DETEKSI.co-Jakarta, Daycare SSDM Polri menjadi salah satu langkah nyata Polri dalam membangun lingkungan kerja yang lebih ramah keluarga. Fasilitas penitipan anak yang berada di lantai 1 Gedung TNCC Mabes Polri itu ditinjau langsung oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo didampingi As SDM Kapolri Irjen Pol. Dr. Anwar pada Selasa (9/6/2026).
Daycare SSDM Polri hadir untuk memberikan layanan pengasuhan anak bagi anggota Polri maupun masyarakat non-Polri yang sedang mengikuti kegiatan di lingkungan Gedung TNCC Mabes Polri. Fasilitas ini beroperasi setiap hari kerja mulai Senin hingga Jumat pukul 06.30 WIB sampai 17.00 WIB.
Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa transformasi Polri modern tidak hanya berfokus pada peningkatan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan personel beserta keluarganya.
Menurutnya, keberadaan daycare merupakan bentuk komitmen institusi dalam menciptakan keseimbangan antara pelaksanaan tugas kedinasan dan tanggung jawab keluarga. Dengan adanya fasilitas tersebut, anggota Polri dapat menjalankan tugas secara lebih tenang karena kebutuhan pengasuhan anak tetap terpenuhi dengan baik.
Daycare SSDM Polri juga menjadi bagian dari upaya penguatan sumber daya manusia Polri. Ketika personel merasa aman dan nyaman terhadap kondisi keluarganya, mereka dapat lebih fokus menjalankan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
Sementara itu, As SDM Kapolri Irjen Pol. Anwar menjelaskan bahwa fasilitas daycare dibangun dengan memperhatikan kebutuhan para orang tua yang membutuhkan tempat pengasuhan anak yang aman, profesional, dan terpercaya.
Ia menilai kepercayaan orang tua merupakan aspek utama dalam layanan penitipan anak. Karena itu, pengelolaan Daycare SSDM Polri dilakukan dengan standar pelayanan yang jelas, mulai dari proses pendaftaran, pendataan anak, pengawasan aktivitas harian hingga mekanisme penjemputan.
Untuk menjamin kualitas layanan, seluruh fasilitas dan sistem operasional daycare telah disesuaikan dengan standar kelayakan yang ditetapkan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Selain itu, SSDM Polri melalui Subbagian Polisi Wanita menyusun standar kompetensi khusus bagi para pengasuh yang bertugas.
Proses rekrutmen dan pembinaan pengasuh dilakukan dengan mengacu pada standar tenaga pendidik dan pengasuh anak usia dini yang diterapkan di lingkungan TK Bhayangkari. Langkah ini dilakukan agar kualitas pengasuhan tetap terjaga secara konsisten.
Pengelolaan daycare juga melibatkan kolaborasi antara SSDM Polri dan Bhayangkari. Sinergi tersebut bertujuan memastikan aspek pendidikan dasar anak, keamanan, kenyamanan, serta pengasuhan dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
Sebagai bentuk perlindungan anak, setiap pengguna layanan diwajibkan melalui proses pendataan yang mencakup identitas orang tua atau penanggung jawab, kondisi kesehatan anak, hingga pihak yang berhak melakukan penjemputan. Sistem tersebut diterapkan guna meningkatkan keamanan selama anak berada dalam pengawasan daycare.
Daycare SSDM Polri dilengkapi berbagai fasilitas pendukung tumbuh kembang anak. Mulai dari ruang bermain yang aman dan ramah anak, area belajar edukatif, buku bacaan sesuai usia, permainan edukasi, ruang istirahat, fasilitas sanitasi yang memadai, hingga perlengkapan kesehatan dasar untuk kebutuhan darurat.
Keamanan dan transparansi layanan juga diperkuat melalui pemasangan kamera pengawas atau CCTV yang dapat dipantau secara real-time. Dengan sistem tersebut, orang tua dapat memonitor aktivitas anak selama berada di daycare sehingga memberikan rasa tenang saat menjalankan tugas maupun mengikuti kegiatan di Mabes Polri.
Jam operasional yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan kedinasan anggota Polri, mulai dari persiapan apel pagi hingga berakhirnya jam kerja administratif. Kebijakan ini diharapkan mampu membantu personel menjalankan tugas secara maksimal tanpa mengabaikan kebutuhan pengasuhan anak.
Akses layanan daycare juga dibuat sederhana dan mudah. Anggota Polri maupun non-Polri yang mengikuti kegiatan di Gedung TNCC Mabes Polri cukup melakukan pendaftaran kepada petugas pengelola serta melengkapi data anak sebelum kegiatan dimulai.
Irjen Pol. Anwar menegaskan bahwa kehadiran Daycare SSDM Polri merupakan bagian dari pembangunan organisasi yang modern, adaptif, dan berorientasi pada kesejahteraan personel. Ia berharap fasilitas tersebut dapat menjadi contoh layanan penitipan anak yang mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan kepentingan terbaik bagi anak.
Keberadaan Daycare SSDM Polri sekaligus menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung pengarusutamaan gender, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pembangunan lingkungan kerja yang semakin ramah keluarga. Melalui fasilitas ini, Polri berupaya memperkuat kesejahteraan keluarga sebagai fondasi utama dalam mendukung pengabdian anggota kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (Ril)


