DETEKSI.co-Samosir, KKN UNIMED di Samosir tahun 2026 mencatat peningkatan signifikan. Sebanyak 2.372 mahasiswa Universitas Negeri Medan (UNIMED) resmi diterima Pemerintah Kabupaten Samosir untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 59 desa selama 50 hari, mulai 6 Juli hingga 15 Agustus 2026.
Penerimaan ribuan mahasiswa tersebut berlangsung di Halaman Kantor Bupati Samosir, Senin (6/7/2026). Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menerima langsung para peserta KKN yang ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima dari pihak UNIMED kepada Pemerintah Kabupaten Samosir.
Turut hadir dalam kegiatan itu Asisten II Hotraja Sitanggang, Kepala Bapperida Rajoki Simarmata, Koordinator KKN UNIMED Julpan Hery, para dosen pembimbing, serta jajaran pemerintah daerah.
KKN UNIMED di Samosir menjadi bagian dari implementasi kerja sama yang telah terjalin antara Pemerintah Kabupaten Samosir dengan Universitas Negeri Medan. Peningkatan jumlah mahasiswa pada tahun ini dinilai sebagai bukti semakin kuatnya kolaborasi kedua pihak dalam mendukung pembangunan daerah melalui sektor pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.
Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UNIMED yang kembali menjadikan Kabupaten Samosir sebagai lokasi pelaksanaan KKN. Menurutnya, keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan manfaat nyata sekaligus menghasilkan berbagai gagasan untuk pembangunan daerah.
Ariston meminta seluruh mahasiswa memanfaatkan masa KKN sebagai kesempatan untuk mengenal kehidupan masyarakat secara langsung. Selain mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di perguruan tinggi, mahasiswa juga diharapkan mampu menggali potensi desa dan mengidentifikasi berbagai persoalan yang dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah.
“Jadikan KKN ini sebagai pengalaman yang berharga. Terjunlah langsung ke masyarakat, jaga nama baik kampus, berikan pengetahuan dan pengalaman kepada masyarakat, sekaligus pelajari berbagai potensi maupun kekurangan yang ada di Samosir sebagai bahan pemikiran untuk pembangunan daerah,” ujar Ariston.
Ia juga mengajak seluruh mahasiswa untuk ikut memperkenalkan berbagai potensi positif Kabupaten Samosir kepada masyarakat luas. Menurutnya, promosi yang dilakukan melalui pengalaman selama menjalankan KKN dapat memberikan dampak positif terhadap citra daerah.
“Saya menerima adik-adik mahasiswa dengan senang hati. Saya berharap semuanya mendapatkan pengalaman terbaik selama berada di Samosir. Nikmati keindahan alamnya dan mari viralkan Kabupaten Samosir dengan hal-hal yang baik. Kami juga membutuhkan masukan dan gagasan demi kemajuan daerah ini,” katanya.
Sementara itu, Koordinator KKN UNIMED Julpan Hery menjelaskan bahwa pelaksanaan KKN di Kabupaten Samosir merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) yang telah disepakati antara UNIMED dan Pemerintah Kabupaten Samosir.
Ia menyebutkan, pada tahun 2026 terdapat lima kabupaten yang menjadi lokasi pelaksanaan KKN UNIMED, dengan Kabupaten Samosir menjadi salah satu daerah yang menerima jumlah peserta terbanyak.
Menurut Julpan, jumlah mahasiswa yang ditempatkan di Kabupaten Samosir tahun ini meningkat hampir 300 persen dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut mencerminkan semakin besarnya kepercayaan UNIMED terhadap Samosir sebagai mitra dalam pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat.
“Secara resmi kami menyerahkan anak didik kami kepada Pemerintah Kabupaten Samosir. Atas nama pimpinan UNIMED kami mengucapkan terima kasih atas sambutan dan penerimaan yang sangat baik. Semoga seluruh rangkaian KKN ini dapat berjalan dengan lancar,” ujar Julpan.
Ia juga berpesan agar seluruh mahasiswa menjaga nama baik almamater selama berada di lokasi KKN. Selain itu, mahasiswa diminta mengaplikasikan ilmu yang dimiliki untuk membantu masyarakat, mengembangkan potensi desa, serta menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah desa maupun seluruh elemen masyarakat.
Melalui pelaksanaan KKN selama 50 hari tersebut, diharapkan lahir berbagai inovasi, rekomendasi, dan solusi yang mampu mendukung pengembangan potensi desa di Kabupaten Samosir. Program ini juga diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Samosir dan UNIMED dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. (en)


