Pedagang di Tapteng Utang ke Rentenir Pascabencana 

DETEKSI.co-Tapteng, Dampak bencana ekologi tahun 2025 masih terasa bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Sejumlah pedagang kecil semula berharap Bantuan Presiden (Banpres) bisa menjadi penyangga modal untuk bangkit kembali dari kerugian akibat bencana tersebut.

Mansur Situmeang (40), warga Desa Sipan, Sarudik, mengeluhkan kondisi yang dialami bersama sesama pedagang lainnya.

Ia merupakan pedagang ikan, saat kapal penangkap ikan tidak masuk ke gudang pasokan, ia bergantung pada pendapatan dari warung kecil di rumahnya.

Pendapatan berdagang sayur mayur, kebutuhan pokok dari warung itu memang kecil namun dianggapnya dapat memutar uang harian demi bisa menopang kebutuhan hidup.

Penantian selama setahun pascabencana, harapan mendapatkan dukungan permodalan bantuan presiden hingga kini belum terwujud.

Ia mengungkapkan, janji akan adanya bantuan melalui Kementerian UMKM, tanpa kepastian.

Tidak ada modal merintis usaha, memaksa ayah dari 3 anak ini, memilih mengambil pinjaman dari rentenir meskipun dengan beban bunga yang cukup berat.

“Setahun sudah bencana berlalu, kami baru mulai kembali berusaha. Pelan‑pelan berjalan, mau tak mau kami harus meminjam uang dari rentenir,” ucapnya ke wartawan di Desa Sipan, Minggu, (1/11/2026).

Mansur berharap suaranya dapat mewakili keluhan dari ribuan pelaku UMKM terdampak bencana guna mendorong laju perekonomian warga dapat segera pulih.

“Kami menagih janji bantuan Banpres UMKM segera terealisasi agar tidak terus terjerat lingkaran utang,” pungkasnya. (Rosianna Hutabarat)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER

[wpp post_type='post' limit=5 range='daily' order_by='views']