Beranda blog Halaman 329

Lapas Sibolga Jalin Dialog Humanis Perkuat Keamanan dan Pembinaan Warga Binaan

0

DETEKSI.co – Tapteng, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sibolga menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang humanis dan kondusif melalui program “Lapas Sibolga Menyapa.”

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Plh. Kalapas sekaligus Kepala Kesatuan Pengamanan, Ibnu Taqwym, bersama Kasi Binadik Krispinus Tarigan dan jajaran petugas lainnya, Sabtu (19/7/2025), merupakan bagian dari upaya memperkuat pembinaan dan keamanan di dalam lapas.

Diawali dengan senam bersama yang rutin digelar setiap akhir pekan, kegiatan ini berlanjut dengan sesi dialog interaktif yang hangat.

Petugas memberikan arahan dan motivasi kepada warga binaan, menekankan pentingnya menjaga kesehatan, kedisiplinan, dan semangat dalam mengikuti program pembinaan yang telah disediakan.

Lebih dari sekadar arahan, momen ini juga dimanfaatkan sebagai wadah bagi warga binaan untuk menyampaikan aspirasi dan masukan mereka.

Kepala KPLP menekankan pentingnya komunikasi dua arah dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang positif.

“Pendekatan humanis ini diharapkan dapat membangun hubungan yang lebih harmonis antara petugas dan warga binaan,” ujarnya.

Program “Lapas Sibolga Menyapa” bukan hanya sekadar kegiatan rutin, melainkan sebuah strategi untuk memastikan warga binaan merasa diperhatikan dan termotivasi.

Harapannya, melalui pembinaan yang maksimal, mereka dapat kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan dan mentalitas yang lebih baik. (Jobbinson Purba)

Cegah Kematian Ibu Hamil Dengan Penerapan Germas Dan Kampaye Donor Darah

0
Keterangan photo: Darma Wanita Persatuan Kabupaten Samosir menggelar senam sebagai kampanye gerakan masyarajat sehat serta kampaye donor darah. (DETEKSI.co/Dok Kominfo Samosir).

DETEKSI.co- Pangururan, Dinas Kesehatan menggelar penerapan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) dalam rangka cegah stunting.

Kegiatan diawali dengan senam bersama dilanjutkan sosialisasi, cek Kesehatan gratis (CKG) dan serta sosialisasi donor darah yang dipusatkan di Creatif Hub Samosir, Desa Situngkir Kecamatan Pangururan, Jumat( 18/7/2025).

Kadis Kesehatan Kabupaten Samosir, Dina Hutapea menjelaskan kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka percepatan penurunan stunting.

Selain itu juga, untuk pencegahan kematian ibu hamil saat bersalin dan nifas, dimana yg menjadi penyebab kematian Ibu tertinggi disebabkan karena perdarahan dan kadar Hb Ibu hamil yang rendah.

“Kadar Hb Ibu yang rendah (Anemia) juga menyebabkan perkembangan dan pertumbuhan janin akan terganggu.
Mari kita dukung program pemerintah dan tingkatkan kesehatan melalui deteksi dini,” imbuh Dina.

Lebih lanjut disampaikan, saat ini Pemerintah Kabupaten Samosir memberikan cek kesehatan gratis di Puskesmas, berlaku juga bagi yang tidak memiliki BPJS.

“Dengan pemeriksaan sejak dini akan diketahui penyakit yang ada dalam tubuh sehingga mengetahui pencegahan dapat dilakukan. Mari kita bersama-sama mencegah kematian ibu hamil dan bersalin dengan kampanye donor darah,” ajak Dina Hutapea.

Dina Hutapea menggugah semangat Dharma Wanita Persatuan (DWP), PKK ditingkat kabupaten, kecamatan dan desa menjadi pelopor cegah stunting.

Juga mensosialisasikan pentingnya donor darah untuk hidup sehat dan membantu yang kekurangan darah.

“Kami mohon kerjasamanya, kita bergandengan tangan sehingga program ini bisa berkesinambungan sampai ke desa. Kita bisa menjadi pelopor membumikan Germas ini dan pola hidup sehat, mencegah lebih baik daripada mengobati,” terangnya.

Ketua TP PKK, Kennauli Sinaga mengutarakan kegiatan senam, penting dilakukan untuk Kesehatan.

Disamping itu, Kennauli mengajak masyarakat untuk rajin donor darah, selain sehat, donor darah dapat memberi hidup kepada sesama yang membutuhkan.

“Mari bersinergi satu sama lain agar program donor darah sukses, dan nantinya senam ini perlu digerakkan dan dimasyarakatkan, kami sangat mendukung,” kata Kennauli.

Sementara itu, Kabid Kesehatan Masyarakat Mawarisa Sitinjak menerangkan cek kesehatan gratis dapat diperoleh melalui Aplikasi Satu sehat mobile, melalui WhatsApp Chatbot Kemenkes di nomor WA 0811 1050 0567 dan dengan cara datang langsung ke Puskesmas.(hot).

Diskusi Publik di Medan: MS Kaban Soroti Paradoks Penguasaan Lahan Rakyat di Tesso Nilo

0

DETEKSI.co-Medan, Koordinator Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) Sumatera Utara sukses menggelar Diskusi Publik bertajuk “Pemerintah Prabowo Menguasai Tanah Rakyat”, yang berlangsung di Stadion Cafe, Medan, Jumat (18/7/2025) pukul 14.00 WIB. Kegiatan ini menghadirkan tokoh nasional dan mantan Menteri Kehutanan RI, Dr. H. Malem Sambat Kaban, S.E., M.Si, sebagai narasumber utama dan dihadiri puluhan aktivis Sumatera Utara.

Dalam pemaparannya, MS Kaban menyoroti persoalan pelik di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), yang menurutnya menunjukkan paradoks besar dalam pelaksanaan konservasi di Indonesia.

“Tujuan negara adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. Tapi jika rakyat justru ditindas dalam proses konservasi, maka ada yang salah dalam pendekatannya,” tegas MS Kaban di hadapan puluhan aktivis dari berbagai elemen masyarakat Sumatera Utara.

Ia mempertanyakan kenapa masyarakat bisa tinggal di kawasan TNTN tanpa ada penanganan sejak awal, serta siapa pihak yang sebenarnya paling diuntungkan dalam penguasaan lahan tersebut.

“Mengapa masyarakat bisa masuk? Siapa yang membuka pintu bagi mereka? Dan siapa yang meraup keuntungan terbesar dari situasi ini?” tanyanya retoris.

Paradoks Keadilan dan Konservasi
MS Kaban menilai kebijakan konservasi yang dilakukan tanpa dialog, tanpa pemetaan sosial yang adil, dan tanpa solusi jangka panjang justru bisa menjadi alat penggusuran terselubung. Ia menyebut relokasi tanpa kompensasi, masa panen yang dibatasi, dan penghapusan status lahan sebagai contoh nyata pelanggaran terhadap keadilan sosial.

“Kita tak bisa memaksa orang menyerahkan tanahnya atas nama konservasi, lalu membiarkan mereka hidup tanpa masa depan,” ujarnya.

Seruan untuk Pendekatan Kemanusiaan
Dalam diskusi tersebut, Kaban juga menegaskan pentingnya pendekatan kemanusiaan dalam penegakan hukum lingkungan.

“Melindungi lingkungan tak boleh mengorbankan hak-hak dasar warga negara. Relokasi harus dirancang demi kelanjutan hidup warga itu sendiri,” ungkapnya.

Ia mendorong agar kebijakan konservasi juga menjamin hak atas pendidikan, pekerjaan, dan kehidupan yang layak bagi masyarakat di sekitar kawasan konservasi seperti Tesso Nilo.

“Jangan sampai masyarakat lokal menjadi korban kebijakan konservasi. Semua pihak, bukan hanya pemerintah, harus bertanggung jawab dalam mencegah kepunahan hewan langka—tanpa mengorbankan manusia,” pungkasnya.

Sementara itu, Fasilitator Diskusi Publik sekaligus Koordinator Wilayah PMPHI Sumut, Drs. Gandi Parapat, menyampaikan apresiasi atas kehadiran MS Kaban dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, MS Kaban adalah sosok tokoh nasional yang memiliki komitmen tinggi terhadap rakyat, khususnya masyarakat Sumatera Utara.

“Berbeda dengan tokoh nasional lainnya, beliau selalu hadir di tengah masyarakat Sumut. Bukan hanya hadir, tetapi juga ikut terlibat langsung dalam menyelesaikan berbagai persoalan di daerah,” ujar Gandi Parapat.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan MS Kaban di berbagai forum publik memberikan semangat dan inspirasi bagi para aktivis serta masyarakat lokal untuk terus memperjuangkan keadilan sosial dan keberlanjutan lingkungan secara seimbang.

Acara Diskusi Publik turut dihadiri sejumlah tokoh dan aktivis, di antaranya Korwil PMPHI Sumut Drs Gandi Parapat, Ketua FKIB Sumut Ustadz Martono, Ketua Lembaga Studi Kebijakan Publik (LSKP) Rafriandi Nasution, Ketua PNI Marhaen Drs. Effendi Manullang, Perwakilan mahasiswa Tangkas Sakti Parapat, Ivan Albert Nababan, Tokoh Pemuda Alexander, Tokoh Masyarakat M. Arif Tanjung dan Ketua Aliansi Jurnalis Hukum Dofuzogamo Gaho, SH. (Red)

Anggota MPR RI dari Partai Golkar, Delia Pratiwi Br. Sitepu, SH Menggelar Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

1

DETEKSI.co-Langkat, Anggota MPR RI dari Partai Golkar, Delia Pratiwi Br. Sitepu, SH menggelar kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan di Desa Timbang Jaya Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat.

Pertemuan sosialisasi empat pilar kebangsaan tersebut merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap anggota DPR/MPR-RI.

DPS “sapaan akrab” menyampaikan sosialisasi ini demi menjaga keutuhan persatuan berbangsa dan bernegara dihadapan generasi muda dan tokoh masyarakat desa Timbang Jaya, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat.

Anggota MPR RI, Delia mengatakan empat pilar kebangsaan penting dipahami dan ditanamkan pada generasi bangsa Indonesia. Karena, banyak kepentingan bangsa lain terhadap Indonesia di era globalisasi yang dapat melunturkan pemahaman kebangsaan kita.

“Untuk itu, empat pilar kebangsaan ini harus kita maknai sebagai alat untuk membangun bangsa kita sendiri,” ujarnya.

Lanjutnya, beberapa poin penting yang terdapat dalam empat pilar kebangsaan tersebut mencakup Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Melalui sosialisasi, setidaknya pihaknya dapat memberi pemahaman bagi masyarakat tentang kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini. Lebih dari itu berbagai konflik yang sedang maupun yang akan terjadi di negeri ini agar dapat diredam atau diselesaikan dengan baik.

“Kita sebagai masyarakat yang majemuk harus menjunjung tinggi Empat pilar kebangsaan sebagai pemersatu,” tegasnya.

Delia menambahkan bahwa sosialisasi ini merupakan agenda perdana turun menyapa konstituen selain itu mengutamakan silaturrahmi, juga menyampaikan ke masyarakat atau konstituen bahwa dirinya kini berada di Komisi IX DPR RI dan sebagai Anggota MPR RI.

Ia juga menyampaikan Pancasila dengan Lima silanya yang wajib dihafal dan diamalkan dan itu menjadi dasar pemersatu berkehidupan berbangsa dan bernegara. Begitu pun juga untuk UUD 45, NKRI dan Bhinekaan tunggal ika. Sebagai rangkuman pemersatu bangsa.

Pancasila adalah pandangan hidup bagi bangsa Indonesia yang asas-asasnya wajib diamalkan agar tercipta kehidupan yang aman dan tentram serta selaras dengan perintah Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, kita juga harus mengetahui dan memahami sejarah Pancasila agar kita selalu menghargai dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.

“Saya sebagai anggota MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat) punya kewajiban untuk terus mensosialisasikan Empat pilar kebangsaan. Sebenarnya itu konsesus berbangsa dan bernegara. Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka tunggal ika, ini adalah pilar-pilar yang kokoh untuk menopang tegaknya kehidupan berbangsa dan bernegara dan ini harus disosialisasikan kemanapun dimana pun, kesemua kalangan dan kewajiban bagi seluruh warga negara”. Tutupnya. (Tim)

Ops Patuh Toba 2025 Edukasi Keselamatan Lalu Lintas di Loket PT. KUPJ Medan

0

DETEKSI.co – Medan, Dalam rangka pelaksanaan Operasi Kepolisian Kewilayahan Patuh Toba 2025, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Utara kembali menggelar kegiatan edukasi dan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada para pengemudi dan pengurus angkutan di Loket PT. KUPJ, Jalan Sisingamangaraja, Medan, Jumat (18/7/2025).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kasatgas Preemtif Ops Patuh Toba 2025, AKBP Dr. Hendri Nupia Dinka Barus, S.H, S.I.K, M.M, didampingi oleh jajaran petugas dari Subsatgas Binluh dan Dikmas.

Dalam kegiatan ini, tim menyampaikan berbagai pesan keselamatan, serta pentingnya tertib berlalu lintas guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah Provinsi Sumatera Utara.

Tim memberikan edukasi kepada para driver dan pengurus PT. KUPJ mengenai pentingnya penggunaan helm SNI, kelengkapan kendaraan sesuai standar laik jalan, serta dampak buruk dari pelanggaran lalu lintas yang bisa berujung pada kecelakaan, kerugian materi, cacat permanen, hingga kematian.

Selain itu, petugas juga menghimbau para pengemudi agar selalu memarkirkan kendaraan dengan tertib dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya, sebagai wujud tanggung jawab dan etika berlalu lintas.

Para pengemudi dan pengusaha angkutan menyambut positif kehadiran Satgas Patuh Toba 2025. Mereka menyatakan kesiapan untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, sekaligus mendukung penuh program Polri dalam menciptakan budaya tertib di jalan.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif kami dalam menurunkan angka kecelakaan lalu lintas. Edukasi langsung ke lapangan sangat penting, terutama kepada para pengemudi angkutan umum yang memiliki tanggung jawab besar terhadap keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya. Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para driver, untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan membudayakan disiplin di jalan demi menyelamatkan nyawa,” ucap AKBP Dr. Hendri Nupia Dinka Barus selaku Kasatgas Preemtif.

Operasi Patuh Toba 2025 akan terus digelar secara berkelanjutan di berbagai titik di Sumatera Utara dengan mengedepankan pendekatan humanis namun tetap tegas terhadap pelanggaran yang ditemukan di lapangan. (Pea)

Dua Motor Patroli Diduga Menyenggol Nenek, Poldasu Sampaikan Permintaan Maaf dan Siap Tanggung Biaya Pengobatan

0

DETEKSI.co – Medan, Insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua unit sepeda motor patroli milik Ditlantas Polda Sumut terjadi di Jalan Sisingamangaraja, tepatnya di depan Rumah Sakit Mitra Medica, Kota Medan, Kamis (17/7/2025) sekitar pukul 10.15 WIB.

Peristiwa itu diduga menyebabkan seorang wanita lanjut usia bernama Rodiah (70) mengalami luka dan kini tengah menjalani perawatan intensif.

Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., membenarkan adanya insiden tersebut dan menjelaskan secara rinci kronologi kejadian berdasarkan informasi yang dihimpun dari personel di lapangan.

“Benar, pada Kamis pagi sekitar pukul 10.15 WIB telah terjadi insiden antara dua personel patroli kami dengan seorang ibu berinisial R, tepat di depan RS Mitra Medica. Ibu tersebut berada di bahu jalan, tepatnya di balik pohon, dan pada saat itu ada kendaraan truk yang melintas. Setelah truk melaju, kemungkinan hendak menyebrang kembali,” ujar Kombes Ferry.

Menurutnya, karena posisi Rodiah yang tak terlihat oleh petugas, Bripda RS yang mengendarai motor di belakang truk sempat berupaya menghindar ke kanan secara mendadak, namun bagian box belakang motornya tetap mengenai korban. Sementara satu petugas lainnya, Bripda AD, membuang kendaraan ke arah kiri untuk menghindari benturan.

“Ibu R terkena sabetan dari box kendaraan patroli kami yang dikemudikan Bripda RS. Jadi bukan ditabrak langsung, tetapi terkena efek dari gerakan menghindar tersebut,” jelasnya.

Disampaikan pula bahwa sebelum kejadian, Rodiah diketahui hendak menuju ke rumah sakit, namun sempat berbalik arah kembali ke tempat semula. Belum diketahui secara pasti alasan korban kembali menyeberang ke sisi jalan yang sama.

Saat ini, Rodiah tengah dirawat di RS Mitra Medica. Polda Sumut menyatakan siap menanggung seluruh biaya pengobatan dan memberikan bantuan kepada keluarga korban.

“Kami dari pihak Polda Sumatera Utara menyampaikan permintaan maaf kepada ibu Rodiah dan keluarganya atas insiden yang tidak diharapkan ini. Kami juga memohon maaf kepada masyarakat atas ketergangguan lalu lintas pagi tadi. Untuk proses selanjutnya, bila ditemukan adanya unsur kelalaian, tentu akan kami dalami lebih lanjut,” tegas Kombes Ferry Walintukan.

Pihak kepolisian juga memastikan bahwa penanganan insiden ini dilakukan secara transparan dan profesional, sesuai dengan prosedur yang berlaku. (Pea)

Viral Polisi Tilang Polisi, Wakasat Lantas : Pelanggar Lalu Lintas di Jalan Irian Barat Bukan Anggota Polri

0

DETEKSI.co – Medan, Terkait viralnya video yang menarasikan polisi menilang polisi, Wakasat Lantas Polrestatabes Medan, Kompol Budiono Saputro menegaskan jika pihaknya tidak pandang bulu dalam penegakan hukum.

Pelanggar lalu lintas yang terjadi di Jalan Irian Barat, Medan Timur bukanlah anggota Polri, melainkan keluarga anggota Polri bernama Aldi.

“Itu yang ditilang bukan anggota Polri, tapi keluarga anggota Polri,” ucapnya ditemui di Sat Lantas Polrestabes Medan, Jumat (18/7/2025).

Dijelaskannya, penilangan itu terjadi saat personel Sat Lantas melakukan patroli di sekitar lokasi. Saat itu, personel tersebut melihat pengendara sepeda motor berplat BK 2333 FY melawan arus dan tidak mengenakan helm. Petugas tersebut pun melakukan penegakan hukum dengan menilangnya.

“Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata yang bersangkutan tidak memiliki SIM.
Jadi kami sampaikan ini adalah pelanggaran yang menjadi prioritas. Perlu kami sampaikan saat ini kami sedang melakukan Ops Patuh Toba 2025,” tuturnya.

Budiono pun menegaskan jika Sat Lantas Polrestabes Medan tidak akan tebang pilih dalam penegakan hukum. Sekalipun yang melakukan pelanggaran merupakan anggota Polri itu sendiri.

“Jadi kami dari Sat Lantas tidak memilah-milah ataupun tebang pilih terhadap pelanggaran lalu lintas. Siapapun yang melanggar aturan lalu lintas kita akan melakukan penegakan hukum tilang, baik dari keluarga Polri maupun Polrinya sendiri,” katanya.

Disinggung penilangan yang dilakukan terhadap Aldi, personel Polsek Medan Timur, Aipda DS akhirnya menerimanya.

“Ada perdebatan biasa ya. Tapi akhirnya kan dari anggota Polsek Medan Timur akhirnya menerima dengan pelanggaran itu,” ujarnya.

Sebelumnya diketahui, viral di sosial media yang menunjukkan perdebatan antara dua petugas kepolisian di Jalan Irian Barat, Medan Timur, Kamis (17/7/2025). Dalam caption beberapa media sosial dikatakan insiden itu adalah polisi tilang polisi. (Pea)

Pendakwah Ustad Das’ad Latif, Rico Waas Hadiri Tahlilan Malam 40 Hari Wafatnya Kakak Zakiyuddin Harahap

0

DETEKSI.co-Medan, Suasana haru terasa dalam tahlilan malam ke- 40 hari wafatnya Almarhumah Rasyidah Wahyuni Harahap binti M Saleh Harahap kakak dari Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Jumat (18/6 7/2025). Selain tahlilan, malam 40 hari ini juga diisi dengan Doa dan Tahtim serta tausyiah agama.

Pada malam tersebut, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas hadir dan mengikuti acara yang digelar di kediaman Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Jalan Gurilla, Kelurahan Sei Kera I, Kecamatan Medan Perjuangan.

Acara yang dihadiri seribuan masyarakat kota Medan ini juga dirangkaikan dengan pengajian dan doa bersama mengenang meninggalnya almarhum M Soleh Harahap Bin Muktar Yakub Harahap dan Almarhumah Nurlaniah Siregar Binti Mangaraja Khatib Siregar yakni kedua orang tua dari Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap.

Menurut Rico Waas, kehadiran dirinya sebagai ungkapan rasa hormat dan empati kepada keluarga besar almarhum bapak M Soleh Harahap. Selain itu sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kota Medan.

“Saya berharap melalui acara Doa dan Tahlil ini keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan kesabaran dan kekuatan, khususnya sahabat saya Bang Zaki dan seluruh keluarga besar, “ujar Rico Waas.

Rico Waas juga berharap, doa dan tahlilan yang dilakukan ini dapat meningkatkan amal Soleh, serta mengingatkan kita semua akan kematian dan pentingnya untuk mempersiapkan diri menghadapi akhirat khususnya bagi masyarakat yang berhadir.

Sebelumnya, mewakili pihak keluarga Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap, Staf Ahli Bidang Hukum dan HAM Badan Intelijen Negara (BIN) yang juga merupakan adik kandung dari Almarhumah Rasyidah mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Medan beserta para pejabat , tokoh agama atas kehadiran dan meluangkan waktunya untuk dapat hadir pada acara doa dan tahlil tersebut

Selanjutnya Acara diisi dengan tausiah agama yang disampaikan Ustadz Das’ad Latif, pendakwah yang sering dikenal memberikan ceramah yang menyentuh dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan. Ceramahnya tentang peringatan 40 hari orang meninggal biasanya menekankan pentingnya amal jariyah, doa, dan permohonan ampunan untuk almarhum. Selain itu, ia juga mengingatkan tentang hakikat dunia yang fana dan pentingnya mempersiapkan diri untuk kehidupan akhirat. (Red/d)

Pemuda Lempar Batu ke Brimob Saat Eksekusi Lahan, Kepalanya Malah Bocor

0
Oplus_0

DETEKSI.co-Medan, Seorang pemuda bernama Trubus (30) menjadi sorotan saat membuat keributan dalam aksi demonstrasi terkait eksekusi lahan di Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sabtu (19/7/2025). Niat awalnya melempar batu ke arah personel Brimob Polda Sumut yang sedang berbaris usai apel tugas, justru berakhir dengan kepalanya sendiri yang bocor.

Trubus yang datang dengan mengendarai sepeda motor sport, tiba-tiba menerobos kerumunan massa dan berteriak-teriak memaki tanpa arah yang jelas. Dalam aksinya yang arogan, ia bahkan nyaris menabrak seorang jurnalis yang sedang meliput jalannya aksi.

Puncaknya, Trubus melempar batu ke arah aparat kepolisian. Lemparannya menyebabkan salah satu anggota Brimob mengalami luka, sehingga memicu kemarahan dan reaksi cepat dari petugas keamanan.

Saat hendak diamankan, Trubus sempat meronta dan entah bagaimana ia berhasil keluar dari kerumunan, namun kemudian terlihat mengalami luka di kepala dan pipi. Diduga, luka tersebut merupakan “hadiah” spontan dari aparat yang kesal akibat ulahnya.

Setelah sempat dirawat oleh tim Dokter Polisi (Dokpol) di lokasi, Trubus kemudian dibawa pulang oleh kerabatnya.

Salah satu warga, Toni, yang turut menyaksikan kejadian tersebut menyebut bahwa Trubus bukan bagian dari warga lingkungan 16, 17, dan 20 yang terlibat dalam aksi memperjuangkan hak atas tanah seluas 17 hektare.

“Dia datang tiba-tiba naik motor seperti koboi, lalu melempar batu ke arah aparat yang sedang membubarkan barisan. Situasi sudah kondusif saat itu, tapi ulah dia malah memicu kericuhan,” ujar Toni.

Aksi demonstrasi warga yang semula berjalan damai sempat diwarnai ketegangan akibat ulah provokatif Trubus. Namun situasi kembali terkendali setelah aparat berhasil menenangkan massa. (Boim)

Amsakar Buka Batam Investment Forum 2025, Dorong Optimisme Iklim Investasi

0

DETEKSI.co-Batam, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, membuka Batam Investment Forum 2025 yang digelar di Balairungsari, BP Batam, Kamis (17/7/2025).

Forum ini diinisiasi Bisnis Indonesia bersama BP Batam dengan didukung Bank Mandiri, Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia dan Apindo Batam.

Mengangkat tema Menjaga Daya Saing Batam: Mengurai Tantangan, Menata Strategi Pertumbuhan, forum bergengsi ini menjadi ajang strategi lintas sektor untuk bertukar gagasan dan merumuskan upaya strategis dalam mendorong daya saing investasi dan memperkuat posisi Batam sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi.

Dalam kesempatan tersebut, Amsakar Achmad bersama Li Claudia Chandra mengajak seluruh pihak untuk tetap optimis terhadap pertumbuhan ekonomi Batam di tengah dinamika global.

Menurut Amsakar, ada tiga alasan utama Batam harus optimis menatap masa depan. Pertama, secara historis, Batam didesain sebagai kawasan investasi.

Kedua, indikator makro ekonomi yang terus menunjukkan trend positif. Realisasi investasi tahun 2024 sebesar Rp 43,26 triliun atau mencapai 108,15 persen, dan tahun yang sama, surplus neraca perdagangan Batam sebesar USD 6,82 miliar serta kunjungan wisatawan hingga 1,32 juta orang.

Ketiga, Batam didukung infrastruktur dan ekosistem bisnis. Ada 31 kawasan industri, 135 industri shipyard, empat Kawasan Ekonomi Khusus dan tiga Proyek Strategis Nasional.

“Ekosistem bisnis di sini (Batam) memberikan kontribusi nyata terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. Maka, penting bagi kita untuk terus memperkuat daya saing, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga regional dan internasional,” jelasnya.

Lebih lanjut, Amsakar menambahkan perhatian pemerintah terhadap Batam begitu besar, dengan keluarnya dua regulasi strategis untuk memperkuat peran BP Batam dalam mengelola investasi, yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 dan 28 Tahun 2025. Regulasi itu mendelegasikan kewenangan dari kementerian/lembaga kepada BP Batam.

Hal itu, diyakini akan mempercepat proses investasi dan menyederhanakan birokrasi yang selama ini kerap menjadi kendala.

Amsakar beharap pentingnya Batam untuk aktif merespons dinamika regional, termasuk kebijakan tarif resiprokal 19 % dari Amerika Serikat yang dikhawatirkan dapat memberikan dampak kurang menguntungkan bagi iklim investasi.

“Mari kita kuatkan barisan, kita bangun energi positif untuk saling memperkuat satu sama lain,” pungkasnya.

Turut hadir Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra dan seluruh Deputi BP Batam serta lebih dari 150 peserta forum dari pelaku usaha, asosiasi, kawasan industri, akademisi, pemerintah dan perbankan.

Batam Investment Forum 2025 menghadirkan 4 narasumber dan menyampaikan perspektif strategis dalam memperkuat arah pertumbuhan ekonomi Batam yaitu Achmad Ma’ruf Maulana selaku Ketua Umum HKI Indonesia; Fary Francis selaku Anggota/Deputi Investasi dan Pengusahaan BP Batam; Dendi Ramdani sebagai Head of Industry and Regional Research PT Bank Mandiri (Persero) Tbk serta Firman Sumabrata selaku Vice President PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (Hendra S)