Beranda blog Halaman 2

Sinergi Tanpa Batas, Personel Polsek dan Koramil Pedes Gelar Kopi Morning Jaga Kondusifitas Wilayah

0

DETEKSI.coKARAWANG, Dalam upaya memperkokoh sinergitas antara TNI dan Polri di tingkat kewilayahan, jajaran Polsek Pedes bersama personel Koramil Pedes menggelar kegiatan “Kopi Morning” bersama pada Jumat (29/05/2026).

Pertemuan santai ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus koordinasi strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang.

Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban tersebut dihadiri oleh Bripka Jhon Dayat dan Bripka Sandi dari Polsek Pedes, serta Serka Suwarjo dan Sertka Jimmy dari Koramil Pedes. Melalui diskusi ringan di meja kopi, kedua institusi sepakat untuk terus mempererat komunikasi demi memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Staf Humas Polsek Pedes, Rano Setia Budi, A.Md., S.Kom., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata soliditas aparat keamanan di lapangan.

“Kopi morning ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan bentuk nyata kebersamaan TNI-Polri dalam menjaga situasi Kamtibmas agar tetap kondusif. Dengan komunikasi yang intens, potensi gangguan keamanan di wilayah Pedes dapat dideteksi dan dicegah lebih dini,” ujar Rano Setia Budi.

Secara terpisah, Kapolres Karawang, AKBP Fiki N Ardiansyah, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif yang dilakukan oleh jajaran Polsek Pedes dan Koramil Pedes tersebut. Menurutnya, kekompakan TNI-Polri adalah kunci utama stabilitas keamanan di Kabupaten Karawang.

“Saya sangat mendukung dan mengapresiasi langkah personel di lapangan yang terus menjaga soliditas melalui kegiatan silaturahmi seperti kopi morning ini. Sinergitas TNI-Polri bukan hanya slogan, tapi harus diimplementasikan dalam kerja sama nyata untuk melayani masyarakat. Jika aparatnya kompak dan komunikasinya berjalan baik, maka situasi Kamtibmas di wilayah Karawang, khususnya di Pedes, akan selalu terjaga dengan aman dan nyaman. Mari kita terus perkuat sinergi ini demi keutuhan NKRI dan kondusifitas wilayah kita,” papar Kapolres.

Hingga kegiatan berakhir, suasana tetap berjalan lancar dan kondusif, mencerminkan keharmonisan yang kuat antara kedua instansi penjaga keamanan negara tersebut. (Yanguji)

IFW 2026 Angkat Ulos Sumut, Kahiyang Ayu Dorong Desainer Lokal Tembus Pasar Dunia

0
Ketua Dekranasda Sumatera Utara, Kahiyang Ayu Bobby Nasution, menghadiri rapat persiapan BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 bersama panitia pusat di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Senin (25/5/2026). Sumut resmi terpilih menjadi tuan rumah IFW 2026 dengan mengusung tema “Ulos Simetria” untuk memperkenalkan kain Ulos dan karya desainer daerah ke panggung nasional hingga internasional.
Ketua Dekranasda Sumatera Utara, Kahiyang Ayu Bobby Nasution, menghadiri rapat persiapan BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 bersama panitia pusat di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Senin (25/5/2026). Sumut resmi terpilih menjadi tuan rumah IFW 2026 dengan mengusung tema “Ulos Simetria” untuk memperkenalkan kain Ulos dan karya desainer daerah ke panggung nasional hingga internasional.

DETEKSI.co-Medan, Provinsi Sumatera Utara resmi terpilih menjadi tuan rumah BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026. Ajang fashion nasional bergengsi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 29 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta.

Kepercayaan tersebut menjadi peluang besar bagi Sumut untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah melalui industri fesyen modern. Pada BTN IFW 2026 nanti, Sumut akan mengusung tema “Ulos Simetria” dengan menampilkan keindahan kain Ulos sebagai identitas budaya sekaligus kekuatan industri kreatif daerah.

Kepastian Sumut menjadi tuan rumah BTN IFW 2026 terungkap dalam Rapat Persiapan BTN IFW 2026 bersama Panitia IFW Pusat yang berlangsung di Aula Tengku Rizal Nurdin, Senin (25/5/2026).

Rapat tersebut dihadiri Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Utara, Kahiyang Ayu Bobby Nasution bersama Wakil Ketua Titiek Sugiharti.

“IFW 2026” menjadi momentum penting bagi Sumut untuk memperkuat posisi kain Ulos di industri fesyen nasional. Tidak hanya sebagai kain tradisional yang digunakan dalam acara adat, Ulos kini didorong menjadi produk fesyen modern yang dapat digunakan dalam berbagai kesempatan atau ready to wear.

Ketua Dekranasda Sumut Kahiyang Ayu berharap ajang tersebut mampu membawa Ulos tampil lebih luas hingga ke panggung internasional.

“Saya berharap event ini mampu memperkuat eksistensi keragaman budaya lokal di kancah nasional dan mendorong UMKM serta desainer daerah untuk mampu menembus pasar internasional,” ujar Kahiyang.

Tema “Ulos Simetria” dipilih untuk menggambarkan harmonisasi budaya tradisional dengan sentuhan desain modern. Melalui konsep tersebut, Sumut ingin menunjukkan bahwa kain khas daerah dapat berkembang menjadi produk fesyen yang diminati generasi muda dan pasar global.

“BTN IFW 2026” juga tidak hanya berfokus pada promosi budaya dan industri kreatif, tetapi turut menitikberatkan pada pembinaan talenta muda di bidang fesyen. Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan regenerasi pelaku industri kreatif di Sumatera Utara secara berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya nanti, sebanyak sembilan desainer berbakat asal Sumatera Utara akan dilibatkan untuk menampilkan karya terbaik mereka di panggung nasional.

Keterlibatan para desainer lokal dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan karya khas Sumut kepada pasar yang lebih luas. Selain itu, event ini juga diharapkan membuka peluang kolaborasi antara pelaku UMKM, perajin kain tradisional, dan industri mode nasional.

“Melalui keterlibatan aktif seperti Dekranasda Provinsi Sumatera Utara, harapan untuk mempromosikan kain dan karya khas daerah ke panggung nasional semakin terbuka,” pungkasnya.

BTN Indonesia Fashion Week sendiri dikenal sebagai salah satu ajang fesyen terbesar di Indonesia yang menjadi ruang promosi bagi karya desainer, industri kreatif, hingga produk budaya dari berbagai daerah di Tanah Air. (Red/d)

Haji 2026 Makin Nyaman, DPR Sebut Layanan Jemaah di Mina “Seperti Bintang Lima”

0
Anggota Tim Pengawas Haji DPR RI 2026 Bambang Haryo Soekartono bersama Rieke Diah Pitaloka meninjau langsung pelayanan jemaah haji Indonesia di Maktab 14 kawasan Jamarat, Mina, Makkah, Kamis (28/5/2026) malam.
Anggota Tim Pengawas Haji DPR RI 2026 Bambang Haryo Soekartono bersama Rieke Diah Pitaloka meninjau langsung pelayanan jemaah haji Indonesia di Maktab 14 kawasan Jamarat, Mina, Makkah, Kamis (28/5/2026) malam.

DETEKSI.co-Makkah, Pelayanan haji reguler Indonesia pada musim haji 2026 mendapat apresiasi dari Tim Pengawas Haji DPR RI. Berbagai fasilitas yang disiapkan di Mina dinilai semakin baik dan memberi kenyamanan bagi jemaah, khususnya lansia serta jemaah dengan keterbatasan fisik.

Penilaian itu disampaikan Anggota Tim Pengawas Haji DPR RI 2026, Bambang Haryo Soekartono, usai melakukan peninjauan langsung ke Maktab 14 kawasan Jamarat, Mina, Makkah, Arab Saudi, Kamis (28/5/2026) malam bersama Rieke Diah Pitaloka.

Peninjauan dilakukan sekitar pukul 23.00 waktu setempat di tengah padatnya rangkaian puncak ibadah haji. Dalam kunjungan tersebut, Bambang mengaku menerima banyak tanggapan positif dari jemaah terkait pelayanan yang mereka rasakan selama berada di Mina.

“Haji 2026” menjadi perhatian karena peningkatan fasilitas dasar dinilai cukup signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Jemaah menyebut pelayanan yang diterima sudah sangat baik meski mereka menggunakan layanan haji reguler.

“Alhamdulillah, mereka mengatakan pelayanannya seperti bintang lima. Jadi walaupun mereka membayar reguler, tapi mereka merasa pelayanannya bagus,” ujar Bambang.

Menurut Bambang, peningkatan pelayanan terlihat dari penataan fasilitas penginapan yang lebih baik. Pendingin ruangan atau AC tersedia dengan baik, tempat tidur tertata rapi, serta jumlah toilet dan kamar mandi dinilai cukup memadai untuk kebutuhan jemaah.

Kondisi tersebut dianggap penting untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan jemaah di tengah cuaca panas ekstrem serta aktivitas ibadah yang sangat padat selama berada di Mina.

Selain fasilitas penginapan, konsumsi jemaah juga mendapat perhatian khusus. Bambang menyebut makanan yang disediakan sudah cukup baik dan memenuhi kebutuhan gizi jemaah selama menjalankan ibadah.

Meski demikian, beberapa jemaah masih memberikan masukan terkait menu sayuran. Mereka berharap penyelenggaraan haji tahun mendatang dapat menambah porsi sayur hijau dalam menu makanan sehari-hari.

“Tadi kita tanyakan gizinya cukup baik, sehingga tidak ada yang dikeluhkan oleh mereka. Jemaah hanya mengeluhkan masalah sayur saja, di mana sayur hijau itu perlu ditambah lagi pada tahun-tahun depan,” katanya.

“Pelayanan haji Mina” juga dinilai semakin baik dari sisi kesehatan. Bambang mengatakan tenaga medis dan dokter aktif memantau kondisi jemaah sehingga memberikan rasa aman selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

Salah satu fasilitas yang paling dirasakan manfaatnya oleh jemaah lanjut usia ialah keberadaan mobil golf menuju area lempar jumrah di Jamarat. Fasilitas ini membantu jemaah yang tidak mampu berjalan jauh dari tenda penginapan menuju lokasi lempar jumrah yang berjarak sekitar tiga kilometer.

“Golf car ini memberikan pelayanan untuk orang-orang tua, ibu-ibu, dan sebagainya yang tidak kuat untuk menuju ke tempat lempar jumrah,” ujarnya.

Bambang juga mengapresiasi penempatan maktab jemaah reguler yang dinilai relatif dekat dengan lokasi lempar jumrah. Menurutnya, kebijakan tersebut sangat membantu mengurangi kelelahan jemaah pada fase paling padat dalam pelaksanaan ibadah haji.

Ia berharap pelayanan yang sudah berjalan baik tahun ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada musim haji mendatang.

“Ini yang menurut saya sangat bagus, untuk ke depannya bisa dipertahankan dan ditingkatkan,” tuturnya. (Ril)

Sumber, dpr.go.id

Eskalasi Permusuhan “Berbahaya” PBB dorong Rusia-Ukraina ke Perundingan

0
Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (UN OHCHR) Volker Turk. ANTARA/Anadolu Agency/Murtadha Al Sudani/aa.
Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (UN OHCHR) Volker Turk. ANTARA/Anadolu Agency/Murtadha Al Sudani/aa.

DETEKSI.co-Jenewa, Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Volker Turk, Kamis, memperingatkan potensi eskalasi lebih lanjut antara Rusia dan Ukraina di tengah ancaman baru-baru ini dari Moskow untuk mengintensifkan serangan.

“Saya sangat mendesak untuk menahan diri. Lanjutkan negosiasi dan akhiri penderitaan,” kata Turk dalam sebuah pernyataan.

Dia mengatakan eskalasi permusuhan yang “berbahaya” telah menyebabkan peningkatan tajam korban sipil, dengan jumlah warga sipil yang tewas atau terluka di Ukraina selama empat bulan pertama tahun 2026 meningkat sebesar 21 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2025.

Menurut angka PBB, 815 warga sipil tewas dan 4.174 terluka antara Januari dan April tahun ini, dibandingkan dengan 682 tewas dan 3.453 terluka setahun sebelumnya. Sebagian besar korban terjadi di wilayah yang dikuasai Ukraina.

Turk menyoroti beberapa serangan skala besar baru-baru ini, termasuk serangan terhadap sebuah gedung apartemen di Kiev pada 13-14 Mei yang menewaskan 24 warga sipil dan melukai puluhan lainnya.

Dia juga menyinggung serangan Ukraina terhadap kompleks pendidikan di Starobilsk yang diduduki pada 21-22 Mei. Menurut otoritas Rusia, 21 orang tewas dan 44 terluka.

Kantor Hak Asasi Manusia PBB mengatakan informasi yang tersedia untuk umum menunjukkan bahwa warga sipil, termasuk siswa, termasuk di antara para korban.

“Hukum humaniter internasional menuntut agar pihak-pihak yang terlibat dalam konflik mengambil semua tindakan pencegahan yang memungkinkan untuk menghindari kerugian bagi warga sipil – ini bukan sekadar saran atau rekomendasi, tetapi kewajiban yang mengikat yang membawa tanggung jawab hukum bagi mereka yang terlibat,” katanya.

“Dan seolah-olah semua angka korban ini belum cukup mengerikan, setelah serangan-serangan ini, para pejabat Rusia secara terbuka mengancam akan meningkatkan serangan di seluruh Kiev,” ujar Turk menambahkan.

Kepala Hak Asasi Manusia PBB itu juga mengutuk serangan baru-baru ini oleh Rusia terhadap personel dan material kemanusiaan dan menyerukan penyelidikan independen atas kematian dan luka-luka warga sipil di kedua pihak.

Dia juga mencatat bahwa serangan oleh angkatan bersenjata Ukraina telah menewaskan dan melukai warga sipil di dalam Rusia.

“Saya menyesalkan hilangnya nyawa warga sipil dan luka-luka yang dialami warga sipil baru-baru ini,” kata Turk, seraya mendesak kedua pihak untuk melakukan “investigasi yang cepat, independen, dan efektif,” serta meminta pertanggungjawaban kepada pihak yang bertanggung jawab.

Sumber: Anadolu

Warga Rawajitu Keluhkan Kerusakan Jalan Puluhan Tahun, Muncul Kekecewaan Terhadap Pemerintah

0

DETEKSI.coTULANGBAWANG, Penderitaan warga di wilayah Rawajitu Tulang Bawang yang berbatasan dengan Kabupaten Mesuji, seolah tak kunjung usai. Selama puluhan tahun, masyarakat harus berjibaku dengan kondisi infrastruktur jalan utama yang rusak parah dan memprihatinkan.

Meski kondisi jalan tersebut telah viral di berbagai media sosial dan menjadi buah bibir masyarakat luas, respons dari pemangku kebijakan dinilai masih sangat minim. Warga merasa Bupati Tulang Bawang maupun Gubernur Lampung seolah menutup mata dan membisu tanpa memberikan solusi nyata berupa pembangunan atau perbaikan yang permanen.

Rasa frustrasi yang mendalam mulai memicu reaksi keras dari masyarakat setempat. Beberapa warga bahkan melontarkan wacana untuk berhenti membayar pajak kepada negara sebagai bentuk protes. Mereka merasa kewajiban yang mereka tunaikan tidak sebanding dengan hak pembangunan yang mereka terima dari pemerintah daerah, provinsi, maupun pusat.

“Kami merasa dianaktirikan. Pajak kami bayar, tapi jalan puluhan tahun tetap seperti kubangan. Apakah pemerintah sengaja tutup telinga?” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya. Jumat (29/5/2026).

Lebih jauh, muncul selentingan kekecewaan yang mempertanyakan status wilayah Rawajitu Selatan dalam bingkai NKRI jika terus diabaikan. Meski demikian, warga menegaskan bahwa mereka tetap mencintai Indonesia dan tidak ingin mengambil langkah ekstrem seperti kelompok separatis. Mereka hanya menuntut keadilan sosial dan hak atas infrastruktur yang layak demi keberlangsungan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di pelosok Lampung.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menanti langkah konkret dari Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten setempat untuk segera menganggarkan perbaikan jalan utama yang menjadi urat nadi kehidupan mereka. (Yanguji)

Warga Trimurjo Geger, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Terapung di Aliran Irigasi Punggur Utara

0

DETEKSI.co-LAMPUNGTENGAH, Warga di wilayah Kelurahan Trimurjo, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang bayi laki-laki di aliran irigasi atau yang dikenal warga setempat sebagai ledeng Punggur Utara, Kamis (28/5/2026).

Penemuan ini terjadi di wilayah BD 4 Trimurjo dan sontak mengundang kerumunan warga yang merasa prihatin sekaligus miris atas kejadian tersebut.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi, bayi tersebut diperkirakan baru berusia sekitar tiga hari saat ditemukan. Kondisi jasad bayi tersebut dikabarkan sudah mulai membusuk dan mengeluarkan bau yang cukup menyengat, sehingga menarik perhatian warga yang kemudian melaporkannya kepada pihak berwenang. Diduga, bayi malang ini sengaja dibuang ke aliran air dan hanyut terbawa arus hingga ditemukan warga.

Mendapat laporan tersebut, pihak kepolisian segera merespons dengan mengerahkan personel. Mewakili Kapolres Lampung Tengah, Kapolsek Trimurjo AKP Admar didampingi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon menjelaskan bahwa tim gabungan dari Polsek Trimurjo, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa langsung bergerak menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Benar, setelah menerima laporan dari masyarakat, personel kami bersama Babinsa langsung mendatangi lokasi penemuan bayi untuk melakukan pengecekan awal dan meminta keterangan dari sejumlah warga yang ada di sekitar lokasi,” ungkap Kapolsek saat dikonfirmasi awak media.

Setelah proses pengolahan TKP dan pemeriksaan awal di lokasi selesai dilakukan, jasad bayi tersebut kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Demang Sepulau Raya, Lampung Tengah guna penanganan medis dan pemeriksaan lebih lanjut.

Kasus penemuan jasad bayi ini memicu perhatian luas dan berbagai reaksi dari masyarakat sekitar. Warga berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap siapa pelaku yang tega membuang bayi tersebut dan menindaknya sesuai dengan hukum yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus mengumpulkan keterangan dari para saksi mata serta melakukan penyelidikan lebih mendalam untuk mengungkap motif dan siapa pelaku di balik penemuan jasad bayi di aliran irigasi tersebut. (Yanguji)

DPD Partai Golkar Bandung Barat Gelar Pemotongan Hewan Kurban pada Hari Kedua Idul Adha 1447 H

0

DETEKSI.co-Bandung Barat, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat kembali menegaskan komitmennya untuk hadir dan berbagi bersama masyarakat luas. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan pemotongan hewan kurban yang digelar pada hari kedua perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, bertepatan dengan tanggal 28 Mei 2026.

Kegiatan berlangsung secara tertib dan khidmat di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Rumah Potong Hewan (RPH) lingkup Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bandung Barat.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat, Dadan Supardan, menyampaikan bahwa pelaksanaan ibadah kurban ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk nyata peneladanan atas keikhlasan dan kepatuhan Nabi Ibrahim AS serta Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT.

Di samping nilai ibadah, kegiatan ini juga memiliki tujuan mulia untuk mendidik jiwa seluruh kader dan pengurus agar senantiasa memiliki rasa empati, kepedulian sosial, dan semangat berkorban demi kepentingan bersama. Nilai-nilai tersebut juga sejalan dengan semangat gotong royong yang menjadi dasar dan ciri khas perjuangan Partai Golkar.

“Melalui momentum Idul Adha ini, kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat. Daging kurban yang nantinya kami salurkan diharapkan dapat membawa manfaat nyata dan kebahagiaan bagi warga yang membutuhkan di seluruh wilayah Kabupaten Bandung Barat,” ujar Dadan Supardan saat ditemui di lokasi kegiatan.

Seluruh hasil daging dari hewan kurban yang dipotong dalam kegiatan ini nantinya akan didistribusikan secara merata kepada masyarakat yang kurang mampu, anak-anak yatim, serta warga di berbagai wilayah di Bandung Barat.

Penyaluran dilakukan dengan cermat berdasarkan data yang akurat dan melalui koordinasi yang matang bersama para tokoh masyarakat dan pemuka agama di masing-masing wilayah, agar bantuan tersebut tepat sasaran dan diterima oleh pihak yang paling berhak.

Dalam setiap tahapan pelaksanaannya, mulai dari persiapan hingga pemotongan, panitia senantiasa memastikan segala proses berjalan sesuai dengan ketentuan syariat Islam, serta memenuhi standar kesehatan, kebersihan, dan keamanan pangan hewan yang berlaku di daerah.

Lebih lanjut, Dadan menegaskan bahwa kegiatan sosial keagamaan ini merupakan bukti konsistensi Partai Golkar Bandung Barat dalam menjaga kedekatan emosional dengan rakyat, sekaligus mendukung berbagai program dan kegiatan sosial kemasyarakatan yang ada di daerah.

Tidak lupa, pihaknya menyampaikan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terlaksananya kegiatan ini. Apresiasi disampaikan khusus kepada jajaran Fraksi Partai Golkar di DPRD Kabupaten Bandung Barat, anggota Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan Jawa Barat 3, serta seluruh pengurus, kader, dan simpatisan yang telah bekerja keras dan berpartisipasi aktif dalam penyiapan hingga pelaksanaan pemotongan hewan kurban tahun ini. (DK)

Kurban PWI Sumut Penuh Kepedulian, 6 Hewan Disembelih dan 500 Kupon Dibagikan

0
Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik didampingi pengurus saat pelaksanaan penyembelihan hewan kurban Idul Adha 1447 H di Kantor PWI Sumut, Gedung Parada Harahap, Jalan Adinegoro Medan, Kamis (28/5/2026). PWI Sumut menyembelih 4 ekor sapi dan 2 ekor kambing serta membagikan 500 kupon daging kurban kepada anggota dan keluarga besar PWI.
Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik didampingi pengurus saat pelaksanaan penyembelihan hewan kurban Idul Adha 1447 H di Kantor PWI Sumut, Gedung Parada Harahap, Jalan Adinegoro Medan, Kamis (28/5/2026). PWI Sumut menyembelih 4 ekor sapi dan 2 ekor kambing serta membagikan 500 kupon daging kurban kepada anggota dan keluarga besar PWI.

DETEKSI.co-Medan, PWI Sumut kembali menunjukkan kepedulian sosial pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M dengan menyembelih enam hewan kurban di Kantor PWI Sumut, Gedung Parada Harahap, Jalan Adinegoro No. 4 Medan, Kamis (28/5/2026).

Kegiatan kurban ini menjadi agenda rutin tahunan keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia Sumatera Utara sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian kepada anggota serta masyarakat yang berhak menerima.

Ketua PWI Sumut, Farianda Putra Sinik, didampingi Sekretaris SR Hamonangan Panggabean dan Ketua Panitia Riza Mulyadi, mengatakan pelaksanaan kurban bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga menjadi simbol solidaritas di lingkungan PWI Sumut.

“PWI Sumut berbagi kepada seluruh anggota PWI yang berdomisili di Medan, anggota IKWI dan Warakawuri. Total kupon yang dibagikan sebanyak 500 kupon,” ujar Farianda Putra Sinik yang akrab disapa Nanda.

Farianda mengakui jumlah hewan kurban tahun ini mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Namun, menurutnya hal tersebut tidak mengurangi makna ibadah dan semangat berbagi yang terus dijaga keluarga besar PWI Sumut.

“Kita tetap bersyukur. Esensinya bukan masalah jumlah hewan kurban, tetapi makna kepedulian untuk berbagi di hari raya ini,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa tahun ini para pengurus PWI Sumut mulai ikut berkontribusi dalam pelaksanaan kurban di rumah besar PWI Sumut. Langkah tersebut diharapkan menjadi awal meningkatnya partisipasi pengurus maupun anggota PWI pada tahun-tahun mendatang.

“In Syaa Allah, ke depan semakin banyak pengurus dan anggota PWI berkurban di rumah besar PWI sendiri,” harap Ketua SPS Sumut tersebut.

Dalam kesempatan itu, Farianda turut menyampaikan apresiasi kepada para mitra kerja yang telah mempercayakan penyaluran hewan kurban melalui PWI Sumut.

Ketua Umum Badan Musyawarah Masyarakat Minang (BM3) Sumut itu berharap seluruh ibadah kurban yang dilaksanakan membawa keberkahan bagi semua pihak.

“Semoga ibadah kurban yang kita laksanakan dapat diterima Allah SWT dan menjadi berkah bagi kita semua. In Syaa Allah, ke depan PWI semakin baik,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kurban PWI Sumut, Riza Mulyadi, menjelaskan enam hewan kurban yang disembelih terdiri dari empat ekor sapi dan dua ekor kambing.

Menurut Riza, seluruh hewan kurban tersebut berasal dari mitra kerja serta keluarga besar PWI Sumut.

Empat ekor sapi masing-masing berasal dari Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, anggota DPR RI Musa Rajeckshah atau Ijeck, PT Belawan New Container Terminal (BNCT), dan PT Kurnia Aneka Gemilang atau Sirup Kurnia.

Sedangkan dua ekor kambing berasal dari Agus Lubis selaku Dewan Kehormatan PWI Sumut dan pengurus PWI Sumut.

Riza Mulyadi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan kurban tahun ini.

Ia berharap seluruh amal ibadah para pengkurban mendapat balasan terbaik dari Allah SWT.

“Semoga semua amal baik para pengkurban mendapatkan ganjaran setimpal dari Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa,” tutupnya. (Red/d)

Uang Palsu Dimusnahkan, Bareskrim dan BI Tegaskan Perang Total Lindungi Rupiah

0
Wakabareskrim Polri Irjen Pol. Nunung Syaifuddin bersama Deputi Gubernur Bank Indonesia Ricky P. Gozali menunjukkan barang bukti uang rupiah palsu saat konferensi pers dan pemusnahan uang palsu di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Wakabareskrim Polri Irjen Pol. Nunung Syaifuddin bersama Deputi Gubernur Bank Indonesia Ricky P. Gozali menunjukkan barang bukti uang rupiah palsu saat konferensi pers dan pemusnahan uang palsu di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

DETEKSI.co-Jakarta, Bareskrim Polri bersama Bank Indonesia (BI) dan unsur Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (Botasupal) memusnahkan ratusan ribu lembar uang rupiah palsu di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (13/5/2026). Langkah ini menjadi bentuk nyata komitmen aparat dan otoritas keuangan dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap mata uang rupiah.

Uang palsu yang dimusnahkan mencapai 466.535 lembar dari berbagai pecahan. Seluruh barang bukti tersebut merupakan hasil temuan perbankan melalui Bank Indonesia sepanjang periode 2017 hingga November 2025 yang kemudian diserahkan kepada Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri melalui mekanisme penanganan non-yudisial.

Wakabareskrim Polri, Irjen Pol. Nunung Syaifuddin menegaskan bahwa pemusnahan uang palsu bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian penting dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan mata uang.

“Polri berkomitmen menindak tegas seluruh bentuk kejahatan mata uang, mulai dari pembuatan, penyimpanan, hingga peredaran uang palsu,” ujar Irjen Nunung dalam konferensi pers.

Peredaran uang palsu di Indonesia disebut terus mengalami penurunan. Berdasarkan data Bareskrim Polri, rasio temuan uang palsu turun dari 4 ppm pada tahun 2025 menjadi 1 ppm hingga April 2026. Penurunan tersebut dinilai sebagai hasil sinergi antara aparat penegak hukum, Bank Indonesia, sektor perbankan, dan masyarakat.

Sepanjang tahun 2025 hingga April 2026, Bareskrim Polri dan jajaran berhasil mengungkap 252 laporan polisi terkait kasus uang palsu. Dari pengungkapan tersebut, aparat menetapkan 1.241 tersangka.

Tidak hanya itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 137.005 lembar uang rupiah palsu dan 17.267 lembar uang dolar palsu dari berbagai kasus yang berhasil diungkap.

Menurut Irjen Nunung, dampak uang palsu tidak hanya merugikan masyarakat secara ekonomi, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas perekonomian nasional dan menurunkan kepercayaan publik terhadap rupiah sebagai alat pembayaran sah negara.

“Uang palsu dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap mata uang negara dan mengganggu stabilitas ekonomi,” katanya.

Pemusnahan uang palsu dilakukan menggunakan mesin pencacah khusus setelah memperoleh izin resmi dari Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat melalui Penetapan Nomor 01/PNBid/2026/PN Jakarta Pusat tertanggal 23 Januari 2026.

Dengan proses pencacahan tersebut, seluruh uang palsu dipastikan tidak lagi menyerupai bentuk aslinya sehingga tidak mungkin kembali diedarkan di masyarakat.

Bareskrim Polri juga mengingatkan masyarakat untuk lebih teliti saat menerima uang tunai, terutama ketika melakukan transaksi langsung di pasar, pusat perbelanjaan, maupun tempat umum lainnya.

Masyarakat diminta segera melapor kepada pihak kepolisian atau Bank Indonesia apabila menemukan uang yang diragukan keasliannya.

Irjen Nunung menegaskan bahwa tindak pidana pemalsuan uang merupakan kejahatan serius yang diatur dalam Pasal 374 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Pelaku pemalsuan uang dapat dijatuhi hukuman pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda maksimal Rp5 miliar.

Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia Ricky P. Gozali menyampaikan bahwa keberhasilan menekan peredaran uang palsu tidak terlepas dari penguatan teknologi cetak uang rupiah dan peningkatan unsur pengamanan pada setiap pecahan.

Menurutnya, uang rupiah saat ini semakin sulit dipalsukan karena menggunakan teknologi keamanan modern yang juga memudahkan masyarakat mengenali ciri keaslian uang.

Ricky mengungkapkan bahwa kualitas uang rupiah Indonesia bahkan telah mendapat pengakuan dunia internasional. Seri uang emisi 2022 meraih penghargaan Best New Banknote Series pada ajang IACA Currency Award 2023.

Selain itu, pecahan Rp50.000 emisi 2022 juga berhasil meraih peringkat kedua dunia sebagai uang kertas paling aman dan paling sulit dipalsukan pada November 2024.

Melalui kegiatan pemusnahan tersebut, Polri, Bank Indonesia, dan seluruh unsur Botasupal berharap masyarakat semakin waspada terhadap ancaman peredaran uang palsu dan aktif melapor apabila menemukan uang yang dicurigai palsu. (Red/d)

Tambang Emas Ilegal Dibongkar, Bareskrim Tetapkan Dua Tersangka Baru

0
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol. Ade Safri Simanjuntak memberikan keterangan pers terkait pengembangan kasus pertambangan emas ilegal di Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol. Ade Safri Simanjuntak memberikan keterangan pers terkait pengembangan kasus pertambangan emas ilegal di Jakarta, Rabu (13/5/2026).

DETEKSI.co-Jakarta, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri kembali mengembangkan kasus pertambangan emas ilegal yang diduga melibatkan jaringan pengolahan dan distribusi emas tanpa izin. Dalam pengembangan terbaru, penyidik menetapkan dua tersangka baru berinisial DHB dan VC.

Tambang emas ilegal ini sebelumnya telah menyeret tiga tersangka lain, yakni TW, DW, dan BSW yang ditetapkan sebagai tersangka pada 27 Februari 2026. Dari hasil penyidikan lanjutan, aparat menemukan dugaan keterlibatan pihak lain dalam aktivitas pertambangan dan pengolahan emas ilegal tersebut.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol. Ade Safri Simanjuntak mengatakan penetapan dua tersangka baru dilakukan setelah penyidik mengantongi alat bukti yang cukup.

“Berdasarkan alat bukti yang cukup, penyidik menetapkan dua tersangka baru yang diduga kuat turut serta dalam kegiatan pertambangan tanpa izin dan tindak pidana pencucian uang,” ujar Brigjen Pol. Ade Safri, Rabu (13/5/2026).

Pertambangan ilegal yang diusut Bareskrim Polri disebut melibatkan aktivitas penampungan, pengolahan, pemurnian, hingga distribusi emas hasil tambang tanpa izin resmi.

Dalam perkara ini, DHB diketahui pernah menjabat sebagai Direktur PT Simba Jaya Utama (PT SJU) pada periode 13 Agustus 2021 hingga 14 September 2022. Sementara VC menjabat sebagai Direktur PT SJU sejak 14 September 2022 hingga saat ini.

Penyidik juga mengungkap bahwa DHB merupakan putra dari SB alias A, sosok yang sebelumnya diduga memiliki peran penting dalam jaringan pertambangan ilegal tersebut.

Namun, SB alias A diketahui telah meninggal dunia pada April 2026 sehingga secara hukum tidak dapat lagi dimintai pertanggungjawaban pidana. Meski demikian, proses hukum terhadap pihak lain yang diduga terlibat tetap dilanjutkan.

Jaringan emas ilegal ini diduga menjalankan aktivitas mulai dari menampung emas hasil tambang ilegal, mengolah dan memurnikannya, hingga mengangkut dan menjual emas tersebut ke berbagai pihak.

Selain tindak pidana pertambangan, penyidik juga mendalami dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkaitan dengan hasil kejahatan tersebut.

Bareskrim Polri menerapkan pendekatan follow the money untuk menelusuri aliran dana yang diduga berasal dari aktivitas ilegal itu. Penelusuran dilakukan bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Menurut Ade Safri, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengumpulkan sedikitnya lima alat bukti sah, mulai dari keterangan saksi, keterangan ahli, dokumen, barang bukti fisik, hingga bukti elektronik.

“Kami terus mendalami aliran dana dan pihak-pihak lain yang diduga menikmati hasil kejahatan dari aktivitas pertambangan ilegal ini,” ungkapnya.

Kedua tersangka dijerat dengan pasal berlapis yang mencakup Undang-Undang Pertambangan Mineral dan Batubara, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), serta Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang.

Untuk memperlancar proses penyidikan, Bareskrim Polri juga telah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi guna mencegah kedua tersangka bepergian ke luar negeri.

Kasus tambang ilegal menjadi perhatian serius aparat penegak hukum karena tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan dalam jangka panjang.

Brigjen Pol. Ade Safri menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap tambang ilegal tidak akan berhenti pada tindak pidana asal saja, melainkan juga menyasar hasil kejahatan yang diduga disamarkan melalui praktik pencucian uang.

“Penegakan hukum ini tidak hanya menyasar tindak pidana asal, tetapi juga pencucian uangnya agar memberikan efek jera maksimal,” tegasnya. (Red/d)