Dinkes Medan Gandeng PWPM, Kasus HIV Capai 13 Ribu Jadi Sorotan

DETEKSI.co-Medan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan membuka peluang kerja sama yang lebih erat dengan insan pers dalam upaya menyebarluaskan informasi kesehatan kepada masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan saat menerima kunjungan silaturahmi pengurus Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM), Selasa (2/6/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Dinas Kesehatan Kota Medan, Jalan Rotan, itu dipimpin langsung Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, drg. Henni Savitri, M.KN. Hadir dalam rombongan PWPM, Ketua Muhammad Edison Ginting, Sekretaris Irwan Manalu, Bendahara Zulpiana Vina, Wakil Bendahara Muhammad Syaiful, serta Bidang UMKM Joni Barus.

Dinkes Medan menilai media memiliki peran penting sebagai penghubung informasi antara pemerintah dan masyarakat. Karena itu, kolaborasi dengan wartawan dianggap menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap berbagai program kesehatan.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan PWPM. Media merupakan mitra penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Kami berharap kerja sama yang positif ini terus terjalin, terutama dalam publikasi program dan perkembangan sektor kesehatan di Kota Medan,” ujar Henni.

Dalam pertemuan tersebut, Dinkes Medan juga memaparkan sejumlah persoalan kesehatan yang masih menjadi perhatian serius. Beberapa di antaranya adalah Tuberkulosis (TBC), Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), hipertensi, dan HIV/AIDS.

Kasus HIV di Medan menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian khusus. Henni mengungkapkan jumlah kasus HIV/AIDS masih tergolong tinggi dan membutuhkan penanganan berkelanjutan melalui edukasi serta pencegahan yang masif.

Menurutnya, penularan HIV umumnya terjadi melalui penggunaan jarum suntik yang tidak steril, perilaku seksual berisiko, serta penularan dari ibu kepada anak.

“Data kasus HIV paling banyak ditemukan di wilayah kerja Puskesmas Martubung, Helvetia, Tuntungan, dan Padang Bulan. Dari tahun 2022 hingga April 2025 tercatat sekitar 13.000 kasus HIV di Kota Medan,” ungkapnya.

Untuk menekan angka penyebaran HIV/AIDS, Dinas Kesehatan Kota Medan terus menjalankan berbagai program sosialisasi dan edukasi melalui puskesmas. Selain itu, Dinkes juga bekerja sama dengan sejumlah lembaga yang bergerak di bidang pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, seperti Medan Plus, Galatea, dan Komisi Penanggulangan AIDS.

Di sisi lain, Henni memastikan ketersediaan obat-obatan di seluruh puskesmas Kota Medan masih dalam kondisi aman. Meski demikian, ia mengakui terkadang terjadi keterlambatan distribusi dari pihak pemasok.

Selain pelayanan kesehatan umum, Dinas Kesehatan Kota Medan juga masih dipercaya sebagai penyedia vaksin meningitis bagi calon jemaah haji yang akan berangkat ke Tanah Suci.

Henni berharap hubungan yang baik dengan insan pers dapat terus terjaga sehingga berbagai informasi kesehatan dapat tersampaikan secara luas kepada masyarakat.

“Kami berharap PWPM dapat memberikan masukan, kritik yang konstruktif, serta turut menyampaikan berbagai informasi positif terkait pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua PWPM Muhammad Edison Ginting menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari program kerja organisasi setelah pelantikan pengurus yang dilaksanakan pada 7 Mei 2026.

Menurut Edison, selain memperkuat silaturahmi, pertemuan tersebut juga bertujuan membangun komunikasi dan kemitraan yang lebih baik dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Medan.

“Kami berharap hubungan antara Dinas Kesehatan Kota Medan dan PWPM semakin erat. Sinergi ini penting agar informasi yang bermanfaat bagi masyarakat dapat tersampaikan secara cepat, akurat, dan berimbang,” ujarnya.

Ia juga berharap Dinas Kesehatan Kota Medan tetap terbuka terhadap awak media, khususnya dalam memberikan akses informasi dan konfirmasi terhadap berbagai isu kesehatan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Dengan komunikasi yang baik, kami yakin kerja sama ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kota Medan,” pungkasnya. (Red/d)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER

[wpp post_type='post' limit=5 range='daily' order_by='views']