Beranda blog Halaman 387

Surat Klarifikasi Dugaan Suap dan Gratifikasi di Sekretariat DPRD Kota Medan “Tidak Dibalas” Ada Apa ?

0
Oplus_131072

DETEKSI.co-Medan, Surat permohonan klarifikasi kedua terkait dugaan suap dan gratifikasi pada kerjasama media di DPRD Kota Medan, kembali Pegiat Jurnalistik mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Rabu (14/05/2025) siang.

Hal ini ungkapkan Ketua Pegiat Jurnalistik, Yefita Zebua, S.P.W., kepada sejumlah awak media di gedung dewan itu menuturkan kedatangan pihaknya merupakan kedatangan yang kedua kalinya setelah sebelumnya pihaknya juga telah menyurati DPRD Kota Medan pada Rabu (07/05/2025) lalu.

“Supaya pemberitaan berimbang dan terverifikasi dengan baik, wartawan harus menguji informasi secara teliti melalui proses cek dan ricek, kali ini Pegiat Jurnalistik datang di sini untuk mengantar surat yang kami tujukan ke Ketua dan Sekertaris DPRD Kota Medan, meminta klarifikasi kedua terkait adanya dugaan suap dan gratifikasi pada kerjasama media. Pungli yang kami maksud adalah terkait dugaan pengutipan uang kepada sejumlah media pada uang kliping berita dan advertorial yang diduga disetor kepada staf kehumasan DPRD Kota Medan,” jelas Ketua Pegiat Jurnalistik.

Tudak hanya itu saja, dikatakan Yefita Zebua, pada surat yang mereka serahkan ke DPRD Kota Medan juga turut meminta klarifikasi terkait penyalahgunaan wewenang oleh pejabat sekertariat DPRD Kota Medan.

“Penyalahgunaan wewenang yang kami maksud adalah bertindak di luar batas kewenangannya, menggunakan jabatan untuk kepentingan pribadi atau golongan dan mengambil keputusan tanpa dasar hukum. Dalam hal ini, meski verifikasi media dinyatakan lengkap oleh humas DPRD Kota Medan, namun untuk dapat bekerjasama mendapatkan uang kliping dan advertorial harus mendapat restu dari koordinator wartawan yang ada di DPRD Medan. Inilah yang kami maksud penyalahgunaan wewenang. Yang punya anggaran DPRD Kota Medan, tapi kenapa koordinator wartawan yang menentukan media lain bisa kerjasama atau tidak,” tegas Yefita Zebua.

Sementara, Sekertaris Pegiat Jurnalistik, Irena Sinaga, SH., mengatakan, pihaknya menolak segala bentuk diskriminasi dan Pegiat Jurnalistik, kami tidak menginginkan ‘panglima talam’ lebih berkuasa, yang terkesan wartawan dibenturkan dengan sesama wartawan.

“Apa dasar hukum pihak pejabat sekretariat DPRD Kota Medan memberikan kewenangan kepada koordinator wartawan untuk menentukan siapa saja yang bisa menerima dana kliping dan advertorial,” ucap Irena dengan kesal.

Lalu, Pembina Pegiat Jurnalistik, Dofu Gaho, SH., yang turut hadir di gedung dewan itu menyoroti terkait adanya silang pendapat antara Kasi Humas dengan Kabag Persidangan Perundang-undangan. Menurut Kasi Humas, kerjasama ditentukan oleh Koordinator wartawan grup,  namun selang beberapa hari kemudian Kabag Persidangan Perundang-undangan dalam rilisnya mengatakan pihak Sekwan lah yang menentukan kerjasama sama media di DPRD Kota Medan.

“Ada apa silang pendapat ini terjadi, apakah ada ‘gula’ yang diperebutkan sehingga saling lempar tanggungjawab,” ujarnya dengan heran.

Saat ini, Pemerintah Prabowo sedang bersih-bersih, tambah Dofu Gaho, atas dasar itu sepatutnya Polda Sumut dan Kejaksaan Tinggi Sumut mengusut tuntas terkait dugaan gratifikasi dan suap pada kerjasama mendapatkan uang kliping berita dan advertorial.

Baca berita sebelumnya: https://deteksi.co/kewenangan-kordinator-wartawan-lebih-tinggi-dari-sekwan-dprd-medan-terkait-dapat-kue/

Tidak hanya persoalan kerjasama media, dari infomasi yang dihimpun, Pegiat Jurnalistik juga menyoroti terkait pengadaan komputer, pengadaan alat olahraga dan perawatan gedung. (Yz)

Merasa Tidak Ada Keterbukaan Pengunaan Dana Desa, Warga Desa Pematang Cengal Timur Demo Tunggal

0

DETEKSI.co-Langkat, Merasa tidak adanya keterbukaan terkait pengunaan dana desa pematang cengal timur, kecamatan tanjung pura, M. Ikhwan Fahmi yang mengatasnamakan pemuda pemerhati desa, melakukan demo tunggal kekantor desa pematang cengal timur, kecamatan Tanjung pura, Kabupaten Langkat Rabu (14/05/2025).

Dalam orasinya M. Ikhwan Fahmi menuntut agar pemerintah desa memperbaiki sistem perencanaan pembangunan desa yang melibatkan seluruh elemen masyarakat dari mulai musdus sampai penetapan perubahan APBDes, meminta penjelasan dan lampiran data pengunaan dana desa baik yang bersifat fisik dan non fisik tahun anggaran 2023 – 2024 dan 2025, Memberikan dan menyebarluaskan informasi terkait penggunaan dana desa baik melalui pelaksanaan pembangunan dan infografis desa.

Setelah berorasi beberapa menit di depan kantor desa, akhirnya M. Ikhwan Fahmi diterima oleh kepala desa pematang cengal timur Arusman di aula kantor desa tersebut, penyampaian aspirasi dan dialog terjadi dalam ruangan itu. Hingga akhirnya pemerintahan desa sepakat memperbaiki sistem perencanaan pembangunan desa yang melibatkan seluruh elemen masyarakat dari mulai musdus sampai penetapan perubahan APBDes, Melengkapi dokumen BLT DD tahun 2023 s/d 2025, Penjelasan dan lampiran data pengunaan dana desa baik yang bersifat fisik dan non fisik tahun anggaran 2023 – 2024 dan 2025, Memberikan dan menyebarluaskan informasi terkait penggunaan dana desa baik melalui pelaksanaan pembangunan dan infografis desa.

Kepala Desa Pematang Cengal Timur Arusman saat dikonfirmasi terkait aksi demo tunggal tersebut mengatakan bahwa iya sangat berterima kasih karena masih ada warga yang peduli dengan pembangunan desanya.

” Kami dari pemerintahan desa pematang cengal timur sangat berterima kasih masih ada warga yang peduli dengan pembangunan desa, meski ada sedikit kesalahpahaman, setelah kami jelaskan tidak ada masalah lagi, semoga kedepannya desa ini dapat lebih baik lagi ” terang Arusman.

Turut hadir dalam rapat tersebut BPD Pematang Cengal Timur, Kepala dusun, Babinkamtibmas dan tokoh masyarakat. (AR Lim)

Mantan Menko Polhukam Mahfud MD Ungkap Peringatan Megawati soal RUU Perampasan Aset

0
Foto pertemuan Ketum PDI-P Megawati Soekarnoputri dengan Menko Polhukam Mahfud MD di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Jakarta. © Istimewa
Foto pertemuan Ketum PDI-P Megawati Soekarnoputri dengan Menko Polhukam Mahfud MD di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Jakarta. © Istimewa

DETEKSI.co-Jakarta, Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengungkapkan, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri pernah memperingatkan bahwa Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset dapat disalahgunakan.

Awalnya, Mahfud bercerita soal RUU Perampasan Aset yang tidak kunjung disahkan, padahal ia sudah berulang kali meminta DPR mengesahkan RUU tersebut sehingga pemerintah pun berkali-kali mengajukan RUU Perampasan Aset.

“Makanya saya teriak-teriak di DPR, ‘Kalau Anda mau, disahkan dong ini RUU Perampasan Aset.’ Lalu ada yang bilang, ‘Ya pemerintah serius ndak? Kalau serius ajukan ke DPR.’ Lho, kan sudah tinggal disahkan,” ujar Mahfud dalam program Gaspol! Kompas.com, dikutip Selasa (13/5/2025).

“Saya ajukan lagi di bulan April atau Mei 2023, kita ajukan lagi nih surat presiden, tolong disahkan ini Undang-Undang Perampasan Aset, tapi enggak mau lagi, entah alasannya apa,” ucap dia.

Mahfud mengisyaratkan bahwa penolakan tersebut kemungkinan bukan semata-mata administratif, melainkan juga bernuansa politis.

Ia bahkan menyebut pernah mendapat respons satire dari Ketua Komisi III DPR saat itu, Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul, yang menyamakan DPR dengan “korea”.

“Nah, apa politisnya, kan gitu kan? Mungkin secara gurauan, mungkin diwakili oleh Pak Bambang Pacul, ‘Kalau pemerintah mau jangan ke kami. Kami ini kan korea,’ ‘ke sana,’ gitu,” ungkap Mahfud menirukan dialog yang ia alami.

Mahfud kemudian menceritakan pertemuannya dengan Megawati Soekarnoputri yang menyampaikan dukungan terhadap ide perampasan aset hasil kejahatan.

Namun, Megawati juga mengungkapkan kekhawatirannya soal potensi penyalahgunaan oleh aparat penegak hukum jika RUU itu langsung diberlakukan.

“Terus saya ketemu dengan Bu Megawati, bicara saya. Alasannya masuk akal, meskipun itu bukan satu-satunya alasan. ‘Pak Mahfud,’ kata Bu Mega, ‘kami setuju tuh Undang-Undang Perampasan Aset, bagus,’” kata Mahfud menceritakan dialognya dengan Megawati.

“‘Tapi kalau sekarang itu diberlakukan, itu akan terjadi korupsi lebih besar karena polisi dan jaksa itu bisa menggunakan undang-undang itu untuk memeras orang agar asetnya tidak disita, diberi surat bersih tapi bayar sekian.’ Dan itu betul, bisa terjadi,” ucap Mahfud.

Kapan RUU Perampasan Aset disahkan?
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan mendukung RUU Perampasan Aset untuk menjadi undang-undang.

Dukungan ini diungkapkan Prabowo saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2025 di Lapangan Monumen Nasional, Jakarta, Kamis (1/5/2025).

“Saudara-saudara, dalam rangka juga pemberantasan korupsi, saya mendukung Undang-Undang Perampasan Aset. Saya mendukung,” ujar Prabowo dalam orasinya, Kamis.

Kepala Negara menegaskan, tidak boleh ada kompromi terhadap para koruptor yang tidak mau mengembalikan uang hasil kejahatannya.

Akan tetapi, Wakil Ketua DPR Adies Kadir menyiratkan bahwa RUU Perampasan Aset belum akan dibahas bersama oleh DPR dan pemerintah dalam waktu dekat.

Adies menyebutkan, RUU Perampasan Aset baru akan dibahas setelah DPR menyelesaikan revisi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Adies beralasan, revisi KUHP akan memuat mekanisme ketentuan perampasan aset hasil tindak pidana.

“Seluruh pidana intinya di KUHAP. KUHAP ini nanti yang mengatur bagaimana tentang perampasan aset ini,” ujar politikus Partai Golkar itu.

Adies juga menyebutkan bahwa langkah tersebut diperlukan agar mekanisme perampasan aset tidak dilakukan atas dasar penyalahgunaan kekuasaan.

Meski demikian, dia menegaskan sejalan terhadap iktikad Presiden Prabowo Subianto yang mendukung hadirnya RUU Perampasan Aset sehingga akan mendorong komisi terkait untuk tidak berlarut dalam membahasnya.(Net)

Sumber, KOMPAS.com

Rico Waas: Peringatan Waisak Inspirasi Ciptakan Tata Kota Bersih, Tertib, Berkelanjutan

0

DETEKSI.co-Medan, Dalam konteks pembangunan kota medan, nilai-nilai universal dari Waisak menjadi inspirasi untuk menciptakan tata kota yang bersih, tertib, dan berkelanjutan.

Demikian disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melalui sambutan tertulis yang dibacakan Kadis Pariwisata Odi Anggia Batubara, pada Peringatan Hari Tri Suci Waisak di
Vihara Maha Manggala Jalan Karya, Senin (12/5/2025).

Dalam kegiatan yang dihadiri antara lain oleh Ketua Yayasan Vihara Maha Manggala Ramis itu, Odi menyampaikan, sisi penguatan pelayanan publik Waisak menjadi inspirasi untuk peningkatan mutu pendidikan dan kesehatan, hingga pengembangan ruang terbuka hijau dan sistem transportasi publik yang terintegrasi.

“Semua bertujuan menghadirkan Kota Medan yang layak dihuni semua golongan,” ujarnya seraya menambahkan Peringatan Waisak menjadi pemantik untuk membangun sinergi antara pembangunan fisik dan pembangunan spiritual masyarakat.

Dia menyebutkan Peringatan Tri Suci Waisak bukan hanya momentum religius, tetapi juga panggilan moral untuk memperkuat semangat pembaruan diri dan kepedulian sosial.

“Mengajarkan kita makna kehidupan yang penuh welas asih, disiplin batin, dan ketulusan dalam memberi manfaat bagi sesama makhluk,” ucapnya.

Menurutnya, ini selaras dengan semangat transformasi kota medan menuju kota yang humanis, energik, dan berbudaya.

Kota Medan, lanjutnya, rumah bagi keragaman, tempat di mana berbagai agama, budaya, dan suku hidup berdampingan dalam damai. Masyarakatnya menjunjung tinggi nilai toleransi dan saling menghormati sebagai kekuatan utama dalam membangun kota ini.

“Toleransi bukan hanya semboyan, melainkan napas keseharian warga medan, dan hal ini sejalan dengan tagline kita, Medan untuk Semua,” sebutnya.(Red/d)

Jalankan Program Urban Farming, Rico Waas Serahkan Mandat Kepada Koordinator Kecamatan Tani Merdeka Indonesia

0

DETEKSI.co-Medan, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyerahkan Mandat kepada Koordinator Kecamatan Tani Merdeka Indonesia Kota Medan. Diharapkan para Koordinator ini dapat menciptakan inovasi dan solusi dalam menjalankan tugasnya khususnya menciptakan ruang-ruang pertanian.

Mandat kepada Koordinator ini diserahkan Rico Waas pada kegiatan yang digelar DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Medan sekaligus Konsolidasi Pengurus dan Sosialisasi Pembentukan Koperasi Merah Putih di Aula Kantor UPT Penyuluhan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Medan, Jalan Keramat Indah, Medan Denai, Minggu (11/5/2025).

Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Ekbang Setda Kota Medan Agus Suriyono, Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Medan Gelora KP Ginting dan Plt Kabag Prokopim Agha Novrian serta Camat Medan Denai.

Dijelaskan Rico Waas, Kota Medan merupakan kawasan perkotaan. Oleh karenanya tantangan yang harus dihadapi kedepannya adalah bagaimana menciptakan ruang-ruang pertanian dan masyarakat ikut di dalam upaya tersebut. Salah satunya adalah program Urban Farming.

“Saya menginginkan program Urban Farming di kota Medan dapat berjalan. Oleh karena itu Para Koordinator Kecamatan Tani Merdeka Indonesia harus mengetahui bagaimana caranya menciptakan inovasi dan solusi dalam menjalankan fungsinya”, jelas Rico Waas.

Menurut Rico Waas, dalam menjalankan program Urban Farming, tidak hanya memanfaatkan lahan-lahan tidur yang ada di Kota Medan, tapi juga memungkinkan area perkantoran, gedung-gedung, ruko terutama di rumah dapat melakukan aktifitas penghijauan.

” Tani Merdeka Indonesia Kota Medan diminta juga dapat melibatkan dan memberdayakan masyarakat. Semoga bisa mengimplementasikan ide dan gagasan Presiden Prabowo dalam mewujudkan ketahanan pangan,” Ujar Rico Waas.

Selanjutnya Rico Waas juga menaruh harapan besar kepada para petani. Sebab, peranan mereka sangat besar dalam kehidupan masyarakat. Jika petani enggan menjalankan profesi dan aktivitasnya, maka sektor ketahanan pangan dan kebutuhan masyarakat akan terganggu.

“Begitu besar peran tani di Kota Medan. Kalau lah mereka tidak melakukan aktivitas pertanian, maka akan makan apa kita?,” sebut Rico Waas.

Sebelumnya Ketua Tani Merdeka Indonesia Kota Medan, Agus Suriyono, menjelaskan bahwa Tani Merdeka Indonesia Kota Medan baru dilantik 21 Desember 2024. Pihaknya sudah berkomitmen untuk senantiasa mendukung seluruh kegiatan yang telah dilakukan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kelautan Kota Medan.

Menurut Agus, posisi kota Medan yang merupakan daerah perkotaan dengan luas lahan yang ada tidak memungkinkan untuk mengembangkan sektor pertanian. Oleh karena itu Tani Merdeka Indonesia Kota Medan akan bergerak di sektor urban farming.

“Fokus kami di kota Medan adalah Urban farming. kami sudah berkonsolidasi dengan Kelurahan termasuk Kepling seluruh pekarangan dan lahan kosong harus dimanfaatkan untuk lahan pertanian”, jelas Agus Suriyono sembari menambahkan pihaknya juga mengembangkan sektor peternakan baik itu unggas dan perikanan untuk mencegah stunting di kota Medan.(Red/d)

Kenali 8 Tanda Ginjal Bermasalah

0
Ilustrasi ginjal. tanda ginjal Anda mengalami masalah, kenali sebelum terlambat © Freepik/ibrandify
Ilustrasi ginjal. tanda ginjal Anda mengalami masalah, kenali sebelum terlambat © Freepik/ibrandify

DETEKSI.co-Ginjal adalah organ penting yang berfungsi menyaring limbah dari darah, menjaga keseimbangan cairan, serta mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Namun, fungsi ginjal bisa menurun akibat berbagai kondisi.

Jika dibiarkan, masalah pada ginjal dapat berdampak serius dan bahkan mengancam nyawa.

Maka dari itu, selain menerapkan gaya hidup sehat, penting juga mengenali gejala-gejala ketika ginjal mulai bermasalah.

Lalu, apa saja tanda-tanda ginjal bermasalah?

Tanda ginjal bermasalah
Mengenal tanda-tanda ginjal bermasalah bisa berguna untuk mendukung upaya diagnosis dini dan pengobatan.

Berikut adalah tanda-tanda ginjal bermasalah yang harus segera ditangani:

1. Perubahan kebiasaan kencing
Dilansir dari Health Line, salah satu gejala awal gangguan ginjal adalah adanya perubahan kebiasaan dalam buang air kecil.

Beberapa hal yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Lebih sering membuang air kecil, terutama pada malam hari
  • Lebih jarang buang air kecil dibandingkan biasanya
  • Urine tampak berbusa atau bergelombang, yang bisa menandakan adanya kebocoran protein ke dalam urine.
  • Kehadiran darah dalam urine, yang mungkin terlihat berwarna merah muda atau gelap.

2. Pembengkakan di area tertentu

Ketika fungsi ginjal menurun, organ ini tidak mampu mengeluarkan kelebihan garam dan cairan dari tubuh secara efektif.

Akibatnya, bisa terjadi pembengkakan, terutama pada bagian kaki, pergelangan kaki, dan kadang-kadang di sekitar mata.

Bengkak di sekitar mata merupakan tanda awal hilangnya protein akibat ginjal yang rusak.

3. Kelelahan
Masalah ginjal dapat menyebabkan penumpukan limbah dan racun dalam darah.

Hal itu bisa membuat penderitanya merasa sangat lelah atau lemah, bahkan setelah beristirahat.

Kelelahan ini dapat terjadi karena tubuh penderita tidak membuang limbah dengan benar, dan darah mungkin memiliki lebih sedikit sel darah merah untuk membawa oksigen.

4. Nafsu makan buruk
Jika ginjal tidak menyaring dengan baik, racun akan menumpuk dan dapat memengaruhi perut.

Penderita mungkin kehilangan nafsu makan, merasa mual, atau bahkan muntah, terutama di pagi hari.

Beberapa orang juga mengeluhkan adanya rasa tidak enak atau seperti logam di dalam mulut mereka.

5. Kram otot
Ginjal berperan dalam menjaga keseimbangan mineral penting seperti kalsium dan fosfor.

Ketika ginjal tidak berfungsi dengan baik, keseimbangan ini dapat terganggu, yang bisaa memicu kram atau kejang otot.

Selain itu, menumpuknya zat sisa di dalam tubuh juga dapat menyebabkan kulit menjadi kering dan gatal.

6. Tekanan darah tinggi
Dikutip dari Medical News Today, ginjal juga berfungsi dalam membantu mengatur tekanan darah.

Jika ginjal rusak, tekanan darah dapat meningkat dan menjadi sulit dikendalikan.

Tekanan darah tinggi juga dapat merusak ginjal lebih lanjut, sehingga menciptakan siklus yang berbahaya.

7. Sesak napas
Ketika fungsi ginjal menurun, cairan berlebih menumpuk bisa di paru-paru dan menyebabkan kesulitan bernapas.

Penumpukan cairan di sekitar jantung juga bisa menimbulkan rasa nyeri atau tekanan di dada.

Gejala-gejala ini tergolong serius dan memerlukan penanganan medis segera.

Perlu diingat, mengalami satu atau dua dari gejala tersebut belum tentu berarti Anda memiliki masalah ginjal.

Namun, jika sebagian besar gejala tersebut muncul, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sambil menunggu, jaga kesehatan ginjal dengan menerapkan pola makan bergizi, rutin berolahraga, dan mencukupi asupan udara putih.

8. Masalah tidur
Terdapat berbagai faktor yang menjelaskan mengapa penyakit ginjal kronis (CKD) dapat memengaruhi kualitas tidur.

Salah satunya adalah penumpukan racun dalam aliran darah akibat fungsi ginjal yang melemahkan, yang dapat menyebabkan kesulitan tidur.

Obesitas adalah faktor utama penyebab CKD dan obstructive sleep apnea, yang dapat membuat penderita terbangun berulang kali sepanjang malam.

Itulah informasi terkait tanda tanda ginjal bermasalah. Siapa saja sangat dianjurkan untuk segera berkonsultasi dengan dokter jika mengalami kondisi yang dicurigai sebagai gejala ginjal bermasalah.(Net)

Sumber, KOMPAS.com

Gubsu Bobby Nasution Berencana Bentuk PDAM seperti Konsep Danantara

0
Foto: Gubernur Sumut Bobby Nasution. (Kartika Sari/detikSumut)
Foto: Gubernur Sumut Bobby Nasution. (Kartika Sari/detikSumut)

DETEKSI.co-Medan, Gubernur Sumut Bobby Nasution berencana membentuk PDAM di Sumut seperti konsep Danantara. Konsep ini dinilai dapat membantu penyaluran air bersih ke wilayah-wilayah yang selama ini masih kesulitan mendapatkan air bersih, seperti di Kepulauan Nias.

“Kalau boleh sama-sama lebih lanjut PDAM Sumut ini kita buat seperti Danantara. Tapi khusus untuk pengaliran air atau PDAM kabupaten/kota,” ungkap Bobby, Senin (5/5/2025).

Bobby menyebutkan bahwa permasalahan penyaluran air bersih ini menjadi perhatian penting di beberapa kabupaten/kota, khususnya di Kabupaten Nias Barat.

“Jadi provinsi punya saham di semua PDAM kabupaten/kota, sehingga nanti kebutuhan air yang masih kurang seperti di Nias Barat masih belum ada air yang memadai, ini kita bisa intervensi,” kata Bobby.

Lebih lanjut, Bobby menyebutkan bahwa pembiayaan dalam pengaliran air ini nanti akan melalui Bank Sumut.

“Pembiayaannya dari Bank Sumut sehingga kebutuhan air masyarakat ini bisa dieksekusi dengan cepat tanpa alasan APBD tak cukup,” ujarnya.

Rencana ini, kata Bobby, masih dalam pembahasan. Ia menyebut, apabila semua bupati/wali kota sepakat, maka konsep tersebut akan dibahas lebih lanjut.

“Saran saja dikit kita punya PDAM semua, kecuali Kota Medan yang enggak punya, karena di bawah provinsi. Kalah boleh saran, ini semangat yang selalu dimiliki Presiden Indonesia. Bagaimana BUMD disatukan asetnya, sehingga punya evaluasi yang besar dan menciptakan pembiayaan besar,” ucapnya.

“APBD-nya harus di efisiensi katanya, bapak ibu untuk air tidak kena ke situ. PDAM ini, berjalan dengan hal-hal besar. Sehingga melayani seluruh masyarakat Sumut. Jika setuju, ini akan kita bahas lebih lanjut sehingga memberi pelayanan terbaik untuk masyarakat,” sambungnya.(mjy/mjy)

Sumber, detik.com

Kepala Biro Setda Kota Medan Hadiri HUT Ke 10 Sekaligus Lantik Pengurus Pedagang Pasar Laucih

0

DETEKSI.co-Medan, Kepala Biro Perekonomian Setda Kota Medan Regen MSi secara resmi melantik Pengurus Ikatan Pedagang Pasar Induk Laucih Medan (IPPIM) dan sekaligus merayakan Hari Ulang Tahun Pasar Induk Laucih yang ke-10, Sabtu (10/5/2025) malam.

Kegiatan dilaksanakan di Pasar Induk Laucih di Kecamatan Medan Tuntungan. Hadir dalam kegiatan itu Kabiro Perekonomian Pemerintah Provinsi Sumut, Poppy Marulita Hutagalung MT, Kepala Biro Perekonomian Medan, Regen MSi, Plt Dirut PUD Pasar Medan Imam Abdul Hadi beserta jajaran direksi, pengelola pasar Jaman Ginting dan Rukun Sembiring, Kadis PU Kota Medan, Camat dan Kapolsek Medan Tuntungan.

Regen yang mewakili Wali Kota Medan, Rico Tri Bayu Waas menegaskan bahwa pemerintah Kota Medan mendukung kegiatan positif untuk meningkatkan perekonomian dan mengucapkan selama HUT Pasar Induk Laucih.

Adapun tema dari kegiatan ini adalah Pasar Induk Maju Bersama Pasar Induk Sejahtera Bersama. Tujuannya untuk kesejahteraan pedagang.

“Tema kegiatan ini sama dengan visi misi bapak Walikota Medan, bapak walikota sangat serius untuk meningkatkan kesejahteraan kepada pedagang. Tema ini harus terus digaungkan,” ungkap Regen.

Menurutnya, manajemen pasar, PUD Pasar Kota Medan harus peduli terhadap pasar ini, agar pasar ini bisa lebih baik.

“Sehingga kalau ada orang belanja terasa nyaman, para pedagangnya juga harus berkolaborasi dengan PUD Pasar Kota Medan dan pengelola pasar ini. Pengelola pasar dan IPPIM juga harus bersinergi,” tuturnya.

Regen mengaku bahwa Pasar Induk Laucih ini sangat strategis, banyak menjual kebutuhan masyarakat Kota Medan.

“Lewat pasar ini kebutuhan masyarakat Kota Medan dan Sumut bahkan keluar Sumut juga banyak, jadi kami (Pak WaliKota Medan) berkepentingan agar kebutuhan masyarakat Kota Medan terpenuhi,” tambahnya.

“Kota Medan menjadi tolak ukur inflasi, jadi pasar induk ini harus diperhatikan, cabai bawang merah dan lainnya bisa memenuhi kebutuhan warga Kota Medan,” ucapnya.

Kemudian, Regen mengaku bahwa HUT ada dua makna, pertama hari kelahiran hari bahagia, kedua harus ada refleksi.

“Artinya di HUT ini kita harus bisa evaluasi berkaca diri untuk lebih baik. Terakhir, kami juga meminta kepada pengurus IPPIM yang berkompeten agar menjadi wadah yang bisa dimanfaatkan seluruh pedagang yang ada di Pasar Induk Laucih ini,” terangnya.

Plt Dirut PUD Pasar Kota Medan, Imam Abdul Hadi mengucapkan HUT Pasar Induk Laucih yang ke-10 tahun.

“Kami manajemen PUD Pasar Kota Medan berharap agar di HUT ini mendatangkan keberkahan dan kebaikan bagi pedagang, pengelola dan pengurus IPPIM yang baru dilantik ini,” tuturnya.

Menurut Imam, pasar ini bukan untuk transaksi saja, tapi sudah menjadi tempat berinteraksi bertegur sapa.

“Inilah pasar terluas di Kota Medan luasnya kurang lebih 12 hektar. Pasar ini harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kota Medan dan sekitarnya,” tambahnya.

Imam menambahkan dulunya tempat ini adalah kios, tapi berkat kerjasama seluruh pedagang, pengelola pasar dan PUD Pasar Kota Medan. Dapat dirubah menjadi pasar yang terbuka sesuai keinginan pedagang.

“Tujuannya agar menjadi tempat distribusi bagi masyarakat. Kami juga mengajak seluruhnya untuk bersatu padu menyatukan visi dan misi untuk kemajuan pasar ini kedepan. Mudah-mudahan pasar ini semakin berkembang dan strategis fungsi dan manfaatnya. Pelayanan lebih baik harus kita jaga selalu, kebersihan dan tetap aman. Para pedagang sangat bahagia sekali dengan adanya hut ini,” terangnya.

Pengelola pasar, Rukun Sembiring SE mengaku sudah bersinergi dengan pedagang dan pengurus IPPIM yang dilantik.

“Kami selaku pengelola sudah berkolaborasi dengan pedagang, memberikan ruang, keamanan juga kami jaga disini. Kami juga sudah melakukan yang terbaik untuk kesejahteraan pedagang sesuai dengan visi misi yang telah diterapkan, yaitu Pasar Induk Maju Bersama Pasar Induk Sejahtera Bersama,” tuturnya.

Adapun pengurus IPPIM yang dilantik sebagai :

Ketua Umum adalah Nismahwati Boru Singarimbun, Wakil Ketua Rido Tunisa Sitepu, Rita Delpina Boru Sitepu, Yanti Sospiana Boru Tarigan dan Sastra Sitepu.

Sekretaris Umum Rimma Boru Sitepu, Wakil Sekretaris Sempurna Kaban, Hardika Yanta, Suardi Sembiring, Siman Sinulingga, Sridah Boru Sitepu dam Sridah Boru Sitepu.

Bendahara Umum Supredo Sembiring, Wakil Bendahara Sion Juliana Boru Sembiring, Aprida Boru Sitepu, Norlia Boru Kaban, Susi Boru Tarigan, Panca Simorangkir, Mira Boru Sinulingga dan Evarida Boru Depari. (Tim)

Tarif AS-China Turun Sementara, Positif bagi Rupiah dan Ekonomi Indonesia

0

DETEKSI.co-Jakarta, Pemerintah Amerika Serikat (AS) dan China menyepakati pemangkasan tarif impor produk masing-masing negara selama 90 hari ke depan.

Kesepakatan ini dinilai bisa meredakan ketegangan global dan memberi angin segar bagi perekonomian Indonesia.

Ekonom Universitas Paramadina Wijayanto Samirin menilai, hasil perundingan dagang di Swiss antara kedua negara merupakan langkah positif.

“Perundingan antara China dan AS di Swiss merupakan progress bagus. Ini positif bagi ekonomi dunia dan Indonesia. Ketidakpastian global akan mereda, rupiah akan makin stabil,” ujar Wijayanto kepada Kontan.co.id, Selasa (13/5).

Menurutnya, kestabilan nilai tukar sangat krusial saat ini, mengingat Indonesia harus melakukan refinancing utang yang jatuh tempo pada Juni 2025 sebesar Rp 800 triliun, serta rencana penerbitan utang baru senilai Rp 600 triliun–Rp 800 triliun tahun ini.

Wijayanto memprediksi, pemangkasan tarif tersebut bisa saja menjadi kebijakan permanen.

“Saya berharap dan menduga, tarif AS untuk produk China sebesar 30% dan tarif China untuk produk AS sebesar 10% selama 90 hari itu pada akhirnya akan dipermanenkan,” ujarnya.

“Sementara untuk negara lain, saya duga tarif ekspor ke AS juga akan dipatok permanen di level 10%.”

Ia juga menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam negosiasi dagang Indonesia dengan AS. “Lebih baik menunggu perkembangan. Jangan sampai overshooting deal terlalu cepat tetapi hasilnya kurang optimal,” tegasnya.

Sebagai informasi, tarif tinggi sebelumnya diberlakukan pada Januari setelah Presiden AS Donald Trump mengenakan tarif 145% atas impor dari China. Sebagai balasan, China menetapkan tarif 125% terhadap produk AS.

Setelah pertemuan dagang selama akhir pekan di Swiss, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengumumkan bahwa kedua negara sepakat menurunkan tarif secara timbal balik sebesar total 115%.

Kini, tarif AS atas produk China dipangkas menjadi 30%, dan tarif China atas produk AS menjadi 10% untuk jangka waktu 90 hari. (Net)

Sumber, KONTAN.CO.ID

Warga: Ambulance Kok Dipakai untuk Kondangan? Polres Mesuji Membenarkan Peristiwa Laka Lantas

0

DETEKSI.co-Mesuji, Sebuah Mobil Ambulance milik Desa Sumber Rejo, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji Lampung mengalami laka lantas di jalan lintas timur, tepatnya di sekitar Masjid Islamic Center Desa Wira Bangun, Kecamatan Simpang Pematang.

Salah seorang warga desa yang tidak mau menyebutkan namanya menuturkan Ambulance itu dipakai untuk antar orang sakit atau orang yang sudah meninggal, bukan untuk kondangan, katanya.

Terkonfirmasi peristiwa ini lewat postingan di akun Facebook bernama “Khamami Elfinah” disebut sebut milik pribadi eks Bupati Mesuji.

“Mobil Ambulance Desa Sumber Rejo tadi malam dini hari laka lantas sepulang di pakai kadesnya kondangan di Jaya sakti. Seharusnya Ambulance itu hanya dipakai membawa orang sakit atau meninggal dunia, bukan untuk kondangan apalagi misalnya mabuk-mabukkan, atau pacaran di dalam ambulan tidak baik seperti itu”, begitulah bahasa mantan Bupati Mesuji di Facebooknya.

Peristiwa yang memilukan ini diakui Kades Rejo Mulyo Sukiman, katanya saya dapat telfon langsung dari Kades Maulana, mengabarkan kalau dirinya mengalami laka lantas, lalu kami kata Kades Sukiman bersama rekan lainnya langsung putar balik untuk melihat dan menolong Kades Maulana.

Usai melihat dilokasi, mereka membawa korban ke RSUD Ragam Begawe Caram, begitulah informasi yang dihimpun dari berbagai sumber media ini.

Sementara Kanit Laka Lantas Polres Mesuji, Ipda Predi mewakili Kapolres Mesuji AKBP Muhammad Haris membenarkan peristiwa tersebut.

“Ya benar peristiwa tersebut, Laka Lantas itu terjadi sekitar pukul 00:30 WIB di KM 178 dan Laka Lantas itu melibatkan dua kendaraan yakni, mobil ambulance milik Desa Sumber Rejo dengan satu unit sepeda motor yamaha vixion warna putih tanpa nomor polisi, ” jelasnya.

Pengendara motor vixion itu dikendarai oleh Solihin (40) tahun, beliau warga Pesawaran yang bekerja di PT. TBL dan beliau mengalami luka luka dan Kades Maulana dalam keadaan sehat, ujar Kanit Laka Polres Mesuji.

Saat ini, anggota Lantas Polres Mesuji sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan apa penyebab kecelakaan. “Anggota kami juga sedang memeriksa korban yang ditabrak di RSUD Ragam Begawe Caram,” ungkap Ipda Predi. (Yusri)