DETEKSI.co-Tapteng, Sebagai bagian dari penanganan dampak bencana alam 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) mendapatkan alokasi TKD Tambahan mencapai Rp123,7 miliar.
Informasi ini diperoleh Bupati Tapteng Masinton Pasaribu saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Supervisi dan Asistensi Penggunaan Dana Transfer ke Daerah (TKD) Tambahan Tahun Anggaran 2026 yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, di Aula Raja Inal Siregar, Medan, Selasa (15/7/2026).
Disampaikan Bupati Masinton bahwa anggaran tambahan dari pusat ini dialokasikan khusus untuk percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi dampak akibat bencana alam yang terjadi pada tahun 2025 lalu.
“Alokasi ini merupakan bukti perhatian besar Pemerintah Pusat terhadap daerah yang terdampak bencana di Sumatera Utara, khususnya Tapanuli Tengah,” katanya dalam rilis yang diterima, Kamis (16/7/2026).
Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution juga mengingatkan agar seluruh Pemerintah Kabupaten dan Kota memanfaatkan tambahan anggaran ini secara tepat sasaran.
Dia mengatakan, dampak bencana tahun 2025 masih sangat dirasakan masyarakat, terutama terhadap roda perekonomian.
Bobby berharap, pada tahun 2027 nanti, alokasi TKD untuk daerah terkena bencana ini dapat disamakan dengan nominal tahun 2026 ini dan tidak mengalami penurunan.
“Agar Kabupaten Kota dapat melaksanakan percepatan kegiatan rehabilitasi dan rekontruksi yang bersumber dari dana TKD tambahan dan berdampak secara langsung ke masyarakat,” ujarnya.
Secara keseluruhan, Pemerintah Pusat memberikan tambahan alokasi TKD sebesar Rp10,68 triliun untuk tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra, dengan rincian Sumatra Utara sebesar Rp6,35 triliun (di mana Pemprov Sumut mengelola Rp1,1 triliun), Sumatra Barat sebesar Rp2,63 triliun, dan Aceh sebesar Rp1,65 triliun. (Rosianna Hutabarat)


