DETEKSI.co-TUBA, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan membangun generasi sehat dan cerdas kini menjadi sorotan setelah insiden dugaan keracunan massal menimpa siswa-siswi SD Negeri 1 Kibang, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang (Tuba).
Dari informasi yang didapat, banyak siswa mengalami mual, muntah, dan sakit perut hebat setelah menyantap menu yang mencakup lauk telur asin.
Efek buruk juga dirasakan oleh beberapa orang tua yang mencicipi lauk yang dibawa pulang anak-anak. Yudi (30), salah satu orang tua siswa, mengaku mengalami kondisi parah: “Nyawa saya hampir melayang. Perut terasa seperti ditusuk, dada sesak, lalu saya muntah darah. Saya yang dewasa saja begini, apalagi anak-anak”.
Merespons kejadian ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang Ir. Ferli Yuledi, SP., MM., MT., langsung meninjau korban yang sedang dirawat di Klinik Menggala Medical Centre sekitar pukul 17.00 WIB. Ia menegaskan akan mengambil langkah tegas agar kejadian serupa tidak terulang.
“Kita akan menegur dan memperingatkan dapur Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) melalui koordinator wilayah masing-masing, serta melakukan inspeksi mendadak ke setiap dapur SPPG untuk memastikan mereka taat pada standar Badan Gizi Nasional (BGN),” ujar Ferli. Seperti dikutip dari lensa media.net Selasa (24/2/2026).
Untuk saat ini, belum ada keputusan terkait bantuan atau kompensasi bagi korban. Namun, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang menjamin akan terus memantau kondisi korban dan memperkuat langkah pencegahan. Kejadian ini memicu desakan masyarakat agar dilakukan investigasi menyeluruh dan evaluasi total terhadap kualitas bahan, proses memasak, serta kebersihan dapur katering penyedia makanan MBG.
(Lensamedia.net/Yusri)



