Beranda blog Halaman 1905

Wabup Firman Giawa Buka Muscab Apdesi Nias Selatan

0

DETEKSI.co – Nias Selatan, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Nias Selatan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-I, bertempat di Kalabubu House – Sorake, Kecamatan Luahagundre Maniamolo, Kabupaten Nias Selatan, Sabtu (10/7/2021).

Muscab DPC Apdesi Nisel ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Nias Selatan, Firman Giawa, SH., MH. Turut hadir pada acara tersebut, Ketua DPRD Nias Selatan, Elisati Halawa, S.T, Ketua dan Jajaran DPD Apdesi Provinsi Sumatera Utara serta para Kepala Desa dari perwakilan kecamatan se-Kabupaten Nias Selatan.

Muscab ini merupakan musyawarah pertama yang dilaksanakan di tingkat Kabupaten Nias Selatan, mengagendakan pemilihan Ketua dan Pengurus serta penyusunan program kerja DPC Apdesi Kabupaten Nias Selatan periode lima tahun ke depan.

Ketua DPD Apdesi Provinsi Sumatera Utara, Suparman dalam sambutannya, sangat bangga dan berterima kasih kepada panitia yang telah menggagas atau menggelar Muscab ini bagaimana bisa hadir di Kabupaten Nias Selatan.

“Apdesi ini hadir dalam membantu program pemerintah dalam membangun desa dan bukan untuk membangun kekuatan yang baru akan tetapi hadir untuk bersinergi bersama dengan pemerintah daerah dalam rangka menumbuhkembangkan pembangunan di desa yang bekerja sama dengan seluruh aparat desa”, lanjut Ketua DPD Apdesi Provinsi Sumatera Utara itu.

Ketua DPD Apdesi juga mengingatkan para Kepala Desa, bahwa Jabatan Kepala Desa bukalah pekerjaan, tetapi amanah.

“Saya, ingatkan bahwa menjadi Kepala Desa bukan suatu pekerjaan, tetapi adalah amanah dalam arti bagaimana melayani, menjadi pelindung serta mengayomi”, pungkasnya.

Suparman juga berharap kepada para Kepala Desa bisa membangun desa dengan berpedoman pada kultur atau apa yang menjadi potensi di desa tersebut supaya dapat dijadikan landasan dalam membangun desa.

Ketua DPD Provinsi Sumatera Utara juga berharap kepada Ketua DPC Apdesi Kabupaten Nias Selatan terpilih harus banyak belajar bagaimana caranya bersinergi dan bekerjasama dengan pemerintahan daerah dalam membangun desa.

“Mudah-mudahan dengan hadirnya Apdesi di Nias Selatan, pemerintahan Kabupaten Nias Selatan semakin lebih maju dan berkembang”, mengakhiri kata-katanya.

Elisati Halawa, Ketua DPRD Kabupaten Nias Selatan menyampaikan bahwa Apdesi bukanlah sesuatu organisasi yang kecil.

Untuk itu, Elisati Halawa berharap agar organisasi yang cukup kuat dengan berpedoman terhadap kultur dan Pancasila Sila ke -4, ‘Kerakyatan yang dipimpin oleh kebijaksanaan dalam permusawaratan rakyat.’

“Untuk bermusyawarah, ada dua syaratnya dan harus diingat, yakni khidmat dan bijaksana,” pesan Elisati.

Menutup sambutannya, Elisati ucapkan selamat dengan kehadiran Apdesi di Nias Selatan, mudah-mudahan dengan kehadiran Apdesi maka Desa Maju, Indonesia Maju dan Indonesia Berdaulat.

Dalam arahannya Wakil Bupati Nias Selatan, Firman Giawa mengajak seluruh peserta Apdesi yang hadir agar bersatu karena dengan persatuan maka apa direncanakan akan berjalan dengan baik.

Firman juga berharap melalui musyawarah ini akan melahirkan program kerja dan pengurus Apdesi yang dapat mengayomi seluruh kepentingan pemerintah desa yang ada di Kabupaten Nias Selatan.

“Melalui Muscab agar dijadikan sebagai sarana dan wahana untuk mengingatkan berbagai kebijakan dan program kerja yang lebih mantap, tepat sasaran dan fokus, sehingga eksistensi Apdesi benar-benar sebagai representasi atau perwakilan dalam mewujudkan ide, masukan maupun pandangan di kabupaten ini. Himbauan saya, silahkan bermusyawarah akan tetapi setiap hasil dari musyawarah harus bisa di terima dengan baik,” himbau Firman. (Heldiz)

Forkopimda Jatim Pastikan Efektivitas dan Efisiensi Penyekatan di Mojokerto

0

DETEKSI.co – Jawa Timur, Forkopimda Jawa Timur, melakukan pengecekan pos penyekatan PPKM darurat di Trowulan, Perbatasan Jombang dan Mojokerto, Jawa Timur, pada Sabtu (10/7/2021). Hal ini dilakukan guna memastikan dan mengevaluasi efektifitas serta efisiensi pelaksanaan penyekatan, sehingga mobilitas masyarakat bisa dikurangi dalam masa pelaksanaan PPKM darurat.

Setibanya di lokasi Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, dan Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, serta di dampingi Pejabat Utama Polda Jatim dan Bupati Mojokerto, melakukan pengecekan mekanisme penyekatan di pos PPKM darurat, Trowulan Mojokerto.

Kapolda Jawa Timur mengatakan, hal ini dilakukan lantaran sebelumnya telah mendapatkan informasi bahwa di pos penyekatan ini banyak kendaraan yang masih melintas dan padat.

“Setelah kami melakukan pengecekan, ada dua hal yang menjadi perhatian kami, yaitu yang pertama untuk kendaraan ke roda dua, roda empat dan kendaraan pengangkut atau pick up dan truk. Dari kedua hal ini sudah dipisahkan. Untuk yang pertama yaitu melengkapi dengan surat-surat yang ditentukan, seperti surat keterangan dari kantor, surat keterangan vaksin, dan surat keterangan bebas Covid-19, baik antigen maupun PCR, itu sudah berlangsung dengan baik,” tandasnya.

Sedangkan untuk kendaraan yang tidak melengkapi persyaratan, maka akan diputar balik kembali ketempat asal guna mengurangi mobilitas masyarakat.

“Yang kedua adalah, truk-truk yang mengangkut kebanyakan bahan logistik, sehingga ini akan diatur dengan mekanisme sebagian masuk jalan tol, sehingga jalan arteri yang merupakan jalan nasional ini bisa menjadi lebih lancar khusus untuk kendaraan-kendaraan pribadi. Jadi ada pengaturan baik tempatnya dan waktunya, nanti juga dibagi pada waktu malam hari,” tambahnya Irjen Pol Nico Afinta.

Kapolda Jatim juga memohon kepada masyarakat Jawa Timur, untuk memahami tujuan dari PPKM darurat yang sudah diatur melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 18 tahun 2021.

“Yang tidak termasuk dalam faktor esensial dan kritikal tetap di rumahnya. Saya minta tolong betul ini,” ujar Kapolda Jatim dihadapan awak media.

Selanjutnya, Kapolda Jatim bersama rombongan kembali melakukan pengecekan pelaksanaan pemeriksaan dan pembagian masker kepada pengendara yang melintasi pos penyekatan.(hum/didik).

Polsek Medan Area Tangkap Pelaku Curamor di Jermal

0

DETEKSI.co – Medan, Kapolsek Medan Area Kompol. Faidir Chaniago SH MH melalui Kanit Reskrim Iptu Rianto SH, kembali berhasil menangkap Pelaku Curanmor di malam hari Jumat (09/07/2021) pukul 24:00 Wib, di jalan Jermal V. Kec,Medan Denai Kota Medan.

Pelaku telah membenarkan perbuatannya, bahwa Pelaku baru satu kali melakukan Pencurian Sepeda Motor tersebut.

Diketahui Pelaku bernama Tomi (23) Jln Jermal V, langsung memanfaatkan situasi kelengahan pada korban yang lupa mencabut kunci kereta miliknya, kemudian pelaku langsung membawa lari Sepeda Motor Vario tersebut.

Selanjutnya Korban atas nama Alvi (23) Jln: Tembung langsung mendatangi Polsek Medan Area yang berada di Jln Semeru, Korban langsung membuat laporan atas kehilangan kereta nya Jum’at:(09/07/2021) pukul 22:00 Wib.

Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Rianto bersama Personil Polsek Medan Area berhasil mengamankan Pelaku Kasus Pencurian tanpa melakukan perlawanan, Pelaku langsung diboyong ke Mako Polsek Medan Area, jelas Kanit Reskrim Rianto kepada Awak Media.

Setelah berhasil memanfaatkan situasi kelengahan pada Korban, kemudian Pelaku langsung membawa lari Honda Vario Warna Hitam, BK 4174 AJF, Milik Korban atas Nama Alvi yang lupa mencabut kunci Sepeda Motor Milik nya. Terangnya.” (Ismal)

Kapolda Sumut Himbau Masyarakat Patuhi Perpanjangan PPKM Mikro

0

DETEKSI.co – Medan, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mengimbau warga masyarakat Sumut agar mematuhi protokol kesehatan (prokes) saat perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. “Perpanjangan PPKM Mikro mengacu Instruksi Gubernur Sumut Nomor 188.54/26/Ist/2021 tanggal 5 Juli 2021,” kata Irjen Panca, di Medan, Jumat (9/7/2021).

Ia menjelaskan, dengan perpanjangan PPKM Mikro tersebut maka kegiatan di pusat perbelanjaan, mal, pusat perdagangan, kafe, pedagang kaki lima diterapkan pembatasan jam operasional sampai pukul 17.00 WIB. Pembatasan kapasitas pengunjung 25 persen dengan penerapan protokol kesehatan. “Untuk zona merah diterapkan work from home (WFH) 75 persen, work from office (WFO) 25 persen. Selain zona merah pembatasan dilakukan dengan menerapkan WFH 50 persen dan WFO 50 persen,” ujarnya lagi.

Panca menegaskan, untuk mengantisipasi potensi kerumunan yang mungkin terjadi selama perpanjangan PPKM Mikro, Polda Sumut bersama Kodam I/BB akan terus menggelar operasi yustisi secara masif di seluruh jajaran. “Kami akan tindak tegas pelanggar PPKM Mikro, dan ketaatan masyarakat merupakan kunci keberhasilan menekan penyebaran COVID-19,” katanya pula. (DYK)

Mendes PDTT Proyeksikan Daerah Tertinggal Target RPJMN

0

DETEKSI.co – Jakarta, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar memproyeksikan jumlah daerah tertinggal yang terentaskan pada tahun 2024 sebanyak 32 kabupaten tertinggal atau melebihi target dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024 yakni sebanyak 25 kabupaten tertinggal.

“Target pengentasan daerah tertinggal dalam RPJMN 2020-2024 sebanyak 25 daerah tertinggal dari 62 daerah tertinggal, sehingga pada akhir 2024 kabupaten yang masih masuk daerah tertinggal sebanyak 37 kabupaten. Namun, berdasarkan data indeks ketertinggalannya diproyeksikan yang dapat dientaskan sebanyak 32 kabupaten dari 62 kabupaten, sehingga yang tersisa hanya 30 kabupaten di tahun 2024,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Kemendes PDTT, Sabtu (10/07/2021).

Adapun angka proyeksi kabupaten tertinggal yang terentaskan setiap tahunnya adalah sebanyak 5 kabupaten di tahun 2020, 6 kabupaten (2021), 7 kabupaten (2022), 6 kabupaten (2023), serta 8 kabupaten di tahun 2024. “Mudah-mudahan kita bisa wujudkan semua,” imbuh Mendes PDTT.

Lebih lanjut Abdul Halim menyampaikan, terkait arah kebijakan percepatan pembangunan daerah tertinggal dengan melakukan pengembangan perekonomian masyarakat, peningkatan sumber daya manusia, percepatan pembangunan sarana prasarana, pemanfaatan teknologi dan informasi, peningkatan ketangguhan dan kemandirian daerah, dan pembinaan terhadap daerah tertinggal entas tahun 2019 serta penanganan dan pemulihan ekonomi daerah pascapandemi COVID-19.

Untuk sasaran percepatan pembangunan daerah tertinggal 2020-2024, lanjut Mendes PDTT, yakni persentase penduduk miskin di daerah tertinggal dari 26,12 persen pada tahun 2018 menjadi 23,5-24 persen pada tahun 2024, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 58 persen pada 2018 menjadi 62,2-62,7 pada 2024, jumlah daerah tertinggal dari 62 kabupaten menjadi 37 kabupaten dan terlaksananya pembinaan pada 62 daerah tertinggal yang terentas di tahun 2019.

“Ini bukan pekerjaan mudah tapi kita harus lakukan untuk dapat mencapai sasaran itu. Kita harus tekan ini dan kita harus genjot ini semua,” ujarnya.

Abdul Halim menyampaikan, pembinaan daerah tertinggal yang terentaskan di tahun 2019 yakni sebanyak 62 kabupaten masih akan terus dilakukan pembinaan oleh kementerian/lembaga dan pemerintah provinsi selama tiga tahun sejak ditetapkannya sebagai daerah yang sudah terentaskan.

Dalam pembinaannya tersebut, imbuh Mendes PDTT, pihaknya telah menetapkan Peraturan Mendes PDTT Nomor 5 Tahun 2020 tentang Pembinaan Daerah Tertinggal Terentaskan sebagai acuan terkait dalam penyelenggaraan pembinaan daerah tertinggal terentaskan. Regulasi ini bertujuan untuk memberikan arahan dalam penyelenggaraan pembinaan daerah tertinggal terentaskan, guna mewujudkan konsep pembinaan dalam kerangka pembangunan yang berkelanjutan, kemandirian, dan peningkatan produktivitas daerah sehingga mendukung tercapainya tujuan pembangunan nasional.

“Berarti pada 2022 baru kita akan lepas sama sekali daerah tertinggal yang terentaskan di tahun 2019. Tidak ada pembinaan sama sekali,” tandasnya.

Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 63 Tahun 2020 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2020-2024 terdapat 62 kabupaten tertinggal yang tersebar di sejumlah provinsi.

Ke-62 kabupaten tersebut adalah Nias, Nias Selatan, Nias Utara, dan Nias Barat (Sumatra Utara); Kepulauan Mentawai (Sumatra Barat); Musi Rawas Utara (Sumatra Selatan); Pesisir Barat (Lampung); Lombok Utara, Sumba Barat, Sumba Timur, Kupang, Timor Tengah Selatan, Belu, Alor, Lembata, Rote Ndao, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, Manggarai Timur, Sabu Raijua, dan Malaka (Nusa Tenggara Timur); Donggala, Tojo Una-Una, dan Sigi (Sulawesi Tengah); serta Maluku Tenggara Barat, Kepulauan Aru, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Maluku Barat Daya, dan Buru Selatan (Maluku).

Kemudian Kepulauan Sula dan Pulau Taliabu (Maluku Utara); Teluk Wondama, Teluk Bintuni, Sorong Selatan, Sorong, Tambrauw, Maybrat, Manokwari Selatan, dan Pegunungan Arfak (Papua Barat); serta Jayawijaya, Nabire, Paniai, Puncak Jaya, Boven Digoel, Mappi, Asmat, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Tolikara, Keerom, Waropen, Supiori, Mamberamo Raya, Nduga, Lanny Jaya, Mamberamo Tengah, Yalimo, Puncak, Dogiyai, Intan Jaya, dan Deiyai (Papua). (HUMAS KEMENDES PDTT/UN)

Tangani Covid_19, Indonesia Terima Bantuan Ventilator dan Tabung Oksigen dari Singapura

0

DETEKSI.co – Jakarta, Indonesia menerima bantuan dan dukungan dari Pemerintah Singapura untuk mempercepat penanggulangan pandemi COVID-19, yang mana dalam beberapa waktu terakhir mengalami lonjakan kasus yang tinggi.

Bantuan berupa 200 ventilator, 256 tabung oksigen kosong ukuran 40 liter, serta 30 unit oxygen concentrator dari total 10.000 unit pembelian mandiri dari Pemerintah Indonesia yang dibawa menggunakan dua pesawat Singapore Air Force C130 telah tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta pada Jumat (09/07/2021), untuk selanjutnya dilakukan serah terima perwakilan dari Pemerintah Singapura kepada Pemerintah Indonesia.

“Saya ingin menyampaikan apresiasi untuk kerja sama dan solidaritas dari Pemerintah dan seluruh warga Singapura, atas konsistensinya untuk membantu melawan COVID-19 di Indonesia,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi. Hal tersebut, imbuhnya, sekaligus sebagai bukti hubungan kedua negara berjalan dengan sangat baik.

Setibanya di Indonesia, seluruh bantuan tersebut selanjutnya akan dikalibrasi dan dilakukan pengecekan fungsi di pusat fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) serta Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) untuk memastikan keselamatan dan keamanan alat-alat kesehatan.

Selain Singapura, Australia dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) juga telah menyampaikan kesiapannya untuk membantu dan mendukung Indonesia dalam menanggulangi pandemi COVID-19.

Pemerintah Australia menyatakan akan memberikan sumbangan berupa 1000 ventilator CPAP BAST yang rencananya tiba di Indonesia malam ini.

Pemerintah RRT juga akan mengirimkan sejumlah peralatan medis yang dibutuhkan seperti 1.000 unit oxygen concentrator 5 liter, 500 unit oxygen concentrator 10 liter. Bantuan tersebut siap dikirim dari Shanghai ke Indonesia dalam waktu dekat ini.

Oscar Primadi pun mengapresiasi dukungan kerja sama yang diberikan oleh sejumlah negara sahabat terhadap Indonesia yang dinilainya sangatlah penting untuk membangun solidaritas global dalam mempercepat penanggulangan pandemi di dunia. (HUMAS KEMENKES/UN)

Pemerintah Serius Tangani Pasien Covid-19, Presiden Jokowi: Rumah Sakit Asrama Haji Beroperasi Besok

0

DETEKSI.co – Jakarta, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan Rumah Sakit Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, dapat beroperasi menangani pasien COVID-19 mulai besok, Sabtu (10/07/2021).

Hal tersebut disampaikannya usai bersama Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meninjau kesiapan akhir untuk pengoperasian RS darurat ini, Jumat (09/07/2021).

“Pada siang hari ini saya bersama-sama dengan Pak Menteri Agama melihat telah selesainya Wisma Haji yang akan kita konversi menjadi Rumah Sakit Wisma Haji bagi penanganan COVID-19. Saya tadi sudah cek ke dalam, peralatan rumah sakit, kemudian pergantian AC, kemudian pembangunan lift untuk para pasien. Saya lihat semuanya dalam keadaan 99 persen siap sehingga besok pagi Rumah Sakit Wisma Haji ini sudah bisa dioperasionalkan,” ujar Kepala Negara.

Presiden pun menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang telah berhasil mempersiapkan RS ini dalam waktu singkat.

“Saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Menteri Kesehatan, Menteri PUPR, beserta seluruh jajarannya yang telah bekerja keras dalam waktu lima hari untuk menyiapkan Wisma Haji dikonversi menjadi rumah sakit,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara juga kembali mengajak seluruh komponen masyarakat termasuk para mahasiswa, para pemuda-pemudi, ibu-ibu PKK, hingga kader-kader posyandu untuk bersama-sama bahu-membahu bergotong-royong dalam penanganan pandemi ini.

“Dokter, tenaga kesehatan, ASN, TNI, dan Polri sudah bekerja keras pagi, siang, malam, sejak bulan Maret 2020 yang lalu sampai saat ini, dan saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, tetapi akan lebih bagus lagi apabila ada tambahan relawan-relawan dari seluruh komponen masyarakat sehingga penanganan COVID-19 ini bisa kita tangani dengan sebaik-baiknya,” tandasnya. (TGH/UN)

Apel Kesiapan Vaksinator Tambahan di Samosir

0

DETEKSI.co – Samosir, Apel Kesiapan Vaksinator tambahan Provinsi Sumatera Utara, dilaksanakan Sabtu (10/7) di Lapangan Sat Lantas Polres Samosir, Pangururan dihadiri Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon, S.H, M.H, Dandim 0210/TU diwakili SERDA T Sihotang, PLT Kadis Kesehatan Drg. S.T.T Subarta S.A, Tokoh agama Sultan Hermanto Hutagalung, Pdt. Berman Sianturi, S.H. Ustadz Hendramawan Manik,  Tokoh Pemuda, Bhabinkamtibmas Polres Samosir, Babinsa Koramil Pangururan dan tenaga vaksinator sebanyak 25 orang.

Amanat Pimpinan Apel yang disampaikan Kapolda Sumut Irjen Pol. R.Z Panca Putra Simanjuntak, M.Si menyatakan tetap mengucapkan syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa karena kita masih tetap sehat mengikuti kegiatan apel kesiapan penambahan Vaksinator dan ucapan terimakasih kepada seluruh elemen masyarakat dan vaksinator serta civitas akademika dan kelompok mahasiswa yang mendukung suksesnya apel ini.

Menurut Kapolda, terjadi peningkatan kasus Covid-19 yang cukup signifikan secara Nasional khususnya di Sumatera Utara. Kita harus menangani pandemi ini secara terpadu dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat guna mengeliminir perkembangan Covid-19 di Sumut.

Langkah yang telah dilakukan selama ini adalah seperti Ops Yustisi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, Ops Gakkum terhadap ketaatan pelaku usaha dalam menjalankan usahanya, penerapan PPKM pada zona merah dan oranye serta melakukan percepatan vaksinasi.

TNI/Polri dan Nakes, lanjutnya,  telah melaksanakan vaksinasi selama ini namun hal tersebut tidaklah cukup. Maka TNI/Polri menginisiasi untuk menambah tenaga vaksinator sehingga perlu didukung oleh seluruh komponen masyarakat dengan bergandengan tangan menekan penyebaran Covid-19.

Ada sekitar 5.000 tenaga vaksinator tambahan yang telah dilatih dan siap untuk turun ke lapangan. Terhitung mulai  Agustus 2021, target vaksinasi dari Pemerintah adalah 2 juta/hari secara nasional, maka kita harus mempersiapkan ini. Dan, dengan menambah tim vaksinator ini maka diharapkan dapat memaksimalkan vaksinasi di lapangan.

Rangkaian acara Apel Kesiapan Vaksinator Tambahan Provinsi Sumatera Utara secara virtual telah selesai dilaksanakan dan dilanjutkan dengan foto bersama. (Humas Polres – en)

Serda Yadi Babinsa 04/Salang Berikan Sembako Masyarakat Kurang Mampu

0

DETEKSI.co – Simeulue, Babinsa Koramil 04/Salang Kodim 0115/Simeulue Serda Yadi melaksanakan anjang sana sekaligus memberikan bantuan sembako kepada warga kurang mampu yang berada diwilayah binaan, di desa Nasrehe Kecamatan Salang, Sabtu ( 10/07/2021 ).

Kegiatan yang di laksanakan babinsa merupakan bentuk kepedulian sesama, Selain itu bantuan ini sebagai wujud Kemanunggalan TNI dengan Rakyat sesuai isi 8 wajib TNI poin ke 8,mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya.

Di tempat lain Batituud Koramil 04/Salang Serma M. Toha menuturkan kegiatan yang di laksanakan Babinsa sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang memerlukan bantuan,di karenakan itu merupakan kewajiban serta tanggung jawab kita bersama dalam membangun kesejahteraan masyarakat di manapun prajurit TNI bertugas.

Batituud juga berharap, dengan adanya bantuan sembako yang diberikan kepada masyarakat yang kurang mampu ini dapat membantu sedikit meringankan beban ekonomi masyarakat yang membutuhkan dan semoga dapat bermanfaat. (agus)

Sambut Pengukuhan Relawan Medis, KSJ Pusat Gelar Sunatan Massal

0

DETEKSI.co – Medan, Komunitas Sedekah Jum’at (KSJ) menyambut pengukuhan tim Relawan Medis, Minggu (11/7/2021) esok, KSJ Pusat melakukan sunatan massal bersama relawan Medis yang berjumlah 100 Dokter dan perawat dilakukan di Sekretariat KSJ Pusat Jl. Kl. Yos Sudarso, Kec Medan Deli, Kota Medan, sekitar 100 anak di Sunat, Sabtu (10/7/2021 ) dini hari, terkhusus di peruntukan masyarakat Kota Medan.

Ibu Herlina ( 32 ) warga Helvetia mengatakan kalau kegiatan ini sangat  membantu kami para masyarakat yang penghasilannya pas Pasan, Apa lagi saat masa Covid 19 ini, kalau harus anak dibawa kerumah sakit untuk di sunat atau mantri dipanggil, tentunya kami tak mampu membayar itu.

Dengan adanya sunat gratis dari KSJ, kami selaku mak mak beruntung mengetahui informasi ini, anak kami bisa sunatan di beri bantuan sembako dan tali asih lagi cetuk ibu Herlina dengan bangga.

Kegiatan Yang di hadiri Ibu Pendiri dan Pembina KSJ Dr Hj Henny Ikhwan SPd, MPd didampingi Ketua Umum KSJ Saharudin S.E, Pembina Suraw  Samin Pane S.Ag. Wakil Pembina KSJ .Ustad Abas Rambe S.A.g. Ketua Kartini KSJ , Caca S.E.

Ketua Medis KSJ Pusat Dr. Guruh Wahyu Nugraha dalam kesempatan itu menjelaskan kalau yang di lakukan ini semua untuk membantu masyarakat dan ini semua murni tak ada maksud politik dibalik kegiatan sosial yang kami selenggarakan.

Sementara Dr Hj Henny Ikhwan SPd, MPd berharap masyarakat dapat menyambut baik apa yang KSJ lakukan hari ini. Dan saya juga berharap kepada pengurus KSJ agar terus melakukan kegiatan sunatan massal dan kegiatan Bhakti sosial lainnya untuk membantu masyarakat sesering mungkin, ungkap istri Sang Pejuang Dhuafa ini.

Ketua Umum KSJ Pusat Saharudin S.E mengatakan saat ini kita akan melakukan Sunatan Massal ini di dua Daerah, Kota Medan dan Kab. Asahan pada besok Minggu (11/7/2021 ). sekaligus mengukuhkan 100 Tim Medis KSJ yang terdiri dari para Dokter dan Perawat di seluruh Daerah di 3 provinsi dan 25 Kabupaten / Kota, ungkapnya. ( Boim )