DETEKSI.co-Medan, Youth City Changers Medan tetap berlangsung penuh semangat meski hujan deras mengguyur kawasan Taman Bunga Community Park pada Senin (29/6/2026) malam. Ratusan pemuda dari berbagai kota di Indonesia tetap mengikuti kegiatan bertajuk “Malam Ekspresi Orang Muda dan Raon-Raon City Light” yang dipenuhi suasana kebersamaan dan dialog inspiratif.
Berbeda dari agenda seremonial pada umumnya, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memilih turun langsung ke tengah peserta. Ia tidak menyampaikan sambutan dari atas panggung, melainkan berdialog secara santai bersama para delegasi yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.
Youth City Changers Medan juga dihadiri Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, jajaran pimpinan perangkat daerah, serta delegasi pemuda dari berbagai kota. Acara dibuka dengan penampilan tari yang menampilkan keberagaman budaya Nusantara.
Di tengah guyuran hujan, Rico Waas menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut tidak hanya menjadi tempat berbagi pengetahuan, tetapi juga memperluas persahabatan antarpemuda dari berbagai daerah.
Menurutnya, pertemuan seperti ini menjadi kesempatan untuk saling mengenal budaya, bertukar pengalaman, serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman Indonesia.
Dialog berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif. Rico Waas mengajak peserta berdiskusi mengenai peran generasi muda dalam pembangunan sekaligus memberikan motivasi agar mereka mampu menjadi agen perubahan di daerah masing-masing.
Ia menegaskan setiap daerah memiliki karakter dan keunikan yang menjadi kekayaan bangsa. Karena itu, keberagaman tersebut harus dijaga, dihargai, dan menjadi kebanggaan bersama.
Youth City Changers Medan juga dimanfaatkan sebagai ruang edukasi mengenai pentingnya kepedulian terhadap lingkungan dan mitigasi bencana. Rico Waas mengajak generasi muda mengambil peran aktif dalam upaya mengurangi risiko bencana, khususnya banjir.
Menurutnya, membangun kota yang tangguh tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah. Seluruh elemen masyarakat harus terlibat melalui kolaborasi dan kepedulian terhadap lingkungan.
Ia mengingatkan pentingnya membangun kebiasaan positif sejak dini, seperti tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kelestarian lingkungan, serta memahami langkah-langkah keselamatan ketika terjadi bencana.
Rico Waas juga mengajak para peserta untuk terus mencintai Indonesia dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Ia menegaskan bahwa setiap warga memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan membangun kota maupun negara. Semangat pantang menyerah dan keyakinan terhadap kemampuan bangsa, menurutnya, harus terus ditanamkan kepada generasi muda.
Ajakan tersebut disambut antusias oleh seluruh peserta yang secara serempak menyatakan kesepakatan untuk terus berkontribusi bagi Indonesia.
Suasana kebersamaan mencapai puncaknya saat dialog berakhir. Di bawah hujan yang masih turun, Rico Waas mengajak seluruh peserta menyanyikan lagu Indonesia Pusaka bersama-sama.
Ratusan pemuda tetap bernyanyi dengan penuh semangat hingga acara berakhir. Momen tersebut menjadi penutup kegiatan yang sarat dengan nilai persatuan, kolaborasi, semangat kebangsaan, dan kecintaan terhadap Indonesia. (Ril)


