DETEKSI.co–Dairi, Pesta Budaya Njuah-Njuah kabupaten Dairi tahun 2026 yang berlangsung selama 2 hari di Gedung Nasional Djauli Manik Sidikalang, ditutup secara resmi oleh Bupati Dairi Vickner Sinaga melalui Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala, Jumat (30/10/2026).
Dalam sambutan tertulisnya, Bupati Dairi Vickner Sinaga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, bekerja keras, serta memberikan dukungan sehingga Pesta Budaya Njuah-Njuah dapat terlaksana dengan baik, meriah, dan penuh semangat kebersamaan.
Pesta Budaya Njuah-Njuah bukan sekadar kegiatan seremonial atau hiburan tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan wujud kecintaan terhadap warisan budaya, identitas, dan jati diri masyarakat Kabupaten Dairi.
Kita ingin memastikan bahwa budaya Pakpak dan seluruh kekayaan budaya yang hidup di Kabupaten Dairi tidak hanya dikenal oleh generasi saat ini, tetapi juga diwariskan kepada generasi yang akan datang,” kata Wakil Bupati Dairi membacakan sambutan Bupati Dairi.
Dalam kegiatan itu, kekayaan seni, tradisi, adat istiadat, kreativitas, serta potensi generasi muda yang menjadi bagian penting dari keberagaman budaya daerah disajikan.
Diharapkan hadirnya Pesta Budaya Njuah-Njuah menjadi ruang bagi para seniman, budayawan, pelaku seni, pelajar, dan generasi muda untuk terus berkarya, berinovasi, serta memperkenalkan kebudayaan Dairi kepada masyarakat yang lebih luas.
Pelestarian budaya bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama.Budaya juga harus menjadi kekuatan untuk membangun karakter, mempererat persaudaraan, memperkuat persatuan, serta mendorong kemajuan Kabupaten Dairi.
“Kita boleh hidup di tengah kemajuan zaman dan teknologi, tetapi jangan pernah kehilangan akar budaya dan jati diri kita. Mari kita terus menjaga semangat Njuah-Njuah sebagai semangat persaudaraan, kebersamaan, kedamaian, dan keharmonisan dalam membangun Kabupaten Dairi” kata Bupati
Acara penutupan dirangkaikan dengan pemberian apresiasi dan hadiah kepada para pemenang lomba selama pesta berlangsung diantaranya Mernangen, Lomba Merodong-odong, mewarnai gerga dan lomba lain berbasis budaya. Acara juga diisi hiburan rakyat.
Acara penutupan turut dihadiri Sekretaris Daerah Surung Charles Bantjin, Staf Ahli Bupati dan Asisten, Pimpinan OPD, Pimpinan BUMN/BUMD, Staf Ahli I TP PKK Dairi Sri Dewi Manik, para Camat serta Tokoh Masyarakat.(NGL)


