupun di tiap lingkungan. Pemko Medan juga semakin mudah untuk menjaring masyarakat yang hendak di vaksin setelah melewati aturan Prokes.

”Jika ini dilakukan, maka target perharinya tervaksin 10 ribu orang akan tercapai. Jika memang untuk mengejar target agar Vaksinasi Covid-19 dapat memenuhi harapan pemerintah, agar dapat menekan penyebaran dan penularan bahaya Corona Virus Deseases 2019 (Covid-19) di kota Medan ,” terang David Roni G Sinaga.

Sertifikat Vaksin dapat dijadikan referensi
David Roni Ganda Sinaga juga menyarankan agar Pemerintah membuat regulasi yakni sertifikat Vaksin Covid-19 yang sudah ada dimiliki oleh warga yang telah usai melakukan Vaksin I dan ke II dapat digunakan ketika hendak bepergian kemana saja.

“Dibuatkan oleh pemerintah, bahwa surat Vaksin dapat menjadi pasword kita jika hendak bepergian kemana-mana,” terangnya.

David Roni G Sinaga, menambahkan lagi, dengan cepatnya meluas proses Vaksinasi Covid-19 ditengah masyarakat secara merata, diharapkan tidak ada lagi PPKM Darurat diberlakukan di kota Medan.

“Karena dampak dari PPKM Darurat sudah sangat menambah penderitaan perekonomian masyarakat, terutama mereka (masyarakat kota Medan) bawah yang bekerja hari ini untuk memenuhi kebutuhan hari ini juga, sangat miris memang,” kata Legislator dari Dapil 4 Kota Medan ini.

David Roni Ganda Sinaga juga menghimbau kepada warga masyarakat kota Medan untuk tetap menjaga kesehatan diri dan keluarga dengan meningkatkan imun tubuh dan mengkonsumsi vitamin dan makanan bergizi.

“Selalu pakai masker jika bepergian keluar rumah, hindari kerumunan yang berlebihan, razin mencuci tangan dengan menggunakan sabun, dan untuk sementara membatasi aktivitas diri,” ungkapnya. (Red/Van)

Hadapi Pandemi, Kapolresta Sidoarjo Bekali Paket Kesehatan bagi Anggota dan ASN

0

DETEKSI.co – Jawa Timur, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro salurkan paket kesehatan bagi anggota Polri dan ASN di lingkup Polresta Sidoarjo serta Polsek jajaran, dalam apel Senin (26/7/2021) pagi di Mapolresta Sidoarjo.

Paket kesehatan yang diberikan Kapolresta Sidoarjo terdiri dari vitamin C, Vitamin B, Prebiotik dan hand sanitizer. Diberikannya paket ini bertujuan untuk menunjang kesehatan bagi anggota Polri dan ASN dalam melaksanakan tugas sehari-hari di tengah masa Pandemi Covid-19.

“Sesuai yang diumumkan Bapak Presiden Joko Widodo, bahwa PPKM level 4 diperpanjang sampai 2 Agustus 2021. Tentunya tugas yang kita laksanakan kedepan semakin padat, karena pemberian paket kesehatan ini dapat menunjang kesehatan kita semua dalam melayani masyarakat di tengah pandemi Covid-19,” jelas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.

Dihadapan para personelnya, ia juga berpesan agar selalu mentaati protokol kesehatan, jaga kesehatan agar imunitas tubuh tetap terjaga, serta jangan lelah untuk mengedukasi masyarakat supaya mematuhi segala peraturan pemerintah dalam upaya memutus mata rantai Covid-19.

Selain itu, untuk mempercepat herd immunity, kepada para anggota Polri dan ASN supaya turut serta mensukseskan program vaksinasi massal. Dengan mengajak keluarga maupun kerabat agar turut disuntik vaksin.

“Semoga Allah senantiasa melindungi dan memberikan kesehatan kepada kita, dalam menjalankan tugas serta tanggung jawab,” pungkasnya. (Didik).

Dandim 0115/Simeulue Nara Sumber Meningkatkan Wawasan Kebangsaan di Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital

0

DETEKSI.co – Simeulue, Komandan Kodim 0115/Simeulue Letkol Inf Yogi Bahtiar S.Kom., M.B.A. sebagai Narasumber kegiatan webinar yang di selenggarakan oleh Kominfo Pusat melalui gerakan Nasional Literasi Digital 2021, Sumatra II yang di khususkan wilayah Kabupaten Simeulue provinsi Aceh disiarkan secara Nasional dengan tema ” Bijak sebelum menggugah di media Sosial ” yang di laksanakan di Ruang Yudha Makodim Desa Amaiteng Kecamatan Simeulue Timur. Senin ( 26/7/2021)

Adapun yang ikut Dalam kegiatan Vicon yaitu, Gubernur Aceh Ir.H.Nova Iriansyah.M.T Keynot Speaker, Dandim 0115/Simeulue Letkol Inf Yogi Bahtiar S.Kom., M.B.A., Narasumber literasi digital, kepala Sekolah SMU N 2 Sinabang Winda Safitri S.Pd, M.Si Narsumber etika digital, moderator Anggi Julivan, Asep Muhammad Lukman, S.Pd.i, SH, NaraSumber keamanan Digital, Akbar Riandi Narasumber kecakapan digital, Ajeng Aulia Influencer.

Dandim 0115/Simeulue Letkol Inf Yogi Bahtiar S.Kom.M.B.A. Sebagai Narasumber Literasi Digital dalam meningkatkan wawasan kebangsaan menuturkan Lunturnya nilai-nilai kebangsaan yang diakibatkan oleh kurangnya wawasan dan pengenalan sejarah sehingga hilangnya karakter anak bangsa yang mengakibatkan lunturnya rasa cinta tanah air, dan ini menjadi sebuah ancaman bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Peningkatan pemahaman wawasan kebangsaan pada masyarakat dan generasi muda, dapat dilakukan melalui literasi digital yang dicanangkan pemerintah. Sehingga disamping mendapatkan informasi yang berlimpah akan menambah wawasan, harus diimbangi dengan bertambah bijak dalam penggunaan media digital ini. Yang terpenting adalah pembentukan karakter dan ideoligi Pancasila sehingga bisa kuat dan mengakar tak tergoyahkan.

Semoga keterkaitan wasbang dengan program pemerintah dalam meningkatkan pemahaman wawasan kebangsaan berupa literasi digital dalam proses pembelajaran kepada generasi bangsa dapat membentuk karakter generasi bangsa yang tangguh serta cinta tanah air dalam mengahadapi ancaman Proxy War terhadap keutuhan NKRI serta bijak dalam penggunaan media sosial. (Agus)

FWB-Indonesia Akan Kawal Kasus Penyiraman Air Keras yang Dialami Wartawan Medan

0

DETEKSI.co – Medan, Viral berita penyiraman air keras oleh Orang Tak Di Kenal (OTK) yang di alami wartawan pada Minggu (25/7/2021) malam tepatnya di seputaran simpang selayang jalan Jamin Ginting Medan. Yang mana korban penyiraman air keras tersebut bernama Persada Bhayangkara Sembiring, SH (25)
merupakan pimpinan redaksi media online (jelajahperkara.com).

Sehubungan dengan kasus yang menimpa salah seorang wartawan Kota Medan, Alex Sander Simatupang Ketua Umum Forum Wartawan Berintelekrual Indonesia (FWBI) yang di dampingi Abdi Sumarno Komandan Satgas Dewan Pimpinan Pusat FWB-Indonesia menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal kasus tersebut hingga tuntas.

” kami ikut prihatin atas kejadian penyiraman air keras ke muka korban yang mana seorang jurnalis dan sekaligus pimpinan redaksi salah satu media online Kota Medan, yang terjadi pada Minggu (25/7/2021) malam. Kami dalam hal ini akan ikut mengawal penyelesaian kasus ini hingga tuntas.” ucapnya kepada awak media pada Senin (26/7/2021) di kantor Sekretariat FWBI Jalan Angsana No I Medan Timur.

Sementara itu Abdi juga ikut mengomentari, bahwa pihaknya kecewa terhadap perlakuan oknum yang masih juga melakukan tindakan kekerasan terhadap wartawan. Yang mana belum lagi hilang dari ingatan peristiwa demi peristiwa terkait tindak kekerasan dan pengancaman bahkan hingga ke tingkat pembunuhan yang di alami para kaum jurnalis khususnya di Sumatera Utara baru baru ini.

” kami kecewa atas tindakan kekerasan terhadap kaum jurnalis khususnya di Sumatera Utara. Kita ketahui bersama bahwa masih hangat di benak kita rentetan peristiwa tindak kekerasan yang di alami kaum jurnalis seperti Pemukulan di Kabupaten Deli Serdang, Pembakaran Rumah Di Kota Binjai, Pengancaman di Kota Binjai hingga Pembunuhan di Kota Siantar. Sekalipun semua kasus tersebut berhasil di ungkap oleh pihak Aparat Penegak Hukum (APH) namun sepertinya belum cukup untuk memberikan efek jera. ” ungkap Abdi dengan nada kesal.

Lebih lanjut Alex menambahkan, terlepas dari motif tindakan kekerasan terhadap wartawan tersebut pihaknya meminta agar pihak Kepolisian dapat segera menangkap pelaku. Kemudian alex juga menghimbau agar rekan rekan wartawan lebih berhati hati dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya.

” apapun motifnya kami mengharapkan agar pihak Kepolisian segera menangkap dan mengungkap kasus tindak kekerasan yang di alami wartawan Persada Bhayangkara Sembiring, SH. Kemudian kami juga menghimbau agar rekan rekan pers lebih berhati hati dalam melaksanakan tugasnya sebagai wartawan.” pungkas Alex. (sby)

Pemda Nias Utara Didesak Tinjau Ulang MoU Perkebunan Kelapa di Toyolawa

0

Deteksi.co Nias utara, Pemerintah daerah kabupaten Nias Utara didesak oleh berbagai elemen untuk mengambil alih perkebunan kepala yang ada di Toyolawa Kecamatan lahewa.

Salah satunya Anggota DPRD Nias Utara Dusman Zebua dari Fraksi Partai Hanura mendesak Pemerintah Daerah agar melakukan peninjauan ulang terkait keberadaan perkebunan kelapa yang berlokasi di Toyolawa Kecamatan Lahewa karena dinilai PT Sedar Abadi Jaya mengabaikan aturan tentang ketenagakerjaan dan hak – hak pekerja disana. Hal ini dikatakan Dusman Zebua saat dikonfirmasi okeh wartawan, Senin (26/7/2021) di kantor DPRD Nias Utara.

“Kita mendesak Pemerintah dan seluruh stakeholder untuk melakukan peninjauan kembali terkait keberadaan perkebunan kelapa di Toyolawa, akhir-akhir ini begitu viral di beberapa media, termasuk persoalan pemecatan karyawan yang tidak mempedomani mekanisme peraturan perundang-undangan, begitu halnya pajak yang tidak masuk income Kabupaten Nias utara. Masa kita punya tanah, tapi, kontribusi untuk daerah tidak ada. Untuk persoalan MoU kepada pihak investor penting ditinjau kembali beserta izin operasionalnya,” tegas wakil rakyat dari Dapil III Dusman Zebua di ruang kerjanya.

Hal senada disampaikan oleh mantan anggota DPRD Nias Utara Asa’aro Lase yang berkomentar di akun Facebooknya, berharap Pemda Nias Utara perlu meninjau kembali HGU. PT. SAJ sebagai pengelola perkebunan kelapa Toyolawa.

Menanggapi Hal itu Bupati Nias Utara menegaskan persoalan perkebunan kelapa ini akan diperjuangkan kembali. “Namun hasil masih kita belum tahu, kita tunggu saja,” katanya singkat melalui Watshapp.

Seperti diberitakan disejumlah media online dan cetak mengenai perkebunan kelapa Toyolawa yang dikelola oleh PT. Sedar Abadi Jaya seluas 1600 hektar, sementara pajak dan retribusi untuk Kabupaten Nias Utara tidak ada, dan sementara para karyawan diperlakukan sesuai selera oleh pihak pengelola. ( Y.Harefa )