Beranda blog Halaman 451

Perdana Pimpin Apel Gabungan, Vikner Sinaga Ajak ASN Wujudkan Dairi Unggul Yang Terbaik

0
Bupati Dairi, Vikner Sinaga Pimpin Apel Gabungan, dia mengajak seluruh jajaran bersinergi menyatukan derap langkah mewujudkan visi dan misi Kabupaten Dairi yang Unggul yang Terbaik, Senin (3/3/2025). (Istimewa)
Bupati Dairi, Vikner Sinaga Pimpin Apel Gabungan, dia mengajak seluruh jajaran bersinergi menyatukan derap langkah mewujudkan visi dan misi Kabupaten Dairi yang Unggul yang Terbaik, Senin (3/3/2025). (Istimewa)

DETEKSI.co – Dairi, Bupati Dairi Vickner Sinaga memimpin Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di pelataran kantor Bupati Dairi, Senin (3/3/2025). Hal itu menjadi yang pertama dilakoni setelah dilantik menjadi Bupati.

Apel dimaksud turut dihadiri Wakil Bupati, Wahyu Daniel Sagala, Sekretaris Daerah Surung Charles Bantjin, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Pimpinan OPD, dan Camat se-Kabupaten Dairi.

Mengawali amanatnya, Vickner Sinaga menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Dairi atas dukungan dan partisipasi dalam pelaksanaan pilkada serentak 2024, sehingga pada tanggal 20 Februari 2025, dirinya bersama Wakil Bupati Dairi resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara.

“Mengemban amanah rakyat, bukanlah hal yang mudah, namun dengan dukungan dan kerjasama seluruh pihak, kami yakin Dairi yang lebih maju dan sejahtera, dapat diwujudkan”. sebut Vikner.

Disebutkan, untuk mewujudkan Dairi yang lebih maju dan sejahtera, seluruh ASN diajak untuk menerapkan nilai ASN BERAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif) dalam setiap tugas dan fungsi, karena tanpa peran serta ASN yang profesional dan berdedikasi tinggi, pemerintahan yang efektif dan efisien, sulit diwujudkan.

Bupati Dairi mengajak seluruh jajaran pemerintah untuk menyatukan derap langkah mewujudkan visi dan misi Kabupaten Dairi yang Unggul yang Terbaik untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera, berdaya saing dan pemerataan yang berkeadilan.

“Kata berkeadilan ini selalu di dengungkan oleh Presiden RI saat retreat kemarin. Misalnya apakah penyaluran bantuan sudah tepat sasaran atau belum, ini yang akan menjadi salah salah satu perhatian bersama,” sebutnya.

Diperlukan saran dan dukungan seluruh masyarakat. Ditandaskan, pemerintahannya bukan milik sekelompok orang atau golongan, namun milik masyarakat.

Ungkapan terimakasih juga disampaikan Vikner kepada jajaran ASN Dairi yang selama ini menunjukkan dedikasi, kerja keras dan semangat untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

“Selamat bekerja dan tetap semangat untuk memberikan yang terbaik bagi kabupaten tercinta,” sebutnya. (NGL/JLO)

Motif Dendam Kesumat, Kerabat Bunuh Ayah dan Anak Gunakan Racun

0

DETEKSI.co-Blora, Polisi menangkap satu orang berinisial MK yang diduga membunuh Muslikin (45) dan SK (9), yang merupakan ayah dan anak. MK diduga menggunakan racun tertentu untuk membunuh ayah-anak di Blora, Jawa Tengah, itu. Motifnya adalah dendam kesumat.

“Sakit hati dan dendam kepada korban,” kata Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto saat dimintai keterangan detikJateng melalui pesan singkat, Sabtu (1/3/2025).

Pelaku ditangkap di Bandara Samarinda, Kalimantan Timur, pada Selasa (25/2). Dia mengatakan pelaku merupakan kerabat korban.

“Alhamdulillah pelaku kasus pembunuhan di Kecamatan Ngawen dapat kami ungkap. (Pelaku) masih ada hubungan kerabat dengan korban,” jelasnya.

MK diduga telah merencanakan aksinya. Saat ini dia telah ditetapkan sebagai tersangka. Meski begitu, polisi masih melakukan pendalaman.

Kasus tewasnya ayah-anak di Blora itu awalnya tidak diketahui sebagai kasus pembunuhan, melainkan sempat dikira semacam bunuh diri dengan cara menenggak racun gulma pada Jumat (21/2) malam. Belakangan diketahui, ayah dan anak tersebut dibunuh orang.(Ril)

Setelah Wanita Tewas Ditabrak Warga Batu bara Blokir Rel Kereta Api

0

DETEKSI.co-Batubara, Satu video yang menampilkan sejumlah warga memblokir rel kereta api di Desa Lalang, Kecamatan Medan Deras, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara (Sumut) viral di media sosial. Warga memblokir rel kereta api karena menabrak seorang seorang wanita hingga tewas.

Dalam video yang dilihat, Jumat (28/2/2025) terlihat sejumlah warga membakar kayu di atas rel kereta api. Terlihat juga kereta api berhenti akibat pemblokiran yang dilakukan warga.

Salah satu warga, Suhendri, mengatakan jika warga bernama Betty berusia 40-an tewas ditabrak kereta api sekitar pukul 09.00 WIB. Korban disebut saat itu sedang hendak membuang sampah dengan berjalan kaki.

“Jalan kaki mau membuang sampah, di pinggir jalan arah Inalum kan ada warung, saat membuang sampah di situlah disambar kereta api, meninggal di tempat,” kata Suhendri saat dihubungi.

Suhendri menyebutkan jika warga yang kesal memblokir akses kereta api di lokasi. Warga memblokir rel kereta api mulai pukul 09.00-13.00 WIB.

“Masyarakat setempat memblokir akses jalan kereta api, dari jam 09.00 WIB sampai jam 1 siang ditutup,” sebutnya.

Disebut sudah ada 6-7 orang warga yang tewas ditabrak kereta api di Kecamatan Medang Deras dalam 2 bulan terakhir. Jumlah itu di luar korban selamat usai ditabrak kereta api.

“Kalau kejadian menabrak itu sudah 6 atau 7 orang sudah ada meninggal dalam kurun waktu 2 bulan ini, itu di luar kejadian patah tulang ya keadaan hiduplah,” ucapnya.

Suhendri menuturkan dulu sempat ada petugas di setiap persimpangan yang bertugas jika kereta api lewat. Namun dalam belakangan ini tidak ada lagi.

Warga kemudian menuntut agar dipasang palang di perlintasan sebidang di Kecamatan Medang Deras. Apalagi perlintasan itu dinilai cukup penting.

“Iya nggak ada palang (di perlintasan sebidang), harapan masyarakat setempat dipalanglah karena itu jalan umum ke Pagurawan,” tutupnya.(Ril)

Tantangan Ekonomi Era Prabowo Makin Sulit karena Daya Beli Masyarakat Melemah

0
Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudhistira, di Hotel Mercure Sabang, Kamis (25/1/2023). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan.
Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudhistira, di Hotel Mercure Sabang, Kamis (25/1/2023). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan.

DETEKSI.co-Jakarta, Ekonom sekaligus Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan, insentif atau diskon yang diberikan pemerintah sampai saat ini ialah bantalan ekonomi daya beli masyarakat yang semakin merosot. Dia menyebut, perekonomian di masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto akan lebih berat dibanding era Presiden Joko Widodo.

“Itulah dasar gelontoran insentif untuk jaga daya beli, berarti situasinya memang lebih berat dibanding tahun lalu atau periode Jokowi,” kata Bhima kepada kumparan, Minggu (3/2).

Sejumlah insentif dan diskon tertuang dalam paket stimulus ekonomi 2025 yang mencakup kelanjutan program di Ramadan dan Idul Fitri termasuk diskon tarif tol 20 persen, stabilisasi harga pangan, berbagai insentif bagi sektor properti, kendaraan listrik, dan industri padat karya.

Pemerintah juga tetap menjalankan program Makan Bergizi Gratis dan meningkatkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Langkah itu juga dinilai memperkuat daya beli masyarakat dan mendorong sektor usaha kecil dan menengah.

Sejumlah langkah strategis lainnya juga diambil untuk memperkuat fundamental ekonomi, termasuk revisi regulasi guna meningkatkan kemudahan berusaha, kebijakan penyimpanan devisa hasil ekspor sumber daya alam di dalam negeri, serta peluncuran Bullion Bank pada 26 Februari lalu.

Terbaru, pemerintah mengumumkan penurunan harga tiket pesawat ekonomi domestik hingga 14 persen selama periode mudik Lebaran. Kebijakan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat yang akan pulang kampung merayakan Idul Fitri bersama keluarga.

“Harga tiket pesawat ekonomi domestik secara keseluruhan selama kurang lebih 2 minggu itu diangka 13 hingga 14 persen harga penurunan tiketnya,” kata AHY dalam konferensi pers di Bandara Soekarno Hatta, Sabtu (1/3) dikutip Minggu (2/3).

Atas ragam insentif-diskon tersebut, Bhima memprediksi momen Ramadan dan Lebaran kali ini tetap belum mampu mendorong pertumbuhan ekonomi secara musiman.

Yang menjadi persoalan, ada insentif berhenti sebelum Ramadan seperti diskon tarif listrik 50 persen. Dia menyarankan, sebaiknya insentif listrik dilanjutkan hingga akhir tahun sehingga disposable income masyarakat bisa meningkat.

“Opsinya mungkin tidak 50 persen, bisa 30 persen untuk memberikan ruang fiskal sekaligus menjaga keuangan PLN,” lanjutnya.

Begitu banyaknya insentif yang diberikan pemerintah, Bhima memandang karena adanya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di sektor padat karya yang masif pada 100 hari lebih pemerintahan Prabowo.

Kata dia, pemerintah gagal dalam melindungi industri dalam negeri alias lebih sibuk menarik investasi baru dibanding mempertahankan industri yang sudah ada.

“Daya saing industri tekstil pakaian jadi terus melemah, sejalan dengan dibuka nya keran impor barang jadi melalui Permendag 8/2023. Pengusaha banyak yang bantir setir jadi importir ketimbang produsen manufaktur,” ungkap Bhima.

Menurut dia, tebaran insentif ini mempengaruhi kinerja APBN, kuncinya ada di skala prioritas hasil efisiensi anggaran yang lalu.

Bukan hanya memperbanyak insentif-diskon ke masyarakat saja, Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti menyarankan pemerintah mengalokasikan anggaran hasil efisiensi untuk program prioritas lain seperti pendidikan, swasembada pangan, dan hilirisasi industri.

“Tapi masalahnya kita tuh butuh insentif yang memang bisa mendongkrak produktivitas kita. Jadi men-generate aktivitas-aktivitas produktif ya, bukan aktivitas-aktivitas konsumsi gitu,” kata Esther, Minggu (2/3).

Sumber, kumparan.

Heran Ada Sekolah Minta Siswa Bayar Rp450 Ribu Buku Kenangan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Ambil Tindakan Tegas

0
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi usai mengikuti pelantikan Kepala Daerah di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2025). Ia mengatakan tak akan menggunakan mobil dinas. (Tribunnews.com/Taufik Ismai)
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi usai mengikuti pelantikan Kepala Daerah di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2025). Ia mengatakan tak akan menggunakan mobil dinas. (Tribunnews.com/Taufik Ismai)

DETEKSI.co-Jakarta, Penerapan buku kenangan yang harus dibayar siswa seharga Rp 450 ribu membuat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tak tinggal diam.

Fakta tersebut didapati Dedi Mulyadi manakala ada seorang guru yang bercerita kepada sang gubernur.

Mengutip dari akun Instagramnya @dedimulyadi71, Sabtu (1/3/2025) dalam obrolan tersebut, sang guru mengatakan ada kebiasaan di siswa untuk membuat buku kenanganan sekolah.

Biayanya Rp 150.000-450.000 per anak.

Kepala sekolah dan guru pun sudah menyarankan untuk mengubahnya ke bentuk digital disimpan dalam Google Drive atau platform lain.

“Tapi kalau yang sekarang sepertinya tanggung, Pak,” ujar guru tersebut ke Dedi Mulyadi.

Mendengar itu Dedi tampak heran.

Sebab semua kenangan anak bungsunya, Ni Hyang juga disimpan dalam bentuk digital, bukan berbentuk cetak yang rentan hilang atau rusak

Ia berharap sekolah-sekolah bisa mulai beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan mencari solusi yang lebih efisien bagi para siswa dan orangtua.

“Kita bisa simpan semua kenangan di akun Google Drive masing-masing. Kalau bentuk album fisik kan suka hilang,” kata Dedi, melansir dari Kompas.com.

Selain itu, ia juga menyoroti maraknya kegiatan wisuda di jenjang pendidikan dasar dan menengah.

Menurutnya, wisuda seharusnya lebih cocok untuk lulusan perguruan tinggi, seperti sarjana atau diploma.

“Saya melarang sekolah mengadakan wisuda untuk jenjang TK, SD, dan SMP. Buat saya, wisuda itu lebih cocok untuk S1 atau D3. Lebih baik kelulusan diselenggarakan sederhana di sekolah, seperti zaman dulu,” tegasnya.

Sebagai solusi, Dedi berencana membangun gedung pertunjukan di sekolah-sekolah agar berbagai kegiatan bisa dilaksanakan secara lebih efektif tanpa membebani orang tua.

“Nanti kami akan membangun ruang pertunjukan di setiap sekolah secara bertahap. Bisa digunakan untuk acara kelulusan, pertunjukan tari, musik, atau bahkan menonton film berkualitas,” jelasnya.

Menurut Dedi, langkah ini tidak hanya mengurangi beban biaya bagi orang tua, tetapi juga memberikan fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh siswa dalam berbagai kegiatan akademik dan non-akademik.

“Kegiatan sekolah tetap bisa berjalan, tanpa harus membebani orang tua dengan biaya tambahan. Yang penting, pendidikan tetap berkualitas dan anak-anak tetap bisa mengenang masa sekolah mereka dengan baik,” pungkasnya.

Sementara itu, setelah kepala sekolah (kepsek) di Depok, kini giliran kepsek SMA Negeri 1 Cianjur yang dicopot Dedi Mulyadi (Demul).

Hal ini disampaikan oleh Dedi Mulyadi melalui akun Youtube-nya pada Kamis (27/2/2025).

Dedi menjelaskan bahwa sebelumnya tim inspektorat dari Pemprov Jawa Barat diterjunkan ke SMAN 1 Cianjur tersebut.

Dari hasil pendalaman itulah diputuskan bahwa Kepsek SMAN 1 Cianjur dicopot.

Namun pencopotan Kepsek SMAN 1 Cianjur ini masih bersifat sementara, belum permanen.

“Kami sampaikan bahwa dua hari yang lalu kami menurunkan tim inspektorat ke SMA Negeri 1 Cianjur,” kata Dedi Mulyadi.

“Dan tadi malam sudah diputuskan dan disimpulkan bahwa hasil pemeriksaan kepala SMA Negeri 1 Cianjur dinonaktifkan sementara,” sambung Demul.

Dia mengatakan bahwa pencopotan ini masih bersifat sementara karena inspektorat masih melakukan pendalaman lebih lanjut.

Dedi tidak menyebut secara detil permasalahan yang menimpa Kepsek SMAN 1 Cianjur ini.

Namun Dedi menyebutkan bahwa hal ini terkait masalah keuangan di sekolah tersebut.

“Karena kami harus melakukan pendalaman terhadap berbagai kegiatan pengelolaan keuangan di SMA Negeri 1 Cianjur,” kata Dedi.

Tidak hanya SMAN 1 Cianjur, kata Dedi, investigasi masalah keuangan di sekolah akan terus dilakukan termasuk ke sekolah-sekolah lainnya di Jawa Barat.

Sehingga nanti bisa dibuat rekomendasi untuk kepentingan dunia pendidikan di Jabar.

“Dan itu juga akan terus kami lakukan ke seluruh SMA dan SMK di seluruh Provinsi Jawa Barat,” kata Demul.

“Sehingga kami bisa mendapatkan rekomendasi yang objektif untuk kepentingan dunia pendidikan,” imbuhnya.

Jika dalam pendalaman oleh inspektorat ini ditemukan adanya pelanggaran berat, maka Demul mengaku akan bertindak tegas.

Yaitu mencopot atau memecat kepala sekolah secara permanen.

Namun, kepsek yang dipecat itu nanti masih bisa bertugas di dunia pendidikan.

“Apabila kepala sekolahnya ditemukan kesalahan berat, dan tidak bisa lagi ditolerir, maka kami akan memutuskan diberhentikan permanen,” kata Dedi.

“Dan selanjutnya akan ditugaskan menjadi guru biasa di seluruh sekolah di Provinsi Jawa Barat,” sambung Dedi.

Dedi menyampaikan kepada seluruh orang tua siswa bahwa Pemprov Jabar sungguh-sungguh ingin membenahi pendidikan di Jawa Barat.

Pemprov Jabar bahkan mengeluarkan dana puluhan Triliun untuk meringankan beban pembiayaan yang dikeluarkan orang tua siswa.

“Kami sampaikan kepada seluruh orang tua siswa, Pemerintah Provinsi Jawa Barat hari ini sangat sungguh-sungguh membenahi pendidikan di Jawa Barat, meringankan pembiayaan yang dikeluarkan oleh orang tua,” katanya

“Karena kami sudah mengeluarkan uang puluhan Triliun. Tetapi kalau di sekolahnya masih ada pembebanan dan biaya yang tinggi, itu artinya bahwa subsidi yang diberikan puluhan triliun itu tidak ada maknanya,” ungkap Dedi.

Sumber, TRIBUNSUMSEL.COM

Wali Kota Medan Patroli Keliling Kota, Cegah dan Pastikan Tidak Ada Aktivitas Asmara Subuh

0

DETEKSI.co-Medan, Guna mencegah dan memastikan tidak adanya aktivitas asmara subuh yang kerap terjadi di bulan suci Ramadhan, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memimpin langsung patroli keliling kota dengan bersepeda motor, Minggu (2/5/25) subuh. Patroli yang dilakukan bersama tim gabungan Pemantauan dan Pencegahan Asmara Subuh ini bertujuan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi umat muslim yang menjalankan ibadah puasa.

Sebelum berpatroli, Wali Kota Medan Rico Waas memimpin apel tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI-POLRI, Satpol PP, Dishub dan jajaran Kecamatan di parkiran pusat perbelanjaan di jalan Gagak Hitam/ Ring road. Dalam apel yang dihadiri Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen, Sekda Wiriya Al Rahman, Forkopimda Kota Medan dan segenap Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Medan, Camat dan Lurah, Wali Kota Medan memeriksa barisan dan memberikan arahan kepada tim gabungan.

Usai apel, Rico Waas bersama Ketua DPRD dan Sekda Medan bersepeda motor melakukan patroli bersama tim gabungan. Patroli ini diawali dari Jalan Ring Road Gagak Hitam melintasi jalan Kasuari kemudian ke jalan Rajawali dan masuk ke jalan Sunggal.

Kemudian rombongan Wali Kota Medan patroli ke jalan Setia Budi, melintasi jalan Kenanga Raya dan kembali ke jalan Gagak Hitam/ Ring road hingga persimpangan jalan Gatot Subroto tepatnya di kawasan Mall Manhattan, selanjutnya kembali ke titik awal di parkiran pusat perbelanjaan.

Dikatakan Rico Waas, di bulan Ramadhan cenderung terjadinya aktivitas asmara subuh. Para remaja dan anak muda dalam asmara subuh itu berkonvoi mengelilingi kota sampai kebut-kebutan dan ugal-ugalan serta melakukan balapan liar sehingga membahayakan masyarakat termasuk diri mereka.

“Saya meminta kepada generasi muda agar berhenti melakukan asmara subuh karena sama sekali tidak memberikan manfaat dan malah cenderung merupakan perbuatan yang merusak. Tidak hanya merusak diri sendiri, tapi juga menyebabkan kegelisahan di tengah masyarakat dan berpotensi merusak fasilitas umum,“ kata Wali Kota Medan.

Rico Waas pun minta kepada jajaran Pemko Medan khususnya Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Perhubungan dan seluruh pihak yang terkait untuk bekerja sama dalam memantau dan mencegah agar para remaja dan anak muda tidak melakukan perbuatan yang sia-sia tersebut.

“Mari kita mencegah adik-adik kita, anak-anak kita agar tidak melakukan kegiatan yang sia-sia tersebut. Mereka adalah keluarga besar dari Kota Medan itu sendiri. Jadi kita yang harus menjaganya. Kita harus bisa merangkul, bukan memukul. Kita harus melakukan pendekatan yang sifatnya persuasif dan penuh rasa kekeluargaan,“ Jelas Rico Waas.

Menurut Rico Waas, Muslim sejati adalah Muslim dan Muslimat yang menyibukkan dirinya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, termasuk memperbaiki dirinya untuk kehidupan yang lebih baik. Manfaatkan bulan suci Ramadhan ini untuk kegiatan ibadah agar dapat meraih pahala dan berkah.

“Saya berharap semoga kegiatan pemantauan dan pencegahan asmara subuh ini dapat terlaksana dengan baik dan bermanfaat bagi semua, sehingga tercipta Kota Medan yang kondusif untuk semua elemen masyarakat di bulan Ramadhan yang suci ini”, ungkap Rico Waas.

Rico Waas menambahkan dalam Patroli Keliling Kota tadi dirinya bersama Ketua DPRD dan Sekda melakukan himbauan untuk tidak melakukan kegiatan negatif seperti ugal-ugalan di jalan raya sehingga mengganggu kenyamanan dan keamanan pengendara lainnya.

“Dari patroli tadi ada beberapa titik yang butuh pemantauan khusus. Tadi juga dijalan ada aksi kejar -kejaran sedikit. Kita lakukan himbauan dan pencegahan agar keamanan dan kenyamanan bulan Ramadhan tetap terjaga dengan baik”, pungkas Rico Waas. (Red/d)

Tiba di Medan, Wali Kota Medan Disambut Ratusan Masyarakat

0

DETEKSI.co-Medan, Setelah mengikuti Retreat Kepala Daerah di Akmil Magelang selama sepekan, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas tiba di Kota Medan, Sabtu (1/3) petang.

Kehadiran Rico Waas disambut antusias oleh ratusan masyarakat yang telah menunggunya di Bandara Internasional Kualanamu.

Ditemani sang istri tercinta, Ny. Airin Rico Waas, orang nomor satu dijajaran Pemko Medan itu langsung menyapa dan bersalaman dengan masyarakat yang telah menantikan kehadiran dirinya.

Selain dari lapisan masyarakat, kehadiran Rico Waas juga disambut oleh Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, para Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Medan, para Camat serta sejumlah pengurus partai politik.

Dalam kesempatan itu Rico Waas juga menyempatkan diri untuk berbuka puasa bersama diruang VIP Bandara Internasional Kualanamu sekaligus melaksanakan ibadah salat maghrib berjamaah.

Usai melaksanakan salat, Rico Waas mengatakan agenda pertama yang akan dilakukan setelah mengikuti Retreat Kepala Daerah ialah akan memimpin apel perdana di Balai Kota Medan pada Senin (3/3). Setelah itu Rico Waas akan melakukan konsolidasi dengan seluruh pimpinan Perangkat Daerah dilingkungan Pemko Medan.

“Yang pertama saya akan melakukan konsolidasi dengan teman-teman OPD, Camat dan juga Lurah, saya minta segera di laporkan program-program yang telah berjalan dan sudah sampaimana progresnya,”kata Rico Waas.

Konsolidasi ini bilang Rico Waas sangat penting dilakukan untuk menyamakan visi misi guna membangun kota Medan kedepanya.

“Akan ada beberapa penguatan yang akan saya sampaikan untuk membangun kota Medan kedepan, termasuk bagaimana kita bersinergi dengan Pemerintah Provinsi dan juga Pemerintah Pusat,”ujar Rico Waas.

Dari itu semua menurut Rico Waas yang terpenting adalah bagaimana Pemko Medan dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Pelayanan itu meliputi banyak hal tentang bagaimana cepat tanggapnya kita dalam menanggapi laporan dari masyarakat, bagaimana Dinas-Dinas yang ada bekerja dengan baik, bagaimana pelayanan kita kepada masyarakat,”jelas Rico Waas.

Lebih lanjut Rico Waas juga mengatakan akan terus menguatkan sinergitas dengan unsur Forkopimda yang ada guna mensukseskan pembangunan di Kota Medan.

“Di minggu-minggu awal ini saya akan bersilaturahmi dengan rekan-rekan Forkopimda untuk menyamakan pikiran kita agar kedepan strategi yang kita bangun tepat sasaran,”bilang Rico Waas.

Saat di singgung pengalaman selama mengikuti Retreat Kepala Daerah di Akmil Magelang, Rico Waas mengaku mendapatkan pengalaman yang sangat luar biasa.

Dalam Retreat itu bilangnya, Presiden Prabowo Subianto memberikan semangat dan materi tentang kecintaan terhadap bangsa dan negara sehingga nantinya Kepala Daerah dalam bertugas tidak memperkaya diri sendiri, namun bagaimana mensejahterahkan masyarakat.

“Hal-hal penting ini yang kami serap dan akan kami implementasikan dalam bertugas nantinya,”pungkas Rico Waas.(Red/d)

Antisipasi Pekat, Tim Gabungan Seser Hotel Dan lokasi Hiburan

0
Salah satu hotel yang di periksa petugas
Salah satu hotel yang di periksa petugas

DETEKSI.co-Labuhanbatu, Dalam rangka menjaga ketertiban selama bulan suci Ramadhan, Polres Labuhanbatu kembali menggelar razia di sejumlah tempat hiburan malam, hotel, losmen di wilayah hukumnya. Razia yang berlangsung pada Sabtu (1/3/2025) malam ini melibatkan puluhan personel gabungan dari Polres Labuhanbatu, Kodim 0209/ LB, Subdenpom I/1-2 Rantauprapat, serta Satpol PP.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Dr. Bernhard L. Malau, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Syafrudin menegaskan bahwa razia ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menciptakan suasana kondusif selama bulan Ramadhan.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan nyaman. Kami juga mengimbau kepada pengelola tempat hiburan untuk menutup sementara operasionalnya selama bulan puasa,” ujar Kasi Humas.

Kegiatan diawali dengan apel pengecekan personel di Lapangan Apel Polres Labuhanbatu yang dipimpin oleh Koordinator Kompol Ferimon, S.H., M.H. Setelah menerima arahan, tim gabungan mulai bergerak menyusuri sejumlah titik yang menjadi target operasi.

Saat melakukan pemeriksaan di salah satu Hotel di Kota Rantauprapat, petugas menemukan sepasang laki-laki dan perempuan yang bukan suami istri berada dalam satu kamar. Kedua orang tersebut kemudian dibawa ke SPKT Polres Labuhanbatu untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Dalam pemeriksaan, petugas juga menemukan sebilah pisau dalam tas laki-laki tersebut, sehingga pihak kepolisian akan mendalami temuan tersebut.

Razia kemudian berlanjut ke beberapa lokasi lain termasuk Wisma dan Kos-kosan serta sejumlah jalan utama di Rantauprapat. Sejumlah tempat hiburan dan salon yang menjadi target pemeriksaan ditemukan dalam keadaan tutup.

Kasi Humas menegaskan bahwa razia ini akan terus dilakukan untuk memastikan ketertiban selama bulan suci Ramadhan.

“Kami mengedepankan langkah-langkah persuasif dalam penertiban ini. Namun, jika ditemukan pelanggaran atau potensi gangguan kamtibmas, kami tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku,” tutupnya.(Dn)

Dipimpin Presiden Prabowo, Rico Waas-Zakiyuddin Ikuti Upacara Parade Senja dan Penurunan Bendera Sang Merah Putih

0

DETEKSI.co-Magelang, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota H Zakiyuddin Harahap mengikuti Upacara Parade Senja dan Penurunan Bendera Sang Merah Putih di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, Kamis (27/2/2025).

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin langsung upacara yang merupakan rangkaian kegiatan retret guna memberikan pembekalan kepada Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Tahun 2025.

Prosesi upacara yang berlangsung penuh khidmat ini diisi dengan pemeriksaan pasukan dilakukan Presiden Prabowo selaku Inspektur Upacara menaiki kendaraan taktis Maung bersama Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Selain itu Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut serta dalam kendaraan buatan PT Pindad Bandung yang digunakan untuk mendukung operasi dan mobilisasi pertempuran jarak dekat serta jelajah segala medan tersebut.

Ada dua kendaraan Maung lagi yang mengikuti di belakangnya. Maung kedua diisi Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPR Puan Maharani, dan Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin. Sedangkan di kendaraan Maung ketiga terdapat Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, serta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Selain Rico Waas dan Zakiyuddin, Upacara Parade Senja dan Penurunan Bendera Sang Merah Putih ini juga diikuti ratusan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah lainnya. Tercatat, ada sekitar 494 Kepala Daerah dan 477 Wakil Kepala Daerah yang menghadiri retret yang digelar bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan bangsa, termasuk stabilitas keamanan, pembangunan daerah, dan kesejahteraan rakyat.

Usai Upacara Parade Senja dan Penurunan Bendera Sang Merah Putih, Rico Waas dan Zakiyuddin bersama Kepala Daerah serta Wakil Kepala Daerah lainnya kemudian mengikuti Farewell Dinner berlokasi di Rukan Husen dengan tetap mengenakan seragam komponen cadangan (Komcad). Setelah itu seluruh peserta retret istirahat di Barak Akmil.(Red/d)

Warga Desak Bupati Deli Serdang Perbaiki Jalan Rusak di Sei Rotan

0

DETEKSI.co-Deli Serdang, Warga dan pengguna jalan di Jalan Pendidikan I, Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, mendesak Bupati Deli Serdang untuk segera memperbaiki jalan yang rusak parah.

Kondisi jalan yang penuh lubang dan genangan air ini menghambat mobilitas warga, sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor.

Berdasarkan pantauan di lokasi, jalan tersebut dipenuhi lubang dengan berbagai ukuran yang semakin memburuk akibat genangan air setelah hujan turun.

Para pengendara terpaksa mengemudi dengan sangat hati-hati untuk menghindari kecelakaan. Beberapa warga mengaku, kondisi seperti ini telah berlangsung lama, namun hingga kini belum ada tindakan perbaikan dari pemerintah terkait.

“Kami sudah sering mengeluhkan kondisi jalan ini, tetapi sampai sekarang belum ada perbaikan. Jalan berlubang ini sangat berbahaya, apalagi saat hujan turun, lubang-lubang tertutup air sehingga pengendara sulit melihat dan bisa jatuh,” ujar salah seorang warga, Suryadi (45), kepada wartawan.

Michael (27), warga setempat, juga mengungkapkan keluhannya terhadap jalan yang rusak parah ini. Menurutnya, kondisi tersebut sudah terlalu lama dibiarkan sehingga sangat mengganggu aktivitas pengguna jalan dan bahkan bisa mengancam nyawa.

Ia meminta Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan dan Lomlom Suwondo, segera turun tangan memperbaiki infrastruktur jalan ini karena menyangkut kepentingan masyarakat banyak.

“Jalan ini seharusnya menjadi akses utama bagi warga untuk bekerja, bersekolah, dan beraktivitas. Kalau terus dibiarkan rusak seperti ini, kami yang dirugikan. Kami meminta pemerintah segera bertindak sebelum ada korban jiwa akibat kecelakaan,” tegas Michael.

Selain membahayakan keselamatan, kondisi jalan yang rusak juga berdampak pada aktivitas ekonomi warga. Banyak pengendara yang menghindari jalan ini karena takut kendaraannya mengalami kerusakan, sehingga menghambat akses masyarakat ke pasar, sekolah, dan tempat kerja.

Warga berharap agar pemerintah Kabupaten Deli Serdang segera turun tangan untuk memperbaiki jalan ini sebelum terjadi lebih banyak kecelakaan atau kerusakan yang lebih parah. “Kami tidak meminta lebih, hanya ingin jalan ini diperbaiki agar lebih nyaman dan aman digunakan,” tambah seorang pengendara yang melintas.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak terkait belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan warga. Namun, masyarakat tetap berharap ada respons cepat dari Pemkab Deli Serdang guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan di wilayah tersebut. (ded)