Beranda blog Halaman 1918

HNSI Apresiasi TNI-AL terkait 5 Nelayan Sumut Akhirnya kembali Keluarga

0

Deteksi.co – Belawan, Sesuai Pemberitaan sebelumnya tentang 5 Nelayan asal Deliserdang Provinsi Sumut  yang mengalami kecelakaan di Selat Malaka yang akhirnya dapat diselamatkan dan kembali kepada  keluarganya, Minggu (5/7/2021).

Ke 5 para Nelayan tersebut masing masing :
1. Dedy, ( 36 )
2. Shahjemi, (18 )
3. Tawakkal, (16 )
4. Faisal, ( 35 )
5. Mohd Reza, (14 )

Berangkat ke laut (Selat Malaka)  tanggal 25 Juni 2021dengan  menggunakan kapal ikan 5 GT.
Kemudian tanggal 2 Juli 2021 sekira pukul 02.00 WIB kapal ikan yang mereka naiki tenggelam akibat karena cuaca buruk.
Kelima Nelayan tersebut menggantungkan tubuhnya pada drum ikan untuk bertahan menyelamatkan diri.
Kemudian pada tanggal 2 Juli 2021 sekira pukul 12.00 WIB, kelima Nelayan tersebut telah diselamatkan oleh satu Kapal Ikan berbendera Malaysia, kemudian kapal ikan berbendera Malaysia tersebut, menurunkan ke 5 Nelayan Indonesia tersebut di sekitar Perairan Pulau Jarak, Malaysia, sekitar 10 jam ke 5 Nelayan terapung 2 di laut.

Kemudian sekitar pukul 14.35 WIB petugas penjaga stasiun pengawas di Pulau Jarak telah memonitor 5 orang yang tidak dikenal berenang mendekat stasiun pengawas dan kemudian naik ke darat.

Hasil koordinasi antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Malaysia bahwa kelima WNI Nelayan asal Indonesia akan dipulangkan dengan menggunakan unsur gelar dari Koarmada I yaitu KRI Kerambit-627 yang akan bertemu dengan unsur dari APMM Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia Perak yaitu KM. Tugau.

Akhirnya KRI Kerambit-627 membawa ke 5 Nelayan kembali ke Pangkalan TNI-AL di Belawan untuk di Serahkan kepada keluarganya..

Atas kejadian ini kami DPD HNSI Sumut mengucapkan terima kasih kepada TNI-AL yang telah melakukan kegiatan Penyelamatan anggota kami.

Saya akan minta kepada DPC HNSI Deliserdang untuk membuat laporan kejadian ini kepada Pemerintah Kabupaten Deliserdang lagar mendapat perhatian lebih lanjut, ungkap Zulfahri Siagian. (usman)

Langgar PPKM Darurat, Belasan Warkop Dan Cafe di Bojonegoro Disegel Petugas Gabungan

0

DETEKSI.co – Bojonegoro, Petugas gabungan dari TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Rumah Sakit Bhayangkara dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro mengambil tindakan tegas dengan melakukan penyegelan dengan garis polisi tempat warung makan, cafe dan warung kopi (warkop) di kawasan dalam Kota Bojonegoro serta di Kecamatan-Kecamatan. Penyegelan itu lantaran melanggar Instruksi Mendagri nomor 15 tahun 2021 tentang PPKM Darurat.

Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia mengatakan bahwa diberlakukannya PPKM Darurat di hari kedua petugas gabungan melakukan penindakan dengan penyegelan garis polisi ke lima belas tempat tersebut telah melanggar Instruksi Mendagri nomor 15 tahun 2021 tentang PPKM Darurat pada pointer pelaksanaan kegiatan makan/minum ditempat umum baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mall hanya menerima delivery/take away dan tidak menerima makan ditempat (dine-in) selain itu tidak menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Apalagi, wilayah Bojonegoro saat ini kasus Covid-19 mulai merangkak naik.

“Jajaran TNI-Polri dan instansi terkait sebelumnya sudah melakukan patroli skala besar dengan himbuan atau sosialisasi akan diberlakukan PPKM Darurat. Selain itu, himbuan tersebut sudah dipertegas melalui media sosial baik facebook, instagram, twitter maupun group-group whatsapp. Di hari kedua PPKM Darurat sudah dilakukan penindakan terhadap lima belas tempat makan, warkop dan café baik di kawasan dalam Kota Bojonegoro maupun Kecamatan-kecamatan,” jelas Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia kepada awak media saat memimpin patroli skala besar di Kecamatan Kalitidu, Minggu(4/7/2021) malam.

Pantuan awak media ini, petugas gabungan melaksanakan patroli skala besar di bagi empat titik yakni wilayah dalam Kota Bojonegoro, Kecamatan Kapas, Kecamatan Dander dan Kecamatan Kalitidu.

Dalam patroli skala besar ini, petugas gabungan menyisir semua ruas jalan dalam Kota Bojonegoro dan jalan poros Kecamatan. Petugas gabungan juga melakukan penindakan terhadap warga yang tidak menggunakan masker dengan melakukan tipiring berdasarkan Perda Provinsi Jatim No. 2 tahun 2020 tentang perubahan Perda Provinsi Jatim No. 1 tahun 2019 tentang penyelenggaraan ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat pasal 49 jo 20a dan pasal 27c.

AKBP EG Pandia menambahkan dalam patroli skala besar ini di salah satu café di wilayah Kecamatan Kalitidu ramai pengunjung dengan makan ditempat, café tersebut ditutup diberi garis polisi.

“Untuk sementara café ini ditutup dengan garis polisi karena tidak mengindahkan aturan pemerintah Instruksi Mendagri nomor 15 tahun 2021 tentang PPKM Darurat pada pointer pelaksanaan kegiatan makan/minum hanya menerima delivery/take away dan tidak menerima makan ditempat (dine-in). Namun kenyataanya café ini menerima pengunjung makan ditempat (dine-in). Aturan sudah jelas makanya kita garis polisi dan pemilik café, karyawan dan pengunjung café kita lakukan swab antigen,” tegas AKBP EG Pandia.

Di akhir kegiatan patroli skala besar Kapolres Bojonegoro menghimbau kepada seluruh masyarakat Bojonegoro dan pelaku usaha untuk mematuhi aturan, kebijakkan pemerintah. Aturan atau kebijakkan ini demi kebaikan bersama sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan perekonomian kembali membaik yang diharapkan. (humas/didik).

Literasi Digital Tebing Tinggi, “Apa Alasan Menyebarkan Berita Hoax”

0

DETEKSI.co – Tebing Tinggi, Mewujudkan masyarakat Indonesia yang paham akan Literasi Digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengadakan kegiatan Literasi Digital untuk mengedukasi dan mewujudkan masyarakat agar paham akan Literasi Digital lebih dalam dan menyikapi secara bijaksana dalam menggunakan digital platform di 77 Kota / Kabupaten area Sumatera II, mulai dari Aceh sampai Lampung dengan jumlah peserta sebanyak 600 orang di setiap kegiatan yang ditujukan kepada PNS, TNI / Polri, Orang Tua, Pelajar, Penggiat Usaha, Pendakwah dan sebagainya.

4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Digital Skill, Digital Safety, Digital Ethic dan Digital Culture dimana masing masing kerangka mempunyai beragam thema.

Sebagai Keynote Speaker, Wali Kota  Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM memberikan sambutan tujuan Literasi Digital agar masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital, bermanfaat dalam membangun daerahnya masing masing  oleh putra putri daerah melalui digital platform. Presiden RI Jokowi juga memberikan sambutan dalam mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.

DIGITAL SKILL  – I GEDE PUTU KRISNA JULIHARTA, S.T., M.T (Ketua Relawan TIK Bali dan Wakil Ketua III SMTIK Primakara) dengan tema : “PENTINGNYA MEMILIKI DIGITAL SKILL DI MASA PANDEMI COVID – 19”

Ada beberapa point dalam materi presentasi yang diberikan Gede Putu

  1. TANTANGAN SAAT INI : Privacy dan Perlindungan Data
    • Posting di media sosial, pencarian di Google, aplikasi yang di unduh, pembelian di market place, situs yang dikunjungi, order ojek online dan sebagainya.
  1. DIGITAL SKILL UNTUK ORANG TUA
    • Perkuat komunikasi dengan anak, jangan berhenti belajar.
    • Gunakan aplikasi parental control, diskusikan aturan main.
    • Jadikan teman anak di online, gunakan internet bersama dan jadilah teladan digital bagi anak.
  2. DIGITAL SKILL GURU, MURID DAN ORANG TUA
    • Zoom, Google Meet, Whatsapps, Google Classroom.
  3. DIGITAL SKILL BAGI UMKM
  • Social Media Marketing, email marketing, influencer marketing, video advertising, mobile ads.

DIGITAL CULTURE  – Dr. DEDI SAHPUTRA, MA (Dosen Fisipol Universitas Medan Area), tema : “MENGENAL LEBIH JAUH CARA MENYUARAKAN PENDAPAT DI DUNIA DIGITAL”

Dedi menjelaskan Hak dan Kewajiban berpendapat di dunia digital, yaitu perspektif Kebebasan dan Inovasi serta perspektif Etika dan Hukum. Data yang diambil dari katada insight center, sumber media yang biasa di akses untuk mendapatkan informasi adalah melalui Media Sosial (76%) dan Televisi (60%), sumber media yang paling dipercaya untuk informasi adalah TV (50%) dan Media Sosial (20%), sedangkan khusus media sosial mana yang paling dipercaya adalah Whatsapp (55%), FB (27%) dan IG (12%).

Data dari responden yang diambil, pengalaman menyebarkan hoax dengan pertanyaan “Apa alasan menyebarkan berita hoax”, sebanyak 68% menjawab hanya meneruskan berita yang tersebar (tidak terlalu dipikirkan apakah berita tersebut hoax atau bukan) dan sebanyak 56% menjawab tidak tahu berita tersebut tidak benar.

DIGITAL SAFETY  – JUMADI, S.Pd  (Pengurus Wilayah RTIK Indonesia), tema : “DUNIA MAYA DAN REAM JEJAK DIGITAL”

Jejak digital menurut Jumadi merupakan keseluruhan data digital yang membentuk jejak digital yang tersimpan di perangkat maupun yang tersimpan online. Jejak digital dapat melalui postingan di media sosial, belanja di marketplace, game online, aplikasi yang dituju, pencarian di google dan sebagainya.

Potensi negatif dari jejak digital :

  • Phising : penambilan data seperti data pribadi, data akun (password, username), data financial (kartu kredit, rekening dan sebagainya).
  • Doxing : pencemaran nama baik.

Apa yang harus dilakukan ? NurFajar menjelaskan ada beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain :

  1. Jangan pernah posting identitas diri di media sosial.
  2. Atur privasi dan keamanan di media sosial, google.
  3. Gunakan akun yang berbeda.
  1. Jangan pernah posting identitas diri di media sosial.
  2. Atur privasi dan keamanan di media sosial, google.
  3. Gunakan akun yang berbeda.
  4. Aktifkan autentifikasi dua faktor di facebook dan instagram serta verifikasi dua langkah di whatsapp.
  5. Cek kembali izin aplikasi.

Selanjutnya kita bisa cek apakah email kita sudah dicuri ? Cara melihatnya adalah Buka monitor.firefox.com haveibeenpwned.com, masukan alamat email lalu perhatikan apakah email kita sudah bocor ?

Dipemaparan terakhir, NurFajar menyatakan perlakukan password layaknya celana dalam, yaitu ganti secara berkala, jangan berbagi ke orang lain, jangan sampai mudah ditebak.

DIGITAL ETHIC  – Dr. MUHAMMAD IDRIS, MA (Dosen STAI Tebing Tinggi Deli) tema : “TIPS MENGENAI BERITA PALSU DAN VERIFIKASI”

Muhammad Idris menyampaikan penjelasan media informasi sebelum internet (eletronik, cetak, dan media luar ruang) adalah sebagai pembuat / pemberi sementara masyarakat sebagai pengguna. Sedangkan pada jaman internet, setiap orang adalah pembuat, penyebar dan pengguna.

Adanya keberlimpahan informasi, membuat kita harus berpikir kritis. Apakah informasi yang diterima dari internet itu selalu benar? Bagaimana menilai kualitas informasi yan diterima.

Definisi dan contoh hoax :

  1. Misinformasi : Informasi salah, disebarkan oleh orang yang percaya bahwa informasi itu benar.
  2. Disinformasi : Informasi salah, sengaja disebarkan oleh orang yang tahu bahwa infomasi itu salah.
  3. Malinformasi : Informasi yang berdasarkan realitas tetapi digunakan untuk merugikan orang, kelompok, organisasi ataupun negara lain.

Cara verifikasi, antara lain :

  • Cek pada sumbernya langsung (pihak berwenang), mesin pencarian:
  • Cek pada media yang kredibel (anggota Dewan Pers)
  • Cek pada situs pencari fakta, seperti: www.turnbackhoax.id, situs www.cekfakta.com
  • Gabung di Grup FB: Forum Anti Fitnah, Hasut, dan Hoax
  • Install aplikasi Hoax Buster Tools
  • padCeka Kalimasada (WA Mafindo) atau chatbot untuk fungsi sejenis. Nomer Kalimasada: 0859 21 600 500

Cara menilai kualitas informasi yang diterima : Kontennya negatif atau positif, sumbernya apakah dari individu atau kelompok yang kredibel, dan cara penyampaiannya apakah provokatif atau informatif.

SHARING SESSION- KEVIN NGUYEN  (Influencer & Co Founder Ceta Creator, 54,7K Followers )

Kevin memberikan pembahasan tentang tema yang dibawakan oleh para narasumber dan tetao mengajak para pengguna media sosial untuk lebih berhati hati dalam melakukan kegiatan melalui digital platform. (en)

Luhut Puji Nikson

0

DETEKSI.co – Taput, Menko Luhut Panjaitan menyampaikan agar kinerja para bupati lebih maksimal dan menyampaikan pujian kepada Bupati Nikson Nababan. “Tolong para bupati yang masih muda – muda ini agar meniru Bupati Nikson Nababan, selalu turun ke dusun – dusun mendengar langsung keluhan masyarakat. Itu tugas kalian,” ujar Luhut ketika Zoom Meeting tentang Penyebaran Covid-19 yang diikuti Bupati Taput Nikson Nababan.

Nikson didampingi Sekretaris Daerah Indra Simaremare, MSi menghadiri rapat melalui zoom meeting itu untuk 7 bupati se – Kawasan Danau Toba dipimpin langsung Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan, di Kantor Kepala Desa Parsibarungan, Kecamatan Pangaribuan, Sabtu (03/07).

“Perhatian semua bupati untuk lebih fokus dalam penanganan Covid-19, cepat dan tanggap. Mencari solusi dengan cepat dan turun ke masyarakat. Saat ini sampaikan kondisi dan keluhan penanganan Covid-19 di daerah masing masing,” ujar Luhut Panjaitan. (en)

Bupati Taput kembali Menginap di Rumah Penduduk

0

DETEKSI.co – Taput, Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan , M.Si bersama Anggota DPRD Taput Rudi Nababan didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara Indra Simaremare, M.Si dan Pimpinan OPD bersama Camat Pangaribuan Lindung Sianturi, Kunjungan Kerja ke Dusun I Parurean Kecamatan Pangaribuan Selama 2 (dua) hari, Sabtu-Minggu (04/07).

Tiba di Dusun Parurean, Bupati Taput disambut masyarakat dengan suasana haru dan bahagia. Makan malam bersama, bersenda gurau dilanjutkan pertemuan dengan masyarakat Dusun I Parurean dengan jumlah penduduk 98 KK.

“Kami sangat bahagia atas kehadiran Bapak Bupati untuk kedua kalinya di dusun kami ini. Masyarakat sangat antusias atas kehadiran Bapak Bupati, sekaligus di Dusun kami ini sedang menggelar acara Pangoppoion Gedung Gereja GKPA Parurean dan kami sangat berharap Bapak Bupati ikut dalam acara Kebaktian dan Pangoppoion ini,” ujar Kepala Desa Parurean Sosteles Harahap.

Selanjutnya Sosteles menyampaikan bahwa kunker ini adalah kunjungan Bupati Nikson kedua kalinya ke Dusun Parurean. “Ini kunjungan kedua Bapak Bupati ke dusun kami ini dan Bapak selalu menginap di Dusun kami ini walaupun dengan kondisi sangat kekurangan tetapi bapak selalu bahagia di tengah tengah kami. Bapak selalu memperhatikan segala hal yang kami butuhkan, bapak selalu hadir di tengah tengah kami, terimakasih bapak Bupati,” ujar Sosteles mengakhiri.

Pada kesempatan pertemuan itu, Bupati Taput juga memberikan bantuan beberapa bantuan berupa 2 unit Alat mesin pertanian mesin pemipil jagung untuk kelompok tani, 2 set alat alat olahraga bagi Karang Taruna, makanan tambahan bagi Balita dan ibu hamil, bibit pohon berbuah dan buku tulis bagi seluruh siswa yang ada di Dusun Parurean.

Usai pertemuan malam, Bupati Nikson dan rombongan langsung berbaur di rumah penduduk dan sempat bercengkrama sebelum beranjak tidur melepas lelah untuk melanjutkan kegiatan esok harinya.

Hari Ke-2, Minggu (04/07), Bupati Taput mengikuti Kebaktian bersama masyarakat Dusun I Parurean di GKPA Parurean sekaligus Pangoppoion gedung gereja tersebut yang ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Nikson dilanjutkan membuka pintu gedung gereja oleh Sekjend GKPA Pdt. Ramos BB Simanjuntak, S.Th.

Usai rangkaian acara kebaktian dan Pangoppoion, Bupati Nikson Nababan kembali ke Tarutung dihantar dengan doa dan senyuman bahagia serta harapan hidup yang lebih baik dan sebuah kemajuan di depan mata telah dihantar Bupati Nikson. Selamat melanjutkan tugas pak, doa terbaik kami selalu menyertai Bapak, ujar tokoh masyarakat memberangkatkan perjalanan Bupati Nikson dan rombongan menuju Tarutung.

Senyum bahagia terpancar di Wajah Bupati Nikson Nababan ketika pancaran bahagia ada di mata masyarakat Parurean memberangkatkannya ke tugas selanjutnya. (en)

Literasi Digital Kabupaten Samosir, Jangan asal Klik

0

DETEKSI.co – Samosir, Mewujudkan masyarakat Indonesia yang paham akan Literasi Digital, Kementerian
Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengadakan kegiatan Literasi Digital untuk mengedukasi dan  mewujudkan masyarakat agar paham Literasi Digital lebih dalam dan menyikapi secara  bijaksana dalam menggunakan digital platform di 77 Kota / Kabupaten area Sumatera II.

Literasi Digital ini mulai dari Aceh sampai Lampung dengan jumlah peserta sebanyak 600 orang di setiap kegiatan yang ditujukan kepada PNS, TNI / Polri, Orang Tua, Pelajar, Penggiat Usaha, Pendakwah dan sebagainya.

Empat kerangka digital yang diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Digital Skill, Digital  Safety, Digital Ethic dan Digital Culture dimana masing – masing kerangka mempunyai beragam tema.

Sebagai Keynote Speaker, Bupati Kabupaten Samosir Vandiko T Gultom, ST memberikan  sambutan tujuan Literasi Digital agar masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital, bermanfaat dalam membangun daerahnya masing – masing oleh putra putri daerah melalui digital platform. Presiden RI, Jokowi pun juga memberikan sambutan dalam mendukung Literasi

DIGITAL SKILL – Bp. MUHAMMAD YUNUS, S.Kom., M.Kom (Dosen Politeknik Negeri Jember& RTIK
Jember) dengan tema : “POSITIF, KREATIF DAN AMAN DI INTERNET”, memberikan tips agar positif, aman dan kreatif dalam berinternet, yaitu hargai privasi & hak cipta, validasi link mencurigakan, hindari install aplikasi sembarangan, selalu update software, waspadai peniru identitas, pastikan jaringan internet aman, gunakan password yang kuat, gunakan verifikasi dua langkah, tidak mengakses konten ilegal dan hindari menyimpan password otomatis di browser atau aplikasi.

Tips aman berinternet menurut Muhammad, jangan asal klik, beri kata sandi yang aman, menjaga data dengan folder yang terkunci. Untuk tips aman bagi anak berinternet saat pandemi, antara lain komunikasi, manfaatkan fitur perlindungan, temani anak saat berinternet, beri ruang untuk anak berekspresi.

DIGITAL CULTURE – Bp. RAHMAT HUMALA P. HASIBUAN (Relawan TIK & Dewan Pengurus ID  Institute )
Thema : “KECANDUAN INTERNET”, dijelaskan bahwa teknologi digital itu dapat beruntung bila dimanfaatkan, rugi bila diabaikan  dan celaka bila disalahgunakan.

Kecanduan Internet sebagai dampak penggunaan secara tidak sehat dan penyalahgunaan Teknologi  Digital, menurut Rahmat, dalam digital platform ada kecanduan media sosial, kecanduan belanja online atau kecanduan game.

Ciri ciri umum kecanduan internet diantaranya selalu berfikir untuk bermain internet, tidak nyaman apabila tidak berinternet, selalu gagal apabila mencoba untuk menghindari internet, tetap bermain internet secara bersembunyi walaupun sudah dilarang, internet adalah sebagai pelarian dan sebagainya.

Resiko kecanduan internet antara lain kurang tidur, waktu yang terbuang, stres meningkat, gelisah,  kurang fokus, kontak sosial berkurang dan lain lain. Untuk mengurangi kecanduan, lakuan kegiatan lain seperti berolah raga, disiplin dalam menggunaan internet, dan buat komitmen no gadget area.

DIGITAL SAFETY – ABDUL HAMID HASAN, ST.M.S.Db.L.T.Bs (CEO Digiprener Relawan TIK) tema : “MAIN AMAN SAAT BELANJA ONLINE”, menyatakan ada 2 jenis e commerce di Indonesia yaitu e  commerce formal seperti market place (tokopedia, lazada dan lain lian), dan e commerce informal seperti facebook, instagram dan whatsapp.

Abdul juga menerangkan beberapa hal yang harus dipikirkan sebelum transaksi belanja online atau e  commerce, antara lain cari tahu keamanan system transaksi di platform, cari tahu reputasi penjual, cek ulasan produk, apakah harganya masuk akal?, baca deskripsi produk, cermati syarat dan ketentuan, hindari transfer langsung dan simpan bukti pembayaran.

DIGITAL ETHICS – Ir  MANGINDAR SIMBOLON, MM (Ketua Harian Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark) dengan tema : “BEBAS NAMUN TERBATAS : BEREKSPRESI DI MEDIA SOSIAL”,  menjelaskan secar singkat, cara dalam berekspresi di media sosial yaitu Sampaikan  pendapat, ide, opini, perasaan, tanpa merasa takut, jika belum merasa pasti, hindari menyebutkan nama orang, institusi, atau lembaga yang bersangkutan, jika perlu, sertakan data berupa dokumen atau foto untuk mendukung pendapat, ide, atau opini, pendapatmu di internet dapat diakses banyak orang, maka kamu harus siap dengan konsekuensinya, bebas berekspresi bukan berarti bebas
menyebarkan informasi palsu, fitnah, atau kebencian (hate speech), atau menyinggung menuju  SARA.

SHARING SESSION- KEVIN NGUYEN (Influencer & Co Founder Cetak Creator, 54,7K followers ). Kevin menyampaikan kesimpulan dari para narasumber yang telah memberikan pemaparannya dengan memberikan poin poin penting. Kevin mengingatan agar membatasi bermain di media sosial agar tidak kecanduan karena akan ada efek berbahaya, juga kita harus tetap kreatif dan positif, teliti dalam berbisnis di e commerce dan menjaga sikap dalam berekspresi di media sosial. (en)

APH Tak Mampu, Warga Minta Pemerintah Harus Regulasi UU Perjudian Sebagai Sumber PAD

0

DETEKSI.co – Medan, Satu lagi, perjudian yang berlokasi di pasar 7 Desa Manunggal Kecamatan Medan Helvetia diperkiraan mempunyai omset ratusan juta rupiah perharinya. Dari tahun ke tahun usaha haram tersebut tak tergoyahkan oleh hukum. Sehingga ditempat perjudian itu dari bos, pengawas hingga para pemainya terasa nyaman tanpa ada rasa kekhawatiran.

Walaupun sebelumnya tempat perjudian itu sempat di demo oleh ormas Islam, namun aktivitas judi dadu samkwan dan batu guncang di Pasar 7 Desa Manunggal Helvetia itu kian hari kian meriah, dan malah semakin menggurita.

Permainan judi Dadu Samkwan, Batu Guncang dan Tembak Ikan, yang mayoritas digemari oleh EtnisTionghoa itu seolah olah tidak lagi takut dengan hukum di negeri ini. Mereka seolah berkuasa dan mengganggap hukum di negeri ini tumpul. Hal itu terbukti masih tetap beroperasinya usaha haram tersebut hingga saat ini.

Warga Pasar 7 Desa Manunggal Helvetia pada awak media, Minggu (4/7/2021) mengatakan, selaku warga setempat dirinya merasa malu, karna tempat mereka telah tercemar dan dikatakan jelek sejak ada aktivitas perjudian itu.

” Jadi jelek kampung kami bang sejak ada permainan judi di Pasar 7 ini. Belum lagi arus lalu lintas menjadi terganggu, jalan jadi macet dari siang hingga malam hari. Apa lagi di saat pandemi covid – 19 kan harusnya di larang oleh pemerintah, karena ada kerumunan orang yang di khawatirkan bisa sebagai lokasi penularan covid.” ungkap warga yang tak mau di sebut namanya.

Warga tersebut juga menyatakan kekesalanya atas ketidak nyamanan warga setempat terutama terganggu oleh lalu lalang para pemain yang rata rata bermobil.

” Selain itu bang, kenyamanan pengendara juga jadi terganggu. Kondisi itu diperparah akibat banyaknya mobil pemain judi yang keluar masuk dilokasi perjudian Pasar 7 ini ” beber Warga tersebut dengan nada kesal.

Sementara menurut salah seorang pemerhati sosial Ismanto Warga Marelan kepada awak media pada Minggu (4/7/2021) pukul 20’15 WIB di rumahnya mengatakan, kalau memang penyakit masyarakat (Pekat) tak bisa di sentuh hukum, dia mendukung agar Pemerintah melagalitaskan saja biar ada sumber pendapatan daerah dari perjudian itu, yang tentu saja menurutnya harus di alokasikan ketempat yang jauh dari pemukiman masyarakat.

” saya ketahui perjudian di lokasi itu sudah bermasalah baik dari warga ataupun kelompok ormas islam lainya. Namun nyatanya hingga saat ini masih tegar beroperasi, bahkan ada beberapa jenis judi baru. Kalau memang tak tersentuh oleh hukum maka lebih baik perjudian di legalitaskan saja. Di samping menambah pendapatan daerah dari pajak judi lokasinya harus di tentukan jauh dari pemukiman warga.” ucap Ismanto.

Is panggilan akrabnya, menambahkan lebih baik pemerintah segera meregulasi UU perjudian agar bisa legal untuk menambah sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

” kalau memang Aparat Penegak Hukum (APH) setempat tidak mampu dalam melakukan penertiban perjudian itu, lebih baik pemerintah melakukan regulasi Undang Undang dalam melegalitas segala bentuk perjudian. Hal ini lebih efektif di samping bisa menambah PAD daerah hal itu bisa meminimalisir pungutan liar (pungli) dari para pihak yang tak bertanggung jawab.” pungkas Ismanto.

Orang Hilang Aceh Selatan, Tim SAR Dan Masyarakat Lanjutkan Pencarian

0

DETEKSI.co – Aceh Selatan, Pencarian terhadap korban hilang, Mawardi Papi (52), warga Gampong Krueng Luas, Kecamatan Trumon Timur, Aceh Selatan, dilanjutkan hari ini, Minggu (4/7/2021).

Pencarian lanjutan ini dilakukan oleh tim gabungan terdiri dari Basarnas Pos Meulaboh Aceh Barat, Satgas SAR Aceh Selatan, BPBD Aceh  Selatan,  Damkar 05 Pos Bakongan, TNI/Polri, dan masyarakat.

Ketua Satgas SAR Aceh Selatan, Mayfendri SE kepada awak media,  Minggu (4/7/2021) mengatakan, pencarian di hari kedua ini dipusatkan di belakang Dayah Raudhatul  Muna, Kecamatan Bakongan Timur.

“Pencarian di fokuskan di sekitaran kawasan dayah raudhatul muna dengan cara  menyisir di setiap lokasi semak belukar, hutan dan sungai,  karena dilokasi itulah terakir ditemukan sepeda motor milik korban “mawardi ,” ucap mayfendry.

Mayfendry mengatakan, dalam pencarian yang  sedang dilakukan hari ini mayfendri berharap korban dapat di temukan. Menurutnya guna mempermudah pencarian pihaknya membagi dua tim atau regu. Yang mana tim gabungan pertama menyisir ke arah barat, dan gabungan kedua menyisir ke arah timur.

“Kita berharap di hari kedua pencarian ini semoga korban berhasil ditemukan dengan selamat,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya mawardi (52)  salah seorang buruh ramp ( tempat penyimpanan dan gudang buah sawit) di Bakongan Timur Aceh Selatan pada hari Jumat (2/7/2021) pergi dan hingga saat ini belum kembali serta belum di ketahui keberadaanya. Sementara hanya sepeda motor milik korban saja yang bisa di temukan. Sehingga Tim gabungan hari ini melanjutkan pencarianya. (sby)

Luhut Panjaitan : Terkait Ivermectin, Tindak Tegas Distributor dan Pedagang Nakal

0

DETEKSI.co – Medan, Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Panjaitan dalam konferensj persnya pada Sabtu (3/7/2021) di Jakarta mengatakan, Covid-19 sedang melonjak. Peringatan ini Luhut tujukan pada para pedagang atau penjual obat-obat yang biasa dikonsumsi oleh para pasien Covid-19, agar jangan main main dengan harga.

Luhut menjelaskan, dirinya mendapatkan laporan dari lapangan bahwa ada segelintir oknum yang mencari keuntungan di tengah musibah pandemi saat ini. Salah satunya terkait obat ivermectin yang mencapai puluhan ribu.

“Kelihatan harga obat itu mulai tidak teratur, dinaik-naikan. Seperti obat ivermectin sampai tujuh puluh apa delapan puluhan ribu, padahal itu kalau tidak salah Rp 7.500, atau delapan ribuan gitu lah dan saya katakan sama pak budi agar di bikin patokan paling mahal Rp. 10.000,” tegasnya.

Guna mengatasi hal itu, Luhut meminta Kabareskrim Polri dan Kejaksaan untuk memberantas dengan tegas para pelaku yang mencari keuntungan di tengah pandemi.

“Saya minta Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto dan Kejaksaan jangan ragu-ragu dalam keadaan darurat seperti ini untuk menindak terhadap distributor dan pedagang yang memanfaatkan situasi, tindak tegas tak leduli siapa bakingnya. Pokoknya sampai ke akar-akarnya dan akan kita cabut cabut izinya.” tegasnya kembali.

Luhut juga meminta agar Menteri Kesehatan, Budi Gunawan Sadikin membuat patokan harga eceran tertinggi bagi sejumlah obat yang sering digunakan selama masa pandemi. Jika ada penjual yang masih ‘nakal’ agar langsung dicabut izinnya.

“Saya mohon nanti Pak Agus dengan kejaksaan melakukan patroli pengecekan dan di mana, tindakannya enggak usah tanya tanya lagi langsung diproses, langsung dihukum saja. Dan izinnya nanti kalau perlu kita cabut,” pungkasnya. (sby)

Dua Lokasi Perjudian Riskan Klaster Covid-19, APH Sumut Terkesan Tutup Mata

0

DETEKSI.co – Medan, Praktek perjudian jenis dadu guncang terus beroperasi di dekat pekong (klenteng) Tionghoa ‘Dewi Nenek Sakti’ Jalan Amir Hamzah Tandem Hilir l, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang (masih wilayah hukum Polres Binjai). Selain lokasi tersebut jenis judi lain seperti dam, tembak ikan, jackpot dan kartu juga masih eksis khususnya di pasar tujuh mabar, komplek KMC jalan Gunung Krakatau yang menurut informasi pemiliknya satu orang. Mengingat ramainya para pemain maka di indikasikan kedua lokasi judi tersebut sangat reskan timbulkan Klaster Covid-19 namun terkesan Aparat Penegak Hukum (APH) tutup mata.

Informasi yang berhasil dihimpun awak media pengusaha bisnis haram di Binjai itu dikelola oleh orang bernama ‘AJU’. Nama ini cukup tersohor dan dikenal luas dikalangan penggila judi di Kota Binjai, sebab diketahui pebisnis haram ini tergolong licin dan bernyali tinggi. Kemudian untuk lokasi perjudian di pasar tujuh dan KMC Krakatau pemiliknya satu orang.

Kedua lokasi di kedua Kota yakni Medan dan Binjai ini setiap hari praktek perjudian masih eksis beroperasi secara terbuka dan bebas.

Amatan awak media dilokasi pada Jumat (2/7/2021) malam, suasana arena perjudian itu tampak ramai bahkan ada ratusan pengunjung, yang jelas telah melanggar instruksi Gubernur Sumut tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)

Menurut pengakuan salah seorang warga yang enggan menyebutkan namanya kepada awak media mengatakan ” bang di sini (komplek KMC Krakatau) dengan pasar tujuh itu satu tokeh bang. Ini kalau mau abang bisa telp pengawasnya.” Pungkasnya, sembari warga tersebut menunjukan nomor hp sang pengawas.

Namun ketika awak media mengkonfirmasi terkait pelanggaran PPKM melalui via Phone, SMS dan WhatsApp sang pengawas tidak merespon sama sekali, bahkan sampai saat ini tidak ada jawaban.

Sementara di tempat berbeda salah seorang warga di dekat perjudian Klenteng Dewi Nenek Sakti Hamparan Hamparan Perak kepada awak media mengatakan, ia sesekali ikut bermain judi dilokasi itu namun kini sudah jarang karena sering kalah.

“Setiap hari ramai main judi disini bang, pemainnya kebanyakan bermobil mewah dan berkantong tebal serta rata rata warga keturunan semua. Bahkan waktunya dibatasi bang hanya pukul 21.00 WIB sampai 01.00 WIB ,” ujar warga yang tidak mau menyebutkan namanya itu.

Sementara Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak melalui Kabid Humas Kombes Pol Hadi Wahyudi ketika dikonfirmasi hanya menjawab secara singkat dan diplomatis, ia hanya menerima informasi lokasi judi tersebut.

“Iya, terima informasinya,” tulis Kabid Humas Polda Sumut kepada awak media. (sby)