DETEKSI.co – Tapteng, Komitmen terhadap tumbuh kembang generasi penerus di Tapanuli Tengah semakin nyata.
Bunda PAUD Tapanuli Tengah, Ny. Rismawaty Masinton Pasaribu, secara resmi meluncurkan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi seluruh peserta didik PAUD se-Kabupaten Tapanuli Tengah untuk tahun 2025.
Inisiatif strategis yang digagas oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Tengah ini berlangsung sukses pada Kamis, 11 September 2025, bertempat di Aula Dinas Pendidikan.
Dalam sambutannya yang penuh semangat, Ny. Rismawaty Masinton Pasaribu menegaskan bahwa program PMT ini merupakan wujud dukungan konkret Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah terhadap pengembangan anak usia dini secara holistik dan integratif.
“Investasi pada gizi anak adalah investasi pada masa depan bangsa,” ujarnya. Program ini menyediakan asupan gizi esensial berupa telur, kacang hijau, gula merah, dan susu kotak kecil, yang dirancang untuk mendukung pertumbuhan optimal anak-anak.
Lebih lanjut, Bunda PAUD juga menyerukan pentingnya sinergi dan kolaborasi erat antara orang tua, unit kesehatan Puskesmas, dan seluruh instansi terkait.
“Kerja sama ini krusial untuk memastikan terpenuhinya delapan indikator kebutuhan esensial anak usia dini, demi menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” imbuhnya.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Johannes Simanjuntak, dalam laporannya, menjelaskan bahwa Program PMT 2025 ini adalah intervensi vital untuk membiasakan anak-anak pada pola makan sehat, gizi seimbang, dan gaya hidup sehat sejak dini.
“Ini adalah bagian tak terpisahkan dari upaya kita mendorong layanan pendidikan berkualitas di setiap satuan PAUD,” tegas Johannes.
Ia berharap, melalui program ini, kualitas tumbuh kembang anak dapat meningkat signifikan dan kebiasaan mengonsumsi makanan sehat akan tertanam kuat, memastikan kondisi gizi seimbang bagi seluruh anak.
Acara peluncuran ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting dan pemangku kepentingan, termasuk Staf Ahli I TP. PKK Kabupaten Tapanuli Tengah, Ny. Masnoni Mahmud Efendi Lubis, Sekretaris dan seluruh Kepala Bidang Dinas Pendidikan, Ketua IGTKI (Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia) Kabupaten Tapanuli Tengah, Ketua HIMPAUDI (Himpunan Tenaga Pendidik Dan Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia) Kabupaten Tapanuli Tengah, serta para Kepala Sekolah dan Pengelola Satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di seluruh Kabupaten Tapanuli Tengah.
Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap program yang berorientasi pada kesejahteraan anak ini. (Jobbinson Purba)


