PTAR Salurkan Beasiswa 5,29 Miliar, di Tengah Pemulihan Operasional Tambang

DETEKSI.co-Tapsel, PT Agincourt Resources (PTAR) kembali menyalurkan beasiswa Martabe Prestasi kepada 341 pelajar dan mahasiswa dari Tapanuli Selatan (Tapsel) pada 2026.

Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp5,29 miliar, yang diberikan kepada siswa mulai dari tingkat SMA/SMK, hingga mahasiswa perguruan tinggi.

“Beasiswa tingkat SD dan SMP ditiadakan sebagai bagian dari penyesuaian prioritas Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) selama masa pemulihan kegiatan Perusahaan,” kata Kuasa Direksi PT Agincourt Resources Rahmat Lubis di Sopo Daganak, Batang Toru, Tapsel, Jumat (25/7/2026) sore.

Dari 341 penerima beasiswa tahun ini, 88 orang merupakan penerima baru dan 253 orang
penerima lanjutan.

Sebanyak 37 siswa atau 42 persen dari total penerima baru berasal dari Kecamatan Batang Toru dan Muara Batang Toru.

Rahmat Lubis menegaskan komitmen PTAR terhadap pendidikan generasi muda Tapanuli Selatan tidak berubah.

Pihaknya, menyesuaikan skala program, dengan mendahulukan kelompok yang paling membutuhkan dukungan, yakni siswa SMA yang bersiap masuk perguruan tinggi dan mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan tinggi.

Hampir satu dekade, Beasiswa Martabe Prestasi telah menjangkau 3.037 pelajar dan mahasiswa dengan total investasi pendidikan sebesar Rp24,11 miliar.

“Konsistensi pemberian beasiswa selama sembilan tahun mencerminkan bahwa pendidikan merupakan prioritas jangka panjang kami dalam membantu ribuan anak asal Tapanuli Selatan untuk selanjutnya berkontribusi ke daerah dan negara,” tutur Rahmat.

Pesannya, para siswa tidak menjadikan kondisi ekonomi sebagai alasan memutus cita-cita.

“Banyak jalan untuk meraihnya salah satunya melalui beasiswa,” ujar Kuasa Direksi PT Agincourt Resources.

Tahun ini, sebanyak 13 penerima Beasiswa Martabe Prestasi membuktikannya dengan
diterima di perguruan tinggi negeri unggulan di Pulau Jawa.

Enam orang diterima di Institut
Pertanian Bogor (IPB), tiga orang di Universitas Gadjah Mada, dan masing-masing satu orang di Universitas Diponegoro, Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya, serta Universitas Sebelas Maret.

Sahrial Azhari Gultom, warga Desa Wek III, desa lingkar tambang, yang berhasil diterima di IPB. Menurutnya, dampak beasiswa ini tidak hanya terasa saat kuliah, tetapi merentang jauh ke depan.

“Beasiswa ini akan saya manfaatkan sebaik mungkin. Selain membantu biaya pendidikan,
beasiswa ini juga menjadi motivasi bagi saya untuk terus berprestasi dan mengembangkan
potensi yang saya miliki,” katanya.

Sementara itu, Rona Melati Pakpahan, penerima beasiswa tahun 2017, kini bekerja di perusahaan logistik di Medan usai menamatkan studi S1 Ekonomi Islam di UIN Sumatera Utara yang didukung Beasiswa Martabe Prestasi.

“Dengan latar pendidikan yang saya raih berk beasiswa ini, saya akan mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan passion saya, mandiri secara finansial, dan membantu keluarga,” ucapnya. (Rosianna Hutabarat)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER

[wpp post_type='post' limit=5 range='daily' order_by='views']