Bau Sampah Kepung Jantung Kota Medan, Wajah Pemko dan Forkopimda Dipertanyakan

DETEKSI.co-Medan, Tumpukan sampah yang mengeluarkan bau menyengat terlihat di sudut Lapangan Benteng tepatnya di Jalan Iman Bonjol Medan, persis di antara gedung DPRD Kota Medan dan DPRD Sumatera Utara, Senin (11/5/2026) sekira pukul 11.00 WIB. Kondisi tersebut memicu sorotan tajam karena berada di kawasan inti pemerintahan dan pusat aktivitas Kota Medan.

Ironisnya, tumpukan sampah yang menebarkan aroma busuk itu berada di jalur yang setiap hari dilintasi pejabat Pemerintah Kota Medan maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Namun, hingga kini kondisi tersebut seolah dibiarkan tanpa penanganan serius.

Sejumlah warga dan pengguna jalan mengaku geram. Mereka menilai persoalan sampah di pusat kota itu menjadi tamparan keras bagi wajah pemerintahan dan menunjukkan lemahnya pengawasan kebersihan di ibu kota Sumatera Utara tersebut.

“Setiap hari pejabat lewat sini. Tapi mungkin mereka tidak mencium bau busuk ini karena kaca mobil ditutup rapat dan menikmati dinginnya AC mobil mewah,” celetuk seorang pengguna jalan dengan nada kesal.

Bau tak sedap diduga berasal dari tumpukan sampah yang berada di pinggir jalan dekat Lapangan Benteng Medan. Di lokasi terlihat beberapa orang memilah-milah sampah, sementara aroma busuk menyebar hingga mengganggu pengendara dan pejalan kaki yang melintas.

Hingga kini belum diketahui secara pasti status lokasi pembuangan sampah tersebut. Belum ada kejelasan apakah area itu merupakan Tempat Penampungan Sementara (TPS) resmi, lokasi pengelolaan sampah, atau justru TPS liar yang dibiarkan tumbuh di pusat kota.

Amatan wartawan di lokasi menunjukkan tumpukan sampah bercampur limbah rumah tangga memenuhi sisi jalan. Selain menimbulkan bau menyengat, kondisi itu juga menciptakan kesan kumuh di kawasan yang seharusnya menjadi wajah representatif Kota Medan.

Rina (27), seorang pekerja yang setiap hari melintas di kawasan tersebut, meminta pemerintah segera bertindak sebelum dampaknya semakin luas terhadap kesehatan masyarakat.

“Bau sampah ini sangat mengganggu, apalagi buat kesehatan. Harapannya segera dibersihkan dan baunya dihilangkan,” ujar Rina.

Ia juga meminta aparat terkait menindak tegas pelaku pembuangan sampah sembarangan. Menurutnya, pelaku harus diberi efek jera agar kawasan pusat kota tidak terus dijadikan tempat pembuangan liar.

“Kalau bisa yang buang sampahnya ditangkap dan diminta ganti rugi, buat bayar tukang sampah supaya tempat ini bisa dibersihkan,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan Arman (35), pengendara sepeda motor yang hampir setiap hari melintasi Jalan Iman Bonjol. Ia mengaku aroma busuk dari tumpukan sampah membuat perjalanan menjadi tidak nyaman.

“Setiap lewat sini baunya menyengat, jadi tidak nyaman harus tutup hidung,” ujarnya.

Menurut Arman, persoalan ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga menyangkut keselamatan pengguna jalan. Ia menilai bau menyengat dapat mengganggu konsentrasi pengendara di jalur yang padat kendaraan tersebut.

“Kalau sudah terganggu baunya, pengendara bisa jadi tidak fokus. Itu berbahaya, apalagi jalan ini ramai,” sebutnya.

Kondisi ini pun memunculkan pertanyaan besar terhadap keseriusan pemerintah dalam menjaga kebersihan kota. Jika kawasan yang berada tepat di depan pusat kekuasaan saja dipenuhi sampah dan bau busuk, publik mempertanyakan bagaimana pengawasan dilakukan di wilayah lain Kota Medan. (Tim)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER

[wpp post_type='post' limit=5 range='daily' order_by='views']