Kamis, 29 September 2022

Bupati Asahan Terima Penghargaan Kabupaten Layak Anak

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram

DETEKSI.co – Asahan, Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Asahan mendapatkan kado istimewa dengan meraih penghargaan Kabupaten Layak Anak kategori Pratama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA), yang diserahkan oleh Ketua TP. PKK Provinsi Sumatera Utara Nawal Lubis dan di terima Langsung Bupati Asahan H. Surya, BSc, dilaksanakan di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubsu Jalan Sudirman, Medan, Kamis (11/08/2022).

“Ini merupakan Penghargaan dari pemerintah pusat (Kementerian PPPA) untuk komitmen Pemerintah Kabupaten, partisipasi masyarakat, dunia usaha dan media dalam pemenuhan hak anak,” demikian disampaikan Bupati Asahan, usai menerima penghargaan.

Bupati Asahan H. Surya, BSc juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PPPA yang telah memberikan penghargaan Katagori Pratama kepada Kabupaten Asahan, juga kepada masyarakat Kabupaten Asahan yang telah bahu-membahu untuk mewujudkan predikat Kota Layak Anak katagori pratama.

“Penghargaan yang kami terima hari ini akan menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas dalam melindung hak anak di Kabupaten Asahan, sehingga kedepannya Kabupaten Asahan dapat meraih Katagori Madya,” ucap Bupati Asahan didampingi oleh Ketua TP PKK dan beberapa OPD lainnya.

Sementara itu Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengawali sambutannya meminta kepada para Bupati/Walikota untuk tetap memperhatikan dan memehuni hak anak, sebab anak merupakan generasi penerus yang harus dilindungi.

“Kabupaten/kota, tak akan pernah masuk surga kalau kita tidak menyayangi anak ini, mereka inilah masa depan kita, tanpa mereka negara ini tidak akan pernah ada kader pengganti,” kata Edy Rahmayadi, kepada bupati dan walikota yang hadir pada Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Menurut Gubsu memenuhi hak anak juga harus dengan niat yang tulus, jangan dengan niat kepentingan pribadi, sangat disayangkan masih ada orang tua yang berlaku kasar kepada anaknya. Ia menyontohkan di Belanda, apabila orangtua berlaku kasar kepada anaknya maka si orangtua akan langsung berurusan dengan aparat hukum.

“Tak akan bebas bermain dan belajar kalau kita tidak menyayangi mereka (anak-anak), Demi Allah, Demi Tuhan ini kita lakukan bukan untuk mendapat piala, bukan karena kita ingin menjadi bupati dan walikota, agar jadi gubernur, tidak begitu, inilah anak-anak ini, harus kita sayangi, walaupun bukan anakku, keturunanku, saya wajib menyayanginya,” kata Edy.

Edy juga mengatakan baru-baru ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut juga menerima penghargaan Anugerah KPAI 2022 lantaran menunjukkan komitmennya dalam perlindungan anak. Salah satu item Sumut Bermartabat adalah menyayangi anak anak, kenapa menyayangi anak-anak, karena Sumut berada ada di pundak mereka.

Peringatan Hari Anak Nasional kali ini sengaja dikemas dengan suasana yang menggembirakan. Ratusan balon dan bendera berwarna-warni menghiasi setiap sisi dan sudut ruangan, tempat berlangsungnya acara. Kompak mengenakan kaos putih lengan panjang, Edy Rahmayadi dan Nawal Lubis pun menari dan bernyanyi bersama anak-anak yang juga mengenakan kaos yang sama.(Dek)