DETEKSI.co – Tapteng, Suasana di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) dan Inspektorat Tapanuli T7ÿùyÿĥengah (Tapteng) tampak ramai, Rabu (30/7/2025).
Sejumlah perwakilan warga Desa Kedai Gedang datang dengan membawa surat permohonan. Mereka dengan tegas meminta agar Plt Kepala Desa Sanggam Panggabean tetap menjabat.
Ronal Regen Sihotang, salah satu perwakilan warga, menyatakan penolakan tersebut didasari atas kinerja Sanggam yang dinilai membawa perubahan signifikan bagi desa.
“Selama kepemimpinan beliau, kami merasakan transparansi dan keadilan yang selama ini tak pernah kami rasakan,” ujarnya.
Warga merasakan “kemerdekaan” dan bangkit dari “ketertindasan” era kepemimpinan sebelumnya.
Sebagai bukti, Ronal mencontohkan beberapa tindakan nyata Sanggam.
Dalam waktu singkat, Sanggam berhasil mengeruk muara laut, memudahkan akses nelayan mata pencaharian utama warga Desa Kedai Gedang.
Ia juga sigap menangani warga yang menderita gizi buruk, masalah yang telah berlarut selama puluhan tahun tanpa perhatian memadai.
Apresiasi atas kinerja Sanggam bahkan datang langsung dari Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu.
Terkait pemberhentian dan pengangkatan perangkat desa, Ronal menjelaskan bahwa hal itu merupakan hak prerogatif Plt Kades dan dianggap wajar.
Ia menduga laporan warga yang mempersoalkan hal tersebut berasal dari oknum yang terkait dengan mantan kepala desa yang dinonaktifkan.
“Kami masyarakat Desa Kedai Gedang selama ini tak pernah mempermasalahkan pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa yang dilakukan secara semena-mena oleh kepemimpinan sebelumnya, bahkan turun-temurun dari ayah ke anak. Kami datang ke Dinas PMD dan Inspektorat untuk meminta keadilan,” tegas Ronal.
Ironisnya, Ronal juga mengungkapkan laporan dugaan penyelewengan dana desa terhadap mantan kepala desa yang telah dia laporkan pada 27 Februari 2025, hingga kini belum ditindaklanjuti.
Mereka berharap agar motto Bupati dan Wakil Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu dan Mahmud Efendi, “Naik Kelas Adil untuk Semua,” benar-benar terwujud.
Permohonan warga Desa Kedai Gedang ini diharapkan mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. (Jobbinson Purba)


