Kajari Bener Meriah dan Aceh Tengah Gelar Upacara Hari Bhakti Adhyaksa ke – 62

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram

DETEKSI.co-Redelong, Kejaksaan Negeri Bener Meriah dan Aceh Tengah menggelar upacara Hari Bhakti Adhyaksa ke-62. Proses upacara dipusatkan di halaman kantor Kejaksaan Negeri Bener Meriah Jln Jalur Dua Bandara Rembele Pante Raya Wih Pesam pada Jumat 22 Juli 2022.

Ada beberapa penegasan yang menarik perhatian dalam amanat Jaksa Agung Republik Indonesia Sanitiar Burhanuddin dibacakan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bener Meriah Agus Suroto, SH.M.H.

“Saya mengajak seluruh insan Adhyaksa Mengucapkan Alhamdulilahi Robbil Alamin,dan memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT Tuhan yang maha esa kita bisa di beri kesempatan untuk dapat melaksanakan upacara peringatan hari Bhakti Adhyaksa ke-62 tahun 2022.” ajak Kajari Bener Meriah.

Disampaikan Agus Suroto pada kinerja Kejaksaan mengalami peningkatan dari sebelumnya peringkat ke 8 pada April 2022, kini pada bulan Juni 2022 menjadi peringkat keempat,katanya.

Hasil survei Dilapangan,” mengenai evaluasi publik terhadap kinerja pemerintah dan bidang ekonomi, politik, penegakan hukum dan pemberantasan korupsi menunjukkan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap kejaksaan,” ujar Agus Suroto.SH.M.H membacakan amanat Jaksa Agung.

Ditambahkan Jaksa Agung peningkatan kepercayaan tidak terlepas dari anggapan masyarakat kepada Kejaksaan sedikit banyak telah mampu menampilkan wajah penegakan hukum yang didambakan.

Diantaranya keberhasilan Kejaksaan dalam mengungkap kegelisahan masyarakat atas praktek penegakan hukum yang di nilai tidak memenuhi rasa keadilan melalui kebijakan penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif justice.

“Kebijakan tersebut merupakan tonggak perubahan paradigma penegakan hukum sehingga masyarakat memposisikan restorasi justice identik dengan Kejaksaan,” Jangan Rusak Kepercayaan Masarakat Yang Telah Susah Payah kita Bangun Selama ini,Serta Jangan Pernah terlintas Dipikiran Untuk Terlibat Atau Mengambil Keuntungan Dari setiap Perkara Yang Ditangani. Karna Hukum Bagian Tak Terpisahkan Dari Ekosistem Ekonomi. Pungkas Agus Suroto. (heni derita wati).