Bupati Tapteng Sebut Peringatan Hardiknas  Refleksi Spirit Pendidikan

DETEKSI.co-Tapteng, Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu memimpin Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), di Lapangan Bola Kaki Pandan, Tapteng, Sabtu (2/5).

Upacara tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Sekdakab, Pimpinan OPD, Ketua TP PKK Tapteng Rismawati Sitorus dan wakilnya Masnoni Simatupang serta perwakilan guru dan pelajar tingkat pendidikan SLTP hingga SLTA sederajat.

Masinton, yang bertindak sebagai inspektur upacara, membacakan membacakan naskah pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti.

“Peringatan hari pendidikan nasional adalah momentum untuk kita melakukan refleksi meneguhkan dan menghidupkan spirit pendidikan nasional,” ujarnya.

“Pada hakekatnya, pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus penuh kasih dan sayang untuk memanusiakan manusia. Pendidikan adalah proses menemukan dan menumbuh kembangkan fitrah kodrat alamiah manusia atau potensi sebagai makhluk tuhan yang mulia,” lanjut Masinton.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI, menerapkan Deep Learning atau pendekatan pembelajaran mendalam sebagai program prioritas untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Dikatakan bahwa program deep learning merupakan kebijakan pemerintah untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

“Sebuah adagion populer menyebutkan, jika hendak memajukan bangsa, perbaiki pendidikan. Jika hendak memperbaiki pendidikan, perbaikilah mulai dari dalam kelas,” kata Bupati Tapteng Masinton.

Kemendikdasmen juga telah menetapkan 5 kebijakan strategis untuk mendukung pelaksanaan program deep learning.

Pertama, revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran sebagai salah satu program Presiden Prabowo Subianto.

Revitalisasi dan digitalisasi dimaksudkan agar pembelajaran berlangsung dalam lingkungan fisik yang nyaman dan sarana memadai.

“Berbagai teori pendidikan menyebutkan bahwa lingkungan belajar yang nyaman dan sarana yang memadai merupakan faktor penting, yang mendukung motivasi dan keberhasilan belajar,” kata Masinton.

Pada tahun 2025, program pembangunan dan revitalisasi telah dilakukan untuk sebanyak 16.167 satuan pendidikan.

“Program digitalisasi pembelajaran melalui penyediaan papan interaktif digital atau PID telah didistribusikan dan dipergunakan, di lebih dari 22.800 satuan pendidikan,” ungkap Masinton.

“Sesuai amanat Presiden Prabowo Subianto, pendidikan adalah usaha bersama untuk membangun sumber daya manusia indonesia yang unggul, kuat, dan tangguh untuk menjadikan indonesia sebagai negara yang maju, makmur, dan bermartabat,” pungkasnya.

Serangkaian dengan pelaksanaan upacara peringatan Hardiknas tahun ini, Bupati Masinton bersama unsur Forkopimda menyerahkan piagam penghargaan.

Piagam diberikan kepada sejumlah kepala sekolah tangguh dan tanggap bencana, serta siswa SLTP berprestasi dan lulus melanjutkan pendidikan lanjutan ke sekolah unggulan. (RH)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER

[wpp post_type='post' limit=5 range='daily' order_by='views']