DETEKSI.co – Labuhanbatu, Bupati Labuhanbatu dr.Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM menyampaikan pidato pertamanya setelah resmi dilantik bersama Wakil Bupati H. Jamri, ST untuk periode 2025-2030, di ruang Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Labuhanbatu, Jl. Ujung Bandar Rantauprapat, Kecamatan Rantau Selatan. Rabu (5/3).
Mengawali pidatonya, Maya Hasmita menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat kepada dirinya dan Wakil Bupati untuk memimpin Kabupaten Labuhanbatu. Ia kemudian menjelaskan visi yang diusung bersama Wakil Bupati, yakni “Labuhanbatu Cerdas Bersinar” dengan 7 misi.
“Yaitu, 1. Meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas untuk semua.
2. Meningkatkan Kemandirian dan Ketahanan Pangan. 3. Mempererat tata kelola pemerintah yang efektif dan efesien. 4. Meningkatkan perlindungan sosial dan pengembangan budaya. 5. Membangun Desa dan Menata Kota berbasis potensi wilayah secara tematik. 6. Melanjutkan pengembangan infrastruktur yang ramah lingkungan dan meningkatkan mitigasi bencana dan ke 7. Mengembangkan inovasi daerah, ekonomi kreatif, dan pariwisata,” ujarnya
Bupati Maya Hasmita juga menyampaikan program hasil terbaik cepat yang direncanakan, diantaranya: Mendukung pemberian makanan gizi gratis, penurunan angka kematian ibu dan anak, penuntasan UHC BPJS Kesehatan, pembangunan Sekolah unggulan SD dan SMP, menata Kawasan perkotaan, peningkatan indeks pertanaman dan produktivitas, serta optimalisasi tata kelola Pemerintahan yang baik.
Diakhir pidatonya Bupati Maya Hasmita mengucapkan terimakasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu periode 2019-2024 yang telah bekerja keras membangun Kabupaten Labuhanbatu.
“Kami akan melanjutkan perjuangan ini dengan segenap hati dan mengajak kedua pihak untuk bersama-sama berkolaborasi membangun Kabupaten Labuhanbatu,” ucap Maya.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua DPRD Labuhanbatu Arjan Priadi Ritonga selaku pemimpin Sidang Paripurna DPRD penyampaian sambutan pidato awal Bupati/Wakil Bupati pasca dilantik pada 20 Februari 2025 lalu secara serentak bersama Kepala Daerah lainnya oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta.
“Segenap jajaran Pimpinan DPRD Kabupaten Labuhanbatu mengapresiasi dan ucapan terimakasih kepada Bupati dan Wakil Bupati masa jabatan 2019-2024 atas pengabdian dan dedikasi selama mengemban tugas dan tanggungjawabnya. Serta Kepada Bupati dan Wakil Bupati yang baru, kami berharap dapat mengemban tugas dengan amanah,” pungkasnya.
Untuk diketahui, sebelumnya telah dilaksanakan penandatanganan berita acara serah terima jabatan dari Plt. Bupati Labuhanbatu periode 2024-2025 kepada Bupati Labuhanbatu periode 2025-2030.(Dn)
DETEKSI.co-Medan, Kabar bahagia untuk seluruh warga Kota Medan. Pasalnya di tahun ini, Pemerintah Kota (Pemko) Medan kembali menggelar Mudik Gratis Lebaran dengan tajuk ‘Mudik Bareng Pemko Medan 2025’. Di tahun ini, Pemko Medan akan memberikan kuota untuk 4.000 penumpang.
“Tahun 2025 ini, Pemko Medan kembali menyelenggarakan kegiatan Mudik Gratis. Total kuota penumpang yang disiapkan pada tahun ini sebanyak 4.000 orang,” ucap Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Suriono S.SiT MT, Rabu (5/3/2025).
Diungkapkan Suriono, pada Mudik Bareng Pemko Medan 2025 ini, sebanyak 4.000 penumpang tersebut akan diberangkatkan ke-12 kota tujuan.
Adapun 12 kota tujuan yang dimaksud, yakni Medan – Pakpak Bharat (40 orang), Medan – Sidikalang (40 orang), Medan – Tarutung (80 orang), Medan – Sibolga (160 orang), Medan – Rantau Prapat (400 orang), Medan – Kota Pinang (160 orang), Medan – Sibuhuan (400 orang), Medan Gunung Tua (480 orang), Medan – Sipirok (240 orang), Medan – P. Sidempuan (400 orang), Medan – Panyabungan (1.120 orang), dan Medan – Natal (480 orang).
Dikatakan Suriono, Pemko Medan akan membuka pendaftaran Mudik Gratis tersebut mulai tanggal 10 – 14 Maret 2025 mulai Pukul 09.00 – 15.00 WIB.
“Untuk lokasi pendaftarannya akan kita buka di Taman Ahmad Yani, Kota Medan,” ujarnya.
Mengingat kuota hanya terbatas untuk 4.000 orang, Suriono mengimbau kepada masyarakat agar segera mendaftarkan diri begitu pendaftaran dibuka pada tanggal 10 Maret. Sebab, pendaftaran akan langsung ditutup begitu kuota telah penuh.
“Jadi bila misalnya kuota 4.000 penumpang itu sudah penuh di hari pertama pendaftaran (10 Maret) atau hari kedua pendaftaran (11 Maret), maka pendaftaran akan langsung kita tutup. Pendaftaran tidak perlu menunggu sampai tanggal 14 Maret seperti yang kita umumkan saat ini,” katanya.
Dijelaskan Suriono, setelah selesai melakukan pendaftaran, masyarakat dapat mengambil tiket mudik pada tanggal 17 – 19 Maret 2025 di Taman Ahmad Yani.
“Pengambilan tiket kita gelar di tanggal 17 – 19 Maret pada Pukul 09.00 – 15.00 WIB. Untuk pengambilan tiket, lokasinya tetap di Taman Ahmad Yani,” jelasnya.
Sementara untuk keberangkatan, sambung Suriono, akan dilakukan selama dua hari, yakni pada tanggal 26 dan 27 Maret 2025.
“Untuk keberangkatan akan kita gelar pada tanggal 26 dan 27 Maret 2025 di Jalan Pulau Pinang (Lapangan Merdeka) Kota Medan,” tuturnya.
Tak sampai disitu, Suriono menerangkan bahwa Pemko Medan akan melengkapi kebahagiaan masyarakat yang ingin Mudik Gratis bersama Pemko Medan dengan sejumlah fasilitas yang disiapkan.
“Untuk setiap pemudik, kita akan berikan makanan ringan (snack) untuk berbuka puasa, satu kali makan gratis, kaos, hingga bingkisan lebaran (goodiebag),” pungkasnya. (Red/d)
DETEKSI.co-Medan, Membangun Kota Medan tentunya membutuhkan dukungan penuh dari semua pihak, termasuk unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Terkait itu, Rabu (5/3/2025), Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersilaturahmi dengan Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen di Gedung DPRD Kota Medan. Silaturahmi ini diharapkan semakin memperkuat sinergitas Pemko Medan dan DPRD Medan sehingga pembangunan yang dilakukan berjalan lancar.
Dalam pertemuan yang juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Medan H Zulkarnaen dan H Rajudin Sagala, Asisten serta sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan, dibahas sejumlah isu krusial yang menjadi perhatian masyarakat.
Dikatakan Rico Waas, pembangunan yang dilakukan butuh dukungan penuh dari semua pihak seperti mengatasi persoalan sampah, penurunan stunting hingga memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Oleh karenanya alumni SMP Negeri 1 dan SMA Negeri 2 Medan ini mengajak DPRD Medan untuk bersama membangun Kota Medan lebih baik lagi ke depannya.
“Saya berharap melalui momen silaturahmi ini dapat membangun sinergi dan kerjasama yang baik sehingga dapat membuat Kota Medan jauh lebih baik lagi ke depannya. Di samping itu pelayanan yang diberikan kepada masyarakat juga lebih optimal,” kata Rico Waas.
Sementara itu, Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen menyampaikan, DPRD Kota Medan sebagai lembaga legislatif siap mendukung program-program pembangunan yang telah dicanangkan. Meski demikian, imbuhnya, dewan tetap menjalankan fungsi pengawasan secara optimal demi kepentingan masyarakat.
“DPRD Kota Medan berkomitmen mendukung Pemko Medan dalam pengelolaan anggaran yang transparan dan tepat sasaran. Kami siap mendukung berbagai program inovatif di antaranya penuntasan kemiskinan di perkotaan, penurunan stunting serta program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kota Medan,” jelas Wong Chun Sen. (Red/d)
DETEKSI.co-Medan, Menyikapi instruksi Presiden Prabowo Subianto agar tidak terjadi kenaikan harga bahan pangan sehingga meresahkan masyarakat di bulan puasa, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas langsung turun memantau harga bahan pokok (bapok) di Pasar Petisah Medan, Rabu (5/3/2025) pagi. Selain stabil dan ada yang cenderung turun, khusus cabai rawit, bawang merah dan bawang putih harus diwaspadai.
Tepat pukul 07.55 WIB, Rico Waas tiba di lokasi dan langsung melakukan pemantauan didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait setelah lebih dahulu melihat daftar harga bapok yang disampaikan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Medan. Selanjutnya, orang nomor satu di Pemko Medan itu mendatangi los sayuran, telur, sembako, ayam potong serta daging sapi.
Selain menanyakan harga bahan pangan, pria kelahiran Medan 5 Juli 1986 ini juga menampung keluhan sejumlah pedagang terkait kondisi pasar yang berada di basement Pasar Petisah tersebut. Selain kurangnya lampu penerangan, blower yang ada juga tidak berfungsi sehingga membuat pedagang maupun pembeli merasa gerah.
“Saya juga merasakan apa yang bapak dan ibu keluhkan tersebut. Lihat saja wajah saya, sudah berkeringat,” kata Rico Waas tersenyum.
Usai peninjauan pasar, Rico Waas menjelaskan, harga sejumlah bapok seperti beras, telur dan gula masih normal. “Kita juga tanyakan kepada para pedagang, bagaimana dengan Minggu lalu, mereka mengatakan tidak ada perbedaan. Bahkan, harga cabai merah hari ini turun,” ungkapnya.
Meski di Pasar Petisah mengalami penurunan, tapi Rico Waas mengaku ada mendapat laporan di sejumlah titik di Kota Medan harga cabai merah mengalami lonjakan yang cukup ekstrim dan tiba-tiba.
“Makanya, saya minta Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Medan untuk mengeceknya. Mengapa lonjakannya cukup tinggi? Kita akan cek pasokannya dari mana untuk dilakukan MoU agar bisa dilakukan penekanan harga,” jelasnya.
Dalam pemantauan yang dilakukan tersebut, Rico Waas juga mendapati harga cabai rawit juga mengalami lonjakan. Begitu juga dengan bawang merah dan bawang putih, imbuhnya, mulai mengalami kenaikan. “Indikasi ini harus kita waspadai,” ujarnya mengingatkan.
Terkait keluhan sejumlah pedagang soal kondisi pasar, alumnus Universitas Bina Nusantara jurusan Desain Komunikasi Visual ini membenarkannya. “Kita rasakan suhu (dalam pasar) kurang nyaman ya. Untuk itu saya minta dilakukan pembersihan. Meski belum dalam tahap pembenahan luar biasa, tapi harus diperhatikan. Sama seperti rumah, kalau kita biarkan lama kelamaan akan kotor. Jadi harus dibersihkan sehingga pedagang merasa perhatian dari Pemko Medan sampai ke titik itu juga,” paparnya.
Tidak hanya masalah harga bapok, Rico Waas dalam pemantauan juga melihat kondisi lantai dua dan tiga Pasar Petisah. Pria yang memiliki latar belakang desain grafis ini melihat jumlah tenant berkurang dan banyak kios yang kosong. Berdasarkan pengakuan sejumlah pedagang, penurunan ini terjadi pasca pandemi Covid-19.
Menyikapi hal itu, Rico Waas minta Kadis Koperasi UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Medan, Benny Iskandar Nasution yang ikut serta dalam pemantauan agar mengajarkan para pedagang bagaimana fungsi digitalisasi untuk memasarkan barangnya. “Ajarkan digitalisasi kepada para pedagang pelan-pelan. Tadi ada pedagang yang sudah berjualan 20 tahun tapi beliau nggak mengerti menggunakan handphone,” pesannya. (Red/d)
DETEKSI.co-Medan, Pemko Medan mendukung dan menyambut baik hadirnya aplikasi BKMQU yang digagas Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan. Di tengah perkembangan zaman yang saat ini berbasis teknologi aplikasi ini diharapkan dapat membantu dan mempermudah umat serta memakmurkan masjid.
Hal ini disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas diwakili Kadis Kominfo Kota Medan Arrahmaan Pane saat membuka sosialisasi penerapan aplikasi BKMQU sistem digitalisasi masjid di aula kantor MUI Kota Medan, jalan Nusantara, Selasa (4/3/25). Dalam sosialisasi ini hadir Wakil Ketua MUI Kota Medan Burhanudin Damanik, partner Aplikasi BKMQU, PT Cipta Era Digital, Sandi Ramadhan dan perwakilan Bank BCA Syariah, Putra Pratama Indra.
Dikatakan Kadis Kominfo, adanya aplikasi BKMQU ini tentunya sangat bagus di zaman sekarang ini yang berbasis digital. Pemko Medan sendiri saat ini juga telah terbiasa dengan sistem digitalisasi.
“Alhamdulillah Kota Medan mayoritas sudah menerapkan digitalisasi, dimana saat ini surat-surat tertentu sudah diberlakukan tandatangan elektronik. Dengan sistem ini lebih mempermudah dan mempercepat birokrasi “, kata Arrahmaan Pane.
Dijelaskan Kadis Kominfo, kedepannya Pemko Medan akan membuat sistem tandatangan elektronik ini di pelayanan publik tepatnya di kantor Kelurahan dan Kecamatan. Ini berlaku untuk surat tertentu, sehingga masyarakat tidak perlu datang ataupun ketemu dengan Lurah dan Camat untuk meminta tandatangan.
“Masyarakat hanya cukup mengisi form di aplikasi, nantinya surat tertentu tersebut sudah ditandatangani secara elektronik oleh Lurah dan Camat kemudian bisa di langsung diprint. Jadinya tidak ada bahasa lagi di tengah masyarakat Lurah dan Camat tidak ada dikantor. Mudahan-mudahan bisa terwujud tahun ini, karena kita tinggal menunggu regulasinya”, ujar Arrahmaan Pane.
Menurut Arrahmaan Pane, kita harus mengikuti dan menyesuaikan dengan perkembangan zaman yang ada. Seperti halnya saat ini hampir seluruh orang memiliki handphone android dan menggunakan WhatsApp untuk berkomunikasi. Oleh karena itu nantinya kita juga akan terbiasa menggunakan Aplikasi BKMQU ini.
“Kami Pemko Medan mengajak seluruh BKM masjid ayo kita sambut aplikasi BKMQU ini. Karena saya melihat didalamnya banyak menu yang dapat mempermudah BKM masjid dan masyarakat. Saya juga berharap kedepannya aplikasi ini dapat lebih dikembangkan lagi”, ucap Kadis Kominfo.
Arrahmaan Pane menambahkan, Aplikasi BKMQU ini sebenarnya pengembangan dari kertas ke digital. Artinya apa yang kita tulis di kertas dan tabel dituangkan ke aplikasi digital. Sehingga kita harus membiasakannya.
Sebelumnya Wakil Ketua MUI Kota Medan, Burhanudin Damanik menjelaskan bahwa sosialisasi penerapan Aplikasi BKMQU ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para BKM masjid yang ada di Kota Medan terkait aplikasi BKMQU dimana ini merupakan sistem digitalisasi masjid.
“Dengan sistem digitalisasi masjid ini nantinya umat yang ingin bersedekah, infaq dan membayar zakatnya dapat melalui aplikasi BKMQU yang pembayarannya akan langsung masuk ke rekening masjid masing-masing. Selain itu dengan aplikasi ini juga akan tercatat secara digital besaran jumlah sedekah, infaq dan zakat dari umat”, jelasnya.
Menurut Burhanudin, penerapan Aplikasi BKMQU ini merupakan salah satu bentuk suatu kemajuan kita khususnya umat Islam di era teknologi informasi. Artinya di era digitalisasi saat ini kita umat Islam harus lebih maju agar tidak ketinggalan.
“Kita manfaatkan teknologi di era digital dengan merubah sistem yang selama ini kita lakukan manual. Jadi kami berharap Ketua MUI Kecamatan dapat memberikan pemahaman kepada umat terkait aplikasi ini agar diterima dengan baik”, jelasnya. (Red/d)
Keterangan gambar : Bupati dan Wakil Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom dan Ariston Tua Sidauruk menyampaikan pidato Perdana pada rapat paripurna DPRD Samosir, di gedung DPRD setempat.(Deteksi.co.id/hotdonnaibaho)
Deteksi.co.id – Pangururan, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menyampaikan pidato perdana pada rapat paripurna Istimewa DPRD yang digelar di gedung DPRD Kabupaten Samosir, Senin (4/3/2025).
Mengawali pidatonya, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom didampingi Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh stakeholder dan lapisan masyarakat Samosir atas kesuksesan penyelenggara pemilihan kepala daerah serentak pada tanggal 27 November 2024 yang lalu, dapat berjalan dengan damai, aman dan lancar.
Vandiko Gultom mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kerja keras, partisipasi, dan kontribusi dari seluruh penyelenggara pemilu, terlebih kepada seluruh masyarakat Samosir, yang telah memberikan kepercayaan kepada pasangan Vandiko Timotius Gultom dan Ariston Tua Sidauruk untuk melanjutkan pembangunan di Kabupaten Samosir yang kita cintai ini.
Seperti diketahui bahwa pada hari kamis, 20 Februari 2025 yang lalu, pasangan Vandiko Timotius Gultom – Ariston Tua Sidauruk, resmi dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Samosir Periode 2025-2030 oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Negara.
Dengan pelantikan tersebut, Bupati Samosir mengajak seluruh stakeholder bergandengan tangan, bahu-membahu, dan bersatu untuk membangun Kabupaten Samosir.
Untuk kepemimpinan 5 tahun kedepan, Bupati dan Wakil Bupati Samosir mengusung visi “Samosir Unggul, Inklusif, dan Berkelanjutan”
Dengan 3 (tiga) misi sebagai berikut:1. meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing;2. memantapkan kemandirian ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan berbasis pertanian, pariwisata didukung infrastruktur berkualitas;3. mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, responsif, berintegritas dan adaptif.
Dengan merumuskan 7 (tujuh) program unggulan yang segera dituntaskan antara lain:1. peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat;a. “berantas” (berobat tanpa batas);b. “lanjutkan” (layanan jaminan untuk tenaga kerja rentan);c. “ramos pantas” (rantang Samosir penurunan angka stunting);
2. peningkatan kemampuan pendidik dan tenaga kependidikan, pemberian beasiswa pada pelajar/mahasiswa berprestasi dan kurang mampu dengan “kartu samara (Samosir marsikkola)”;3. pemerataan pembangunan infrastruktur antara lain a. jalan;b. irigasi dengan energi terbarukan;c. air bersih, sanitasi;d. peningkatan kualitas rumah tidak layak huni “Samosir papaga” (pature padenggan bagas);e. manajemen pengelolaan persampahan;.
4. pembangunan pariwisata Samosir dengan melibatkan pelaku ekonomi kreatif berazas 6A (attraction, amenities, ancillary, activity, accessibilities dan available package); “kalender fiesta (festival wisata)”;5. peningkatan kualitas tenaga kerja dan produk unggulan umk berdasarkan potensi wilayah dengan program “Samosir nalas (naik kelas)” melalui penyediaan dana pinjaman permodalan bunga 0 (nol) persen.
6. peningkatan produktivitas pertanian melalui penyediaan sarana dan prasarana pertanian, pupuk organik dan bibit yang merata; “pangula na ture” & “mencetak petani milenial” untuk mendukung peningkatan ketahanan pangan berkelanjutan;. 7. pengelolaan dan pemanfaatan ruang yang berkelanjutan; serdadu data (konservasi daya dukung dan daya tampung).
“Visi dan misi yang kami usung adalah hasil evaluasi dan proses diskusi dengan berbagai stakeholders pembangunan di kabupaten samosir, dan sebagai langkah untuk mewujudkan komitmen politik dalam membangun Kabupaten Samosir” terang Vandiko
Dengan amanah yang diberikan masyarakat, Vandiko mengatakan dalam periode kedua ini semakin banyak tantangan dan beban mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjaga semangat kebersamaan sebagai kunci utama membangun Kabupaten Samosir ini.
“Kemajuan Kabupaten Samosir akan dapat kita wujudkan, jika kita melakukannya secara bersama-sama. Mari kita lanjutkan dan tingkatkan keharmonisan serta sinergitas yang selama ini telah terbangun dengan baik, termasuk dengan segenap pimpinan dan anggota DPRD serta seluruh stakeholder pembangunan di Kabupaten Samosir” ungkap Vandiko
Vandiko menambahkan untuk mewujudkan visi Indonesia tahun 2025-2029 yaitu bersama Indonesia maju menuju Indonesia emas 2045 sebagaimana tertuang dalam peraturan presiden nomor 12 tahun 2025 tentang rencana pembanguan jangka menengah nasional 2025-2029, yang diterjemahkan dalam 8 misi yang disebut dengan asta cita.
17 program prioritas dan 7 program quick-win, Presiden Prabowo Subianto membutuhkan sinergitas dan kolaborasi seluruh unsur penyelenggaran pemerintahan mulai dari pemerintah pusat sampai pemerintah daerah.Salah satu langkah kebijakan strategis yang diambil dalam melaksanakan sinergitas tersebut adalah dengan menerbitkan instruksi presiden Republik Indonesia nomor 1 tahun 2025 tanggal 22 januari 2025 .
Bertujuan untuk terselenggarakannya 17 program prioritas dan 7 program quick-win dengan pendekatan efisiensi anggaran dan mencegah kebocoran.
“Dengan Inpres ini seluruh pemerintah daerah termasuk kita, pemerintah Kabupaten Samosir wajib untuk melaksanakan Inpres tersebut. Dalam menjawab kebijakan efisiensi ini, kita dituntut harus melakukan langkah-langkah inovatif dalam meningkatkan pendapatan asli daerah sebagai sumber pembiayaan stategis untuk pembangunan di Kabupaten Samosir kedepan” kata Vandiko
Diakhir Pidatonya, Bupati Samosir , kembali menyampaikan terima kasih kepada segenap masyarakat Kabupaten Samosir yang telah memberikan amanah untuk menahkodai Kabupaten Samosir 5 tahun kedepan.
Mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun tanah leluhur Samosir sebagai titik nol peradaban batak dan tempat menjalankan perikehidupan.
“Perbedaan pandangan dan paham politik semasa Pemilukada yang lalu biarlah menjadi proses pembelajaran berdemokrasi bagi seluruh warga Samosir. Mari kita merajut persatuan untuk samosir yang unggul, inklusif, dan berkelanjutan” ucap Vandiko mengakhiri
Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk yang hadir bersama istri Kennauli Sinaga, dengan penuh kebahagiaan menyapa dan memperkenalkan diri. Ariston berharap dengan selesainya seluruh proses politik, seluruh stakeholder, masyarakat dan pemerintah dapat bersatu membangun Kabupaten Samosir. “Mari kita menyatukan persepsi , bekerjasama dalam membangun Samosir kedepan” kata Ariston singkat.
Ketua DPRD Kabupaten Samosir Nasip Simbolon berharap Bupati dan Wabup menjalankan pemerintahan yang lebih baik “good goverment”, meningkatkan pelayanan, pemberdayaan, pengabdian kepada masyarakat, serta segera menuntaskan program yang belum tercapai pada periode sebelumnya. Termasuk untuk segera mengisi kekosongan jabatan dan meningkatkan sinergitas dengan lembaga DPRD. “DPRD Menyambut hangat dan mengucapkan selamat kepada Bupati dan Wabup Samosir masa jabatan 2025-2030” ucap Nasip
Akibat kebijakan Efisiensi yang dilakukan pemerintah pusat saat ini, Nasip meminta maaf kepada masyarakat apabila ada program yang sudah diusulkan tidak tercapai tahun ini.
Kedepan, Nasip mengatakan Pimpinan DPRD dan Anggota bersama Bupati dan Wabup akan berusaha melobi dana dari pusat guna mewujudkan kebutuhan masyarakat.
“Banyak janji yang kami sampaikan, akibat kebijakan pemerintah pusat, kami akan melakukan efisiensi, agar kita semua saling memahami apabila sudah ada kegiatan yang sudah disampaikan dalam Musrenbang dan reses DPRD tidak terwujud. Kami bersama Bupati bukan mengindahkan kegiatan yang ditetapkan, tapi ini semua bagian instruksi pemerintah atasan” terang Nasip.
Rapat Paripurna dibuka Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon didampingi Wakil Ketua DPRD Osvaldo Simbolon, Sarhocel Tamba.
Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Samosir, Forum koordinasi pimpinan daerah Kabupaten Samosir, Sekretaris Daerah Marudut Tua Sitinjak, para Staf Ahli Bupati dan Asisten Sekretaris Daerah, Sekwan Ricky R. Rumapea, Kadis kominfo immanuel Sitanggang dan para pimpinan perangkat daerah, para camat se-Kabupaten Samosir, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, insan pers.(hot).
Keterangan gambar : Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom, Wabup Ariston Tua Sidauruk bersama pimpinan dan anggota DPRD, menyaksikan Ketua DPRD menandatangani 13 Propem Perda yang sudah ditetapkan.(Deteksi.co/hotdonnaibaho
Deteksi.co – Pangururan, DPRD Samosir menetapkan 13 program pembentukan peraturan daerah (Propem/Perda) tahun 2025, melalui keputusan bernomor : 100.3.3/170/11/KPTS/SMSR/ 2025, Selasa (5/3/2025) di gedung DPRD Samosir. Usulan Propem/Perda ini datang dari Bupati Samosir.
Keputusan tersebut ditandatangani Ketua DPRD Nasip Simbolon disaksikan Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, Wabup Ariston Tua Sidauruk dan
Wakil Ketua DPRD Osvaldo Simbolon dan Sarhocel Tamba, pada rapat paripurna.
13 Propem Perda yang diputuskan untuk tahun 2025 antara lain Ranperda tentang pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adat, tanah Ulayat Batak dan pemanfaatannya; Ranperda tentang RPJPD tahun 2025-2045.
Kemudian, Ranperda tentang Bangunan Gedung; Ranperda tentang RPJMD tahun 2025-2029; Ranperda tentang rencana induk pengembangan pertanian; Ranperda tentang pengelolaan sampah; Ranperda tentang pemberian insentif dan kemudahan investasi.
Selanjutnya, Ranperda tentang perubahan kedua atas perda nomor 8 tahun 2016 tentang pembentukan perangkat daerah; Ranperda tentang sistim manajemen pendidikan; Ranperda tentang perubahan perda nomor 3 tahun 2016 tentang pencalonan, pemilihan, pengangkatan, pelantikan dan pemberhentian kepala desa.
Serta Ranperda tentang kawasan tanpa rokok; Ranperda tentang BUMD aneka usaha; Ranperda tentang pengelolaan air limbah domestik.
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengatakan pembahasan dan penetapan Propem Perda tahun 2025 merupakan komitmen untuk membangun dan membentuk infrastruktur hukum penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dengan berbagai regulasi peraturan daerah yang bermuara pada perwujudan cita-cita penyelenggaraan pemerintah daerah yaitu efektifitas pelaksanaan pemerintahan, percepatan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat.
“Secara umum, program pembentukan Perda selama tahun 2025 memiliki tujuan dan konstruksi hukum yang saling berkaitan satu sama lain, bertujuan untuk percepatan pembangunan dan kesejahteraan serta akan menjadi pedoman dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan,” kata Vandiko
Pembentukan Perda yang diprogramkan, diharapkan akan dapat menumbuhkembangkan budaya dan kesadaran hukum seluruh pemangku kepentingan guna terciptanya keharmonisan dan keselarasan hidup dalam bingkai bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta akan mendukung visi misi pembangunan Kabupaten Samosir.
” Kami berkeyakinan dengan kerjasama yang baik dan saling pengertian yang terjalin baik antara eksekutif dan legislatif, Ranperda ini nantinya dapat dibahas dan melahirkan peraturan yang baik, taat azas, berkeadilan, mempunyai kepastian hukum serta dapat memberi manfaat yang baik,” harap Vandiko.
Ketua DPRD Samosir, Nasip Simbolon menyebutkan pembahasan Propem Perda guna mewujudkan fungsi legislasi DPRD.
Dengan adanya program pembentukan Perda ini, ia berharap Kabupaten Samosir semakin tertib, terencana dan tidak tumpang tindih. Untuk itu ditekankan pentingnya kerjasama Pemkab Samosir dalam melengkapi dokumen, sehingga Ranperda menjadi dasar hukum penyelenggaraan pemerintahan dapat mewujudkan tatanan kehidupan masyarakat yang lebih baik.(hot)
DETEKSI.co-Langkat, Tim penjaringan pemilihan kepala dusun desa pasar rawa, kecamatan gebang melakukan penjaringan kepada calon kepala dusun VII Tangkahan Batak melalui tes wawancara dan ujian tertulis. Ujian dilaksanakan di aula kantor desa pasar rawa, 28 Februari 2025.
Untuk tim penguji pihak pemerintah kecamatan gebang mengundang dosen STAI – JM Tanjung pura sebagai penguji. Sebanyak 2 calon kepala dusun mengikuti seleksi tersebut, namun warga menduga soal yang diujikan saat itu telah bocor kepada salah satu calon kadus.
Seperti yang disampaikan Mendrova (55) warga dusun VII tangkahan Batak, iya menduga soal dari dosen STAI – JM tersebut telah dibocorkan kepada salah satu calon.
“Kami menduga soal tersebut telah dibocorkan kepada salah satu calon Karen untuk tes wawancara, sebut saja si A dianggap kalah dengan saingannya sebut saja si B, namun di ujian tertulis si A dengan mudah menyelesaikan soal tersebut dengan nilai tertinggi dari si B terang Mendrova (55).
“Dengan hasil ujian tersebut Kami merasa kurang puas ” tambahnya, Selasa (04/03/2025).
Sementara itu Fransiskus (54) warga yang sama mengungkapkan bahwa ia merasa tidak yakin dan percaya atas hasil ujian atau seleksi tersebut, Beliau mencurigai ada rekayasa dan permainan.
Saat dikonfirmasi ketua STAI – JM Tanjung pura M.Saleh melalui pesan WhatsApp terkait dugaan tersebut, meski terlihat telah dibaca namun M. Saleh belum memberikan jawaban sampai berita ini di tayangkan, Rabu (05/03/2025). (AR Lim)
Badan jalan yang longsor di Dusun Lau Kitik Desa Bukit Lau Kersik Kecamatan Gunung Sitember Kabupaten Dairi. (istimewa)
DETEKSI.co – Dairi, Badan jalan menghubungkan Dusun Lau Kitik Desa Lau Kersik Kecamatan Gunung Sitember – Dusun Lubuk Raya Desa Lae Merkelang Kecamatan Siempat Nempu Hilir Kabupaten Dairi putus total, akibatnya arus transportasi untuk produksi pertanian terhenti.
Hal itu dikatakan Hotmatio Rajagukguk (28) kepada wartawan melalui sambungan telepon, Senin (3/3/2025) malam.
Disebutkan, ekses jalan yang ambruk menyebabkan petani meradang karena sejumlah komoditas seperti jagung, kakao, kemiri, durian dan lainnya tidak bisa dijual. Longsor terdapat pada 2 titik di Dusun Lubuk Raya. Satu titik sepanjang 4 meter dan longsoran ke dua sepanjang 10 meter hingga kedalaman sekira 15 meter.
“Keretapun (sepeda motor-red) tidak bisa lewat”, kata Hotmatio
Diterangkan, sekitar 500 orang penduduk Dusun Lau Kitik, bertani ke Desa Lae Markelang. Dua desa tersebut bertetangga. Seluruh hasil tani, biasanya dipasarkan ke Tigalingga, namun dampak jalan putus hasil tani tertahan dan menumpuk.
Nilai ekonomi produksi yang tertahan cukup tinggi. Seyogianya , dari penjualan jagung saja, seorang petani dapat memperoleh hasil penjualan belasan juta, belum lagi dari penjualan jenis komoditas lain. Nilai ekomoni dimaksud berpotensi hilang bila buah tersebut keburu membusuk dan akses jalan tidak tertangani.
Diuraikan, jalan putus terjadi pekan lalu menyusul guyuran hujan deras yang terjadi dalam tempo lama.
Hotmatio menyebut, bencana alam dimaksud sebenarnya sudah terjadi sejak Desember 2024, namun waktu itu, bagian badan jalan masih ada yang tersisa sehingga masih dapat dilalui menggunakan roda 2.
“Kalau mobil, sudah sejak akhir tahun lalu tidak dapat melintas. Kondisi sekarang, jalan putus total dan tidak bisa lagi dilalui kenderaan roda 2”, sebutnya.
Kepala Desa Bukit Lau Kersik, Mangiring Sinurat mengatakan, kondisi itu telah dilapor kepada Camat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“Tim BPBD sudah turun, tetapi, belum dipastikan kapan akan diperbaiki. Katanya, tidak ada anggaran”, ujar Sinurat. (NGL/JLO)
DETEKSI co-Langkat, Mengawali hari pertama bertugas sebagai Bupati Langkat, H. Syah Afandin, SH, bersama Wakil Bupati Tiorita Br Surbakti, SH, menggelar buka puasa bersama dengan Forkopimda, organisasi masyarakat, tokoh agama, dan masyarakat Langkat. Acara ini sekaligus menjadi momentum pelepasan Tim Safari Ramadhan Pemkab Langkat Tahun 1446 H/2025 M serta pengantar tugas bagi mantan Penjabat (Pj) Bupati Langkat. Kegiatan ini berlangsung di Jentera Malay, Rumah Dinas Bupati Langkat, Senin (3/3/2025).
Acara diawali dengan pemberian santunan kepada 20 anak yatim, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Selanjutnya, tausiah disampaikan oleh Ustadz Prof. Dr. Lahmuddin Lubis, M.Ed, yang memberikan pesan spiritual kepada seluruh hadirin.
Dalam sambutannya, Bupati Langkat Syah Afandin menegaskan komitmennya untuk terus mendengar saran dan masukan dari seluruh elemen masyarakat guna mewujudkan visi “Langkat yang Maju, Sehat, Sejahtera, Religius, dan Berkelanjutan.
” Saya terus meminta saran dan masukan guna membangun Langkat yang lebih baik. Mari kita bersama-sama bersinergi untuk kemajuan daerah yang kita cintai ini,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
“Semoga di bulan yang penuh berkah ini, kita semua dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menjadi pribadi yang lebih baik,” harapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Langkat juga melepas Tim Safari Ramadhan yang akan berkeliling ke berbagai kecamatan untuk menyapa masyarakat dan mempererat silaturahmi. Ia berpesan agar seluruh tim menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan dan niat ibadah.
” Saya berharap Tim Safari Ramadhan bisa membawa keberkahan serta menjalin hubungan erat antara pemerintah dan masyarakat Langkat,” tambahnya.
Sebagai bagian dari acara, Pemkab Langkat juga memberikan cendera mata kepada mantan Pj Bupati Langkat, H.M. Faisal Hasrimy, AP, M.AP, yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara.
Dalam sambutannya, Faisal Hasrimy menyampaikan rasa terima kasih dan permohonan maaf kepada seluruh Forkopimda dan ASN di lingkungan Pemkab Langkat.
“Semoga segala yang telah kita lakukan untuk membangun Langkat menjadi amal ibadah bagi kita semua,” ujarnya menutup sambutan. (Tim)