spot_img
spot_img
Beranda HUKUM & KRIMINAL Wanita Asal Sidempuan Ditemukan Meninggal Dunia di Belakang Kafe

Wanita Asal Sidempuan Ditemukan Meninggal Dunia di Belakang Kafe

0
130
Wanita Asal Sidempuan Ditemukan Meninggal Dunia di Belakang Kafe
Wanita Asal Sidempuan Ditemukan Meninggal Dunia di Belakang Kafe

DETEKSI.co-Tapteng, seorang wanita berinisial FAL (42) ditemukan meninggal dunia di sebuah kafe milik Jamres Hutauruk, di Kelurahan Binasi, Kecamatan Sorkam Barat, Tapanuli Tengah (Tapteng), Minggu (29/3/2026), sekitar pukul 23.00 WIB.

Korban yang merupakan warga Jalan Damar Raya, Kota Padangsidempuan ini, baru saja tiba di kafe tersebut beberapa hari sebelumnya, dengan harapan mendapatkan pekerjaan.

Niat ingin mencari nafkah sebagai pelayan kafe, takdir berkata lain, korban ditemukan tidak sadarkan diri di area belakang kafe, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Mendapat laporan dari pemilik kafe, jajaran Polsek Sorkam langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Petugas berkoordinasi dengan Tim Inafis Satreskrim Polres Tapteng dan pihak medis dari Puskesmas Sorkam Barat, untuk melakukan identifikasi.

Kapolres Tapteng, AKBP Muhammad Alan Haikel, melalui laporan resminya mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara menyeluruh.

“Petugas telah melakukan pemeriksaan dan visum luar bersama tenaga medis. Hasilnya, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar Haikel.

Di lokasi, sambung Haikel, petugas menemukan barang pribadi korban berupa ponsel, kartu identitas, serta sisa minuman.

Terdapat juga bekas muntahan di belakang kafe, yang menjadi petunjuk penting terkait kondisi fisik korban, sebelum menghembuskan napas terakhir.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, FAL memiliki riwayat kesehatan yang kurang baik. Ibu kandung korban, Imahari Siregar, menjelaskan bahwa putrinya sudah sekitar 10 tahun menderita sakit asam lambung (lambung akut) dan sesak napas.

Kondisi fisik korban diduga semakin melemah karena beban pikiran akibat permasalahan rumah tangga, serta informasi bahwa korban baru saja mengalami keguguran sebelum berangkat menuju Sorkam, pada 24 Maret 2026 lalu untuk mencari kerja.

Pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah. Setelah melihat kondisi jenazah secara langsung dan memastikan tidak ada kejanggalan, keluarga korban menandatangani pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi.

“Jenazah FAL telah diserahkan kepada keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Padang Sidempuan, dan dimakamkan secara layak,” pungkas Haikel. (Dzulfadli Tambunan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini