Beranda blog Halaman 1903

Antisipasi Hama, Babinsa Bantu Petani Perbaiki Pagar Sawah

0

DETEKSI.co – Simeulue, Babinsa Koramil 03/Teupah selatan Serda wartono melaksanakan kegiatan membantu petani bapak Jalil memperbaiki pagar di sawah yang sudah rusak di desa Suak Lamatan kecamatan teupah selatan. selasa (12/07/2021)

Kegiatan yang dilaksanakan dalam memperbaiki pagar sawah merupakan wujud kepedulian babinsa sebagai Bintara Pembina Desa kepada masyarakat petani sebagai salah satu mitra kerja di lapangan dan bertujuan untuk mencegah agar hama tidak masuk ke areal persawahan sehingga tanaman padi dapat tumbuh dengan baik.

Dalam kesempatan itu, Babinsa Koramil 03/Teupah Selatan Serda Wartono mengatakan memperbaiki pagar yang sudah rusak sangat perlu dilakukan agar hama tanaman seperti babi dan hewan ternak yang berkeliaran bebas tidak dapat masuk ke areal persawahan sehingga tidak dapat merusak tanaman milik masyarakat.

Semoga dengan kegiatan pembenahan pagar yang di laksanakan dapat meningkatkan kesejahteraan petani dalam meningkatkan swasembada pangan pemerintah dimasa pandemi Covid-19 sekarang ini. (agus)

Bupati Nias Barat Sidak di BKD untuk Memastikan Persiapan Penerimaan P3K & CPNS

0

DETEKSI.co – Nias Barat, Bupati Nias Barat bapak Khenoki Waruwu melakukan sidak di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Nias Barat, Senin (12/07/2021).

Sidak ini dilakukan untuk mengecek tingkat kehadiran Pegawai serta memastikan persiapan penerimaan pendaftaran P3K dan CPNS di Kabupaten Nias Barat. Karena informasi yang didapatkan ada kendala saat peserta hendak mendaftar.

“Harap tetap melaporkan perkembangan persiapan penerimaan pendaftaran P3K dan formasi CPNS termasuk persiapan lokasi tempat pelaksanaan ujian. Jangan sampai gagal seperti tahun lalu” ungkap bupati kepada Kepala BKD.

Plt. Kepala BKD Nehemia Daeli, S.AP mengatakan bahwa Nias Barat sudah siap menerima pendaftaraan P3 K dan CPNS termasuk soal lokasi pelaksanaan ujian. Ia melaporkan hingga hari ini sudah 200 org yang mendaftar CPNS.

Hal senada, kabid Perencanaan BKD Nias Barat mengatakan bahwa Nias Barat telah siap menerima pendaftaran P3K dan CPNS di Kabupaten Nias Barat termasuk Lokasi ujian. Rencananya ujian dilaksanakan di Hall Tokosa. (Utema Gulo)

Bobby Nasution: Kota Medan Siap Memberlakukan PPKM Darurat

0

DETEKSI.co – Medan, Dalam pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sejumlah titik di pintu masuk Kota Medan akan dilakukan penyekatan di Perbatasan dan pengalihan arus lalu lintas di inti kota. Untuk penyekatan akan dilakukan di 5 titik perbatasan, sedangkan pengalihan arus lalu lintas di inti kota akan dilakukan 13 titik.

Demikian hal ini disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution ketika di sesi wawancara live via zoom Meetting oleh CNN Indonesia di rumah Dinas Wali Kota Medan, Minggu (11/7). Diungkapkan Bobby Nasution Kota Medan siap memberlakukan PPKM Darurat dan Besok Senin (12/7) akan dimulai diberlakukan dan selama tiga hari akan dilakukan tahap sosialisasi.

“Sosialisasi dilakukan untuk lebih memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait dengan PPKM Darurat sebab selama ini masyarakat hanya mengetahui PPKM Pengetatan. Artinya aturan yang diatur PPKM Darurat harus dapat dipahami baik bagi pekerja maupun perusahaan yang esensial ,non esensial maupun kritikal, dengan persiapan yang dilakukan ini Kota Medan siap memberlakukan PPKM Darurat,” jelas Bobby Nasution.

Dijelaskan Bobby Nasution, pelaksanaan PPKM Darurat Pemko Medan berkolaborasi dengan Polrestabes Medan dan Kodim 0201/BS untuk melakukan penyekatan dan pengalihan arus lalu lintas. Namun selain itu ada hal yang lebih penting yakni bagaimana Pemko Medan menjalankan 3 T dan masyarakat menerapkan 5 M, salah satunya mengurangi mobilitas.

“Bersama unsur Forkopimda, kami akan melakukan door to door ke perusahaan untuk mensosialisasikan PPKM Darurat agar semua nantinya dapat mentaati aturan yang diatur dalam PPKM Darurat,” ungkap Bobby Nasution.

Selanjutnya terkait dengan Vaksinasi, Bobby Nasution menjelaskan Pemko Medan terus mengejar target Vaksinasi, dimana dari jumlah target 1,4 juta orang menjadi 1,9 juta jiwa orang yang akan divaksin. Jumlah ini bertambah karena adanya ketentuan baru dari Pemerintah Pusat bahwa Ibu menyusui dan anak usia 12- 17 tahun diperbolehkan di vaksin. “Saat ini jumlah yang divaksin sudah mencapai 50 persen lebih, tentunya ini akan kita genjot agar tercapai target jumlah warga Medan yang mendapatkan Vaksin,” ujar Wali Kota Medan.

Kemudian Bobby Nasution juga menjelaskan meski PPKM Darurat diberlakukan, masjid yang ada di Kota Medan tidak ditutup dan masyarakat tetap diperbolehkan melaksanakan takbiran untuk menyambut Hari Raya Idul Adha 1443 H di masjid asalkan  tidak menyebabkan kerumunan. “untuk pelaksanaan salat Idul Adha, Pemko Medan mengimbau agar masyarakat tidak melakukan shalat berjamaah di masjid ataupun di lapangan, melainkan salat di rumah masing-masing,” jelas Bobby Nasution. (Red/Van)

Bobby Nasution Apresiasi Dukungan Masyarakat Karo Dalam Pembangunan Kota

0

DETEKSI.co – Medan, Wali Kota Medan, Bobby Nasution menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada masyarakat karo yang telah mendukung pembangunan di Kota Medan baik secara langsung maupun tidak langsung. Apalagi sejarah terbentuk dan berdirinya Kota Medan tidak terlepas dari jasa pahlawan pendiri Kota Medan yaitu Guru Patimpus.

Hal ini disampaikan Wali Kota Medan, Bobby Nasution dalam acara Konser Virtual Multietnis Kota Medan Dalam Rangka HUT Kota Medan ke -431, Minggu (11/7).

Bobby Nasution mengatakan Kota Medan dibangun dari perkampungan kecil yang dibangun oleh Guru Patimpus di antara sungai Deli dan sungai Babura, namun kini kota Medan tumbuh dengan pesat menjadi kota ketiga terbesar di Indonesia. Karenanya Pemko Medan kedepannya akan terus berupaya menjaga semangat Guru Patimpus dalam mendirikan kampung Medan salah satunya dengan menjadikan pertemuan antara sungai Deli dan sungai Babura sebagai kawasan heritage.

“Ini menjadi sebuah potensi besar untuk perkembangan kota Medan, karena saya percaya langkah ini akan memberikan manfaat ekonomi dan perkembangan pariwisata di kota Medan,” kata Bobby Nasution.

Untuk itulah Bobby Nasution memohon dukungan untuk menjadikan lokasi tersebut sebagai kawasan heritage guna mengenang sejarah berdirinya kota Medan.

“Saya memohon doa dan dukunganya agar mampu menjadikan lokasi berdirinya kampung Medan sebagai kawasan heritage,” ujar Bobby Nasution.

Lebih lanjut Bobby Nasution juga mengatakan bahwa pembenahan kawasan heritage di Kota Medan menjadi salah satu dari lima program prioritas yang telah dicanangkan oleh Pemko Medan. Dimana Pemko Medan akan mengembalikan fungsi dari kawasan heritage itu sendiri untuk mendukung perekonomian di Kota Medan dengan memanfaatkan keberagaman multi etnis yang ada di Kota Medan. Salah satu program yang telah dicanangkan oleh Pemko Medan yaitu The Kitchen of Asia.

“Dengan program ini saya berharap dapat memperkenalkan kekayaan budaya yang kita miliki baik itu kulinernya, pakaian adat dan juga tarian sehingga lebih dikenal tidak hanya di Kota Medan ataupun di Provinsi Sumut saja tetapi juga mampu bersaing secara global,” harap Bobby Nasution. (Red/Van)

Zona Merah Covid 19, Pemda Aceh Tengah Tutup Obyek Wisata

0

DETEKSI.co – Aceh Tengah, Berada dalam status zona merah Covid 19, membuat Pemda Aceh Tengah menutup sementara operasional obyek wisata yang ada di daerah itu. Razia penutupan obyek wisata dilakukan oleh Satpol PP dan WH juga Dinas Pariwisata dengan dibackup Polri/TNI, yang tergabung dalam Satgas penanganan Covid 19 Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (11/07/2021).

Kasat Pol PP dan WH Kabupaten Aceh Tengah Syahrial, mengatakan bahwa razia dilakukan untuk menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Bupati Aceh Tengah Nomor 2136 Tahun 2021 yang mengatur tentang perpanjangan PPKM Mikro untuk pengendalian penyebaran Covid 19 di Kabupaten Aceh Tengah.

Sebagaimana data yang dilansir oleh Satgas Covid 19 Pusat per-tanggal 07 Juli 2021, disebutkan kalau di Provinsi Aceh, Kabupaten Aceh Tengah bersama Kota Banda Aceh sekarang sudah berada dalam zona merah penyebaran Covid 19.

Hal itu mengharuskan upaya penanganan penyebaran Covid 19 oleh Pemda Aceh Tengah lebih ditingkatkan lagi terutama dengan melakukan pembatasan-pembatasan yang ketat semua kegiatan sosial yang ada di masyarakat.

Disela-sela kegiatan razia, Kasat Pol PP dan WH melalui Sekretaris Ariansyah, mengungkapkan bahwa dalam pengendalian Covid 19, pemerintah menerapkan sistem rem dan gas. Kalau angka penyebaran Covid 19 sedang tinggi seperti sekarang maka protokol kesehatan akan dilakukan dengan pembatasan dan pengetatan kegiatan masyarakat secara masif.

Namun sebaliknya lagi kalau angka penyebaran Covid 19 dapat ditekan dan dikendalikan sehingga sudah menunjukkan tren menurun, maka pembatasan dan pengetatan juga akan disesuaikan secara signifikan.

Untuk itu Ariansyah berharap agar masyarakat tetap patuh dalam menerapkan protokol kesehatan 5M. “Selalu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menghindari kerumunan, menjaga jarak dan membatasi mobilitas”, pungkas Ariansyah. (Pahmisyah Pitra)

Tim Medis dan Kesehatan KSJ Dikukuhkan, Dr Wahyu Terpilih sebagai Ketua

0

DETEKSI.co – Asahan, Pembina sekaligus Pendiri Komunitas Sedekah Jumat AKBP H. Ikhwan SH.MH resmi mengukuhkan Tim Medis dan Kesehatan KSJ Pusat yang dilaksanakan pada Minggu 11 Juli 2021 di aula kantor Lurah Selawan Kisaran Timur Kab. Asahan.

Proses Pengukuhan 100 para medis yang terdiri dari Dokter dan Perawat yang ada di 25 kabupaten/ kota ini di gelar pada Minggu sore dengan di Pimpin langsung Pembina / Pendiri Ksj AKBP H. Ikhwan SH.MH didampingi Ketua Umum KSJ Pusat Saharudin S.E. beserta Para pembina, Ketua Wilayah, Ketua Kartini juga pengurus KSJ Pusat dan Para relawan Ksj di seluruh Daerah.

Dr.Guruh Wahyu Nugraha  yang terpilih menjadi Ketua Tim Medis dan kesehatan KSJ Pusat menjelaskan, ” Tim Medis dan kesehatan yang terdiri dari 100 orang, Para Dokter nantinya akan berkomitmen melakukan dan mendukung Kegiatan sosial yang di lakukan Komunitas Sedekah Jum’at ( KSJ ) diantaranya dalam kegiatan Rutin yang dilakukan pada hari Jum’at nya, Tim Medis dan kesehatan akan turut melakukan kunjungan kepada warga kaum Dhuafa serta para anak anak yatim piatu di setiap daerah yang telah menjadi Posko Kegiatan KSJ.

Dalam hal ini banyak sekali yang akan kita lakukan nantinya kepada mereka para kaum Dhuafa yang membutuhkan, kita akan cek kesehatan dan akan mengobati langsung para masyarakat Dhuafa tanpa harus ke Rumah Sakit. Namun kalau kondisinya harus segera di rawat insentif kita akan bawa mereka dan semua akan KSJ yang menanggung biayanya.

Dengan cara ini, Kami harap tim medis juga bisa turut bersedekah dan menolong warga yang kurang mampu, semoga semua menjadi keberkahan bersama ungkap Dokter yang saat ini menjadi Direktur Rumah Sakit Umum Kab. Batu bara.

Pembina / Pendiri KSJ AKBP H.Ikhwan SH.MH yang terkenal dengan sebutan Sang Pejuang Dhuafa dalam mengukuhkan Tim Medis dan Kesehatan KSJ mengungkapkan KSJ akan terus berdiri dan semakin memantapkan kegiatannya, Kami KSJ yang berdiri dengan rasa keiklasan dan melakukan donasi terdiri dari Para relawan serta sahabat akan berusaha terus melakukan kegiatan rutin dalam sedekah Jum’at juga dengan anggaran ekonomi mandiri KSJ.

Dalam waktu dekat ini, KSJ akan membuka usaha mandiri seperti Percetakan, Perumahan dan Pusat perbelanjaan, semua ini kami lakukan karena niat kami yang tulus untuk para anak yatim piatu dan kaum Dhuafa, berangkat dari sebuah Cita cita yang akan kami lakukan bersama dengan para relawan akan membawa KSJ ini menjadi Gerakan Sosial Nasional.

Visi Misi besar ini tercipta karena ada Kebersamaan, di mana Indonesia akan melakukan Gerakan Sedekah Pada setiap hari Jum’at nya dan tidak ingin masyarakat ada yang kelaparan atau menangis karena kekurangan, semoga KSJ bisa lebih baik dan akan menggapai cita cita nya, tandas Kapolres.

Dalam kegiatan pengukuhan Tim Medis dan Kesehatan sejak pagi Pukul 08.00 wib melakukan kegiatan sunatan massal yang langsung dilakukan oleh para Dokter relawan sembari sekaligus mengukuhkan Tim Medis dan Kesehatan KSJ Pusat. ( Boim )

Kepsek SDN Percobaan Bantah Dugaan Pungli di Sekolahnya

0

DETEKSI.co – Medan, Praktik dugaan pungli (Pungutan Liar) sebesar Rp.750.000, yang dilakukan kepada sejumlah orang tua siswa, kabarnya untuk membayar kelas unggulan bagi anak yang lulus seleksi di Sekolah SD Negeri Percobaan di Medan, menuai protes dari salah seorang orang tua murid.

Ketika hal tersebut di konfirmasi wartawan melalui pesan singkat via WhatsApp kepada Kepala Sekolah SD Negeri Percobaan Dra. Fauziah Pasaribu pada Jumat, 9 Juli 2021, mengatakan “untuk klarifikasi kurang etis kalau via WA, sekedar pemberitahuan SDN Percobaan tidak ada menyimpang dari peraturan.

Karena program sekolah ada unggulan, bagi yang mau tes silakan, karena sekolah kerjasama dengan yang berkompeten untuk tes IQ & Pembakatan. Sedangkan soal Akademik yang dibuat sekolah tidak ada kutipan itu pun hanya bagi orang tua yang mau dan tidak ada paksaan,” sebutnya.

Fauziah selaku Kepsek SD Negeri Percobaan mengatakan “bahwa sebelum kita kerjasama dengan ke 2 pihak tersebut, kita sudah sosialisasikan dengan orang tua dan komite mungkin info yang diterima salah, kalau orang tua murid kami pasti tidak ada yang kompling karena program sekolah sudah disampaikan semua” katanya.

Fauziah juga membantah dan mengatakan “bukan pengutipan yang benar kerjasama, besok kita bertemu di sekolah saja ya, karena tidak akan bisa diceritakan karena tidak pas untuk membela diri kita jumpa dengan ketua komite,” jelasnya.

Ketika disambangi ke ruang kerja Kepala Sekolah SD Negeri Percobaan tersebut guna kepentingan konfirmasi dan wawancara langsung, pada Sabtu (10/7/2021), kemarin.

Dalam wawancara tersebut kepada wartawan, Kepala Sekolah SD Negeri Percobaan Dra. Fauziah Pasaribu membantah kalau sekolah di tempat ia mengajar telah melakukan Pungli (Pungutan Liar) sebesar Rp.750.000, kepada sejumlah orang tua siswa yang kabarnya untuk membayar kelas unggulan bagi anak yang lulus seleksi.

“Kita kerjasama dengan kedua pihak tersebut, sebelumnya kita sudah sosialisasikan dengan orang tua dan pihak Komite sekolah. Kalau orang tua murid kami saya pastikan tidak ada yang komplin karena program sekolah sudah disampaikan semua,” katanya.

Sambung Fauziah Pasaribu juga mengatakan dalam kegiatan tersebut pihaknya mengundang salah seorang Profesor yang ada di salah satu Universitas di Medan. Namun anehnya Fauziah Pasaribu enggan menyebutkan identitas Profesor tersebut dan dari Universitas mana Profesor tersebut berasal.

“Tidak etis mengungkapkan identitas Profesor tersebut dan dari Universitas mana Profesor tersebut berasal. Yang pastinya kita ada mengundang Profesor,” ketusnya.

Semetara, JS salah satu orang tua siswa yang merasa keberatan telah menjadi korban pengutipan tersebut membeberkan sejumlah kronologis kejadian percakapan dengan pihak sekolah, berikut penjelasan orang tua siswa kepada wartawan, “sekitar bulan Mei 2021 para orang tua murid kelas 3 di undang rapat oleh pihak sekolah, yang mana tujuannya adalah penyampaian rencana pendaftaran calon siswa unggulan,” ungkapnya.

Dalam rapat tersebut di pimpin langsung oleh Kepala Sekolah Fauziah dan perwakilan orang tua siswa, kemudian kepala sekolah menyampaikan visi dan misi program kepada orang tua siswa dan menyebutkan harus ada menggeluarkan biaya untuk test psikologi yang dilakukan dokter psikologi dan datang langsung kesekolah nantinya dan apa bila lulus psikologi maka anak tersbut boleh ikut kekelas unggulan.

Kemudian di awal bulan Juni 2021 ini, kami orang tua siswa temui kepala sekolah untuk memyerahkan uang pendaftaran Rp750.000 sesuai info dari grub kelas, tapi kepala sekolah mensarankan kepada panitia penerimaan, lalu kami ketemu dengan ibu Leli diruangan dan menyerahkan uang tersebut dan pada saat menyerahkan JS (orang tua murid) memintak kwitansi tapi tidak di berikan dengan alasan tidak pakai kwitansi dan akan kabari jadwal ujiannya, katanya.

Lalu pada, Kamis, 8 Juli 2021, siang harinya kami di hubungi untuk dapat hadirkan anak kami untuk test kesekolah sehingga kami kecewa kenapa mendadak, lalu kami hubungi yang mengaku panitia kenapa mendadak, lalu kata yang mengaku panitia tersebut, sudah lama disampaikan di group peserta siswa yang ilkut, akan tetapi kami lihat di wa baru hari itu juga anak kami di masukan di grup sehingga kami sampaikan batal anak kami ikut program tersebut.

Sambung JS membeberkan kembali, kemudian Kepala Sekolah menyampaikan langsung sama saya dan mengatakan pemberitahuannya sudah lama, tapi kalau tidak bisa besok Jumat, 09 juli 2021, pukul 08.00 WIB, masih di tunggu anak saya di sekolah untuk di test akan teapi saya tetap nyatakan batal dan memintak uang saya di kembalikan, tapi di sarankan saya di suru temui wali kelas nya, ujarnya. (Tim)

Gubernur Sumut Khidmat, Ikuti Vidcon Doa Bersama Presiden

0

DETEKSI.co – Deliserdang, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi, khidmat mengikuti Doa Bersama secara virtual dipimpin Presiden RI Joko Widodo, Minggu (11/7/2021). Dalam acara itu, seluruh masyarakat diajak berdoa dari rumah, meminta kepada Tuhan, agar wabah Covid-19 berakhir.

“Dari rumah masing-masing mari kita menundukkan kepala, mengheningkan cipta, berdoa dari rumah, kita panjatkan dan berikhtiar agar ujian pandemi segera berakhir,” kata Presiden dalam acara doa bersama secara virtual yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden di Jakarta.

Presiden mengajak semua pihak meyakinkan keluarga dan lingkungan terdekatnya untuk tidak keluar rumah selama masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat. Sebab langkah itu juga merupakan ijtihad kebangsaan, menyelamatkan jiwa dan kemaslahatan bersama dari pandemi Covid-19.

“Semoga Tuhan melindungi bangsa Indonesia dan menjadikan negara ini aman, maju dan sejahtera,” kata Presiden, sementara Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, yang juga mengikuti acara ini terlihat khidmat dan serius.

Kota Medan telah ditetapkan PPKM Darurat, bersama dengan belasan kota lainnya, oleh Pemerintah Pusat. Karenanya berbagai ketentuan telah disampaikan Gubernur terkait upaya PPKM Darurat tersebut, sebagai tindak lanjut dari pusat. Sehingga pada masa pembatasan dalam beberapa hari ke depan, masyarakat diminta berdoa agar wabah ini berakhir.

Usai mengikuti acara secara virtual dari kediamannya di Jalan Pantai Bunga, Kecamatan Delitua, Kabupaten Deliserdang, Gubernur mengisyaratkan agar seluruh rakyat, untuk terus berusaha agar terhindar dari penularan virus Covid-19, serta mendapatkan kesembuhan bagi yang terpapar, dimana sejak kemunculan varian baru (Delta), Pulau Jawa dan Bali harus diberlakukan PPKM Darurat.

“Kita sampaikan ke masyarakat, agar kita terus berdoa, meminta yang terbaik bagi bangsa ini, dan pandemi Covid-19, khususnya di Sumut, bisa berakhir,” jelasnya didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat M Fitriyus dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Irman Oemar. (Irwan Ginting)

Ungkap Praktek Pungli di Sekolah, Wali Siswa Dikeluarkan dari Group Wa

0

DETEKSI.co – Medan, Sungguh miris dan tidak patut di tiru, prilaku seorang pendidik sangat tidak mendidik. Akibat mengungkap praktek dugaan pungli di sekolahnya, pihak sekolah SD Negeri keluarkan salah satu orang tua siswa dari Group Wa (WhatsApp) sekolah.

Peristiwa ini terjadi di salah satu sekolah terbaik yakni SD Negeri Percontohan di Medan, dimana salah satu orang tua siswa berinisial JS, ia di keluarkan dari Group Whaatshap (Wa) sekolah oleh pihak sekolah gara – gara orang tua siswa tersebut berani membuka aib sekolah dengan membeberkan sejumlah praktek dugaan pungli di SD Negeri tersebut.

Hal tersebut di sampaikan orang tua siswa berinisial JS di hadapan beberapa orang tua siswa lainnya, Minggu (11/7/2021) di Medan.

JS mengungkapkan bahwa praktek dugaan pungli tersebut nyata dan benar terjadi di SD Negeri Percontohan Medan sebesar Rp.750.000 /Siswa untuk pembayaran kelas unggulan dan pernyataan JS tersebut di dukung oleh beberapa orang tua siswa seperti TM, TS dan beberapa orang tua lainnya yang tidak ingin namanya di sebutkan.

JS yang merupakan orang tua siswa korban pungli tersebut dengan bukti bukti yang ada dalam waktu dekat ini rencananya akan melanjutkan kasus ini ke proses hukum termasuk dana LKS dan Komite sekolah, ujarnya.

Dan Kepala Sekolah selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KUA) harus mempertanggung jawabkan penggunaan anggaran sekolah, dan JS meminta kepada Walikota Medan Boby Nasution untuk segera mengaudit Penggunaan anggaran sekolah di SD Negeri Percontohan, karena di sekolah tersebut di duga sarat terjadinya penyimpangan penggunaan anggaran.

Untuk bisa mengungkap itu semua Wali kota Medan Bobby Nasution dengan kewenangannya agar mengumpulkan semua orang tua siswa untuk di mintai keterangan tentang apa yang terjadi di sekolah SD Negeri Kebanggaan Sumut tersebut, ujar JS.

Berikut percakapan JS dengan Kepala Sekolah melalui aplikasi Whaatshap : “Selamat pagi Pak Regar yang baik hati…
Saya merasa selama ini Bapak adalah orang tua yg baik & mendukung program sekolah Waktu sosialisasi Pak regar hadir, Tidak usah diperpanjang karena tidak ada manfaat untuk kita semua datang saja ke sekolah jumpai wali kelas ya Pak. Mana ada orang mengotori rumah sendiri Mohon maaf Bapak pengacara…Kami bangga ada orang tua siswa pengacara hebat yang bisa membela sekolah dari orang-orang yang ingin merusak nama baik sekolah
Sukses & sehat selalu demi masa depan anak2 kita ya pak.

Ketika di konfirmasi wartawan, Minggu (11/7/2021) kepad Kepala Sekolah SD Negeri Percontohan Dra. Fauziah Pasaribu alasan di keluarkannya JS dari group Wa sekolah hingga kini belum ada tanggapan kepada wartawan.

Ketua Komisi B DPRD Medan Surianto SH, ketika di hubungi ke ponselnya untuk di mintai tanggapan terkait hal tersebut hingga kini belum ada tanggapan. (Tim)

Edwin Sugesti Nasution: Buang Sampah Sembarangan Merusak Keindahan dan itu Bisa Dipidana

0

DETEKSI.co – Medan, Anggota DPRD Kota Medan Fraksi PAN Edwin Sugesti Nasution SE MM melaksanakan Sosialisasi Peraturan Daerah Kota Medan No 6 Tahun 2015 tentang pengelolaan persampahan di Jalan Padang/Jalan Baru Kelurahan Tembung, Kecamatan Medan Tembung, Sabtu (10/7/2021).

Edwin mengatakan, membuang sampah sembarangan selain merusak keindahan, juga bisa menimbulkan penyakit. Bahkan ada sanksi pidananya berupa kurungan dan denda sebagaimana diatur dalam Perda.

“Dalam Perda itu, diatur ketentuan pidana untuk perorangan, kalau buang sampah sembarangan kena denda Rp 10 juta dan kurungan 3 bulan. Sementara untuk badan usaha, didenda Rp 50 juta dan tahanan 6 bulan,” katanya.

Lagi pula, jelas politisi PAN ini, di dalam Islam, “Kebersihan itu sebagian dari iman”. Jika sampah rumah tangga ditempatkan pada tempatya susanapun akan jadi indah, jika semua menjaga kebersihan lingkunganpun ikut indah. Meski sampah itu tanggung jawab pemerintah, tapi sesungguhnya adalah tangganung jawab bersama, pemerintah dan masyarakat.

“Saya harapkan melalui pertemuan sosialisasi perda ini memunculkan kesadaran bersama yang dimulai dari rumah kita masing-masing. Pemerintah juga kita harapkan agar terus membenahi dan mengevaluasi apa yang sudah dan belum dilakukannya terhadap persampahan di kota Medan ini,” terang Edwin.

Menurut anggota Komisi IV ini, pengangkutan sampah telah menjadi kewenangan pihak kecamatan. Hal ini merupakan kebijakan Walikota Medan Bobby Nasution. Tentu diharapkan, pengangkutan sampah di kecamatan berjalan baik sehingga sampah tidak sampai lama menumpuk di satu lokasi. “Tidak ada aktifitas masyarakat yang tidak menghasilkan sampah. Maka tidak heran, setiap harinya sampah di Medan mencapai 2000 ton”ujarnya.

Pemko Medan telah dan terus membenahi untuk mengurangi sampah dengan fasilitas dan sarana prasarana yang ada. Paling tidak, katanya bagaimana menghilangkan sampah dari pandangan mata. Namun kedepan sudah dipikirkan bagaimana sampah hilang dengan bermanfaat. Edwin mengharapkan dengan keterbatasan sarana yang ada, masyarakat bisa menjaga agar tidak rusak atau hilang.

“Pemerintah harus mampu menjalankan regulasi dan kebijakan serta pengawasan dalam pengelolaan sampah di masyarakat. Kita berharap, pemerintah senantiasa memberikan penyadaran kepada warga agar jangan lagi buang sampah sembarangan,” harapnya. (Red/Van)